200 บรรทัดแรก
"Lee Eun Saem sebagai Kim Hye In"
"Yeri sebagai Baek Je Na, Lee Jong Hyuk sebagai Seo Do Eon"
"Yoo Jung Hoo sebagai Lee So Mang, Han Da Sol sebagai Oh Si Eun"
"Jang Sung Yoon sebagai Kim Hae In"
"Park Si Woo sebagai Min Yul Hee, Jang Duk Soo sebagai Park Woo Jin"
"Bitch x Rich"
"Sponsor produksi"
"Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, KOCCA"
"Semua karakter, lokasi, organisasi, peristiwa"
"Dalam drama ini fiktif"
Je Na.
Kamu punya adik sekarang.
Aku hamil 12 pekan.
Kita akan segera menjadi keluarga.
Kita tidak perlu saling bermusuhan.
Ini gila.
Apa...
Dasar anak nakal.
Je Na.
Astaga.
Bukankah masih ada minuman keras di gudang bawah tanah?
Astaga, putri ibu yang manis.
Kamu cantik sekali.
Ibu minum-minum seharian?
Hanya itu yang menjelaskan kenapa Ibu semabuk ini.
Sial.
Ibu lupa apa kata dokter Ibu?
Ibu harus sadar
saat mengonsumsi antidepresan.
Berapa banyak yang Ibu minum?
Ibu dengar guru bahasa Inggris itu hamil.
Ayahmu pasti sangat bahagia.
Dia akan lebih senang jika anaknya laki-laki.
Dia memberinya sesuatu yang tidak bisa ibu berikan kepadanya.
Kamu beruntung, Pimpinan Baek.
Bagaimana Ibu bisa mengatakan itu sekarang?
Ibu baik-baik saja.
Ibu sungguh baik-baik saja.
Ibu alasan dia berada di posisi itu,
jadi, beraninya dia...
Pernikahan kami tidak memiliki substansi,
itu sebabnya ibu mengatakan ini.
Jadi,
biarkan ibu seperti ini hanya untuk hari ini.
Ibu merayakan keputusan ibu untuk menceraikannya.
Aku butuh minuman lagi!
Ibu!
Ibu baik-baik saja.
Ibu tidak baik-baik saja!
Ambilkan dia obat.
Cepat!
"Bitch x Rich"
Hye In, sarapan sudah siap.
Tidak mungkin. Itu sangat menyebalkan.
Ini salah.
Sayang sekali.
Sulit kupercaya.
Jangan hanya berdiri di sana dan duduklah.
Aku tidak berselera makan.
Kenapa?
Duduk dan makanlah. Ini.
Tidak mungkin!
Kuharap kita bisa akur.
Baiklah. Ini dia.
Baiklah, ayo makan.
Astaga. - Sulit dipercaya.
Mari makan.
Kita cocok, bukan?
Itu relatif mudah.
Ayah. - Ya?
Bisakah Ayah
memberiku uang?
Uang?
Untuk apa? Apa ada sesuatu yang kamu butuhkan untuk sekolah?
Begini...
Semacam itu.
Untung Ayah dapat gaji kemarin.
Berapa yang kamu butuhkan?
Itu...
Sekitar 8.000...
Berapa tepatnya?
Delapan ribu.
Bisa pelankan suara itu?
Delapan ribu dolar.
Apa itu mungkin?
Apa katamu?
Delapan ribu dolar? Hei.
Hei, buka pintunya!
Kamu sudah gila?
Uang saku mingguanku 80 dolar,
dan kamu meminta 8.000 dolar?
Kamu tahu berapa penghasilan Ayah sebulan?
Biarkan saja dia.
Dia pasti bermaksud lain.
Ayah, ayolah!
Tidak ada yang membicarakan uang sebanyak itu dan salah bicara.
Masuk ke SMA Internasional Cheongdam,
tempat yang bukan untuknya,
membuatnya meracau.
Sulit dipercaya.
Kamu hanya akan membayar penatu untuk gaun semahal itu?
Waktumu satu bulan
untuk membayar gaun itu sendiri.
Terlambat sehari saja,
dan aku akan memberi tahu ibuku.
Aku orang biasa yang beruntung
yang diundang ke pesta bangsawan.
Serta untuk sesaat,
pikiran itu terlintas di benakku.
Benar sekali. Indah sekali.
Astaga.
Hei, itu gaun yang cantik.
Cocok untukmu.
"'Putri Tunggal SJ Fashion dengan Peringkat Kekayaan Bersih ke-80'"
"SMA Internasional Cheongdam, angkatan 2025"
"'Semua Mata ke Putri Tunggal CEO Firma Hukum J dan K'"
"Firma Hukum JK"
"'Putri Aktris Terkenal Gu Ji Kyung'"
"'Putri Sulung CEO JM Entertainment'"
"20 Perusahaan Terbesar di Korea"
"Putri Bungsu Direktur Rumah Sakit Hanguk"
Kupikir mungkin
aku
tidak terlalu berbeda dari mereka yang ada di pesta ini.
Terima kasih.
Astaga!
Maaf!
Aku tahu semuanya gratis.
Namun, bukankah kamu mengambilnya terlalu terang-terangan?
Dasar anak-anak nakal! Gaun ini sangat mahal.
Astaga, pergelangan kakiku.
Kamu baik-baik saja?
Tunggu.
Kamu...
Apa kamu tidak mengenalku?
Namun, aku mengenalmu.
Senang bertemu denganmu. Kamu pacar Do Eon, bukan?
Kenapa kamu datang?
Aku tidak ingin datang ke pesta kasual seperti ini,
tapi seseorang bilang aku harus datang untuk ini.
Jadi, aku datang hanya untuk itu.
Astaga, itu Baek Je Na.
Aku ingin menjadi mutual Instagram-nya.
Ada yang meneleponnya? - Dia cantik sekali.
Astaga. - Itu Baek Je Na.
Aku juga. Dia cantik sekali.
Itu Baek Je Na.
Sulit kupercaya. Sedang apa dia di sini?
Astaga. Gaunku!
Kamu tahu betapa mahalnya ini?
Itu disengaja, bukan?
Astaga, memangnya apa yang kulakukan?
Apa? - Astaga!
Lihat gaunnya. - Sekarang berwarna.
Kenapa dia melakukan ini? - Apa yang terjadi?
Itu tampak mahal.
Kamu sudah gila?
Lihat dirimu sendiri.
Beraninya kamu datang ke pesta ini.
Kamu pikir mengencani Seo Do Eon meningkatkan statusmu?
Dengar ini.
Kecuali kamu terlahir kembali, orang-orang sepertimu
tidak akan pernah melampaui status rendahanmu.
Jadi, tahu dirilah.
Jangan halangi aku.
Baek Je Na.
Kamu jelas perlu diberi pelajaran lagi.
Apa ini? Aku tidak melakukan apa pun.
Bisakah kamu pergi?
Untuk apa jika dia yang memulainya?
Jika ada yang harus pergi, seharusnya dia.
Kenapa hanya aku yang diusir?
Dasar bodoh.
Kenapa repot-repot memikirkan siapa yang benar atau salah
saat mereka dipekerjakan
oleh Baek Je Na?
Tidak mungkin.
Nona Je Na,
Dokter Moon menelepon mengenai ibumu.
Aku diberi tahu bahwa lebih baik dia
beristirahat di rumah sakit selama beberapa hari.
Pembantu mana yang membersihkan kamarku?
Kenapa kamu tiba-tiba menanyakan itu?
Pecat dia.
Aku sudah memerintahkan
semuanya harus tetap pada tempatnya,
tapi aku kesal karena kamarku berantakan.
Namun, bukankah bisa hanya diberi peringatan...
Begini...
Aku yakin
bahwa orang dan benda
harus tetap di tempatnya.
Saat tidak,
aku merasa itu lancang.
"'Cinta Sejati Pimpinan B, Bagaimana Pengaruhnya terhadap Suksesi?'"
Kim Hye In pasti sedang kacau sekarang.
Kalau begitu, aku akan pergi.
Berada di sini bersamamu menyenangkan.
Maksudku, ini suatu kehormatan.
Benar. Sampai jumpa. - Tentu.
No comments yet. Be the first to leave one.