200 บรรทัดแรก
DI TERJEMAHKAN OLEH "WoNGKeRE" YOGYAKARTA, MARET 2017.
Jim, kita berdua tahu bahwa kau adalah salah satu lawan yang paling vokal
Terhadap keputusan ku untuk membatalkan serangan ini.
Jika ada sesuatu yang ingin kau katakan, aku harap kau membawanya kepada ku dulu.
Apakah presiden tahu apa yang terjadi?
- Aku tidak berpikir begitu. - Mari kita biarkan seperti itu.
Terima kasih telah bergabung dalam pemberitahuan yang singkat seperti.
Aku yakin kalian semua bertanya-tanya mengapa aku mengundang kalian kesini.
Aku sangat yakin, berdasarkan respon terhadap peristiwa hari ini,
David Palmer tidak layak untuk melanjutkan sebagai Presiden Amerika Serikat.
Sepertinya kau punya hari yang cukup tenang.
- Aku tidak membunuh siapa pun. - Aku tahu kau tidak.
Kami tahu Gary Matheson membunuh istrinya. Kami sedang mencarinya sekarang.
Jadi kau di bebaskan atas semua yang terjadi pagi ini.
Aku pikir aku sudah jelas, Tony. Kita abaikan Bauer.
Tidak pak. Kau iya. Aku tidak.
Sekarang, jika kau tidak merasa nyaman dengan keputusan ku,
Kau bisa membebas tugaskan aku sekarang.
Tidak harus seperti itu.
- Terima kasih Pak. - Jangan berterima kasih padaku.
Aku tidak punya siapa pun untuk menduduki posisi mu sekarang.
- Tidak! - Ayolah, berikan padaku!
- Kate, kau tidak apa-apa? - Ya. Mereka punya chipnya!
Yang aku inginkan cuma chip itu!
Kau masuk kesini, aku akan menghancurkannya. Aku akan letakkan tepat di bawah kaki ku!
- Katakan padaku dengan siapa aku bicara. - Tidak masalah.
Kami punya sesuatu dimana pacar mu hendak membayarnya.
Dengarkan aku, kalian berdua.
Lima jam yang lalu, sebuah bom nuklir meledak. Aku yakin kalian tahu itu.
Chip itu akan menunjukkan siapa yang bertanggung jawab. Sangat penting untuk penyelidikan kami.
Pria yang kau serang adalah agen yang membawa chip ke kantor ku.
Kembalikan chip itu, dan aku melepas mu pergi, tidak ada pertanyaan.
- Kau menjebak kami. - Mundur.
Apa yang sedang kau lakukan? Mereka membunuh Yusuf.
Kita akan menyerang tiga negara yang tidak bersalah.
Aku hanya bisa menghentikannya dengan chip itu, jadi aku akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya kembali.
Tolonglah, Kate, aku butuh bantuan mu. Tolong hubungi CTU. Tolonglah!
Kau punya 30 detik untuk membuka pintu itu.
- Berikan padanya. - Kau gila?
Ini adalah satu-satunya hal yang menjaga dia untuk tidak membunuh kita.
Kau punya 20 detik!
- Kami harus percaya padamu? - Kalian tidak punya pilihan.
- Berikan padanya. Dia serius! - Aku juga.
Dia akan membunuh kita jika kita tidak membuka pintu itu.
Menghadap ke dinding! Sekarang! Dimana chip itu?
Aku menjatuhkannya.
Jangan bergerak.
Kate! Kate!
Aku butuh kawat untuk mengikat mereka.
- Bagaimana dengan chipnya? - Aku sudah mendapatkannya.
Pentagon baru saja menyatakan bahwa pembom kita tidak kembali ke pangkalan.
Apakah kau tahu tentang ini?
Aku mengerti mereka menunggu pengisian bahan bakar.
Aku memerintahkan mereka kembali ke pangkalan mereka.
Aku tahu. Itulah sebabnya aku di sini. Bisakah kau pergi dengan ku sebentar?
- Pergi dengan mu kemana? - Ke ruang rapat utama.
Apa yang terjadi, Mike?
Tolonglah, Pak Presiden, ikuti aku.
Kau menyuruhku ke ruang rapat?
Tidak ada, Pak, tentu saja tidak. Aku minta maaf.
Aku memohon. Ini sangat penting, Pak.
Mike, aku Presiden Amerika Serikat.
Aku tidak ke mana-mana sampai kau beritahu tentang apa semua ini.
Bapak Presiden...
Tampaknya ada sejumlah anggota kabinet,
Yang mempertanyakan apakah kau pantas untuk melanjutkan sebagai kepala eksekutif negara ini.
Dan orang-orang ini ada di ruang rapat?
Benar pak.
Mari kita temui mereka.
Bapak Presiden.
Jadi sekarang aku melihat mengapa begitu sulit menghubungi mu hari ini, Jim.
Kau sedang sibuk.
Aku minta maaf jika ini merupakan sebuah kejutan, Bapak Presiden.
Ini adalah situasi yang unik dalam sejarah negara kita,
Membuat langkah-langkah yang unik.
Mari kita lewatkan basa-basinya dan langsung ke pokok persoalan.
Apa yang terjadi disini?
Pak Presiden, kami menyerukan Amandemen ke-25.
"Kami" siapa?
Ada pendapat umum bahwa keputusan yang dibuat hari ini...
Tunggu sebentar, Bapak Wakil Presiden.
Dengan segala hormat Pak, sebagian besar kami disini bingung
hanya untuk memahami peristiwa hari ini.
Aku pikir itu terlalu dini untuk merujuk pada "pendapat umum" tentang semuanya.
Cukup adil. Untuk dicatat,
biarkan aku meninjau bagian yang relevan dari Amandemen ke-25.
Jika wakil presiden dan mayoritas kabinet menganggap bahwa presiden tidak mampu
untuk melepaskan kekuasaan dan tugas kantornya,
Wakil presiden harus mengambil jabatan sebagai penjabat presiden. Semua orang jelas?
Amandemen 25 dirancang untuk situasi
Dimana presiden sedang sakit atau tidak mampu.
"Tidak dapat melaksanakan wewenang dan tugas dari kantornya."
Alasan terhadap ketidak mampuan tidak terbatas oleh sebab apapun.
Jaksa Agung setuju dengan penafsiran ini.
Dan apa sebenarnya ketidak mampuan ku?
Tampak jelas bagi ku bahwa stres terhadap kejadian hari ini telah membuat mu kewalahan.
Bom atom telah diledakkan di tanah Amerika hari ini.
Kita memiliki bukti yang jelas negara mana yang bertanggung jawab,
bersama dengan rincian dari kelompok teroris yang mereka sponsori.
Bukti yang melibatkan negara-negara ini tidak jelas, Mr Prescott. Jauh dari itu.
Siprus audio telah diverifikasi secara independen oleh kelompok intelijen kita.
Aku punya alasan untuk percaya bahwa mereka keliru.
Karena agen CTU tunggal ini, Jack Bauer?
Benar. Mr Bauer berpendapat bahwa audio Siprus adalah palsu.
Dia juga percaya bahwa dia akan segera memiliki bukti.
Dia telah mengatakan itu berjam-jam yang lalu, Bapak Presiden. Kau masih tidak punya bukti.
Jika serangan militer tidak jadi di lancarkan,
Korban tentara Amerika akan meningkat puluhan ribu jiwa.
Analisis tersebut tidak terbantahkan.
Risiko menyerang negara-negara yang tidak bersalah tidak dapat diterima. Kita harus yakin.
Semua orang yakin, Bapak Presiden. Kecuali kau.
Seperti yang sudah terjadi, akulah satu-satunya yang menentukan.
Pertemuan ini selesai.
Bapak Presiden, satu atau lain cara, akan ada pemungutan suara.
Aku pikir kau harus mendengar sebelum pemungutan suara di lakukan.
Kau tidak menyukai salah satu kebijakan ku.
Kau tidak berhak untuk membalikkan kebijakan ku dengan dalih bahwa aku tidak mampu.
Bapak Presiden, aku setuju.
Aku berniat untuk menunjukkan pola perilaku yang tidak menentu dan tidak rasional
Sejak krisis ini di mulai.
Penolakan mu untuk mengotorisasi tindakan militer
Merupakan sebuah gejala lain dari ke tidak mampuan.
Dengarkan aku. Kalian semua.
Aku tahu kalian tidak dalam ruangan yang sama dengan ku.
Tapi kalian bisa melihat dan mendengar ku cukup jelas.
Perhatikan baik-baik.
Apakah aku tampak ketakutan?
Apakah mandi keringat karena gugup?
Apakah aku mengoceh? Kehilangan kata-kata?
Apakah suaraku gemetar?
Dapatkah kalian menatap mata ku dan mengatakan aku tidak mampu?
Bapak Presiden, masalah ini bukan sikap mu selama beberapa menit terakhir,
Tapi tindakan mu selama 20 jam terakhir.
Bapak Presiden, wakil presiden telah melontarkan pertanyaan serius
Dan menurut ku, itu akan menjadi kesalahan jika mengabaikan mereka.
Bagi ku, aku yakin bahwa jika kau menjelaskan dengan terus terang dan jelas,
semua pertanyaan akan diselesaikan untuk kepuasan semua orang di sini.
Mr Prescott, tampaknya ada perasaan bersama dalam diskusi ini.
Dalam kepentingan meletakkan ini di belakang kita, aku akan setuju.
Dengan satu syarat: ketika ini berakhir, jika aku didukung,
Kau mengundurkan diri sebagai wakil presiden negeri ini.
Sangat baik, Bapak Presiden. Aku setuju.
Aku sarankan kita semua istirahat beberapa menit untuk menenangkan diri
dan melanjutkan persidangan.
Tidak usah berbasa-basi, Mr Sekretaris. Yang kau maksud persidangan David Palmer.
Baiklah, masalahnya adalah mereka tidak berhubungan. Aku butuhkan itu juga.
Ryan, bisa bicara dengan mu?
Beri aku satu menit.
Aku baru saja mendapat pesan bahwa presiden membatalkan serangan militer.
- Siapa yang bilang? - Seseorang dari DOJ.
- Seseorang yang ku percaya. - Aku tidak akan khawatir akan hal itu.
Apakah itu benar?
- Ya. - Dan kau tahu tentang hal itu.
- Ya. - Dan kau tidak memberitahu ku.
Mengapa membuat orang-orang ku memproses intel pada operasi yang dibatalkan?
Karena ada kemungkinan kuat Gedung Putih akan mengembalikan serangan.
Itu tidak masuk akal. Mengapa presiden akan membalikkan perintah dua kali?
Buat orang-orang mu pada pijakan perang.
Tony, telepon sudah lancar. Ada Jack Bauer di saluran dua.
- Dimana dia? - Rumah Kate.
- Mengapa? - Aku tidak tahu, tapi dia dapatkan chipnya.
Sambungkan ke kantor ku.
Mengapa kau di rumah Kate? Kau seharusnya membawa chipnya kesini.
Kami mengalami beberapa gangguan. Yusuf Auda sudah mati.
- Apa yang terjadi? - Tidak ada waktu untuk menjelaskan.
Dia satu-satunya alasan kita masih punya chip ini. Aku mencoba untuk membacanya sekarang.
Aku mencoba memakai adaptor kartu flash, tapi tidak jalan.
Kau bisa menimpa fungsi pembaca secara manual. Aku akan beritahukan caranya.
Baik. Tony, sementara dia menyiapkan, jalankan pemeriksaan latar belakang Peter Kingsley.
Mungkin alias. Bandingkan dengan semua pemain utama dalam industri minyak.
- Peter Kingsley. Mengapa? - Akan ku jelaskan nanti.
Pertama beritahu presiden bahwa kita punya bukti yang dia butuhkan.
Aku sudah katakan padanya. Aku baru saja tahu dia membatalkan serangan militer.
Berarti kita punya waktu.
Belum tentu. Chappelle bilang mungkin dibalikkan.
Mengapa?
Dia tidak bilang secara spesifik, tapi sesuatu yang terjadi
di Washington yang kita tidak seharusnya tahu.
- Michelle, apakah kau sudah siap? - Ya.
Aku telah meminta seseorang untuk bergabung dengan kita.
Sebagian besar kalian tahu Ron Wieland.
Ron adalah koresponden urusan nasional yang sangat dihargai.
Dia punya pengalaman yang sangat menarik sebelumnya hari ini. Ron?
Aku sedang meliput pidato Mr Palmer ketika aku mulai merasakan sebuah cerita yang lebih besar.
Ada rumor dari serangan teroris di Pantai Barat, yang melibatkan perangkat nuklir.
Aku terus bertanya. Hal berikutnya yang aku tahu, aku dipanggil untuk berbicara dengan presiden.
Dia meminta ku untuk menjaga cerita itu tetap terbungkus, kemudian dia akan memberi ku sebuah wawancara eksklusif.
- Apa yang kau katakan? - Bahwa aku akan memikirkannya.
Ketika aku pergi, agen dinas rahasia menyeret ku dan memasukkan aku ke sebuah ruangan.
Aku tetap disana di bawah penjagaan selama beberapa jam.
Apakah kau merasa ini adalah pelanggaran hak sebagai wartawan Amerika?
Tentu saja.
- Ron, apakah kau di sakiti atau di ancam? - Tidak pak.
Apakah kau memahami alasan mengapa kau ditahan?
Aku anggap mereka takut jika berita tentang ancaman nuklir keluar, kepanikan akan melanda.
Apakah kau pikir kehidupan ribuan masyarakat kurang penting
daripada beberapa jam hak Amandemen Pertama mu?
Tidak. Tetapi dalam Bill of Rights,
Keputusan itu adalah milikku, bukan milikmu, Bapak Presiden.
Apakah kau merasa ada hal-hal yang di luar kendali dalam pemerintahan Palmer?
No comments yet. Be the first to leave one.