Teacup

Teacup

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 1

ข้อมูลรุ่น

Teacup 2024 S01 WEB-DL CATCHPLAY
ความคิดเห็นโดย tedi
Murni Retail Catchplay | 8 eps Belum sinkron versi apapun

แท็ก

webdl
เผยแพร่เมื่อ: 2025-07-02
ดาวน์โหลด: 128
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

Sebelumnya di Teacup

Pembawa maut.

Itu keluarga Shanley.

Maaf kami datang setelah jam praktik. Jika ini bukan darurat...

Astaga.

Apa yang kau lakukan?

Halo? Apakah ada orang di luar sana?

Sepertinya aku tersesat.

Tembakan. Tenang. Pria aneh.

Pembawa maut.

Apakah kau melihat putra kami, Arlo?

Tidak, kami keluar untuk mencari anjing kami. Kenapa?

Arlo!

Arlo.

Arlo! Apa yang terjadi?

Astaga. Arlo?

Baiklah. Astaga.

Klinik Hewan Long Lane

- Ayah? - Aku melihatnya.

Apa yang terjadi?

Kenapa lampunya seperti itu?

Seseorang hubungi 911.

- Aku saja. - Aku akan menghubungi juga.

Maggie, entah apa yang terjadi, tapi tidak ada sinyal.

Lebih cepat jika kita ke kantor damkar di New Hope. Ada paramedis.

Ayah?

Aku akan mengambil mobil.

- Aku juga tidak mendapat sinyal. - Baiklah.

Bantu dia.

- Baiklah. Bisa? - Ya.

Maggie, kita harus bergegas.

Baiklah, kau memegangnya?

Ayo.

Sialan.

Mobilnya tidak mau menyala. Aku bahkan mencoba melepaskan kopling.

Aku akan mengantar kalian ke rumah sakit.

Baik, ayolah.

Ayolah.

Tidak bisa?

Apa yang terjadi?

Baiklah, kita akan membawa Arlo ke dalam. Pelakunya masih ada di luar...

- Ayah. Apa yang terjadi? - Tidak apa-apa.

- Don? - Tidak apa-apa. Aku tahu.

Ayo, masuk. Aku akan mengambil lentera. Hati-hati melangkah.

Nicholas? Tolong bantu aku mencari lilin.

Ya, aku akan...

Pergi.

Ya, baiklah.

Duke, hentikan!

- Hentikan. - Ruben, di mana mereka?

- Di rumah. - Baiklah.

Bantu aku memasang pelana kuda.

Kami bisa naik kuda ke rumah dan mengambil mobil Valeria.

Bisakah yang lain masuk ke rumah? Terima kasih.

Donald, kau mau ke mana?

Siapa pun yang ada di sana, dia menyakiti anakmu.

Kau harus mencari bantuan.

Namun, sampai polisi tiba, bajingan itu pasti sudah pergi.

Jadi, aku akan membuat bajingan itu sibuk sampai kau kembali.

Rencana bagus?

Tentu.

Don.

Claire, ayo.

- Ayo. - Don.

Ayo, tolong.

Baiklah, matanya tampak baik-baik saja.

Arlo, bisakah kau mengikuti jari Ibu?

Tidak ada tulang patah.

Napasnya baik-baik saja.

Denyut nadi lambat.

Astaga, kau sangat tenang.

Ketika ada masalah, Ibu tenang.

Apa pun yang terjadi, sepertinya ini bukan darahmu.

Syukurlah.

Aku mulai berpikir dia mungkin mengalami gegar otak.

Aku tidak mengalami gegar otak.

- Arlo. - Hei.

Hei, kau kembali.

Apa yang terjadi?

Kami hanya memeriksa dan membersihkanmu.

Aduh.

Kami harus berhenti atau kau bisa menahannya?

- Dasar pembohong. - Kau berpura-pura.

- Aku bukan pembohong. - Yang benar saja.

Kau harus menjadi pusat perhatian.

Baiklah, tunggu. Bukankah kau yang bersembunyi di oven

agar orang tuamu bisa menemukanmu?

- Apa? Diam. - Aku...

Bu, aku pikir cerita itu adalah rahasia.

Baiklah, Ibu pikir Arlo tidak memalsukannya.

Ini tidak terlihat palsu, 'kan?

Sepertinya seseorang mencoba meraihmu. Apakah itu benar?

Mungkin.

Semua akan baik-baik saja, Arlo.

Benarkah?

Tentu.

Aku kakakmu. Aku tahu banyak hal.

Jadi, kau harus memercayaiku, ya?

Begini, Ibu rasa kau terlalu kotor untuk bola kapas dan peroksida.

Meryl, bisa ambilkan handuk dari lemari linen?

- Baiklah. - Nicholas, bisa ambilkan kompres dingin

dari kamar mandi bawah?

Valeria, bisakah kau memastikan

jendela dan pintu ditutup dan dikunci di lantai bawah?

Ya, tentu.

Baiklah.

Baiklah.

Hanya kau dan Ibu sekarang.

Kau harus menceritakan apa yang terjadi dan siapa yang melakukan ini kepadamu.

Aku tidak tahu siapa yang melakukannya.

Baiklah.

Tidak apa-apa. Kau tidak harus tahu.

Kau tidak harus tahu sekarang.

Aku tahu satu hal.

Baiklah, apa itu?

Kita harus pergi.

Pergi ke mana?

Jauh dari sini. Sekarang. Secepat...

Tidak, kita tidak ke mana-mana. Kita akan membersihkan tubuhmu, paham?

- Lalu, kita bisa bicara... - Tawon berani, pembawa maut.

- Tawon berani, pembawa maut. - Arlo, kau tak apa.

- Pembawa maut! - Ibu di sini. Arlo!

Arlo!

- Tidak! - Hentikan.

- Baiklah, tidak apa-apa. - Tidak apa-apa.

Arlo?

Bersembunyi mati, tembakan, cangkir berani.

Bu?

Ada apa dengannya?

Aku berdarah.

Sialan.

Meryl, bisa tolong?

Ya, baiklah.

Hei. Arlo.

Ibu bisa. Kau pergi saja. Tidak apa-apa.

Baiklah, ikut denganku.

Hei.

Rasanya seperti menunggu kejadian yang tidak bisa dihindari,

tapi saat ini, berapa kejadian lagi yang akan terjadi?

Haruskah kita membantu mengurus anaknya?

Maggie bisa menanganinya.

Baiklah, ya. Aku harus melakukan sesuatu.

Kau...

- Kau tidak perlu melakukan itu. - Tidak apa-apa. Aku ingin.

Aku ingin melakukan sesuatu juga.

Mungkin aku harus berjalan pulang dan menghubungi 911 dari sana.

Tidak akan ada yang macam-macam jika aku bersama Duke.

Kita semua harus tetap di sini.

Aku belum pernah melihat hal seperti itu.

Apa yang dia katakan?

Aku pikir dia syok.

Mungkinkah dia yang melakukan itu?

Arlo tidak melakukan itu kepada dirinya sendiri.

Aku bilang "mungkin". Mungkin tidak. Aku tidak...

Kami tahu. Tidak apa-apa.

Pada Zaman Batu,

ketika aku masih kecil,

suatu hari, tiba-tiba,

kepalaku, leherku, kelenjarku

tiba-tiba membengkak.

Tiba-tiba.

Aku tampak seperti balon.

Ibuku menatapku, lalu menangis.

Mereka bergegas membawaku ke rumah sakit.

Mereka melakukan semua jenis tes dan...

Penyakit apa itu?

Demam cakar kucing.

Aku tahu. Kalian boleh tertawa, tapi...

Itu tidak ada.

Itu ada.

Salah satu kucing luar ruangan kami mencakarku sehari sebelumnya.

Aku mengalami sakit kepala yang parah.

Aku mengalami demam tinggi.

Itu berlangsung sekitar sebulan.

Lalu, aku pulih total.

Demam cakar kucing.

Maksudku, banyak hal aneh terjadi, benar?

Hal-hal aneh terjadi kepada anak-anak.

Ternyata semuanya baik-baik saja.

Namun, terkadang tidak, 'kan?

Terkadang anak-anak sakit, dan ternyata itu sangat parah.

- Sungguh? - Itu sakit.

Hentikan.

Apakah kau takut?

Kau takut?

Benar-benar takut.

Aku yakin ibuku benar.

Arlo mengalami gegar otak. Itu bisa membuat orang bersikap aneh.

Tidak, tapi itu gila.

Bagaimana bisa? Siapa yang meraihnya?

Ada apa dengan mobil, hewan, lalu listrik mati...

Jangan bergerak.

Baiklah.

Apa?

Sikapmu seolah-olah ibumu menyebalkan.

Ya, memang.

Ibumu adalah pahlawanmu, kau ingin seperti dia.

Itukah sebabnya kau berusaha keras di sekolah?

Aku tidak perlu berusaha.

Kau selalu belajar.

More Indonesian subtitles for Teacup

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left