Shingeki no Kyojin: The Final Season Part 2 (Attack on Titan The Final Season Part 2)

Shingeki no Kyojin: The Final Season Part 2 (Attack on Titan The Final Season Part 2)

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ข้อมูลรุ่น

84 Malam Akhir
ความคิดเห็นโดย Inisial ZA
Serangan Raksasa: Musim Terakhir

แท็ก

other
เผยแพร่เมื่อ: 2022-04-05
ดาวน์โหลด: 19
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

188 บรรทัดแรก

Mengenai rumah, sudah pasti aku memilih lokasi terbaik di Central.

Entah pagi ataupun siang, aku bisa menenggak sake terbaik.

Tak akan kubiarkan siapa pun mengganggu.

Seharusnya istri, anak,

bahkan cucuku berhak untuk hidup bahagia.

Jean, ini aku.

Aku tunggu di luar.

Aku tak menyadarinya.

Tak mendengar apa pun.

Jangan pergi. Jangan berpikir.

Kalau aku diam saja,

aku akan mendapat lokasi terbaik di Central.

Asalkan terus seperti ini.

Akhirnya kau datang juga, Jean.

Aku baru tahu situasinya dari Mikasa.

Maaf, aku tak ada di lokasi.

Kalian sudah bekerja dengan baik di bawah situasi yang berat.

Soal Levi...

Dia tak baik-baik saja, tetapi masih hidup.

Untuk sementara dia tak bisa bertempur.

Selain itu...

Kami akan bekerja sama dengan Raksasa Pengangkut dan penyintas Marley,

untuk menghentikan Eren.

Pembantaian itu tak bisa dibenarkan.

Bagaimana cara menghentikannya?

Pertama, kita kumpulkan sekutu.

Apa yang bisa kita lakukan, tergantung sekutunya.

Tetapi...

Kami tak akan bisa berbuat apa pun tanpa kalian dan sembilan Raksasa.

Kini organisasi militer sudah hancur,

dan aku sudah bukan atasan kalian lagi.

Jadi, aku tak berhak meminta...

Akan kulakukan.

Aku tak ingin Eren melakukan pembantaian lebih dari ini.

Meskipun demi melindungi kita dan pulau ini,

aku ingin menghentikan Eren.

Mikasa.

Andai kita benar-benar bisa menghentikan Eren,

selanjutnya bagaimana?

Meski Eren bisa pertahankan kekuatannya, tetapi nyawanya tinggal empat tahun.

Apa yang akan terjadi pada pulau ini nantinya?

Kalau puluhan tahun kemudian,

kebencian dunia terhadap kita tak akan menghilang.

Menghentikan Eren sama saja dengan menghancurkan pulau ini.

Menurutku...

Dari pandangan Marley, Guncangan Tanah akan langsung aktif begitu pulau diserang.

Setidaknya, untuk sementara waktu mereka tak akan bisa mengusik kita.

"Kalau tak menghancurkan pulau sepenuhnya, kita tak akan tahu kapan dunia akan hancur."

Itu akan menyulut dunia melebihi pidato William Tybur.

Itu benar, tetapi...

Meski pulau akan hancur sekalipun, kita punya waktu beberapa tahun.

Tetapi...

Mencari kemungkinan akan menghabiskan waktu.

Kita tak bisa memecahkan apa pun.

Makanya Eren melenyapkan dunia pun...

Pembantaian itu tak dibenarkan.

Soal itu...

Mana ada alasan yang bisa membenarkan itu?

Maaf.

Aku jadi berteriak.

Jean benar, alasan Eren jadi begini...

Karena pemikiran idealku yang tak berguna.

Selain itu, aku yang berkata seperti ini,

malah pernah berniat kabur.

Dengan membuang semuanya.

Serta hidup dengan melupakan semuanya.

Tetapi aku masih komandan Pasukan Pengintai.

Aku abdikan jiwa demi kebebasan umat manusia, dan merasa rekan-rekanku,

sedang melihatku.

Sebagian besar mati tanpa tahu ada umat manusia di luar tembok.

Tetapi...

Asalkan bisa memberikan kebebasan ke pulau ini saja, sudah cukup.

Tak ada rekan kita yang berpikiran sempit begitu, 'kan?

Kesempatan untuk menghentikan pembantaian

adalah sekarang.

Komandan Hange.

Aku

masih anggota Pasukan Pengintai.

Malam Akhir

Adakah yang bisa membantu?

Jangan saling melotot terus.

Makan dengan sesama orang yang terus saling bunuh, ya?

Menarik juga.

Kenapa kalian berubah pikiran?

Kalau Eren Yeager dibiarkan, kalian akan dapatkan dunia yang didambakan.

Yaitu surga bagi para iblis pulau.

Padahal kami tinggal sedikit lagi,

bisa menghentikan kontak antara Eren dan Zeke.

Andai saja kalian tak membantu mereka.

Seperti yang kujelaskan, Jenderal.

Kami sama sekali tak menginginkan pembantaian.

Kalau tidak, mana mungkin kami diam-diam kabur, bersembunyi di hutan, dan memasak stew.

Dengan kata lain, kalian sadar akan keadilan, ya?

Keadilan?

Sekarang kau mau bicara soal keadilan?

Jadi, kami melawan Raksasa yang terus kalian kirimkan adalah orang jahat?

Dengar, ya. Kami mati-matian melawan.

Itu karena kami tak ingin dimakan Raksasa.

Menurutmu itu tindakan iblis, Paman?

Ya.

Kalian terlihat seperti iblis.

Teori ancaman Pulau Paradis menjadi kenyataan.

Kini dunia akan hancur.

Inilah hasil perlawanan mati-matian kalian.

Bukan begitu?

Begini, ya.

Kalau sejak awal tembok tak dihancurkan, dan dia tak melihat ibunya dimakan...

Eren tak akan berbuat seperti ini.

Kalianlah yang membuatnya melakukan Guncangan Tanah.

Hei.

Sekarang kau membicarakan sejarah?

Yang lebih dahulu menyiksa Marley,

dan menginjak-injak adalah Eldia, kalian tahu, 'kan?

Mau sampai kapan kau sok merasa jadi korban 2.000 tahun lalu?

Astaga. Seperti berbicara dengan anak kecil saja.

Kau pikir ocehan begitu,

bisa diterapkan pada sejarah 2.000 tahun yang sebenarnya?

Apa katamu?

Ah, sudah hentikan.

Aku sudah bosan membahas konflik 2.000 tahun silam yang bahkan tak kurasakan.

Jean.

Jenderal masih bingung akan keberadaan kita.

Keberadaan para iblis yang hendak menolong orang-orang dunia,

dan akan membinasakan pulau ini sampai membuang surganya.

Kami...

Sempat tinggal di dunia luar beberapa hari.

Kami sudah tak bisa kembali menjadi iblis pulau yang tak tahu apa pun.

Jadi...

Apa kalian bisa membunuhnya?

Membunuh Eren.

Cara untuk menghentikan Eren bukan cuma dengan membunuhnya.

Sudah kuduga kau akan bilang begitu.

Lantas apa?

Kau mau membujuknya?

Memang orang akan pertimbangkan keputusannya, karena bujukan pembantaian umat manusia?

Kita tak akan tahu itu,

sebelum mencoba bicara dengan Eren.

Ya sudah.

Anggaplah kalian bisa berbicara,

tetapi dia tetap tak ingin hentikan pembantaian, kalian mau apa?

Kalian tak tahu kalau Eren sebagai musuh bisa membuat kalian jadi bodoh.

Sudah kuduga.

Kalau kami yang berkampung halaman di Marley berusaha membunuh Eren,

kalian akan melawan kami demi melindungi Eren.

Aku yakin itu.

Pada akhirnya akan begitu, 'kan, Mikasa?

Karena bagimu, tak ada hal yang lebih berharga dibanding Eren.

Dengan kata lain, aku harus dibunuh, begitu?

Apa?

Leonhart.

Aku sangat paham perasaanmu.

Aku juga punya alasan untuk menghentikan Eren.

Karena aku tak ingin ayahku dibunuh yang sedang berada di Marley.

Makanya bantuanmu diperlukan.

Asalkan bisa membujuk dan menghentikan Eren, itu sudah cukup.

Setidaknya kami tak akan melawanmu sampai saat itu.

Baiklah.

Sudah, sudah.

Ayo, stew-nya sudah matang.

Ayo makan.

Meskipun mengistirahatkan kuda, paling cepat lima jam sampai ke pelabuhan.

Kita mengandalkan keluarga Azumabito.

Nyonya Kiyomi bilang,

sudah menyiapkan kapal udara di pelabuhan untuk mengamati Guncangan Tanah.

Kalau bisa gunakan itu, kita dapat mendekat ke Raksasa Pendiri.

Sudah kuduga.

Azumabito punya andil di belakang layar, ya.

Masalahnya, Raksasa Pendiri ada di mana?

Kalau asal terbang, bensinnya bisa langsung habis.

Benar.

Karena itulah aku menculiknya.

Ke mana tujuan pertama Yeager?

Mana kutahu.

Meskipun aku tahu, untuk apa aku harus menjawabnya?

Kaulah yang memberikan pengetahuan soal benua pada Yeager yang tak tahu apa-apa.

Dia pasti sudah membayangkan jalur "Guncangan Tanah" dari dahulu.

Seharusnya kau memiliki gambaran.

Kurang ajar.

Aku tanya, kenapa aku harus bekerja sama dengan orang Marley yang kurang ajar?

Itu karena nyawamu ada dalam genggaman kami.

Percuma.

Dia ingin mati.

Tetapi kau melawan Marley demi kampung halamanmu, 'kan?

Kau yakin kampung halamanmu diinjak-injak begitu saja?

Yelena.

Kurasa tak masalah.

Itu karena...

Orang ini juga sesama orang Marley yang kurang ajar.

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left