190 บรรทัดแรก
Aku, Asseylum Vers Allusia,
akan jadikan Panglima Slaine Saazbaum Troyard sebagai suamiku,
dan mendirikan sebuah kekaisaran baru di daratan Bumi.
Saat ini, tanpa kesampingkan perjuangan kalian semua yang begitu luar biasa,
perang ini diprediksi masih akan berlangsung hingga waktu yang lama.
Dengan begitu, langkah apa yang harus diambil oleh kita semua yang berada di sini sekarang?
Apa sekarang adalah saatnya bagi para Kesatria Orbit untuk saling bertikai satu sama lain?
Apa sekarang adalah saatnya untuk bersaing perebutkan sebuah penghargaan?
Telah tiba saatnya bagi kita untuk bergabung
di bawah satu bendera dan bertarung bersama demi masa depan Vers.
Aku telah serahkan segala kuasa yang kumiliki kepada pemimpin kastel yang telah terima kekuatan baru ini,
juga pria yang akan segera jadi suamiku, yaitu Panglima Troyard.
Termasuk juga hak untuk tentukan siapa saja yang berhak terima kekuatan untuk bangkitkan Aldnoah.
Hingga hari saat kita akhirnya menangkan peperangan ini,
kuminta dengan sepenuh hati agar kalian anggap seluruh perintah dari Panglima Troyard sebagai perintah dariku,
dan bertarunglah bersama di bawah kepemimpinannya.
Semua ini adalah demi Vers!
langit yang coba kauraih
kimi no te ga hirogeta
sangatlah kosong
nanimo nai sora yo
hanya mainkan solusi dari lautan teori saja
rikutsu no umi dake no kai o asobeba
air mata kita
hodoite wa koboreta
membanjir berhamburan
tagai no namida
terucap kata-kata bohong dan seenaknya
koukashita kotoba uso kimagure
jiwa seni memainkan irama
SOUL ART rizumu kanadete
pertanda terhubung dengan dering
aizu wo RING ni tsunagu
sistem yang hanya bentuk tanpa isi
katachi dake no SYSTEM to
jimat berupa warisan tanpa makna
katami dake no majinai mo
dan seruan malu para buronan
toubounin no hajirai ON
setir imaji, teruslah maju dengan roda gigih itu
souzou DRIVE CARRY ON iji na TIRE
di hadapan pintu kesalahan
gokai aru DOOR ni
sang kehampaan jatuh tertidur
ZERO ga nemurikaketa
manusia dan malaikat yang merangkul waktu
tokei daita hito to tenshi
serta para boneka yang bosan dengan keabadian
towa ni aku DOLL tachi
sekali lagi 'kan berjuang melawan angin
mata onaji kaze ni mogaite
ZAINUDDIN.ARI
V
V
.
.
.
.
.
MEMPERSEMBAHKAN
Sepertinya pertempuran melawan Bumi terus jadi pertempuran yang menyulitkan, sama seperti biasanya.
Benar. Tapi, bagi para kesatria yang merasa cemas dengan situasi ini,
pernyataan yang dibuat oleh Tuan Putri pastilah terdengar seperti sebuah wahyu yang turun dari langit.
Wahyu?
Semua orang tahu bahwa beliau mampu buat pernyataan seperti itu dikarenakan adanya diri Anda.
Bagi para kesatria yang merasa tak puas dengan situasi saat ini,
pernyataan itu benar-benar bagaikan sebuah suara dari langit.
Mereka semua pasti merasa bahwa telah muncul sosok orang yang mampu pimpin mereka semua.
Kau berlebihan.
Tapi, di sisi lain, pihak-pihak yang memberontak pun pasti akan bermunculan.
Karena itulah, aku ingin minta tolong satu hal padamu.
"Menunjukkan kekuatan kita". Apa itu yang Anda maksud?
Bukan. Meski kita berusaha untuk singkirkan mereka satu per satu sekalipun, takkan ada habisnya.
Pertama, kita singkirkan dulu bagian yang berbahaya.
Selanjutnya, cukup kita serahkan saja pada otoritas yang tepat.
Begitukah?
Nama Putri Asseylum pasti cukup untuk buat mereka melakukannya.
Dengan tuduhan yang tepat,
seharusnya mudah saja untuk buat mereka kehilangan status sebagai seorang kesatria.
Apa kau tak setuju? Apa menurutmu cara itu terlalu kotor?
Tidak, justru sebaliknya.
Sudah jadi hal yang wajar untuk tak pilih-pilih cara demi capai suatu tujuan.
Sejak dibuatnya pernyataan itu, aku...
Kalau boleh berkata jujur,
Anda tampak telah persiapkan diri untuk kemungkinan yang terburuk.
Aku berharap untuk dapat lebih dekat lagi dengan Tuan Putri.
Aku berharap agar dapat menjadi orang yang layak bagi Tuan Putri.
Lalu, aku ingin punya kekuatan yang bisa kugunakan demi kebaikannya.
Tapi...
Kalau tak ada lagi yang bisa kugapai dengan tangan ini selain kekuatan, maka...
Apa itu kau, Harklight? Masuklah.
Tu-Tuan Slaine.
Eddelrittuo?
Kami merasa cukup puas dengan hal-hal yang telah dilakukan oleh pasukanmu sejauh ini.
Aku ingin agar pasukanmu terus bantu pasukan-pasukan lain dengan bertindak sebagai pasukan penyerbu.
Aku tak keberatan dengan hal itu.
Hanya saja, mengenai pernyataan yang dibuat oleh Putri Asseylum...
Pernyataannya tentang buat sebuah kekaisaran baru di Bumi?
Paling itu hanya sekadar kata-kata untuk memicu semangat para kesatria Mars.
Pasti begitu.
Anda mungkin benar.
Tapi, aku rasa kita juga tetap harus pertimbangkan adanya kemungkinan bahwa
pihak musuh akan tingkatkan serangannya pada kita.
Jadi, kami hanya sekadar duduk dan berpangku tangan saja di tempat ini.
Itukah yang ingin kaukatakan?
Tidak, aku tak bermaksud untuk berkata seperti itu.
Mengenai operasi baru yang akan dilakukan, saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pasukan utama.
Begitu semuanya telah diputuskan, kami akan segera hubungi kalian.
Kalian mungkin merasa tak puas dengan status kalian sebagai pasukan penyerbu,
tapi, kami tak bisa percaya begitu saja dengan kapal yang digerakkan oleh kekuatan milik musuh.
Seperti itulah pendapat kami sejujurnya.
Hebat juga kau bisa menahan diri untuk tak protes.
Apa kau ingin agar aku protes?
Aku hanya mendampingimu untuk mengawal saja, lo.
Aku juga tak sampai senaif itu, kok.
Mereka tak memahaminya.
Mereka hanya tak lihat apa yang sebenarnya terjadi.
Mereka lakukan apa yang hanya bisa mereka lakukan.
Tidak, aku bukannya ingin ungkapkan ketidakpuasanku terhadap cara mereka perlakukan Deucalion.
Hanya saja, mereka meremehkannya.
Meremehkan kita?
Meremehkan pihak Mars.
Hanya karena situasi peperangan jadi sedikit membaik bagi pihak kita, mereka langsung salah mengartikannya.
Itu membuatku takut.
Aku akan keluarkan cairan pengobatannya dan bawa Putri Asseylum ke kastelku.
Rahasiakanlah tentang hal ini.
Tentu saja, rahasiakan juga dari Putri Lemrina.
Tapi, kenapa-
Tak ada kata "tapi"!
Maaf, aku tak bermaksud untuk buatmu takut.
Dilarang mengunjungi?
Apa kondisi kakak sudah seburuk itu?
Mungkin, memang sudah sebuah mukjizat beliau bisa bertahan hingga sejauh ini.
Jadi, maksudmu umurnya sudah tak lama lagi?
Mengenai hal itu, sepertinya masih belum diketahui.
Selain itu, tak tertutup kemungkinannya bahwa beliau akan terus berada dalam kondisi seperti saat ini.
Begitu rupanya.
Aku tahu apa yang Anda rasakan.
Mungkin perasaan rumit dalam diri Anda akan hilang,
tapi, biar bagaimanapun juga, beliau tetaplah saudari sedarah Anda.
Yang sebenarnya merasa sedih adalah kau, 'kan?
Slaine.
Aku permisi dulu.
Slaine.
Aku memaafkanmu, Slaine.
Meski hari ini kau perlihatkan air matamu di hadapanku.
Meski kau menangis demi orang itu sekalipun.
Karena aku telah
jadi milikmu.
Apa itu yang jadi pemicunya?
Tidak. Itu tak mungkin.
Aku selalu mengagumimu.
Kau punya semua hal yang tak kumiliki.
Karena itulah, aku membencimu.
Tapi, jangan khawatir, Kak.
Mulai saat ini, aku akan benar-benar jadi penggantimu.
Mulai saat ini, aku akan jadi sosok penopang bagi Slaine!
Kenapa?
Apa maksudnya itu?
Maksudnya dia ditinggal, begitu?
"Kapten serahkan tugas jaga padaku karena dia memercayaiku."
Meski Letkol Mizusaki bilang begitu, tapi, sebenarnya dia pasti merasa sedih.
Lagi pula, kenapa dia malah pilih Letnan Marito sebagai pasangannya?
Pasangan? Mungkin yang kau maksud itu pengawal.
Ada apa dengan Letnan Marito?
Ah, bukan apa-apa.
Hanya saja, tampaknya dia pergi temani kapten ke sebuah rapat,
jadi, kami rasa mungkin saja sedang ada masalah yang cukup serius.
Benar juga.
Dengan adanya pernyataan dari pihak Mars, memang benar bahwa kondisi sekarang jadi banyak berubah.
Sulit dipercaya kalau putri itu akan segera menikah.
Jadi, itu yang terpikir olehmu?
Bukan begitu, tapi kan...
Mungkin saja Tuan Putri ubah sikapnya karena dipengaruhi oleh seseorang di sekitarnya, 'kan?
Misalnya, mungkin dia digoda atau semacamnya?
Maaf.
Tapi, kita juga masih belum tahu apa Putri Asseylum itu benar-benar putri yang pernah bersama dengan kita
atau bukan. Ya, 'kan?
Sejujurnya, aku tak bisa berkomentar apa pun tentang itu.
Meski sepertinya Inaho bersikeras bahwa putri itu palsu,
kita tak tahu seberapa jauh yang bisa dilihat olehnya.
Kau sudah makan?
Sebentar lagi. Tunggu sampai aku temukan saat yang pas untuk istirahat.
Kau benar-benar tak berubah sejak masih kecil.
Begitu fokus pada sesuatu, hanya itu saja yang ada di pikiranmu.
Nih.
Terima kasih, Kak Yuki.
Kau pasti sudah dengar tentang Putri Asseylum, 'kan?
Ya.
Menurutku, pernyataan itu seolah buktikan apa yang selama ini kaukatakan, Nao.
No comments yet. Be the first to leave one.