200 บรรทัดแรก
Pada suatu masa ada sebuah kota, tak jauh dari kota besar.
Sebuah jalan membentang, tapi hanya ada beberapa aktivitas bisnis.
Sebuah kedai kopi, toko perkakas, kantor sherif.
Dan segala macam orang ..
gelandangan, remaja pelarian ...
fanatik agama, senior pensiunan yang ...
yeah, sebuah kota dimana orang-orang ingin dibiarkan sendiri ...
dan begitulah mereka disini.
Sheriff, Bobby LaGrange, telah ada di sini selama bertahun2...
juga membuat pernak-pernik dari kayu.
Tapi yang paling menakjubkan tentang kota ini adalah...
sebuah tugu tua, yang memiliki menara jam dengan tujuh wajah.
Anda bisa melihat waktu dari mana saja di kota Swann Loire ini.
wajah yang mengatakan terus-menerus waktu yang berbeda.
Tak dapat disangkal, sesuatu yang jahat berdiam disana.
Mungkin sesuatu yang jahat itu karena pembunuhan mengerikan yg terjadi pada tahun2 sebelumnya.
Terlalu mengerikan untuk dibicarakan. Tapi menghantui kota.
Atau mungkin dikarenakan para remaja yang berkumpul di seberang danau.
Orang2 berpikiran mereka melakukan hal2 buruk.
Menyembah setan.
Cara mereka berpakaian, musik yang mereka mainkan ...
dan pemimpin misterius yang dikenal hanya sebagai Flamingo.
Seorang penggoda pemuda tak berdosa ...
dan beberapa mengatakan ... jauh lebih buruk.
Pada suatu saat... seorang penulis fiksi pop...
lapis tiga, Hall Baltimore ...
melaju ke Swann Loire. Pada tur penandatanganan novel...
dari serial novel lainnya...
tentang sihir.
Permisi, apakah kau tahu di mana toko buku?
- Tidak ada toko buku di sekitar sini. - Hebat.
Anda pernah baca thriller-nya Hall Baltimore ?
Tidak, terima kasih.
Anda pernah baca thriller-nya Hall Baltimore ?
Tidak .. Siapa itu Hall Baltimore?
- Akulah dia. - Oh. Senang bertemu denganmu.
- Dan Anda ... - Stacey.
- Oh, maafkan aku, maaf. - Hai Stacey. bye Stacey.
- Hei. - Hei.
Anda jual senjata?
- Eh, Tak ada senjata, hanya amunisi. - Pistols?
- Amunisi? - Ya.
- Pisau? - Lorong 2.
Hall Baltimore. Aku ambil satu.
- Bisakah kau eh ... tanda tangan itu? - Yakin.
"Untuk Bobby LaGrange."
"Untuk Bobby LaGrange. penyihir terbaik . Hall Baltimore. "
Bagaimana rasanya menjadi Stephen King yang dibayar murah?
Tidak terlalu enak.
Nah, kau tahu tidak, aku uh ... Aku menulis cerita horor sendiri.
Wah benarkah? Dan kau sheriff di kota ini?
40 tahun
Kau tidak akan eh, atau maukah kaubaca beberapa karanganku?
Aku akan sangat berterima kasih. Kau tahu di sini ada pembunuhan massal.
Beberapa waktu yang lalu.
Banyak orang berpikir kota ini berhantu
Yah, aku, aku uh ... baru saja selesai di kota ini ...
dan selanjutnya akan meneruskan perjalanan.
Kau penulis misteri dan kau tidak tertarik pada pembunuhan massal?.
Tidak.
Kau ikut denganku sekarang ...
dan perhatikan sesuatu yang aneh di kamar mayat.
- Kau punya sesuatu yang aneh di kamar mayat? - Ya, Tuan.
- Sekarang? - Ya, Pak.
Ada ceritanya.
- Aku tahu ini pasti terlihat seperti apa ... - seperti kayu ...
Ow! Ya Tuhan!. Biar kutanya ya?.
- Sudah berapa lama kau kerja di sini? - Yeah
Kau jangan dorong brankar yang ada mayatnya di atas kakiku!
Maaf, Sheriff.
Apakah ini umum terjadi di Swann Valley?
Ini terjadi sebelumnya.
pembunuhan berantai tampaknya meninggalkan tanda pengenal berupa sebatang kayu.
- Aku tak ingin melihat wajahnya. - Aku tak menyalahkanmu.
Maksudku, ini benar2 sebuah tragedi. Dia hanya seorang gadis miskin.
- Arbus? Arbus! - Ya?
- Baiklah, baiklah. - Kau masih di jam kerja.
- Anda tahu siapa gadis ini? - Gadis ini?
Kami punya segala macam disini; gelandangan, pelarian ..
lebih buruk lagi, anak-anak di danau itu.
Segala macam.
Bagaimana kau berkolaborasi dalam sebuah buku tentang ini? Kau denganku?
Apakah kau akan ... membiarkan kayu itu di tubuhnya seperti itu?
Apa kabar. Tolong, aku ingin mengisi penuh termos ini dengan kopi
Oke.
Edgar Allan Poe pernah menginap di kota ini?
- Tentu. - Di Hotel Chickering tua.
Dulu pada suatu masa.
- Hotel Chickering... Terima kasih. - Semoga menyenangkan.
Dengan segala hormat.
Aku ingin menulis sesuatu yang aku lakukan.
Aku ingin menulis sesuatu bagi diriku. sesuatu yang pribadi.
Apakah itu masuk akal? Aku harus mematahkan mantra spiral menurun ini.
Hanya ada satu cara melakukannya dan aku sedang mencoba melakukannya.
Aku tidak akan menulis buku sihir lainnya.
sudah kukatakan itu pada mereka... dan, dan, begitulah, aku akan berbuat sesuatu bagi diriku.
Kau pernah melakukannya.
Ketika kau belum mabuk2an. Sebelum kecelakaan Vicky.
Aku tak bisa terburu-buru melakukannya.
Kau dapat melakukannya. Aku... Aku tahu apa... Aku tahu apa maksudmu.
Kau hanya perlu melakukannya sekali lagi. Hanya perlu...
menulis buku sialan itu, maka kau... maka kau punya waktu luang
- dan menuliskan apa yang benar2 kau ingin tulis. - Aku mengerti, aku mengerti. Kau tahu yg kulakukan.
Kau sudah menelepon Sam? Apakah sudah kaukatakan padanya kita perlu uang muka?
Yah sudah kuberitahu dan itu sangat memalukan. Aku tidak akan menulis cerita sihir lainnya.
- Kau sedang liburan? - Tidak, aku ... Aku. ..
- Aku terjebak di sini ... - Dengarkan aku,
- ... mencoba mempengaruhi orang2. - bisakan?
menemukan angka2 ajaib ... agar semuanya bisa berhasil dengan baik.
- Berpura-pura tak ada yang salah ... - Ini tidak baik ...
- ... dan menaruh makanan di atas meja. - Denise bisakah kau dengarkan aku?
Kau tidak bisa, Kau tidak bisa bicara kepadaku seperti ini ...
dewasalah... dewasalah!
Orang-orang selalu bertanya padaku, "Bagaimana kau tahu begitu banyak tentang sihir?"
dan aku beritahu mereka, "'Karena aku kawin dengan tukang sihir."
- Hei. - Hello. Kau dari mana?
Dari ujung jalan. Kau melewatiku.
Kau melihat gigiku?
Tidak, aku cuma tidak tahu kau berasal dari mana.
Aku sangat sadar diri tentang gigi begelku.
Tunjukkan.
Gigimu bagus. Pakai kawat gigi.
- Bagaimanapun aku benci mereka. - Tidak, mereka baik2. Kau akan tumbuh menjadi spt mereka.
Mereka memanggilku Vampira, karena gigi ini.
- Tapi kau bisa memanggilku V. - V. Panggilan yang bagus.
- Siapa nama aslimu? - Virginia.
Virginia. Umurmu sekitar 13?
Ya, aku 12. Tapi aku terlihat lebih tua karena aku tinggi.
Aku tahu siapa kau. Kau yang menulis cerita2 sihir itu.
Dan kau di sini untuk menandatangani sampul buku di toko perkakas.
Aku suka buku-bukumu.
Terutama bagian di mana Elizabeth berkata,
"Jangan pernah tinggalkan aku, karena aku akan menarikmu dari dalam kuburan. "
Itu bagian favoritku.
Terima kasih, aku suka penampilanmu.
Oh ... ya.
Cuma caraku berdandan.
- Kau takut denganku? - Apa?
Ya.
Sedikit.
Jam sudah berdentang tiga kali tengah malam .
Memperhatikan waktu di sini tak ada artinya.
Itu sebabnya aku terlewatkan acara penanda-tanganan bukumu.
Nah hotel tua itu buka. Ayo akan kubelikan kau soda ... manis
Aku punya anak seumurmu.
Tidak, Aku pikir itu bukan ide yang baik.
Mengapa tidak?
Itulah sebabnya aku harus ke toko perkakas dan membicarakannya denganmu. Cerita tentangku.
- Nah ceritakanlah sekarang. - Tidak, aku tidak bisa.
Ayolah.
Kami buka. Masuklah.
Aku.. jalan-jalan, kukira aku tersesat.
- Hei apa yang terjadi dengan gadis kecil itu? - gadis kecil apa?
- Restorannya buka? - Restoran selalu buka.
Apapun dengan menara jam tua itu dan dengan semua wajah2-nya, kau bisa sarapan kapan saja.
Ya.
- Nah, Mr.. - Baltimore.
jam sialan.
Jam itu tak pernah menunjukkan waktu yang benar.
Kau tunggu saja. Kau akan sangat terkejut.
Lonceng adalah yang paling penting,
dan loncengnya berjalan baik.
- Lebih baik dari sebelumnya. - Aku hanya eh, ingin sebotol bir.
Melvin adalah penjaga menara lonceng itu, mengurus jam besar itu di gereja.
pekerjaan yang sia-sia. Dan beban nyata.
Mekanisme yang sudah tua yang ada di kaki2 terakhir menara itu.
Aku pergi ke sana setiap hari, atau hampir setiap hari.
tujuh wajah menara itu menatapku
seperti aku ini adalah orang yang menciptakan penyesuaian jarum jam terhadap setiap musim (DST).
Kau tahu siapa yang menemukan penyesuaian jarum jam itu, bukan?
Hitler. Dan, kau tahu siapa yang mendukungnya sekarang?
Dokter. Dan kau tahu kenapa? Golf.
Mereka ingin lebih banyak waktu untuk golf. Tentang itulah semuanya.
Kau tidak dapat mengubah waktu. Waktu yang mengubahmu.
Tidakkah kau setuju? Apa posisimu pada dalam praktek penyesuaian waktu ?
- Aku tidak pernah benar2 memikirkannya. - Apa yang telah kaupikirkan?
- Di situ kuburan. - Kuburan?
Oh Kau dapat berjalan2 di atasnya. Jangan khawatir. Seluruh lantai itu adalah kuburan.
Benarkah?
Ada dua belas anak dikubur di sana.
Yeah, sebenarnya dia betul.
Ada selusin genap, tapi ada satu gadis yang berhasil lolos dan gadis itu dikutuk.
- Kapan itu? - Oh, sudah lama sekali.
Jamnya sudah betul. Jamnya sudah betul.
Ha, jamnya sudah betul. Jamnya sudah betul.
Dapat kau, iblis.
- Dia mengambil darah. - hisap keluar... hisap keluar, hisap keluar.
- Terkutuk dia ... - Hey
buat catatannya.
- Jam berapa dia menggigitmu? Pukul 4. - Bukan pukul 4.
- Jam mengatakan pukul empat. - Kau pasti bercanda?
Gadis itu iblis.
Itu adalah anak kecil yang sudah mati.
Kau?
Mengapa kau di sini?
- Apa yang telah dia katakan? - Tidak ada. Apa yang harusnya dia katakan padaku?
Pergilah, orang tua ... Kau tahu apa yang telah kau lakukan.
Anak-anak ... buruan.
Bulan akan turun ... waktunya tidur siang.
Ayolah. Ayo sekarang, ayolah.
No comments yet. Be the first to leave one.