Daemons of the Shadow Realm

Daemons of the Shadow Realm (黄泉のツガイ)

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 1

ข้อมูลรุ่น

Daemons of the Shadow Realm S01E04
ความคิดเห็นโดย jambuijo

แท็ก

webdl
เผยแพร่เมื่อ: 2026-05-13
ดาวน์โหลด: 67
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

156 บรรทัดแรก

PASANGAN DARI ALAM BAKA

Silakan masuk.

Ternyata isi kastel batunya seperti ini?

Listrik dan air sudah bisa dipakai.

Saluran gasnya akan dibuka nanti.

Dera, pakailah kamar yang itu.

Yuru mau kamar dengan tatami, kan?

Tatami?

Ini tatami!

Di desaku, tatami cuma boleh digunakan oleh Asa atau saat ada acara khusus saja!

Bukannya yang di desamu itu tikar?

Tatami dataran rendah tebal sekali, ya.

Mewah sekali!

Aku sungguhan boleh tidur di sini?

Oh, maaf, biar kuperkenalkan.

Ini Kotetsu dan Jirou.

Kami masuk, ya.

Kami Tsugai miliknya dan akan tinggal bersama kalian.

Kami dipanggil Penjaga Ilahi Sayuu.

Aku Migi.

Dan aku Hidari, salam kenal.

Kalian Tsugai-nya Hana?

Salam kenal.

Mereka Tsugai?

Anjing dan kucing ini?

Mereka bukan hewan biasa.

Kita akan tinggal bersama, berilah salam yang sopan.

Ini Tsugai-ku, "Maju Kena Harimau Mundur Kena Serigala".

MAJU KENA HARIMAU MUNDUR KENA SERIGALA

Salam kenal.

Salam...

"EPISODE 4: JIN DAN YURU" kenal.

DANNO

Danno?

Karena nama Dera ketahuan,

lebih aman pakai margaku, kan?

Maaf merepotkan.

Kamu juga pakai marga ini, ya.

Kalian punya marga?

Kalian dari keluarga terpandang?

Punya marga itu hal biasa di sini.

Hana bahkan punya gunung, lo.

Dia tuan tanah?

Itu cuma warisan keluargaku!

Lagi pula gunungnya telantar.

Tidak bisa dijual.

Aku boleh berburu di sana?

Enteng banget ucapanmu.

Kamu butuh lisensi buat berburu di sini.

Lisensi?

Iya, surat izin.

Mengendarai kereta besi juga butuh surat izin.

Dataran rendah merepotkan.

Hup.

Tidak sesuai ekspektasiku.

Oh, sedang latihan, ya.

Master.

Hai.

Maaf, halamanmu rusak karena akurasiku masih jelek.

Jangan khawatir.

Selama tidak ada korban jiwa, berlatihlah sepuasmu.

Jin, segera bereskan.

Baik.

Ai.

Ada keperluan datang kemari?

Iya, mau menjenguk Gabuchan.

Eh, padahal tidak perlu repot-repot datang.

Bagaimana kondisimu?

Sudah membaik, terima kasih.

Gabriel, apa kabar?

Oh, begitu rupanya.

Gabuchan, mau makan apel?

Mau!

Oh, aku lupa bawa pisau.

Makoto.

Silakan.

Terima kasih.

Aku disuruh makan apel hasil potongan pisau

yang asalnya tidak jelas?

Aman, kurasa ini bukan bekas menikam orang.

Dasar Jin...

Gabuchan, fokuslah pada penyembuhanmu.

Baik.

Asa, tinggallah juga di wisma ini.

Eh?

Kalau kabar bahwa kamu dan kakakmu ada di dataran rendah meluas,

pasti banyak yang mengincar kalian.

Bahkan kalian bisa saja diincar orang dalam Klan Kagemori.

Di wisma ini kamu akan aman.

Biar Jin yang mencari Yuru, oke?

Baik.

Omong-omong, aku tidak tahu wajah si Abang.

Duh, sayang tidak kufoto.

Seperti ini!

Subjektif.

Seperti ini!

Artistik?

Artistik!

Akan kutelusuri mulai dari Klan Tadera.

Tolong, ya.

Jin.

Ada apa?

Tsugai kakak punya penciuman tajam

sampai bisa mengenali orang dari bau darahnya.

Artistik...

Segar banget!

Lo? Berewokmu...

Aku cukur karena keburu dikenali, minimal harus menyamar sedikit.

Aspek mirip Statham-nya hilang, dong.

Kamu tidak bernilai!

Baru juga menikah, istriku langsung menjatuhkan mentalku.

Mana putra kita?

Yuru baru saja pergi, katanya mau jalan-jalan.

Apa dia akan aman?

Ada Penjaga Ilahi Sayuu, seharusnya aman.

Hana, kamu lihat parangku?

Tidak kupindahkan, kok.

Aku menaruhnya di pintu masuk.

Yuru jalan-jalan sejauh mana, ya?

Kalau tertangkap, dia bakal repot kena undang-undang kepemilikan senjata.

Padahal sudah kubilang jangan berulah! Bocah tengik!

Dataran rendah menakjubkan.

Tanahnya pun punya ribuan bintang.

Luas sekali.

Saking luasnya tempat ini,

kamu ragu bisa mencari adikmu?

Kalau dia juga mencarimu, nanti juga bakal bertemu.

Mantap, sehati sejiwa.

Kalian bisa merasakan keberadaan Tsugai lain, kan?

Seperti saat bertemu Oshirasama.

Iya.

Kalian juga tahu bau darah Asa, kan?

Iya.

Dera bilang, Klan Kagemori punya banyak pengguna Tsugai.

Berarti tempat yang Tsugai-nya banyak dan punya bau darah sepertiku.

Kurasa akan berhasil.

Baiklah!

Ayo asah insting kita!

Ada bau darah seperti milikmu

dan beberapa Tsugai di sini.

Ada Tsugai di dekat sini?

Kalau muncul, boleh langsung kuhajar?

Bagaimana kalau Tsugai itu bisa kompromi kayak Oshirasama?

Jangan menilai pakai tolok ukur manusia.

Dunia kita berbeda, jangan pikir semuanya bisa saling memahami.

Baiklah, akan kuanggap mereka seperti beruang atau babi hutan.

Asal banget.

Oh?

KLINIK HEWAN YAKINIKU IOGI

PINTU MASUK PINTU KELUAR

Klan Tadera.

Betul, mungkin dia sudah pergi jauh.

Iya, kalau ada info baru, tolong kabari aku.

Wah, bau Tsugai dan Asa tercium dari mereka.

Karena kita menyadari mereka,

Tsugai mereka pun pasti menyadari keberadaan kita.

More Indonesian subtitles for Daemons of the Shadow Realm

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left