The On1y One

The On1y One (某某)

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 1

ข้อมูลรุ่น

The On1y One S01E07 CHINESE WEBRip NF
ความคิดเห็นโดย tedi
Retail NF | 47:16

แท็ก

webdl
เผยแพร่เมื่อ: 2024-09-11
ดาวน์โหลด: 10
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

Aku...

di kamar Jiang Tian?

Lalu di mana Jiang Tian?

Dia tidak mungkin tidur di sampingku tadi malam...

Selamat pagi.

Pagi.

Bagaimana?

Enak tidur di kasur orang lain?

Jangan kesal. Hanya satu malam juga.

Kau suka ungkit hal kecil.

Aku balik ke kamarku.

Apa aku lari setelah tidur?

Apa?

Omong kosong apa ini?

Jiang Tian.

Ha?

Di mana dia?

Apa dia pergi karena keadaanku yang canggung?

Aku tidak percaya, sebagai remaja sehat fisik dan mental,

dia tak canggung saat bangun tidur.

Aku pasti mimpi tadi.

Selagi dia tidak di sini,

sebaiknya aku kabur.

Kenapa aku tidur di sini tadi malam?

Kau tidak minum, tapi tetap saja pingsan.

Kau seperti stiker notes kemarin,

menempel ke kasurku, tak mau pergi.

Kadang, saat orang terlalu lelah,

rasanya seperti mabuk.

Kau sebut itu mabuk?

Lebih ke mabuk berat.

Bisa kau lupakan saja? Picik sekali.

Lagi?

Kau tidur di mana?

Coba tebak.

Hanya satu kasur.

Di mana lagi aku tidur?

Benar juga.

Ganti baju dan sarapan.

Jadi...

aku belum siap.

Ponselku ketinggalan di toilet.

ACARA PEMBUKAAN

STIKER NOTES

SMA TAMYING

Sheng.

Kau sering ganti nama panggilan.

Kenapa kau begitu peduli?

Bukan aku yang menyadarinya. Itu Cabai Kecil...

- Sedang apa dia? - Gao Tianyang, apa?

Ya... aku ada niat jahat

saat lihat nama panggilan Sheng.

Itu tidak apa-apa?

- Sheng tampan dan pintar. - Diam.

Di mana bisa temukan muka dan bakat seperti itu?

Sekarang masuk akal.

Sheng, jangan terlalu kaku.

Biarkan aku merasakan cinta monyet itu.

Pergi sana.

Pagi, Semuanya.

Maaf ambil waktu belajar kalian.

Ada hal yang perlu dibicarakan.

Kita masih harus memilih ulang siswa teladan.

Ini pemilihan rahasia.

Bantu bagikan ini.

Tulis pilihanmu.

Jangan tulis nama siswa

yang sebelumnya terpilih.

Ada hal lain.

Kriterianya telah disebutkan sebelumnya.

Yang satu anggota komite, kinerja, kemajuan.

Semuanya tahu

Jiang Tian sudah lama menduduki tempat pertama.

Dan kalian bisa lihat seberapa cepat Sheng Wang naik peringkat.

Kedua tempat ini seharusnya menjadi milik mereka.

Tapi...

Pertama, siswa ini punya

kepercayaan diri yang besar.

Kedua, mereka beri kesempatan ini ke orang lain.

Itu sebabnya mereka rela mundur.

Jadi, kita kekurangan satu orang.

Li Jia.

Kau dapat peringkat kedua di dua ujian terakhir.

Bapak ingat kau dapat banyak suara di pemilihan lalu.

Jadi, tempat itu untuk Li Jia.

Ada yang keberatan?

Terima kasih, Pak.

Cabai Kecil, luar biasa!

Duduk!

Duduk.

Gao Tianyang.

Kau maju 64 poin di dua tes terakhir.

Kau naik 78 peringkat.

Kau kemajuan tercepat kedua di antara semua siswa.

Jadi, tempat lainnya untuk Gao Tianyang?

Sial. Aku?

Jangan mengumpat. Ya, kau.

Sheng, kau baik sekali.

Aku berikan hadiah.

Hadiah apa?

Berikan tanganmu.

SELAMAT

Selamat.

Ya, serahkan suaramu saat selesai.

Bukannya ada pepatah,

"Saat kita tak lagi sopan pada seseorang,

kita bisa berbagi masalah dan keberhasilan tanpa ragu?"

Kau sudah selesai?

Kalian sudah berteman?

Kenapa tersenyum?

Ini hasilnya.

Siswa teladan dalam komite adalah Li Yu.

Kalian semua memilih Xu Tianshu.

Beri selamat pada dia.

Aku?

Ya, bisa lanjut belajar.

Kerjakan lembar kerja.

Hei, apa kita ke Gedung Putih Kecil nanti?

Guru memanggilku setelah kelas.

Pergilah sendiri.

Aku perlu menemui Jiang Tian.

Sana. Pergi.

Jangan ke sini lagi!

Jangan sampai kulihat kau lagi.

Berapa kali aku harus minta?

Kau tak berhenti bicara.

Keras kepala sekali.

Kakek Ding.

Kau di sini.

Kenapa begitu murung hari ini?

Apa aku merepotkan?

Aku tidak bilang itu. Aku bahkan sudah siapkan makanan.

Xiaotian di mana?

Dia ada urusan di sekolah. Jadi, dia tidak datang.

Beruntung sekali.

Bagus dia tidak datang.

Oh, ya.

Pria itu...

yang baru pergi, siapa dia?

Kau lihat dia tadi?

Ya.

Dia jalan melewatiku tadi.

Pria itu Ji Huanyu.

Ji Huanyu...

Dia ayah Xiaotian.

Oh, ya. Ayahku pernah menyebutkannya dulu.

Dia dulu tinggal di sini juga.

Boleh aku lihat?

Ini.

Foto-foto ini

sudah agak tua.

Zaman sekarang, anak muda tidak pernah mencetak foto.

Ini siapa?

Itu dua orang berbeda.

Oh, benar juga.

Tak heran satu berwarna dan satu hitam putih.

Diambil di era berbeda.

Kucing ini...

Mirip yang digunakan Jiang Tian untuk foto profilnya.

Sepertinya begitu.

Ini pasti Jiang Tian.

Ya.

Pria ini...

Ji Huanyu.

Ji Huanyu itu sungguh tidak baik.

Hidup Xiaotian Kecil sulit saat dia tinggal dengannya.

Saat Xiaotian masih kecil...

hidupnya tidak bahagia?

Bukan hanya itu, hidupnya juga tak baik.

Dia seperti kucing liar.

Saat Xiaotian masih kecil,

Ji Huanyu

dan ibu Xiaotian selalu sibuk dan tidak pernah di rumah.

Jadi, mereka mengirimnya ke neneknya dari pihak ibu.

Neneknya menderita demensia.

Dia sering mengunci Xiaotian di luar dan tak izinkan masuk.

Nenek.

Nenek.

Nenek.

Xiaotian harus duduk di luar sepanjang hari.

Dia tidak punya makanan.

Dia anak yang sensitif.

Dia terlalu malu untuk bilang dikunci di luar,

dan terlalu malu mengganggu orang lain.

Saat itu, aku punya kucing bernama Kapten.

Kadang, saat Xiaotian tidak bisa pulang,

dia di pintu masuk,

- bermain dengan Kapten. - Namamu siapa?

Aku ambil kesempatan itu

untuk membawa Xiaotian ke rumahku, mengundangnya masuk

untuk makan sesuatu.

Aku mencari kucingku.

Jadi, dia bersamamu selama ini?

Kakek, nama kucingmu apa?

Namanya Kapten. Nama bagus, 'kan?

Ya.

Kenapa tak masuk? Nenekmu tak ada?

Datanglah ke rumahku dan istirahat sejenak.

- Baiklah. - Baiklah, ayo.

Gendong dia. Aku akan bawa tasmu.

The On1y One subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The On1y One

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left