200 บรรทัดแรก
Beraninya dia datang ke kelas 3D sendirian!
Tapi apa sungguh tidak apa-apa?
Ya, benar.
Lagi pula, gurunya sudah membiarkan banyak murid buruk lulus...
...dari banyak SMA secara sukses.
Tapi anak-anak dari 3D tidak mudah untuk ditangani.
Permisi, Kau terus menerus mengatakan kelas 3D, mengapa?
Kelas 3D adalah kelas dari anak-anak...
...yang paling sering menimbulkan masalah...
...di tahun pertama dan tahun kedua mereka.
Begitu rupanya.
Kelas 3D...
Singkatnya, itu adalah sarang murid-murid yang buruk.
Untuk menyatakan dengan jelas,...
...mereka adalah cacat dari sekolah kita.
Betapa guru sangat diandalkan untuk mengendalikan mereka!
Gurunya adalah penyelamat sekolah kita!
Mulai hari ini,...
...aku akan menjadi wakil kepala sekolah Akado Gakuin.
Namaku Sawatari.
Aku juga akan menjadi wali kelas kalian.
(Wakil Kelapa Sekolah, Goro Sawatari)
Kembali ke bangku kalian.
Kembali ke bangku kalian!
Anak-anak, dengarkan baik-baik.
Kalian mempunyai satu tahun lagi di kehidupan SMA yang berharga,...
...tapi kalian tetap belum mengerti betapa pentingnya satu tahun ini.
Bapak akan memberi tahu kalian.
Tahun depan,...
...menangislah bersamaku!
Sakit sekali.
Kau tidak apa-apa, Tn. Saruwatari?
Namaku Sawatari.
Maaf.
Namanya Sawatari.
Bahkan guru luar biasa sepertimu tak bisa mengendalikan mereka?
Kelas 3D itu mengerikan!
Nona Takano, berhati-hatilah dengan anak-anak dari Kelas 3D.
- Mereka meremehkan guru baru. - Ya.
Jangan membelakangi mereka.
Baiklah.
Jangan membelakangi mereka.
Aku menyukai guru-guru baru! Mereka segar dan antusias.
Aku setuju!
Kau gagal memenuhi harapanku di hari pertama. Siapa sangka?
Kepala Sekolah Akagi!
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
- Pak Sawatari. - Ya, Bu?
Hingga saat ini...
...di Shirokin Gakuin dan Kurogin Gakuin,...
...kau berhasil membuat murid-murid buruk menjadi bagus...
...dan mereka bisa lulus dari SMA.
Itu pernyataanmu, bukan?
Ya, kau benar.
Dalam situasi ini,...
...nasibmu akan sama dengan kepala sekolah.
Nasib yang sama?
Kepala sekolah dipecat karena dia tidak becus.
Nona Akagi, tunggu sebentar!
Aku mengenal seorang guru yang bisa mengendalikan kelas.
Dia terlihat sangat kuat.
Seorang anak berhenti menangis hanya karena dia ada di sana.
Maksudku, bahkan anak yang tertawa akan menangis.
Adakah guru yang sehandal itu?
Bisakah kau membawanya ke sini?
Aku akan bertanggung jawab dan membawanya ke sini.
Aku sungguh bisa mengandalkanmu, 'kan?
Ya, tentu saja.
Sungguh melegakan...
Di mana guru yang kau sebutkan itu?
Aku yakin dia ada di suatu tempat di selatan,...
...menghadapi murid-muridnya dengan penuh semangat.
Semuanya, perhatikan lautan dengan saksama.
Hidup sama seperti laut.
Terkadang, ini tenang, terkadang buruk.
Hari-hari seperti ini terus berlanjut tanpa henti.
Dengarkan.
Kehidupanmu masih panjang.
Tak peduli seberat apa, jangan menyerah.
Jangan berhenti.
Kalian mempunyai kekuatan untuk mengatasi semua yang terjadi.
Percayalah pada kekuatanmu sendiri!
Apa kau mengerti?
- Apa? - Aku tidak mengerti.
Tolong dalam bahasa Inggris.
Apa? Tunggu sebentar.
Bisakah kau bicara lebih pelan?
Nona Yamaguchi.
Wakil kepala sekolah!
Ini tidak berhasil.
Maafkan aku...
...aku akan belajar bahasa Inggris lebih banyak lagi.
Tidak. Bukan itu maksudku.
Aku memintamu untuk tak mengajarkan kata-kata Jepang aneh.
Apa?
Jangan meremehkanku.
Apa kabar?
Tugas dan kemanusiaan.
Mengapa kalian hanya mengingat kata-kata Jepang itu?
Nona Yamaguchi, kau dipecat.
Apa?
Baik. Ayo!
Tunggu sebentar!
Cobalah berbahasa Inggris?
Cobalah berbahasa Inggris?
Tunggu sebentar!
Apa?
Aku menyerah.
Permisi, apa benar Sekolah Internasional Gushiken...
...ada di sekitar sini?
Ya, benar.
Di mana itu?
Lurus saja, beloklah di sini dan kau akan melihatnya.
Harus belok?
- Terima kasih banyak. - Terima kasih kembali.
- Nona Yamaguchi! - Tuan Sawatari!
Kau tampak baik-baik saja.
Ya, terima kasih.
Kau bekerja secara aktif sebagai guru, 'kan?
Ya, tentu saja.
Aku mengunjungi keluargamu.
Mereka mengatakan kau mengajar di sekolah internasional di sini.
Ya.
Setelah SMA Yanbaru Gakuin tutup...
...kau segera kembali ke Tokyo dan menemukan pekerjaan baru, 'kan?
Aku berusaha keras dan akhirnya berhasil bekerja di sini.
Tolong, kumohon!
Maukah kau mengajar di sekolah kami, Akado Gakuin?
Apa?
Sebenarnya, sekolah kami, Akado Gakuin,...
...adalah SMA yang sangat populer...
...jadi, banyak sekali muridnya,...
...tapi kami kekurangan staf pengajar,...
...jadi, kami bingung harus berbuat apa.
Begitu rupanya.
Aku sangat mengerti kau mengajar di sekolah di sini, tapi...
Tolong, datanglah ke sekolah kami!
Dengan kata lain, kau menginginkanku bekerja sebagai guru di sana?
Benar.
- Beruntung! - Apa?
Tidak apa. Jika itu adalah permintaanmu,...
...tentu saja aku tak bisa menolak dengan hati dingin.
Maksudmu,...
...kau akan menerima tawaranku?
Kurasa saat ini aku akan membuat muridku menangis.
Terima kasih!
Terima kasih banyak, Nona Yamaguchi!
Kau tak perlu berterima kasih kepadaku.
Kita sebenarnya adalah kolega lama, 'kan?
Mau ke mana kau?
Murid-murid Baik Hati yang Belum Kutemui,...
...aku memilih untuk menjadi guru untuk bertemu dengan kalian!
Kalian tak perlu khawatir lagi.
Menangis dan tertawalah bersamaku...
...terkadang bicaralah dengan semangat...
...dan menangislah bersama-sama.
Aku akan segera datang.
Tunggu aku!
Aku Kumiko Yamaguchi, dan aku bekerja sebagai guru SMA.
Aku kehilangan orang tuaku saat usiaku tujuh tahun...
...dan aku dibesarkan oleh kakek dari pihak ibuku...
...yang adalah satu-satunya keluargaku.
Sudah tiga tahun...
Ototmu sangat kaku.
Kau mengetahuinya?
Dari ototmu yang kaku, kurasa kau menjual takoyaki?
Kau pintar!
Tetsu, Minoru.
Nona.
Aku pulang.
Kau dipecat lagi?
- Minoru! - Maaf, Kakak.
Bos.
Nona pulang!
Kumiko!
Ini kakekku.
Bos Generasi Ketiga Keluarga Oedo, Ryuichiro Kuroda.
Dia adalah pria yang hidup dalam dunia yakuza.
Nona!
Nona.
Selamat datang.
Selamat datang, Kumiko.
Aku pulang.
Nona, jika kau memberi tahu kami kau akan pulang,...
...kami pasti akan menyambutmu.
Itu karena aku tahu kau akan repot jika aku memberitahumu.
Jangan berkata begitu.
Kami harus menyambutmu dengan luar biasa, tentunya.
Nona adalah generasi keempat Keluarga Oedo.
Aku takkan mengambil alih bisnisnya.
Ya, Nona.
- Tuan Sawatari. - Ya?
Kami harus berterima kasih Kumiko bisa mengajar di sini lagi.
- Terima kasih. - Tidak masalah.
- Terima kasih banyak. - Tidak apa-apa.
Jangan menyentuh nona.
- Tetsu. - Maaf.
Tuan Sawatari, maafkan atas ketidaksopanannya.
No comments yet. Be the first to leave one.