Léon: The Professional

Léon: The Professional (Léon)

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ข้อมูลรุ่น

Leon The Professional 1994 REMASTERED EXTENDED 1080p BluRay H264 AAC-RARBG
ความคิดเห็นโดย Excalibur_212

แท็ก

BluRay
1080
เผยแพร่เมื่อ: 2019-04-07
ดาวน์โหลด: 619
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

Penerjemah : Hnrazz

Apa kabarmu, Leon?

Baik.

Baiklah. Mari bicarakan bisnis.

Keparat ini mencoba beralih ke bisnisnya Morizio.

Kau tahu Morizio orang yang bijaksana.

Ia hanya ingin berbicara.

Tapi orang ini, ia tak mau mendengarkannya.

Mungkin ia akan mendengarmu

Ia datang ke kota tiap hari Selasa. Kau bisa hari Selasa?

Ya, aku bisa.

Senang bertemu Anda lagi, Tn. Jones.

Ingatlah, hitung baik-baik.

Waktumu setengah jam.

Satu jam.

Ya, apa?

Ini Tonto, dari lantai bawah. Ada yang ingin bicara denganmu.

Seperti apa tampangnya?

Serius.

Katakan aku akan datang./ Ia akan datang.

Ada orang yang datang kesini. Orang yang serius.

Mickey, waspadalah. Kita kedatangan tamu.

Kita kedatangan tamu.

Bersiaplah.

Hentikan!

Suruh supir menunggu kita di belakang, cepatlah.

Sayang, ada apa?/ Jangan khawatir, sayang.

Tak ada apa-apa. Tidurlah.

Astaga.

Dia menutup semua jalan keluar.

Periksa terasnya!

Panggilan darurat 911./ Aku butuh bantuan.

Seseorang berusaha membunuhku./ Tetaplah di saluran ini.

Tunggu sebentar.

Aku akan menghubungkanmu dengan petugas.

Detektif Jefferson. Ada yang bisa saya bantu?

Nanti kuhubungi lagi.

Tenanglah, kawan. Aku punya setengah juta dolar di dalam koper itu.

Bahkan belum di potong. Silakan, ambillah. Itu punyamu.

Hubungi nomor ini.

Nanti aku hubungi lagi, sayang, oke?

Dah.

Halo?/ Ini Morizio. Ingat aku?

Aku lihat kau kembali ke kota./ Ya. Maksudku, tidak.

Untuk hari ini saja.

Jadi bisa dikatakan ini hari terakhirmu di kota...

...dan kami takkan melihat wajahmu lagi.

Ya. Benar.

Berikan teleponnya pada teman kita.

Ia mau bicara denganmu.

Pastikan dia mengerti, dan lepaskan dia.

Kau mengerti?

Katakanlah./ Aku mengerti.

Bagus.

Astaga.

Dua kotak susu seperti biasa?

Kenapa kau sembunyikan rokokmu?

Gedung ini banyak mata-mata.

Aku tak mau Ayahku tahu. Aku sudah banyak masalah.

Apa yang terjadi?

Aku jatuh dari sepedaku.

Jangan beritahu Ayahku tentang rokoknya, oke?

Kenapa kau lakukan ini kepada kita?/ Aku tak tahu...

Kini orang punya masalah ingatan. Pasti karena panasnya matahari.

Harusnya orang tahu kapan harus berteduh./ Aku tak tahu kejadiannya.

Apa pekerjaanku? Aku hanya penadah.

Aku menadah barang yang kau berikan. Aku tak melihat atau menyentuhnya.

Aku tak tahu cara memakainya./ Coba kau ingat.

Juni, kami berikan kokainnya. 100 persen murni.

Sekarang Juli, kami ambil kokainnya, dan kemurniannya hanya 90 persen.

Antara bulan Juni dan Juli, hilang 10 persen!

Aku tak tahu. Itu bukan urusanku. Kau beri barangnya, aku menyimpannya.

Cuma itu yang kutahu./ Aku berusaha membantumu...

...tapi kalau kau tetap bersikeras...

...aku harus mengganggu dia.

Saat dia sedang mendengarkan musik, dia tak suka diganggu.

Aku katakan yang sebenarnya.

Kuharap begitu, karena dia bisa mencium kebohongan.

Itu menakutkan.

Itu hampir seperti indera keenam.

Kau mau katakan yang sebenarnya atau aku harus memanggil dia?

Aku katakan yang sebenarnya.

Baiklah.

Stan.

Maafkan aku. Dia bilang dia tak mengambil kokainnya.

Tentu saja tidak.

Bantulah aku.

Temukan pelakunya, besok.

Siang.

Malky, tunggu.

Aku tak mengambil barangmu.

Cari pelakunya sendiri!

Sedang apa kau di sini? Masuk dan kerjakan PR-mu.

Aku sudah mengerjakannya./ Masuk dan bantu kakakmu...

...membersihkan rumah!

Dan berhenti merokok!

Satu!

Dua. Tarik napas dalam-dalam.

Hembuskan.

Tarik napas dalam-dalam./ Waktu habis. Giliranku.

Ganti salurannya, aku akan memukulmu.

Siap untuk bagian kaki. Dan turun.

Maaf, sayang.

Tekan. Lepaskan.

Selamat pagi.

Hai, sayang.

Sayang, kecilkan suaranya. Ibu sakit kepala.

Dia mengambil giliranku./ Dia mau nonton kartun!

Tak akan menyakitinya jika bekerja.

Bukan aku yang punya bokong besar.

Dua dan naik.

Bisakah orang yang hanya menonton kartun...

...bergerak sedikit dan ambil makanan?

Kutantang kau untuk mengatakan itu lagi.

Margie, kurasa aku membuat kesalahan./ Itu bukan yang pertama kali.

Kau selalu membuat kesalahan, 'kan?

Kurasa kali ini terlalu kelewatan.

Kau kelewatan sekarang. Aku akan terlambat bekerja.

Bagaimana kalau bekerja di rumah hari ini?

Rasakanlah. Cukup, tahan perutmu.

Satu.../ Sekarang giliranku!

Sial! Dia mau memukulku!

Ayah, dia.../ Sial! Tutup pintunya!

Kumohon jangan tembak!

Dasar sialan.

Megatron!/ Tegapkan seluruh badan.

Saat kau gunakan langkah Quadra, otot pahamu...

Bisa kalian angkat telepon itu?/ Aku sibuk!

Halo?/ Saya Marguerite McCallister...

...kepala sekolah Spencer School di Wildwood, New Jersey.

Apa Tuan atau Nyonya Lando ada di rumah?

Ya, ini Ny. Lando.

Ny. Lando, saat suamimu mendaftarkan Mathilda di Spencer...

...ia beritahu kami Mathilda punya masalah.

Seperti Anda ketahui, kami bisa merubah anak bermasalah...

...jadi anak yang sehat dan produktif.

Tapi kalau dia tak di sini, kami tak bisa membantu.

Mathilda meninggalkan sekolah tanpa izin dua minggu lalu.

Saya tahu suami Anda bayar untuk satu tahun...

...tapi jika Anda baca buku pedoman dan peraturan yang kami berikan...

...Anda bisa lihat bahwa kecuali ada alasan resmi untuk absen dari sekolah...

...uang bayaran Anda akan hilang.

Dia sudah meninggal.

Suruh anak itu bekerja!

Bersihkan! Aku tak mau lihat berantakan lagi.

Cepat!

Kenapa aku merasakan

Saat semuanya terlihat gelap

Semuanya tak akan salah

Ini bukan hari yang biasa

Cinta telah membuatku melihat semua hal

Dengan cara yang berbeda

Apakah hidup selalu sesulit ini, atau hanya saat masih anak-anak?

Selalu seperti ini.

Simpanlah.

Aku mau belanja bahan makanan. Kau mau susu?

Satu atau dua liter? Dua liter, 'kan?

Aku suka suasana tenang ini sebelum terjadi keributan.

Mengingatkanku akan Beethoven.

Bisa kau mendengarnya?

Seperti saat kau meletakkan kepalamu ke atas rumput...

...kau bisa mendengarnya tumbuh.

Kau bisa mendengar suara serangga.

Kau suka Beethoven?/ Tidak juga.

Aku akan memainkannya untukmu.

Ayah!

Sebaiknya kau tetap di sini.

Kami bilang siang hari.

Sudah lewat satu menit.

Kau tak suka Beethoven.

Kau tak tahu apa yang kau lewatkan.

Musik pengantar seperti itu membuatku bersemangat.

Sangat kuat.

Tapi setelah musik pengatarnya, jujur saja...

...ia menjadi sedikit membosankan.

Itu sebabnya aku berhenti!

Geledah apartemen ini.

Kau penggemar Mozart. Aku juga suka dia.

Aku suka Mozart!

Ia orang Austria, kau tahu.

Tapi untuk perkerjaan seperti ini, ia sedikit kurang semangat.

Jadi aku lebih suka lagu yang membangkitkan semangat.

Keren./ Apa yang kau lakukan?

Tutup mulutmu.

Coba dengarkan Brahms. Ia juga bagus.

Kau tahu apa tentang musik?/ Hentikan!

Sudah periksa kasurnya?/ Belum.

Wow.

Oh! Sial!

Dia mati.

Astaga. Lihat perbuatanmu.

Stan, kau baik-baik saja?

Apa yang kau lakukan?

Dia sudah mati!/ Tapi dia merusak pakaianku.

Ya, aku tahu, tapi dia sudah mati.

Dia sudah meninggal. Lupakan saja. Tenanglah.

Aku tenang.

Diam di sini, mengerti?

Benny!

Astaga, Benny! Ini Malky dan Stan!

More Indonesian subtitles for Léon: The Professional

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left