ข้อมูลรุ่น

The Lady in Dignity S01 NF WEB-DL COMPLETED
ความคิดเห็นโดย MarBot
netflix retail. silahkan di resync versi manapun, tapi tolong cantumkan credit uploader asli.

แท็ก

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
เผยแพร่เมื่อ: 2022-07-12
ดาวน์โหลด: 107
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

Pembunuhnya tidak meninggalkan jejak kaki di rumah itu.

Kami tidak menemukan sidik jari atau air liur pembunuhnya di TKP.

Kami hanya menemukan sidik jari keluarganya.

Yang terpenting,

yang memiliki motif paling jelas untuk membunuhnya

adalah anggota keluarganya.

Semua anggota keluarga kecuali Bu Woo A-jin

akan diinterogasi sebagai saksi mulai hari ini,

jadi, kerja samamu diperlukan.

KANTOR POLISI GANGNAM

Waktu kematian diperkirakan sekitar pukul 02,00 pada tanggal 28 Februari.

Panggilan pertama ke polisi dilakukan pada pukul 09,17.

Aku akan membahas siapa saja tersangkanya.

Ahn Tae-dong.

Suami Park Ji-yeong yang punya motif cukup kuat untuk membunuhnya.

Ahn Jae-gu.

Anak sulung Ahn Tae-dong

yang pernah dituntut atas percobaan pembunuhan.

Dia jelas salah satu tersangka utama kita.

Ahn Jae-hui.

Dia anak kedua Ahn Tae-dong.

Meskipun dia

satu ruangan dengan korban pada hari kejadian,

tapi dia berbohong dengan berkata tidak bersamanya saat itu.

Park Ju-mi. Dia menikahi putra sulung Ahn Tae-dong.

Dia tidak punya alibi di hari pembunuhan dan pernyataan

dari orang-orang di sekitar korban menjadikannya tersangka utama.

Penyebabnya gegar otak.

Tidak ada tanda-tanda dia diperkosa. Tidak ada tanda perlawanan.

Si pembunuh memukulnya dua kali dengan senjata tumpul.

Arterinya langsung pecah.

Tidak ada ruang untuk menyimpan jasadnya.

Tolong segera pindahkan dia.

Baiklah.

Menurutmu, siapa pelakunya?

Kukira itu dia, tapi aku salah.

Hanya dia yang memiliki alibi kuat.

Jadi, Park Bok-ja.

Maksudku, Bu Park Ji-yeong. Katamu, pertemuan pertama kalian

saat mewawancarainya untuk posisi perawat,

tapi kami tahu bahwa kalian berdua sudah lama saling mengenal.

Kau sungguh tidak ingat?

Bisakah aku dilahirkan kembali?

Jika bisa,

aku tidak mau menjadi Park Bok-ja.

Aku ingin hidup sebagai wanita yang menyaksikan momen

saat diriku menjadi abu

sekalipun hanya sekali.

Kita semua ingin bahagia

dan mendambakan hal-hal yang tidak kita miliki.

Dari tekanan dan keyakinan kuat bahwa hanya itu cara untuk bahagia,

hidup kita dimulai.

Tapi kita tidak bisa mengendalikan apa pun dalam hidup

dari awal sampai akhir.

Ini adalah kisah tentang aku dan wanita yang bermimpi

menjadi sepertiku.

Penduduk Gangnam-gu membayar 15 persen pajak kota,

tapi tidak mendapat keuntungan. Aku paham alasan orang-orang bilang begitu.

Jumlahnya satu triliun 700 miliar won.

Itu hak milik Gangnam.

Selain itu, penduduk harus menoleransi kegaduhan pembangunan ulang.

Itu karena orang-orang gelisah. Mereka ingin Gangnam keluar dari Seoul.

Aku sebenarnya setuju.

Gangnam bisa menjadi distrik pemerintahan sendiri.

Halo.

Hai!

Halo, Kawan-kawan.

- Apa aku terlambat? - Kami akan memaklumimu.

A-jin, apa tas itu edisi terbatas?

- Bukan. - Kurasa aku pernah melihatnya.

- Bukan. - Benar.

Kalian sudah melihat toko kelas atas baru di Bupyeong?

Toko itu. Kalian kenal Park Gyeong-hun di Kelas Empat?

Bukankah ibunya yang memberiku nomor telepon ahli ekstensi bulu mata?

Benar.

Ibu sang ketua kelas menyulam alisnya melalui ibunya,

dan tampak sangat alami.

Suaminya pemilik toko itu.

Dia pasti punya investor, bukan? Mereka tidak tampak sekaya itu.

Kau tahu nomor teleponnya?

- Kenapa kau butuh nomornya? - Aku mau nomor gerai sulam alis itu.

- Kau mau menyulam alismu? - Bukan aku, tapi suamiku.

Pembaca tarot di Apgujeong memberitahuku.

Kau dalam masalah.

Suamimu akan menyelingkuhimu.

- Apa? - Suamimu tidak tegas,

bahkan ada dua Bumi pada horoskopnya.

Itu mewakili pasangannya, yang artinya dia ditakdirkan memiliki dua istri.

Itu gila. Lalu?

Kau tidak akan menyuruhku menyelipkan azimat ke pakaian dalamnya, bukan?

Aku bukan cenayang.

Kurasa kau tidak tahu. Para dukun pun mendatangiku

untuk mencari tahu kapan kemampuan mereka akan mulai hilang.

Lantas aku harus bagaimana?

Kau harus mengubah fisiognominya.

Melalui operasi plastik?

Itu cara terbaik,

tapi sepertinya dia tampan.

Tak ada yang perlu diperbaiki.

Kartu ini memberitahumu penampilannya?

Tentu saja. Dia kaya dan tampan.

Ditambah lagi, kau menguasainya.

Lantas kenapa dia jatuh cinta kepada wanita lain?

Itu hanya takdirnya, mengerti?

Lantas aku harus bagaimana?

Coba buat alisnya tampak lebih tebal.

Alisnya cukup jarang dan tipis, bukan?

Bukankah mirip ilalang?

Tebalkan. Buat seperti ulat.

Itu akan menghalangi energi wanita lain masuk.

Seperti ulat, mengerti?

Itu tidak masuk akal.

Tapi kau tak bisa mengabaikannya saat mendengar hal seperti itu.

Astaga.

Jika menebalkan alis suami bisa mencegahnya berselingkuh,

semua suami di negeri ini harus punya alis seperti ulat.

Gi-ok, menurutmu suamimu tidak akan pernah menyelingkuhimu?

Mungkin aku tak peduli jika tak pernah tahu soal itu.

Bu Baek, katamu kau mau mengganti panduan matematika anak-anak?

Panduan belajar baru untuk kompetisi matematika baru keluar.

Pertanyaannya kemungkinan akan berdasarkan itu.

Semua anak akan kuajari itu.

Matematika jelas faktor penentu anak-anak akan masuk universitas mana.

Mereka yang menyerah pada matematika harus menyerah pada hidup.

Tapi Bu Baek,

kau harus membuat anak-anak mengikuti tes dan hanya menerima yang lulus.

Jika kau terus menerima anak-anak yang tidak kompeten,

ibu dari keluarga terpandang takkan melirik lembagamu.

Aku mengelola lembaga les matematika karena harus mencari nafkah,

tapi aku tidak mau mendiskriminasi anak tertentu.

Anak-anak yang pintar akan unggul meski tanpa kuajari.

Anak-anak yang kesulitan di sekolah butuh bantuanku.

Benar sekali.

Kau pengajar sejati.

JIN-HEE

- Aku harus angkat ini. - Ya.

A-jin?

Aku menyuruh Bu Park Bok-ja datang pada pukul 15,00.

Dia sangat berbeda dengan kandidat lain.

Dia bisa memakai aplikasi ponsel cerdas tanpa kesulitan.

Katanya dia hanya butuh alamatnya karena bisa pakai aplikasi navigasi.

Selain itu, suaranya terdengar jujur dan baik.

Ya.

Aku sedang di toko untuk mengganti senar biola Ji-hu.

Aku akan ke galeri setelah ini dan mengambil lukisannya.

Cangkir ini pun sangat cantik.

Cantik, bukan? Selera kita pasti mirip.

Aku juga suka cangkir ini.

Tampak seperti salah satu lukisan Henri Matisse.

Itu memang lukisannya.

Sudah kuduga.

Kau suka seni?

Aku suka melihat lukisan.

Hidup itu berat.

Melihat lukisan membuatku tenang.

Mungkin kita ditakdirkan bertemu. Aku juga penggemar berat karya Matisse.

Benarkah?

Aku memang suka lukisannya,

tapi sebenarnya aku lebih suka Manet.

Ini luar biasa. Kita harus ke galeri bersama.

Dengan senang hati.

Astaga. Kau kuliah jurusan seni?

Aku mempelajari desain mode.

Begitu rupanya.

Bu Woo.

Ya.

Aku akan menjaganya dengan baik.

Aku pernah merawat sejumlah pasien.

Saat orang sakit secara fisik,

mereka sebenarnya lebih menderita secara emosional.

Bahkan yang tadinya berhati baik bisa menjadi apatis dan tidak baik.

Dokter akan menggunakan obat untuk menyembuhkannya secara fisik,

jadi, aku ingin membantunya menyembuhkan hatinya

dengan melakukan yang terbaik.

Tolong beri aku kesempatan.

Aku akan berusaha keras untuk merawatnya.

Tolong bantu dia agar dia bisa lebih bahagia

dan lebih sehat.

Aku akan menaikkan gajimu jika kondisinya membaik.

Tolong bantu kami.

Kalau begitu, apa itu artinya aku diterima?

Ya, kau bisa mulai bekerja besok.

Bagaimana jam kerjaku?

Ayah biasanya tidur pukul 22,00 dan bangun pukul 07,00,

- jadi, kurasa... - Bagaimana kalau

kau mempekerjakanku sebagai perawat inap?

Maksudku, aku yakin dia harus minum di tengah malam.

Dia juga pasti ingin ke kamar mandi.

Kau tidak keberatan?

Kami akan sangat menghargainya.

Astaga. Aku bisa apa?

Merawat bukanlah pekerjaan kantoran.

Boleh aku melihat porselenmu?

Tentu saja, silakan.

Kau juga yang memilih ini?

Ya, benar.

Kau suka Piet Mondrian?

Ya. Kau suka tiga warna utamanya?

Sebenarnya aku lebih menghargai

gaya karya Wassily Kandinsky.

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left