The Ten Commandments

The Ten Commandments

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ข้อมูลรุ่น

The Ten Commandments (2007)
ความคิดเห็นโดย The Blackman

แท็ก

other
เผยแพร่เมื่อ: 2018-02-07
ดาวน์โหลด: 65
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

Subtitle ini dipersembahkan buat Yeshua HaMMashiyach.

Ucapkanlah nama Tuhan kita yang sesungguhnya setiap hari : Yahweh Elohim, Yeshua HaMMashiyach.

"Mengapakah YAHWEH, murka-Mu tersulut terhadap umat-Mu yang telah Engkau bawa keluar dari

Tanah Miserayim dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat? Mengapakah orang-

orang Miserayim akan berkata sambil mengatakan : Dengan niat jahat Dia telah membawa mereka

ke luar untuk membunuh mereka di pegunungan dan untuk membinasakan mereka di atas permukaan

bumi ini? Berbaliklah dari nyala murka-Mu dan menyesallah atas yang jahat terhadap umat-Mu.

Ingatlah akan Averaham, akan Yitsechaq, akan YiseraEl, hamba-hamba-Mu, yang kepada mereka Engkau telah

bersumpah demi diri-Mu sendiri, dan Engkau telah berfirman kepada mereka: Aku akan melipatgandakan

keturunanmu seperti bintang-bintang di langit, dan seluruh negeri ini yang telah Kukatakan

akan Kuberikan kepada keturunanmu, juga akan mereka miliki untuk selamanya. Dan YAHWEH akan menyesal

atas yang jahat yang telah Dia firmankan untuk melakukannya pada umat-Nya. (Shemot 32 : 9 - 14)

Ada waktu untuk Phareoh, ada waktu untuk monumen,

Ada waktu untuk kekayaan dan ada waktu untuk perbudakan.

Sebagai Phareoh yang besar memerintah atas kerajaannya,

Demikianlah dengan perbudakan orang Yahudi, bangunan itu dibangun.

Ada banyak budak, tetapi itulah yang menakutkan hati Phareoh.

Orang-orang Yahudi ini! Anak-anak dari bangsa YiseraEl ini!

Aku tidak menyukai mereka. Tidak menyukai sama sekali.

Tidak menyukai sama sekali!

- Orang-orang yang mengerikan. - Sama sekali tidak seperti kita.

Banyak sekali jumlah mereka, mereka bisa membuat tentara mereka sendiri,

Sebelum mereka melempar kita!

Mungkin sudah saatnya untuk memulai dengan menyakitinya terlebih dahulu.

Aku nyatakan supaya mereka bekerja berat, sangat berat!

Buat mereka bekerja sampai pingsan.

- Juru tulis, juru tulis! - Kita mendapat keputusan yang tepat dari Phareoh!

Para budak diselamatkan...

Dan Phareoh masih menakuti mereka.

Sebelum mereka makmur!

Kenapa masih saja mereka ini masih keras kepala?

Biarkan aku menghancurkan kehendak mereka, menghancurkan hatinya.

Aku akan membuatnya pingsan seperti dewa Ra beritahukan kepadaku.

Para penjaga!

Pergi keluar dan temukan bayi laki-laki dari orang Yahudi dan buang mereka semuanya di sungai Yeir!

Biarkan buaya sungai Yeir memakannya.

Biarkan para budak tahu siapa Phareoh itu, siapa dewa mereka!

Mereka seharusnya takut kepadaku, mereka seharusnya menyembah kepadaku!

Sang Phareoh yang abadi.

Pengawal, pengawal!

Jangan bunuh anakku, tolonglah!

Tapi Roh Yahweh bergerak ke negeri itu,

Dia hendak membantu anak-anak mereka.

Yokeved, istri Ameram, telah melahirkan putranya.

Dia tidak akan membiarkan putranya mati.

- Putraku akan hidup! - Dia berada disini sudah selama tiga bulan, sayang.

Aku tidak tahu berapa lama lagi kita bisa menyembunyikannya.

Kita sudah membuat keranjangnya, bukankah begitu Mireyam?

Sebuah keranjang yang sangat baik, keranjang yang mengapung.

Ini dia.

Kamu sudah menemukan pekerjaan yang bagus juga, Aharon.

Dia akan pergi dari sini, menjauhkan diri dari Phareoh.

Buka pintu!

Mireyam, Aharon, sembunyikan saudaramu, ke belakang, sekarang!

Jika hal ini karena nyanyian yang tinggi, aku bisa menjelaskannya.

Ah, lupakan saja.

- Aku seharusnya berada di sana untuk melindunginya! - Hal itu bukan apa yang Yahweh Elohim inginkan.

- Apa yang Yahweh Elohim inginkan? - Supaya kamu bisa menunggu.

Kita akan bersama lagi nanti. Kamu akan melindunginya di suatu hari nanti.

Yahweh Elohim berbicara kepada kita semua, Aharon. Hanya saja kita perlu mendengar-Nya.

Kamu akan mendengar suara-Nya suatu hari.

Biarlah Yahweh Elohim membimbingmu, putraku.

Tidak ada seorangpun yang boleh menyakiti adik kecilku!

Itu putri Phareoh, putri Kerajaan.

Berikan kepadaku keranjang itu.

Apakah aku bisa berjalan seperti ikan atau seperti perenang yang hebat...

Pergilah, kamu untuk mendapatkan keranjang itu.

Ini tentulah salah seorang anak orang Yahudi. (Shemot 2 : 6)

Tapi sekarang dia adalah milikku!

Para dewa sudah memberikanku seorang putra.

Dia akan dikenal sebagai putraku dan Pangeran dari segala pria.

Karena dia dikeluarkan dari air, namanya haruslah Mosheh (Sebab aku telah menariknya dari air - Shemot 2 : 10).

- Paduka? - Ya, Nak.

Kamu mungkin mau menjabat tanganku.

Dia lumayan lucu. Kamu perlu memberinya seorang perawat untuk menyusuinya? (Shemot 2 : 7)

- Ya, aku mau. - Aku baru saja tahu wanita itu!

Lalu bawa dia kepadaku.

Kain ini akan menjadi rahasia kecil kita.

Kamu sudah dirancang untuk membuat hal-hal yang besar, Mosheh.

Aku merasakannya di hatiku. Putraku...

Promenade Pictures dan Ten Chimneys Entertainment menghadirkan...

Sepuluh Perintah YAHWEH Elohim

Kenapa kamu tidak menyerah saja, Mosheh? Aku terlalu besar bagimu.

- Aku tidak pernah menyerah. - Kamu juga seharusnya belajar.

Lihatlah, bagaimana Pangeran yang sebenarnya bergulat.

Raameses! Apakah ini cara seorang pemimpin masa depan kami untuk berperilaku?

- Tidak, Ayah. - Mosheh...

Kamu tidak dimaksudkan untuk memerintah di Miserayim, tetapi kamu tetap Pangeran,

Cucuku, bertindaklah seperti seorang Pangeran.

Tapi kamu, Raameses, putraku! Masa depan Phareoh!

Kamu sangat mengecewakanku. Kamu memiliki tanggung jawab!

Kamu menilai monumennya, kembali ke istana.

Kalian berdua!

Aku tidak bermaksud membawamu ke dalam bencana, sepupuku.

Kamu selalu membawaku ke dalam bencana, aku lelah karena masalah ini.

- Maaf, Raameses. - Apakah kamu akan merasa begitu.

Percayalah, kamu akan merasa begitu.

- Kamu menyukainya, Ayah? - Dia melakukan pekerjaan yang baik, putraku.

Terima kasih, Ayah.

Pekerjaan bertahun-tahun dan banyak para budak sudah mati untuk membuatmu tetap senang.

Hanya aku Pangeran yang benar di dalam rumah Phareoh.

Di dalam dirimulah.

Kamu akan menjadi dewa selamanya di mata bangsa Miserayim.

Terima kasih kepadamu, putraku.

Biarkan aku membantumu.

Tidak, Paduka! Jika Phareoh menemukan bahwa Pangeran...

Punya tindakan yang baik? Aku berpikir tidak akan ada yang mau seperti dia.

Ini akan menjadi pohon yang indah suatu hari.

Ya, Paduka. Terima kasih, Paduka.

Bangun, orang tua pemalas!

Aku akan membuat setiap potongan daging di tubuhmu tercabik-cabik!

Hei, kamu! Hentikanlah itu!

Hentikan! Cukuplah itu!

Ini bukan urusanmu.

Aku bisa memukul anjing ini setiap waktu karena hal itu adalah hukum negara!

Hukum yang tidak adil. Dia manusia, bukan anjing.

Seorang pria yang memukul orang yang tidak mau menyakiti itu tidak beradab kamu justru seperti anjing, itulah yang benar.

Kamu perlu diberikan satu pelajaran.

Kamu mau membunuh cucu Phareoh?

Aku membunuh semua orang yang menghina hukum Phareoh!

Dan dengan penampilanmu, kamu bukanlah cucu dari Kerajaan!

Aku membunuhnya.

Oh, larilah, larilah. Phareoh akan marah dengan kejadian ini.

Tapi aku bisa menjelaskannya. Dia adalah Kakekku.

- Tidak, dia bukan Kakekmu. - Aku mengenalmu.

Kamu, Aharon, putra dari perawatku, Yokeved.

Dia bukan perawatmu, dia adalah Ibu kandungmu.

Tapi aku seorang Pangeran Miserayim!

Kamu tidak ingat tentang sungainya, keranjang, selimut yang Ibumu sendiri sudah memberikannya?

- Aku bermimpi hal-hal ini, tapi... - Semua kejadian ini sudah terjadi.

Kemudian, putri Yokeved, Mireyam...

Kakak perempuanmu, Kakak perempuanku, kita berdua mencintainya.

- Sekarang kamu harus memimpin hidupmu sendiri. - Tidak! Aku seorang Pangeran Miserayim.

Kenapa aku harus berdusta? Percayalah kepadaku, Mosheh, percayalah kepadaku.

Apakah kamu, Mosheh, selalu merasa tidak percaya diri di dalam dirimu?

- Aku... ..ya, tapi... - Ambillah keledai ini.

Melarikan dirilah sementara kamu masih bisa.

Tapi bagaimana denganmu? Mireyam? Keluargaku?

Kami akan selamat. Kami akan selalu saling memiliki. Kami akan selalu baik-baik saja.

Ambillah jubah ini dan pergilah. Sekarang!

Para penjaga sudah datang ke sini. Kita bertemu lagi, saudaraku.

Aku tahu itu. Aku merasakannya!

Biarlah Yahweh Elohim bersamamu, saudaraku.

Tidak, tidak, aku bisa menjelaskannya.

Kamu bukanlah lagi Pangeran Miserayim, Mosheh.

- Raameses dan pastinya Phareoh... - Dia tidak mau menjamin hidupmu lagi.

Aku juga tidak mau.

Inilah hadiahku.

Kamu sekarang menjadi Pangeran dari padang pasir.

Pergi menjauh dari Miserayim, Mosheh.

Jadilah Pangeran kalajengking, ular dan rubah.

Maafkan aku sudah membawamu ke sini, keledai.

Air? Dia mencium bau air?

Hei, tunggu aku, hei, hei!

- Pergi dari jalan ini, perempuan! - Tapi kami datang ke sini terlebih dahulu!

- Domba kami disini haus. - Pergi! Sebelum kami menyakitimu.

Para wanita yang datang terlebih dahulu. Tunggulah giliranmu...

Atau buat perhitungan denganku.

Pergi!

Aku orang yang sudah mati karena Phareoh, dan keledaiku memiliki sifat yang jahat.

Jadi mengapa kamu tidak pergi sekarang?

Biarkan perempuan dan domba mereka untuk minum.

Kami berdua, tidak boleh mengalah... atau merasa takut.

- Apakah kamu ingin minum air dari kami? - Dengan senang hati.

- Apakah kamu punya nama? - Mm, Mosheh.

Aku, Tsiphorah, putri Yitero.

- Apakah kamu orang Yahudi? - Tidak! Ya ..

Aku hanya orang asing di negeri yang asing.

Marilah. Ayahku tentunya ingin berterima kasih karena kamu sudah menyelamatkan kami.

Demikianlah, Mosheh menetap di tanah Media,

Menghadiri kumpulan Yitero dan Yitero memberi Mosheh, Tsiphorah sebagai istrinya.

Mereka memiliki dua anak.

Mosheh merasa sangat senang.

Tapi di Miserayim, bangsa YiseraEl menangis di dalam perbudakan.

Dan tangisan mereka itu sampai ke Yahweh Elohim dan Dia mendengar tangisan mereka.

Dan Yahweh Elohim memilih Mosheh untuk melepaskan bangsa YiseraEl dari perbudakan Miserayim.

Suka makan bunga-bunga? Jangan makan bunga-bunga itu semuanya.

Jika kamu ingin sakit perut, maka hal itu akan terjadi kepadamu.

Tidak.

Selalu saja ada satu ekor domba yang nakal di setiap kelompok.

Hati-hati, teman kecil.

Teman kecil? Hati-hati.

Aku belum pernah melihat Cahaya seperti itu. Aku harus melihatnya lebih dekat.

Aku rasa kamu harus memiliki perasaan sedikit, teman kecil.

Api yang tidak membakar semak-semaknya?

Dan ketika ia sampai di tempat itu, Yahweh Elohim memanggilnya berada di tengah-tengah api.

Mosheh...

Mosheh, Mosheh...(Shemot 3 : 4)

Inilah aku. Aku ada di sini.

Lepaskan kasutmu karena tempatmu berdiri adalah tanah yang kudus. (Shemot 3 : 5)

Aku sudah melepaskan kasutku. Hai...Elohim?

"Akulah YAHWEH, Elohim leluhurmu, Elohim Averaham, Elohim Yitsechaq dan Elohim Yaaqov. (Shemot 3 : 6)

Aku telah melihat kesengsaraan umat-Ku di Miserayim dan telah mendengar tangisan mereka

karena aku tahu penderitaan mereka.

Oleh karena itu, Aku akan mengutusmu, Mosheh untuk membebaskan mereka. (Shemot 3 : 10)

Dan menyuruh umat-Ku untuk melayani-Ku di gunung ini. (Shemot 3 : 12)

Siapakah aku, Yahweh Elohim, untuk melakukan hal ini? (Shemot 3 : 11)

Jika aku kembali ke Miserayim dan mengatakan bahwa aku telah diutus oleh Elohim leluhurmu,

tidak ada orang yang akan percaya pada diriku. Mereka akan bertanya : Elohim yang mana?

"Siapa nama Elohimmu?" Apa yang aku katakan kepada mereka? (Shemot 3 : 13)

The Ten Commandments subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Ten Commandments

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left