179 บรรทัดแรก
Bumi.
Api.
Udara.
Air.
Hanya Avatar yang bisa menguasai keempat elemen
dan membawa keseimbangan pada dunia.
ZainuddinAri mempersembahkan
Korra sekarang sudah menjadi Avatar pengendalian logam yang pertama.
Setelah berlatih dengan Su Bei Fong,
Korra berhasil dengan cepat menguasai kemampuan baru itu,
Bolin juga berharap bisa mengikuti jejaknya.
Sementara itu, pengendali udara, Zaheer, sedang mendekat menuju ZaoFu.
Bersama temannya, si pengendali lava, Ghazan,
pengendali air, Ming Hua,
dan pengendali ledakan, P'Li.
Tapi rencana misterius apa yang mereka inginkan dari Avatar?
Buku Tiga
Buku Tiga
Perubahan
Perubahan
Bab Delapan
Bab Delapan
Teror dari Dalam
Teror dari Dalam
Aku tak percaya, aku sedang berduel dengan Avatar.
Aku tak percaya, aku terjebak dengan temannya.
Tunggu. Kurasa aku sudah paham.
Biar kucoba.
Tidak. Oke, mungkin...
Cobalah dengan kekerasan.
Cara terbaik untuk belajar pengendalian logam.
Oh. Tembakan yang bagus, Bolin.
Tapi kukira seharusnya kau berlatih pengendalian logam.
Bukan pengendalian bumi.
Ya, dasar curang.
Mako, pengendalian logam itu sangat sulit.
Tak mungkin ada yang bisa langsung menguasainya, kalau dia belum paham.
Itu tak normal.
Juara pengendalian logam.
Oh, tentu saja. Dia 'kan Avatar.
Semuanya, sudah saatnya kita berkemas.
Malam nanti adalah makan malam perpisahan Opal.
Oh, sekarang aku harus ucapkan selamat tinggal pada Opal?
Hari terburuk dalam hidupku.
Terima kasih sudah memasak makanan favoritku.
Aku pasti akan sangat merindukanmu, Opal.
Tak ada yang menghargai tikus sayuran mentah ini sepertimu.
Setiap kali aku memakan kubis mentah,
aku akan selalu memikirkanmu.
Kau manis sekali.
Menyebalkan. Kita baru saja mengenal satu sama lain,
dan sekarang kau akan pergi ke kuil udara wilayah utara.
Kita akan bersama-sama secepatnya.
Kalian akan menyusul setelah temukan pengendali udara yang lain, 'kan?
Ya, tapi itu masih jauh di masa depan.
Oh, aku benci masa depan.
Saat itu terjadi, kita akan makan kubis mentah bersama-sama.
Lin, apa aku boleh memberikan saran tentang hubunganmu?
Eh, tidak.
Kalau begitu, kau akan tersesat.
Zu Li. Bawakan barang itu.
Lihatlah penemuan baruku.
Sebuah alat pencari pengendali udara.
Tunggu. Alat itu bisa temukan pengendali udara?
Oh.
Kurasa alat ini rusak.
Itu bukan rusak.
Kau harus kendalikan udara agar terdeteksi alat ini.
Aku yakin alat ini pasti berfungsi.
Apa yang terjadi?
Aku tak bisa dengar apa-apa.
Aku benci duduk di sebelah sini.
Bukan karena ada kau.
Aku tahu kau bohong.
Semuanya, aku minta perhatiannya sebentar.
Malam ini, anak gadisku yang cantik
berangkat menuju kuil udara wilayah utara.
Kami semua akan bangga padamu.
Kau adalah putri yang luar biasa,
saudara, teman,
dan sebentar lagi kau akan jadi master pengendali udara.
Ini untuk Opal. Semoga dia bisa membimbing kita ke era yang baru.
Kunci gerbang, sudah malam.
Kita juga akan pergi besok pagi.
Apa? Apa yang terjadi?
Pabu, tidurlah.
Apa? Apa?
Oh, Pabu.
Ini bukan saatnya bermain-main.
Kita di sini karena harus menemani Avatar.
Apa?
Mereka menculik Korra! Mereka sudah menculik Korra!
Lepaskan dia.
Mereka menculik Korra.
Kita sudah buat keributan.
Rencana cadangan.
Kita tak bisa biarkan mereka membawanya.
Kurasa mereka tak akan bisa kabur sejauh itu.
Lihat.
Kami sudah mengepungmu. Sudah berakhir.
Lepaskan Avatar.
Tak mungkin.
Orang itu pengendali lava. Itu menakjubkan.
Tapi buruk untuk kita.
Aku akan buat penghalang. Kita akan keluar dari sini.
Bagaimana mereka bisa masuk ke sini?
Aku tak tahu. Tapi kita tak akan biarkan mereka kabur.
Tak ada cara untuk menyeberang lumpur lava itu.
Kita tak perlu menyeberangnya.
Lin dan aku bisa turun dari lubang kubah.
Itu ide bagus.
Kecuali kita ditembak oleh si mata tiga aneh itu dari bawah.
Dia seorang pengendali ledakan.
Kalau salah satu kalian bisa menembak matanya, kekuatan dia akan lumpuh untuk sementara.
Bolin bisa menembaknya.
Aku bisa?
Kau harus melumpuhkannya tepat sebelum kami turun.
Aku?
Buka lubang palkanya.
Kalau kami dalam bahaya, tarik kami ke atas.
Kami sudah berada di posisi.
Dimengerti.
Sekarang waktunya Bolin beraksi.
Baik, sekarang waktunya Bolin beraksi.
Sekarang waktunya Bolin beraksi.
Aku tak bisa mengincarnya dengan tepat.
Kau harus melakukannya.
Turun sekarang?
Jangan dulu.
Diterima. Kami turun.
Aku bilang jangan. Tunggu.
Bolin, tembak.
Kerja bagus, Dik.
Tidak.
Terima kasih.
Kita gagal.
Ke mana mereka pergi?
Mereka pasti belum jauh.
Penjaga, periksa seluruh kota ini.
Ini seharusnya bisa menetralkan racunnya.
Bagaimana kau bisa biarkan ini terjadi?
Kau meyakinkanku kalau ini adalah tempat teraman di dunia.
Memang. Aku juga tak tahu bagaimana ini bisa terjadi.
Sudah jelas ini rencana yang sudah tersusun rapi. Jadi jangan salahkan aku.
Kami sudah periksa seluruh kota ini.
Tapi mereka tak ditemukan.
Kalau begitu, terus cari.
Sepertinya ada yang bersekongkol dari dalam Zaofu.
Mereka pasti bekerja sama dengan orang dalam.
Penjaga.
Pasti salah satu dari mereka.
Aku setuju.
Interogasi mereka semua.
Siapa pun yang mengkhianati kota ini akan menerima konsekuensinya.
Siapa nama lengkapmu?
Di mana kau tadi malam?
Apa kau tahu tentang orang-orang yang menculik Avatar?
Namaku Zu Kuan.
Aku berpatroli di selatan kediaman Bei Fong.
Aku tak tahu apa pun tentang orang-orang yang berusaha menculik Korra.
Apa yang kulakukan tadi malam?
Seperti biasanya, dari jam 9 sampai 10 aku sedang memeriksa tubuhku dari serangga.
Penyakit gigitan serangga adalah pembunuh yang mematikan.
Setelah itu aku melakukan senam malamku
selama 30 menit dengan menahan napas.
Aku bisa menunjukkannya kalau kalian ingin tahu.
Itu tak perlu.
Mungkin bukan penjaganya.
Mungkin seorang pejabat tinggi dalam klan logam.
Aiwei, kenapa kau tak menginterogasi Su?
Lin, cukup. Saudaramu tak terlibat.
Tidak. Aku dengan senang hati diinterogasi.
Tak ada yang kusembunyikan.
Siapa nama lengkapmu?
Suyin Bei Fong.
Aku putri Toph dan saudara satu-satunya dari Lin.
Dan aku tak ada kaitannya dengan penyerangan tadi malam.
Dia berkata yang sebenarnya.
Ini hanya buang-buang waktu.
No comments yet. Be the first to leave one.