144 บรรทัดแรก
Permisi.
Bisa ambilkan fotoku?
Apa?
Tolong ambilkan fotoku.
Di sini?
Tekan yang mana?
Tombol yang di bawah.
Baik.
Kau baik-baik saja?
Baik, kok.
Siap?
Satu, dua…
SATU MINGGU SEBELUMNYA
PADA HARI AKU TERSESAT, AKU MENEMUKAN KEHIDUPAN
AIM ARTHIT THAMMANIT
PENULIS, EDITOR EKSEKUTIF, THE GENERATIONS, PENERBIT SLEEPLESS
Apa yang kau baca, Lilly?
Kau sangat berani, Aim.
Jika aku tersesat di hutan sepertimu saat kecil, aku pasti sudah mati.
Tak mungkin aku selamat.
Aku setuju.
Hei, ada kalimat yang sangat kusukai.
"Kau akan tahu orang yang benar-benar mencintaimu
hanya saat kau menghilang."
Lalu, apa pendapatmu?
Aku ingin tanda tangan penulisnya.
Tanda tangan di mana?
Kau tampak lebih bahagia di sini.
Karena kau.
Aku merasa nyaman denganmu.
Kalau begitu,
mari kita bersama selamanya.
Terima kasih.
Jika Pak Too bertanya,
aku akan bilang kau pergi ke Koh Chang untuk urusan bisnis sendirian.
PERKEBUNAN ROONGROJ
- Too ada di rumah? - Dia belum pulang dari perkebunan.
Tak perlu. Aku saja.
JIKA KAU MERASA NYAMAN BERSAMAKU, MARI BERSAMA SELAMANYA
Saat kau pergi,
ia berlari keluar kandang dan menabrak gerbang.
Tak apa-apa.
Kita harus mematikan dia.
Itu yang terbaik, Bu Lilly.
Jangan lakukan apa-apa.
Aku akan meminta teman dokterku untuk mampir dan melihat opini mereka.
- Tapi… - Turuti perintahku.
Ya, Bu.
Permisi, Pak Too.
Kasihan.
Ya.
Jadi,
kau sudah bicara dengan senimannya?
Ya, semuanya lancar.
Uangmu tertinggal di mobil?
Memangnya kenapa?
Aku curiga sopirmu mencuri.
Chart bilang belakangan ini,
dia lebih boros.
Perlu kupecat dia?
Tidak.
Sorn bukan orang seperti itu.
Aku memberinya uang lebih.
Untuk apa?
- Kerjanya bagus. - Masa?
Dia memeriksa mesin, sering mencuci mobil, hal semacam itu.
Lebihnya tidak banyak, kok.
Aku akan masuk.
Ia tak akan menderita lagi.
Kau pulang hari ini? Kukira besok.
Aku tidak ganti penerbangan. Apa kau salah tanggal?
Aduh.
Pesawat sangat tidak nyaman.
Bagaimana pemotretannya?
Bagus sekali.
Rasanya mendaki gunung sangat melelahkan.
Aku mengerti.
Tapi begitu melihat pemandangannya,
rasanya sepadan.
Baguslah.
Ayo ke sana untuk Tahun Baru.
Oke.
Aim, koleksi 1984 milikmu masih kurang versi Portugis, 'kan?
Benar.
Lihatlah.
Terima kasih.
Kenapa kau tak terlihat senang?
Aku senang.
Ada apa?
Tidak apa-apa.
Sebaiknya kau mandi.
Aku sudah mandi.
Sana.
Tentu.
Aduh!
Orn?
Kau mau ke mana?
Ada pekerjaan tiga hari di luar kota.
Kenapa ambil dua pekerjaan berturut-turut? Biasanya kau tidak begini.
Ini untuk teman dekat, jadi, kuambil.
Aku berangkat.
Tamu hari ini ialah pembawa acara terkenal yang merupakan editor eksekutif
untuk salah satu perusahaan media daring yang terpopuler di negara ini,
The Generations.
Hari ini, kami ingin membahas buku pertamamu,
yang digembar-gemborkan sebagai salah satu buku paling menginspirasi,
buku saku berjudul Lost & Found.
Ini memoar berdasarkan pengalaman masa kecilmu
saat kau tersesat di hutan, yang menjadi berita utama kala itu.
Aku merasa bersalah
karena banyak orang harus kerepotan karena aku.
Tapi kau luar biasa.
Kau selamat dan keluar dari hutan.
Apa yang kau pikirkan? Dari mana datangnya keberanian itu?
Saat tersesat di hutan,
aku merasa menjadi dewasa.
Dahulu aku anak nakal yang menyia-nyiakan hidupku.
Tapi saat aku di sana,
aku punya banyak waktu untuk merenung.
Aku tak mau menyia-nyiakan hidupku.
Aku takut aku yang menghilang secara tiba-tiba,
saat orang-orang terdekatku tak tahu aku masih hidup,
membuat mereka sangat menderita.
Jadi, aku memutuskan aku tak bisa mati di sana.
- Cut! - Aim, ada telepon untukmu.
- Oke. - Terima kasih.
SANG LUAR BIASA
Halo.
Halo, Aim.
Namaku Too.
Aku pemilik Perkebunan Roongroj.
Ya.
- Jangan lupa tanyakan sisanya. - Baik.
- Ini foto yang mereka kirim hari ini? - Ya.
Gantung foto ukuran ini di sebelah sini. Yang lebih kecil di bawah saja.
Ya, Bu Lilly. Akan kuurus.
Ini karya seniman yang kau temui di pulau?
Ya.
Kukira kau ada rapat hari ini.
Aku meminta dia kemari.
Boleh pinjam ruangan?
Tentu.
Halo.
- Halo. - Ayo bicara di atas.
No comments yet. Be the first to leave one.