200 บรรทัดแรก
Selama musiknya masih dimainkan,
kalian bisa mulai bermain lagi atau tetap duduk.
Hanya satu orang yang akan mendapat hadiah.
Kurasa para master mempermainkan kita.
Aku mencari kakakku.
Aku mencari kakakku.
Aku ingin kamu mempertimbangkan kembali
tentang memakai pengobatan itu pada Run.
Hanya itu cara agar Run kembali.
Bangunlah dengan hati-hati, Run.
Hati-hati. - Ayo.
Berjalanlah dengan hati-hati. - Lepaskan aku.
Kubilang lepaskan aku.
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Lepaskan!
Kubilang, lepaskan aku.
Master, apa yang kalian lakukan kepadaku?
Bebaskan aku.
Sudah kubilang bebaskan aku.
Bebaskan aku.
Jangan takut, Run.
Kamu di ruang perawatan sekarang.
Perawatan apa?
Aku tidak gila!
Aku tidak sakit!
Bebaskan aku.
Sudah kubilang bebaskan aku.
Kumohon.
Run, tolong pahami
bahwa kami membantumu.
Kamu harus sembuh.
Bebaskan aku.
Bebaskan aku! Bebaskan aku.
Bebaskan aku sekarang!
Bebaskan aku!
Run?
Maksudmu Run dari GEN4?
Run menghilang enam tahun lalu.
Kurasa para master ada hubungannya dengan hilangnya kakakku.
Aku yakin Run ditangkap
dan dikurung di suatu tempat di sekolah ini.
Tapi aku tidak tahu dia ada di mana.
Bagaimana kamu bisa yakin kakakmu ada di sini?
Kali terakhir aku bertemu dengannya,
dia melarangku
untuk datang ke Home School.
Itu sebabnya aku yakin Run ada di sini.
Home School menyembunyikan sesuatu.
Run pasti dikurung di suatu tempat di Home School.
Tapi membuntuti para master seperti ini terlalu berisiko, bukan?
Aku bersedia mengambil risiko.
Aku harus menemukan kakakku apa pun yang terjadi.
Hei. Ayo sembunyi.
Kurasa kamu tidak bisa mengejar para master itu sekarang.
Jika terus berjalan, kamu bisa saja ketahuan.
Aku tahu
kamu kecewa.
Tapi aku berjanji
akan membantumu mencari kakakmu.
Hei.
Kamu sungguh percaya ucapanku tentang Run?
Ya.
Aku percaya.
Tapi mari kita kembali sekarang.
Hari ini, aku memberi kalian tugas yang mudah untuk diselesaikan.
Kalian harus menulis laporan tentang sejarah kimia
dan menganalisis betapa pentingnya itu bagi dunia.
Pada pelajaran berikutnya,
kalian akan bertukar ide di depan kelas.
Master,
setiap kali kamu mengatakan mudah,
itu tidak pernah mudah.
Jika menurutmu sulit, itu akan menjadi sulit.
Jika menurutmu mudah, itu akan menjadi mudah.
Kalian harus bekerja berpasangan untuk tugas ini.
Kalian bisa berpasangan dengan teman yang duduk di samping kalian.
Tapi karena kalian bertiga belas,
akan ada satu grup dengan tiga anggota.
Biw, mau berpasangan denganku?
Mek, Mork,
izinkan aku bergabung dengan kalian.
Baiklah. Tentu saja.
Pennhung tidak punya pasangan.
Pheng, kamu mau belajar bersama Pennhung?
Tentu.
Terima kasih.
Begini,
kenapa kamu berterima kasih kepadaku?
Aku hanya ingin.
Terima kasih juga.
Karena semua murid sudah berpasangan,
sampai jumpa di kelas berikutnya.
Ayo!
Jingjai, tunggu aku.
Apa yang akan kamu lakukan selanjutnya
mengenai Run?
Mungkin aku harus mencari cara untuk membuntuti para master itu.
Aku akan ikut denganmu.
Tidak perlu, Tibet.
Aku tidak mau menyusahkanmu.
Aku akan ikut.
Aku sudah berjanji
akan membantumu.
Menurutmu ada sesuatu di antara mereka?
Entahlah.
Kamu dekat dengan Tibet, bukan?
Dia belum memberitahumu?
Aku tidak suka mencampuri urusan orang lain.
Kamu baru saja menghinaku?
Tidak.
Aku hanya bilang
aku tidak suka mencampuri urusan orang lain.
Kenapa kamu harus tersinggung?
Begitu rupanya.
Apa ada yang pernah bilang
bahwa kamu sering sekali membuat orang lain kesal?
Beberapa pernah mengatakan itu,
tapi aku sudah menginjak-injak mereka sampai mati.
Luar biasa. Benarkah?
Apa kamu sekuat itu?
Mau berkelahi?
Ayo maju!
Biarkan aku menghajarmu sekali.
Aduh!
Hampir saja.
Hei!
Kenapa lenganmu panjang sekali?
Kamu tidak bisa meraihku.
Tibet.
Maki. Tolong aku.
Kamu menggodaku.
Hampir saja.
Kamu tidak bisa mencapai wajahku. - Aduh!
Hampir saja. Kamu hampir mencapainya.
Tibet!
Karena aku mengantarmu ke kamarmu,
kamu harus memimpikanku malam ini.
Kenapa aku harus memimpikanmu?
Apa?
Kenapa?
Kamu yang harus memimpikanku.
Apa yang kalian lakukan?
Tidak ada apa-apa, Master.
Hugo,
kamu tidak seharusnya berada di sini.
Kembali ke kamarmu sekarang.
Aku akan memimpikanmu malam ini, Jingjai.
Karena Master lain dan aku mengamati perilaku kalian dengan saksama,
kami sepakat untuk menambahkan satu peraturan lagi.
Ini peraturan ketujuh.
Semua murid dilarang
menjalin hubungan asmara di Home School.
Hei!
Peraturan macam apa itu?
Itu sama sekali tidak masuk akal.
Jujurlah kepada kami.
Kenapa kamu menambahkan peraturan di tengah semester?
Apa yang kalian maksud dengan hubungan asmara juga termasuk
tidak ada perselingkuhan?
Hei, Mek.
Kamu...
Head Master, aku tidak mengerti.
Sebelumnya, kamu mengajari kami untuk saling mencintai.
Sekarang kami melakukan itu,
tapi kemudian kamu melarang kami.
Kamu mau kami melakukan apa?
Jenis cinta yang ingin diajarkan Home School adalah
persahabatan antara teman yang tidak akan pernah hancur.
Bukan cinta remaja yang tidak jelas dan sementara saja
yang mungkin mulai bersemi di antara kalian.
Kurasa peraturan barunya tidak masuk akal.
Bisakah kita mencegah orang lain menyukai atau mencintai seseorang?
Hanya orang-orang kolot yang membuat peraturan seperti itu.
Apa hak mereka melarang kita?
Kamu benar.
Hanya ada beberapa orang di sini.
Jika kita tidak menjalin hubungan dengan satu sama lain,
lalu dengan siapa?
Sudah kubilang,
aku berpikir untuk mengencani semua pria di Gen kita.
Mari kita lihat apakah para master itu bisa menghentikanku.
Kamu mengatakannya seolah-olah
mereka semua mau memacarimu.
Tidak ada salahnya mencoba.
Aku sedang memutuskan siapa yang harus mulai kupacari dahulu.
Bagaimana dengan Nai?
Tapi Tibet juga pilihan yang menarik.
Mereka berdua tampak arogan.
Itu menantang bagiku.
Kurasa mereka menarik.
Astaga. Apa aku terdengar terlalu serakah?
Jingjai, tapi kamu mengencani Hugo, bukan?
Kami baru di tahap pembicaraan.
Itu bukan hubungan yang serius.
Dia seperti makanan ringan
yang bisa kumakan saat perutku kosong.
Sejujurnya,
aku tidak ingin memiliki hubungan yang serius dengan siapa pun.
Jingjai,
No comments yet. Be the first to leave one.