200 บรรทัดแรก
Hei, berhenti!
Pergi! Turun ke bawah sana. Pergi ke arah sana.
Ayo!
Jangan bergerak! Angkat tangan.
Hai.
Namaku Brian Finch.
Pertama, kau harus tahu bahwa aku tidak berbuat kesalahan.
Setidaknya bukan kesalahan yang bisa berakibat ditodong pistol.
Akan kujelaskan.
Ada beberapa kesalahan yang pernah kulakukan.
5 kali dikeluarkan dari sekolah, 4 tindakan pidana ringan,
3 identitas palsu, 2 percobaan saat SMA,
dan 1 tuntutan atas kepemilikan narkoba.
Aku selalu mengira akan menemukan hal berbeda.
Sesuatu yang, entahlah,
hebat?
Sesuatu seperti ini.
Aku menyukainya.
Saat ayahku menanyakan rencana hidupku,
aku punya sesuatu untuk diceritakan.
Lalu waktu berlalu.
Semua orang mulai tumbuh dewasa,
dan saat kesuksesanmu tidak kunjung datang, semuanya mulai runtuh.
Eli, teman sesama pendiri band-ku, dia yang pertama berhenti.
Seolah tidak ada yang memberitahumu bahwa kau bermain babak rebutan.
Bekerja, menikah, sukses, apa lagi yang kau tunggu?
Waktu bermain bisa berhenti kapan saja.
Jadi, begitulah. Aku tidak bisa menyebutnya sebagai band.
Ini sebuah proyek dan ada sebutannya sendiri, tapi...
Aku satu-satunya yang terlibat, jadi kami akan merilis secara indi,
Jadi, saat kau bilang bahwa kau satu-satunya yang terlibat,
saat kau bilang "kami," maksudmu...
Maksudku "aku."
"Aku" adalah "kami."
Atau terbalik?
Kami adalah aku, aku adalah kami?
Bagaimanapun, namanya "Resorbed Twin."
Dan albumnya akan masuk Bandcamp minggu depan.
Itu hebat.
Ya, 'kan? Itu hebat.
Jadi, Brian, boleh Ayah mendengarnya?
Lagunya sedang dibatasi saat ini.
Tapi aku akan segera memberi tahu Ayah.
Bagus.
Siapa mau pencicip mulut?/ Ya.
Ya, semuanya? Tentu.
Ayah?/ Dennis?
Dennis, Dennis.../ Ayah.
Ayah? Ayo, bangunlah./ Kau tidak apa-apa?
Itu saat pertama ayahku tumbang.
Dan masih berlanjut.
3 kali dalam 2 bulan selanjutnya, dan tetap saja...
tidak ada yang tahu apa penyakitnya.
Hei, Ayah.
Hai./ Hei, Brian.
Maaf aku terlambat.
Aku menyanyi sampai jam 2 pagi semalam.
Dan Jason si pemilik klub lupa membayarku.
Aku harus kembali lagi hari ini. Ayah tahu? Lupakan saja.
Bagaimana kabar Ayah? Bagaimana pemindaiannya?
Ada hasil?/ Tidak.
Mungkin mereka akan menemukan sesuatu kali ini.
Ayah tahu? Aku berpikir...
mungkin aku harus kembali ke rumah Ayah untuk sementara.
Ayah tahu?
Hanya sampai mereka tahu apa penyakit Ayah.
Tunggu. Kau ingin kembali ke rumah?
Ya, untukmu, Ayah.
Entahlah.
Di rumah sudah ada Ibumu. Ayah tidak terlalu kesulitan.
Apa yang akan kau lakukan?
Apa maksud Ayah?
Apa yang kau berikan, Brian?
Bagaimana kau bisa membantu? Beri tahu Ayah.
Dia tidak bermaksud jahat, ayahku tidak seperti itu.
Tapi memang perkataannya sering ada benarnya.
Membantu?
Aku bahkan hampir tidak bisa mengurus diriku sendiri.
Orang lain punya karir.
Aku? Hanya pekerja magang.
Manchester-Reid adalah bank terbesar ke-8 atau ke-9 di Wall Street,
tergantung pada sudut pandangmu.
Semua karyawan baru saja ikut seminar tentang pelecehan seksual,
itu kewajiban di sini. Dan mereka menandatangani...
...formulir sebagai bukti kehadiran mereka.
Ini semua formulirnya, itu berkas para karyawan.
Tugasmu adalah memasukkan formulirnya ke dalam berkas yang benar.
Kami punya 22.000 karyawan. Kau akan butuh 2 minggu.
Jessamyn Eubanks.
Aku tidak putus dengan Teddy, aku hanya tidak menerima cincinnya.
Bukan berarti kami putus.
Tidak, bukan begitu...
Brian.
Brian!
Ya. Aku...
Ap... Eli?
Apa yang kau lakukan di sini?
Beberapa karyawan bilang bahwa pekerja magang sedang tidur di sini.
Aku tidak menyangka itu dirimu.
Kau seorang bankir./ Ya.
Aku tidak bisa menyebutnya sebagai band.
Itu sebuah proyek. Tapi aku satu-satunya yang terlibat.
Aku senang kau masih menulis lagu. Itu hebat.
Hei, kau merekamnya di ponselmu? Ayo kita dengarkan sekarang.
Eli...
tidak ada album.
Aku sudah tidak menulis lagu selama...
Lebih dari setahun.
Kenapa tidak?
Entahlah, hanya saja...
Aku tidak bisa konsentrasi.
Ayahku sakit.
Ada apa dengannya?
Mereka tidak yakin.
Jika kondisinya tidak membaik...
Maksudku, ayahku bisa meninggal.
Apa prestasiku yang bisa kubanggakan padanya?
Kau tahu? Aku mungkin bisa membantu.
Kau membawa klip uang sekarang?
Ya. Aku dapat bonus terbesar dari bank dan mereka memberiku ini.
Ya?/ Ada inisialku.
Itu hebat./ Ya, aku tahu.
Diriku yang berumur 20 tahun akan memukul wajah diriku yang berumur 28 tahun.
Ini.
Oke.../ Ambillah.
Ini akan memberimu, entahlah,
energi tambahan.
Apa itu? Semacam Amphetamine?/ Bukan.
Bukan itu yang aku.../ Hei, pernah dengar Modafinil?
Peningkat saraf?
Ini seperti itu.
Tapi lebih baik.
Jauh lebih baik.
Kurasa itu tidak.../ Hei, Brian.
Kurasa kau tidak paham apa yang kutawarkan kepadamu ini.
"Energi tambahan."
Baiklah.
Apa ruginya untukku? Ini dia.
Ya, aku sudah mengisi...
...aplikasi sekolah bisnisnya.
Ya, esai juga.
Wow, lelucon bagus, Eli.
Dia pintar Ibu, benar. Dia hanya, Ibu tahu Teddy.
Oke? Dan kurasa kami belum waktunya menikah saat ini.
Lalu itu terjadi.
Mataku terbuka.
Otak adalah sebuah keajaiban, tapi tidak efisien.
Ada labirin di dalam kepala setiap orang,
labirin penuh koneksi yang terputus, dan potensi yang belum terbuka.
...aplikasi sekolah bisnis. Karena dia tidak mau.
Tapi sekarang, tiba-tiba, aku punya akses...
...karena dia Teddy.
...ke setiap sel otak.
Sepertinya kau mengenal pria itu, bukan?
Siapa kau?
Kau tahu siapa dia.
Kau mengingat banyak hal lebih dari yang kau duga.
Setiap kejadian yang kau alami,
setiap ide yang terlintas di benakmu saat mandi...
lalu terlupakan saat kau menggosok gigi,
semuanya masih tersedia untukmu.
Pihak bank ingin tahu siapa yang bisa membuat mereka terkena tuntutan.
Mereka mungkin harus tahu tentang pria...
yang dikeluarkan dari kampus karena menjual obat perangsang.
Pria ini berganti 5 asisten wanita dalam setahun.
Apa alasannya?
2 minggu. Dia bilang aku butuh 2 minggu.
Kurasa aku terlalu berlebihan,
karena aku menyelesaikannya dalam 2 jam.
Jadi, ya, aku membaca setiap berkas yang ada di sini.
Lalu aku menggolongkannya jadi 5 tingkat potensi resiko.
Ini sangat penuh intuisi.
Tingkat 1 berwarna hijau. Ini karyawan teraman.
Tingkat 5, warna merah, untuk yang paling tidak diinginkan.
Ini luar biasa.
1 hal lagi,
Putuslah dengan Teddy. Kau pantas mendapat yang lebih baik.
Tapi kau tahu itu, itu sebabnya kau menolak lamarannya.
Hubungan kami sudah sangat lama.
Menakutkan, aku tahu.
Tapi kau akan baik-baik saja.
Kau akan mendapat promosi.
Sistem penggolongan berkas ini? Kau yang akan menerima imbalannya.
Lalu kau naik jabatan jadi Wakil Presdir, tunggu 6 bulan.
Setelah itu, pihak bank yang akan membayar biaya sekolah bisnismu.
Bagaimana kau tahu aku bermaksud mendaftar MBA?
Aku tahu kau mengisikan aplikasi untuk "mantanmu."
Aku belum bicara pada Teddy.
Kau sepintar semua karyawan di sini.
Mana mungkin kau tidak menginginkan MBA?
Kau tahu apa lagi?
Tidak ada wanita di jajaran pimpinan bank ini.
Belum pernah ada.
Itu harus berubah.
Kau bisa memimpin tempat ini, Jessamyn.
Aku bukan Presdir./ Tapi kau bisa menjadi Presdir.
Kau bisa dapat pekerjaan impianmu,
kau bisa mendapat kekasih yang memahamimu,
kau pantas mendapatkannya.
Kau hanya perlu tahu cara memintanya.
No comments yet. Be the first to leave one.