198 บรรทัดแรก
Jadi...
Sekarang kita punya peluang untuk tutup lubang di Tembok Maria.
Pasukan Pengintai mempercepat persiapan mereka untuk rebut Tembok Maria.
Mantap! Kita berhasil, Eren!
Eren?
Ayo kita bergegas buat senjata, dan pergi menuju Shiganshina.
Sepertinya kalau aku suntikkan ini, aku bisa berubah jadi Raksasa.
Muncul satu lagi.
Satu hal lagi yang akan bentuk takdir mereka.
Maaf aku terlambat.
Bagaimana?
Apa kita sudah tahu isi dalam kotak itu?
Sebenarnya...
Dengan teknologi kita, aku takut kita tak bisa tahu banyak.
Seperti yang kita dengar dari Eren dan Historia,
cairan ini sepertinya berasal dari sumsum manusia.
Tapi cairan ini cepat sekali menguap kalau terkena udara. Sehingga sulit dianalisis.
Siapa pun yang membuatnya pasti punya teknologi yang lebih hebat daripada kita.
Kalau itu dari keluarga Reiss, aku tak bisa membayangkannya.
Hem.
Kalau begitu, daripada menyia-nyiakannya,
lebih baik kita pakai untuk tujuan kita saat ini.
Tapi kepada siapa kita memercayakannya?
Kaukah Erwin?
Tidak.
Aku tak lebih dari sekadar prajurit yang terluka.
Kotak ini harus dibawa prajurit elite kita yang punya tingkat bertahan hidup yang terbaik.
Levi, maukah kau menjaganya?
Kalau itu perintah, katakan saja.
Kenapa harus bertanya?
Kita tak bisa prediksi situasi apa yang haruskan kita pakai ini.
Kami akan bergantung padamu untuk buat keputusan.
Menilai kapan dan siapa yang akan memakainya, semuanya tergantung padamu.
Bisakah kita percayakan ini padamu?
Kalau mimpi yang kau cita-citakan jadi nyata, apa yang akan kaulakukan?
Entahlah.
Aku tak tahu sampai itu terjadi.
Begitu, ya. Baiklah.
Aku bersedia.
Oh ya, aku ingin ungkapkan apa yang kukerjakan sebentar lagi.
Apa kau sudah memikirkannya?
Kau masih belum menyerah?
Kalau rakyat melihatnya, kepercayaan pada militer akan turun drastis.
Seni tak bisa dinilai sampai diungkap ke publik.
layaknya langit malam yang gelap
layaknya langit malam yang gelap
like a scarlet night
like a scarlet night
di dalam kegelapan itu
di dalam kegelapan itu
fell in the dark
fell in the dark
kau bisa sembunyikan rasa takutmu
kau bisa sembunyikan rasa takutmu
you can hide your fear
you can hide your fear
dan kau juga masih bisa berbohong
dan kau juga masih bisa berbohong
can lie my dear
can lie my dear
teruskan saja dan raihlah mimpimu
teruskan saja dan raihlah mimpimu
kono mama yume wo mite
kono mama yume wo mite
bentangkan sayapmu, kepakkanlah
bentangkan sayapmu, kepakkanlah
chidarake no tsubasa hirogete
chidarake no tsubasa hirogete
seperti apa kebenarannya
seperti apa kebenarannya
what's the truth?
what's the truth?
yang ingin kupercayai
yang ingin kupercayai
what to believe?
what to believe?
bak malaikat yang jatuh
bak malaikat yang jatuh
like a fallen angel
like a fallen angel
diterbangkan oleh angin waktu
diterbangkan oleh angin waktu
toki no kaze ni
toki no kaze ni
seraya terjatuh
seraya terjatuh
nagasarete oshite yuku
nagasarete oshite yuku
ke langit yang penuh bintang
ke langit yang penuh bintang
into the starry night
into the starry night
nan indah seperti dewi
nan indah seperti dewi
kagami no you ni
kagami no you ni
dan kau kan kupeluk selama-lamanya
dan kau kan kupeluk selama-lamanya
dakisihimete eien wo
dakisihimete eien wo
hingga terbang sampai nirwana
hingga terbang sampai nirwana
fly to heaven
fly to heaven
Malam Pertarungan Merebut Tembok
Artinya, ayah Eren yaitu Grisha Yeager
adalah manusia yang berasal dari luar tembok.
Ya.
Seperti Annie, Reiner, dan Bertolt, dia juga punya kekuatan Raksasa.
Tapi berbeda dari tiga orang itu, dia dukung manusia di dalam tembok.
Kalau dia begitu tertarik pada Pasukan Pengintai,
seharusnya kita bisa pakai dukungannya saat itu.
Entahlah.
Sejak dia masuk ke dalam tembok,
dia terus cari keluarga kerajaan seorang diri.
Dan itu...
Itu takkan terjadi tanpa tekad yang kuat.
Ayah yang ingin tunjukkan pada putranya yang berumur 10 tahun, mengidolai Pasukan Pengintai,
isi dari rubanah mereka.
Saat kematiannya pun, dia bilang kalau kebenaran dari semua ini, ada di dalam rubanah itu.
Apa yang ada di bawah tempat itu?
Ada hal-hal yang tak boleh diungkap.
Tidak.
Sesuatu yang tak bisa diungkap Grisha Yeager, meski dia sangat ingin melakukannya.
Ingatan yang sudah dihapus oleh raja pertama Reiss,
ingatan tentang dunia kita,
semoga saja itu.
Tapi menerka-nerka itu di sini takkan bawa kita ke mana pun.
Persiapan sudah selesai hari ini.
Rencana untuk rebut Tembok Maria akan dimulai dalam dua hari lagi.
Kalian ingin tahu apa yang ada di rubanah itu?
Ayo kita lihat sama-sama.
Bukankah itu tugas dari Pasukan Pengintai?
Beritahukan pada semua regu.
Ya. Tentu saja rahasiakan itu, ya?
Di hari seperti ini, kita pantas untuk makan daging, 'kan?
Ide bagus. Tunjukkan pada anak- anak kalau kita bisa diandalkan.
Bagaimana dengan Komandan Sadies yang simpan rahasia dari kita?
Lupakan saja soal dia. Kita tak punya waktu.
Aku terkejut, Hange. Kau biasanya mengagumi dia!
Diam!
Ada apa, Levi?
Memang agak buru-buru, sih.
Apa yang akan kaulakukan setelah rebut Tembok Maria?
Ya, pertama-tama mungkin rencana pertahanan dulu.
Setelah itu?
Melenyapkan ancaman.
Di luar tembok, sepertinya ada yang berharap para Raksasa memakan kita semua.
Tentu saja, jawaban itu ada di dalam rubanah itu.
Seperti yang kukatakan tadi.
Kita akan merencanakannya setelah tahu isi dari rubanah itu.
Aku bertanya karena kau mungkin takkan hidup lebih lama.
Kau tak bisa bergerak seperti biasanya.
Biar Hange saja yang memimpin.
Kau bisa mati.
Tunggu saja kabar baiknya dari sini.
Kita akan beri tahu yang lain kalau kau sempat bersikeras.
Tidak, inilah yang sebenarnya aku inginkan.
Jadi, kau setuju?
Tidak.
Aku tak masalah meski jadi makanan. Pakai aku sebagai umpan.
Rantai komando akan tetap tersambung.
Kalau aku tak ada, masih ada Hange.
Kalau Hange tak ada, masih ada selanjutnya lagi.
Benar, rencana ini memang berbahaya,
tapi bagi manusia, ini lebih penting dari apa pun.
Karena itu aku siap pertaruhkan segalanya.
Inilah rencanaku.
Kalau aku tak bisa, kemungkinan keberhasilan rencana ini akan turun drastis.
Benar. Rencana ini mungkin saja gagal.
Kalau kau sampai mati, kita juga akan tamat.
Jadi, duduk saja di kursi itu dan pakai kepalamu.
Itulah yang diinginkan para Raksasa itu.
Dan bagi manusia, inilah yang terbaik untuk kita.
Tidak, kau salah.
Pilihan terbaik kita adalah aku harus pertaruhkan semuanya...
Hoi, hoi, hoi, hoi! Tunggu.
Kalau kau terus keras kepala, aku akan patahkan kedua kakimu.
Aku akan mematahkannya dengan baik agar bisa sembuh dengan cepat.
Tapi rencana rebut Tembok Maria akan dilanjutkan kalau kau tetap tinggal.
Ke toilet pun kau akan kesulitan.
Aku ingin menghindarinya.
Apa yang kaukatakan memang benar.
Prajurit yang terluka seharusnya menjauh dari medan perang.
Tapi...
Akan ada saat di mana kita belajar tentang kebenaran dunia ini,
dan aku harus ada di sana saat itu terjadi.
Apa sepenting itu buatmu?
Lebih dari kedua kakimu?
Ya.
Lebih dari kemenangan umat manusia?
Ya.
Begitu, ya.
Erwin.
Aku akan percaya pada penilaianmu.
Daging Setelah jatuhnya tembok Maria, produksi makanan menurun sangat drastis. Hewan ternak pun kehilangan lahan. Akibatnya, daging jadi konsumsi yang sangat mewah bagi para penduduk.
Informasi yang Telah Terungkap
Malam ini malam yang spesial, tapi jangan sampai rakyat tahu!
No comments yet. Be the first to leave one.