200 บรรทัดแรก
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Silakan.
Ini dia.
Ini rumahku.
Kau bisa berubah pikiran dan pulang.
Memang buruk pura-pura mati di tragedi ini, tapi tak ada pilihan lain.
Aku tak paham.
Suamiku akan membawa Camille ke pemakamanku.
Kuambil dia dan pergi.
Jika aku tak bisa tinggal di sini, tak apa.
Katakan, dan kucari tempat.
Kubantu kau.
Kemarilah.
Terima kasih.
Awas!
- Tak ada ranjang lagi. - Baik.
Bawa dia ke kamar lain. Ayo.
Dokter!
Hati-hati.
Ada ranjang.
Pelan-pelan.
Jangan cemas, Nyonya. Kami rawat Anda.
Nyonya? Akan sakit saat kami pindahkan.
- Siap? - Ya.
Satu, dua, tiga...
Beri dia morfin.
Anda akan baik-baik saja, Nyonya.
Anda akan baik-baik saja.
Celemekku!
Tunggu!
Tiketnya.
- Tiket kapal ke Amerika. - Tiket ini?
Anda akan baik-baik saja.
Sakit sedikit.
Ini akan meredakan sakitnya.
Tn. Jeansin, Hugues Chaville dari The Owl. Apa yang terjadi?
Maaf, tak ada komentar.
Sebagai ketua kehormatan Bazar, tak ada komentar?
Bazar dinyatakan dibuka kemarin pagi.
Entah bagaimana tragedi ini bisa terjadi.
Anda tahu penyebab api?
Itu saja yang menarik perhatianmu? Lihat sekeliling!
Tn. Jeansin...
Kau bodoh? Pergi!
Dia tewas!
- Halo, Pak. - Halo.
- Jadi? - Mungkin lusinan korban.
Mengerikan.
Ini Tn. Hennion dari Keamanan Negara dan asistennya, Martin Dorman.
Apa yang terjadi?
Semua terbakar habis dalam 30 menit.
Menurut para saksi, api terjadi setelah ledakan.
Permisi.
Ledakan? Apa menurutmu itu serangan bom?
Tidak, Pak. Terlalu awal untuk menyimpulkan.
Maaf, aku harus pergi.
Aku pergi ke tiap RS di kota, dan...
Aku mencari putriku.
Semoga beruntung.
Pria malang.
- Dilarang masuk. - Aku ingin lihat putriku!
- Aku ingin melihatnya. - Kau tak tahu aku siapa?
Aku harus jawab pertanyaan keluarga terkaya Paris.
Jadi cepat temukan jawaban.
Ayo, Martin.
Tak boleh masuk, Nyonya. Ini perintah.
Maaf.
Aku mencari putriku. Buka pintunya.
Jika ketahuan, aku dipecat.
Ini gaji sebulan.
Masuklah.
Odette.
Ini Ibu.
Ini Ibu.
Harus beri tahu suamiku.
Kau harus beri tahu suamiku, Jean.
Beri tahu aku masih hidup.
Tolong, Nyonya.
Beri tahu suamiku.
Nyonya? Katakan padanya aku masih hidup.
Kumohon.
Kumohon.
Nyonya, kumohon.
Kumohon.
Di mana istriku?
Adrienne de Lenverpré. Sudah kukunjungi semua rumah sakit.
Maaf. Saya tak bisa bantu. Saya punya pasien.
Tolonglah. Istriku sulit dilupakan.
Ini memang sulit, tapi jika belum menemukannya, periksa kamar mayat.
Istriku masih hidup.
Di mana kamar mayat?
Sayangku!
Odette.
Odette...
Gadis kecilku.
Odette.
Nyonya? Saya akan ganti perban Anda.
Saya beri morfin untuk rasa sakit.
Berikan itu, saya masukkan ke saku Anda.
Lihat, di sini, di bawah lengan. Ya.
Terima kasih.
Dia akan cacat?
Ya, kemungkinan besar.
Saya turut prihatin.
Kubawa putriku pulang.
Dia masih perlu dirawat.
Kubayar perawat.
Dia lebih baik di rumah.
Baiklah, kami butuh ranjangnya.
- Cari dua mantri. - Ya, dokter.
Mungkin di rumah sakit lain.
Jangan patah harapan.
Auguste!
Auguste.
Dia masih hidup!
Dia di sini.
Ini keajaiban.
- Nyonya? - Dia baik.
- Dia di kamarnya. - Rose bagaimana?
Lalu, Adrienne? Ada kabar dari saudariku?
- Tidak. Kita harus terus mencarinya. - Nyonya?
Nyonya!
Ya?
Rose kembali dengan Alice?
Maaf, Jean.
Tidak, Alice kembali sendiri.
Apa apinya besar?
Jangan pikirkan itu.
Tinggalkan kami, Anak-anak. Tolong.
Kakak kalian harus beristirahat.
Alice?
Alice?
- Ayah... - Ayah di sini, Sayang.
Rose.
Jean mencarinya di rumah sakit.
Dia akan menemukannya.
Sia-sia saja.
Mungkin dia tak di RS Beaujon.
Jangan patah harapan.
Dia tewas.
Julien mendorongnya, dia jatuh.
Dia tak bangkit.
Apa maksudmu? Julien tak mungkin melakukan hal begitu.
Julien membunuhnya, percayalah.
Untuk selamatkan diri.
Kulihat dia mendorong Rose.
Dia mendorongnya. Rose tak bergerak.
Kau syok. Wajar saja. Istirahatlah.
Jangan beri tahu ibumu.
Kita bicarakan saat kau membaik.
Dia pembunuh, Ayah.
Tidurlah, ya? Ayo.
Istirahatlah.
Berbaringlah.
Jangan selimuti dia tebal-tebal.
Dia tak boleh kepanasan.
Bagaimana dengan morfin?
Saat dia kesakitan, berikan.
Jangan melebihi 30 tetes per hari.
- Atau? - Dia mungkin mati.
Putri Anda amat beruntung.
Nenek!
Ada monster hitam jelek di bawah ranjang dan di lemariku!
- Tidak, Sayang. Mustahil. - Ya!
- Itu mimpi buruk. Mengerti? - Lihat!
Tak ada monster.
Bisa kutengok Ibu?
Nanti. Saat dia membaik.
Ya?
- Janji? - Nenek janji.
Ayo kita usir monster imajinasi itu!
Jacques?
Minta Thérèse tidur di kamar Thomas dan beri tahu aku jika dia menangis.
Anak malang.
Kirim telegram pada menantuku,
katakan wajah Odette terbakar,
tapi dia akan pulih, dan kabar Thomas baik.
Agar dia tak ribut.
Baiklah, Nyonya.
Beli The Owl!
Ada isu serangan bom.
Jadi, itu kecelakaan atau serangan bom?
Beli The Owl!
Apa kabar?
Mengerikan.
Tak ada kata lain. Ini.
Sekitar 100 korban, wanita kelas atas dan pelayan mereka. Tak ada pria.
Karena pintu berputar, mereka terjebak...
Kenapa wanita saja?
Astaga, kukenal semuanya.
Pauline Carrière.
Countess Gosselin, Hélène Delaune dan seorang gadis
berusia 20 tahun.
Alice, keponakanku, tak ada di daftar.
Jika tak di daftar, dia hidup.
Ini ada baju.
Aku ke koran.
Kau akan baik saja?
Ya.
Kuberi tahu kau jika suamimu membawa Camille kembali.
No comments yet. Be the first to leave one.