How to Die Alone

How to Die Alone

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 1

ข้อมูลรุ่น

How to Die Alone S01E05-06 WEB H264-SuccessfulCrab+DSNP
ความคิดเห็นโดย tedi
Retail Hotstar Resync for DSNP

แท็ก

webdl
เผยแพร่เมื่อ: 2024-09-21
ดาวน์โหลด: 35
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

Bagaimana perasaanku tentang Thanksgiving?

Thanksgiving sangat berantakan jika menyangkut keluargaku.

Keluarga Ibu selalu berantakan.

Berantakan. Selalu ada bibi yang menghakimi.

Ada nenekku yang bertanya kapan aku akan punya anak,

kapan aku akan punya pacar.

Aku punya pacar, tapi dia tidak tahu itu.

Kami mabuk. Kami berpelukan, menangis.

Jadi, itu keseimbangan yang bagus.

Kau mendapatkan kekacauan dan ketenangan menyatu.

JANGAN PERCAYA SIAPA PUN

Ada di sana!

Tinggalkan dia. Biarkan dia di tanah.

Dengarkan ibu kalian.

Apa maksudmu tak ada O Magazine bulanan lagi?

Itu majalah triwulanan, Bu.

Kenapa lama sekali? Aku akan ketinggalan pesawat.

Bersyukurlah aku ada di sini.

- Bersyukurlah aku di sini. - Keluar.

Kubilang kau harus memesan tempat.

- Bu! Kau tidak... - Tidak ada orang di mobil!

Hei, Bu.

- Biarkan... - Bu.

Brian Omong-omong, Selamat Thanksgiving!

Tia Selamat Hari Kalkun!

Kau sudah selesai, Sayang?

Brian Bersyukur untukmu

Ya, aku keluar.

- Kau menyalakan korek api? - Aku menyemprotnya.

Tunggu, kau tahu ini pukul berapa, Sayang?

- Tidak. - Sayang, kita harus bergegas.

Ibuku akan datang.

Ayolah, kau dapat lauknya?

Aku mengoperasi mereka dalam sekejap.

Mereka tidak akan pernah tahu itu dari Boston Market.

Aku tidak percaya aku duduk di sini

mencoba menyajikan ibuku ubi jalar di meja kukus.

- Dia akan tahu. - Ya, untuk Thanksgiving darurat.

Kakinya patah.

Dia hanya perlu senang kau maju.

Ya, karena hanya aku yang punya rumah

dan uang untuk membayar semuanya.

- Kau melihat arlojiku? - Tidak.

Di mana arlojiku?

Kau akan bicara dengan Mel?

Tidak, ini bukan waktu yang tepat.

Dia mencuri media sosialmu, Brian. Kau harus bicara dengannya.

Kubilang itu tak akan terjadi hari ini.

Karena yang kuinginkan hari ini adalah Thanksgiving yang bahagia.

Untuk merayakan Thanksgiving yang bahagia, aku harus punya ibu yang bahagia.

Ibuku tidak akan senang jika aku meneriaki putrinya.

- Baiklah. - Bicara soal, "Hei, di mana uangku

yang kupikir kau curi dari kalkun?"

- Baiklah, ya. - Itukah yang kau inginkan?

- Kau di timku? - Ya.

- Hei... Sial. - Maafkan aku.

- Napas naga. Hei! - Baiklah, aku bernapas.

Tarik napas yang dalam.

Bagus. Ini berhasil, lihat?

Kau lebih mengendalikan kecemasanmu belakangan ini.

Itu bagus. Tidak apa-apa.

Shayna terlalu banyak berlarian.

Rambutnya akan berkeringat.

Hei, nenek kalian akan datang.

Maaf, tapi bisa nyalakan AC-nya?

Aku tahu ini musim dingin, tapi tubuhku tidak tahu.

Hari ini, keluargaku akan bertemu diriku yang baru untuk kali pertama

dan mereka kerumunan yang tangguh.

Bahasa cinta ibuku adalah kritik,

dan kakakku suka masturbasi pada kegagalanku,

tapi Mel yang baru akan pamer.

Dia akan pakai blazer, bam.

Blazer, tiup.

Lalu, aku akan menyerang mereka dengan, "Karierku meningkat pesat."

- Lalu, dengan sedikit... - Bisakah buat perjalanan ini tenang?

Ya.

Itu liburan mewah ke Hawaii.

Pasti kau tak bisa mengejarku.

- Aku terlalu cepat. - Hei, lakukan di luar.

Ya!

- Ambil. - Ambil. Kau yang ambil.

Tidak, aku salah. Di dalam saja.

Itu bukan salahku, Ayah. Ayolah.

- Itu juga bukan salahku! - Baiklah.

Maafkan aku, sangat menyesal.

Teman-Teman, tidak apa-apa.

Jangan khawatir. Tidak ada yang pecah.

Tapi kalian beruntung, tidak ada minyak panas di dalamnya,

atau kalian akan menjadi nuget ayam pedas.

- Mengerti, Anak-Anak? Naiklah. - Ayah, boleh aku dipeluk dahulu?

Ya, kau bisa dipeluk.

Kemarilah...

Baiklah. Tidak apa-apa. Tidak masalah. Itu baik-baik saja.

- Sial. - Aku akan memberi tahu Ibu.

Tidak, tak ada alasan memberi tahu Ibu. Kenapa memberi tahu Ibu?

Tidak apa-apa. Lihat? Bam.

Lihat ini. Tidak ada yang salah.

Kau tak paham permainan kata itu, kan?

Kita akan mencucinya.

Kita akan menggunakan aturan lima detik Ibu. Mudah.

Kukira Ayah bilang orang kulit hitam tak melakukan aturan lima detik.

Aku bilang begitu? Itu bahkan tidak terdengar seperti aku.

Baiklah, lepaskan jaket.

- Cuci tangan kalian. - Baiklah.

Apa yang bisa kubantu?

Aku baik-baik saja. Aku bisa mengendalikannya.

Sebenarnya, propana.

- Kau membelinya, bukan? - Berhenti! Hentikan!

- Aku akan mengambil kunciku. - Berhenti!

Tidak, aku bisa memperbaiki ini.

- Kembalikan! Hentikan! - Itu bukan masalah besar.

Ya, aku akan mengurus itu juga.

Sial.

Hei, ayolah.

- Sepertinya pestanya sudah tiba. - Sayangku.

- Hei, Ibu, kemarilah. - Bantu aku masuk.

- Kau tampak hebat. Lihat dirimu. - Terima kasih.

- Tampak seperti partai Republik. - Hei, Sayang.

Tunggu sebentar. Tahan.

- Kenapa kau datang seperti itu? - Pergelangan kakiku.

- Astaga. - Kau tahu, aku suka menjadi berbeda.

Ada gadis 22 tahun mendatangiku dan berkata, "Dari mana kau dapat itu?"

Kubilang, "Aku tak akan memberitahumu semua rahasiaku."

Apa kios mal itu rahasia?

Nona-Nona, halo?

- Beverly. Hai. Apa kabar? - Hai, Sarah.

Kau tampak lelah.

Lewat sini. Masuklah. Silakan duduk.

- Silakan. Biar kubawakan. - Kau tahu?

- Terima kasih sudah melakukan semua ini. - Masuklah.

Baiklah.

Kau tahu aku diberkati memiliki putra yang akan mengangkatku

- saat aku jatuh. - Biar kuambil mantel itu darimu.

- Haleluya. - Sudah kubilang.

- Senang melakukannya. Itu tugasku. - Dia merasa sangat sedih

karena tidak menjadi tuan rumah tahun ini.

- Ibu. - Sedih? Itu kata-katamu.

- Tidak, itu bukan kata-kataku. - Kata-kataku "diberkati".

Ini terlalu dini untuk ke gereja, Ibu, kumohon.

Aku tak bisa duduk di sini dan diam saja.

Apa ada yang bisa kulakukan di dapur?

Aku punya Lawry's dan Sazon di tasku.

Juga garam untuk Sarah.

- Kau tahu tip sebanyak apa pun... - Maaf.

tidak akan membuat kami merindukan masakanmu.

- Ayolah. - Tuhan tahu

aku tak pernah duduk saat Thanksgiving.

Itu benar.

Jika aku percaya depresi.

Ibu, tenanglah.

Nikmati saja diperlakukan seperti ratu.

Aku bukan ratu.

- Ya, kau ratu. - Tidak.

Kalau begitu, sebaiknya kau berhenti terlihat seperti ratu.

Ayolah, kau memakai sepatu bot berlian.

- Rambutmu sangat megah. - Benarkah?

Aku suka antingnya.

- Maksudku, semuanya cocok. - Kau tak tahu ini wig?

Itu wig?

- Paham maksudku? Kau lihat itu? - Itu bukan wig.

Sebaiknya kau berhenti mempermainkanku.

- Bicara soal wig. - Sudah kubilang tak ada yang tahu.

Bicara soal wig. Kalian mau kopi?

Ya, boleh.

Tambahkan sesuatu ke punyaku.

Aku suka anak itu.

Sedikit miras cokelat di punyaku.

Tia: Lebih menantikan makanan daripada keluarga. Kau punya saudara?

Brian Adik perempuan. Kau?

Tia: Hanya kakakku yang berengsek. Keluarga, bukan?

Terima kasih.

Brian Ceritakan kepadaku

Tia: Kakakku adalah anak kesayangan dan tidak pernah salah. Tertawa

Kau akur dengan adikmu?

Brian: Aku keras pada adikku karena ingin yang terbaik untuknya.

Brian: Kuharap dia menginginkan itu juga untuk dirinya sendiri

Melissa. Astaga, kau tampak hebat.

Semua baik-baik saja?

Ya, kupikir aku meninggalkan krim kocok di mobil.

- Selamat Hari Kalkun. - Selamat Hari Kalkun.

- Masuklah. - Baiklah.

Brian, Anak-Anak, Bibi Mel datang.

Hai, Bibi Mel.

Hai. Lihat siapa ini.

Hai, Teman-Teman. Kalian sudah besar. Coba kulihat.

- Apa itu? - Kami membuat ini di kelas.

Ini untuk orang yang paling kami syukuri.

Tanaman kecil.

"Bibi Terbaik di Dunia."

Terima kasih.

Kalian tahu? Aku juga membelikan kalian sesuatu.

Hadiah yang bukan dari bandara?

Ya, bukan dari bandara.

- Baiklah. - Ini untukku? Baiklah.

- Ya! Ayo. - Baiklah, bawa itu ke atas.

Senang bertemu denganmu, Dik.

- Sudah lama sekali. - Hei.

Ayo, anggap saja rumah sendiri. Ayo.

Melissa.

Kemarilah dan temui ibumu.

How to Die Alone subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for How to Die Alone

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left