106 บรรทัดแรก
Kekuatan itu sepertinya akan sangat berguna.
Gloria! Darkmoon!
Kalau kau tak halangi rencanaku dan mau bekerja sama denganku,
aku takkan lenyapkan desa.
Begitu juga dengan kedua pendeta itu.
Kalau kau mau lindungi kehidupan yang tak berharga, ikutlah aku!
Ignia.
Ya.
Aku tak mungkin lagi berkorban baginya!
derita setiap hari dan napas yang tersengal-sengal
beokchan hoheupgwa hime gyeoun haruharuga
meyakinkanku bahwa ku masih hidup
ohiryeo nal sara issda malhago isseo
walaupun setiap orang memaksaku 'tuk menyerah
geureohge da pogihara dageuchyeossjiman
namun ku masih punya impian
naegen ajik kkumi isseo
sedikit demi sedikit berlari semakin kencang
jogeum deo sokdoreul nopyeobonda
dekat dan semakin dekat dengan cahaya dunia
jeomjeom deo dareun biccui segyero
berlari sampai napasku sesak
sumchage dallinda
dengan setiap langkah
georeum georeum mada
ku bermimpi akan hari esok
naeirui kkumeul kkunda
genggamlah tanganku
nae soneul japneunda
lihatlah diriku dari sini
unmyeonge majseol geunal
pada saat kuhadapi takdir
cheoeumcheoreom igoseseo
seperti yang kaulakukan dulu
nareul jikyeobwa jwo
Kau Tak Sendiri
Kau Tak Sendiri
Kau Tak Sendiri
Kau Tak Sendiri
Kau Tak Sendiri
Kau Tak Sendiri
Kau Tak Sendiri
Kau Tak Sendiri
Kau Tak Sendiri
Kau Tak Sendiri
Menyedihkan sekali. Ternyata mantan "penguasa" itu sudah lemah!
Kurang ajar! Berani-beraninya menghinaku?
Dengan kekuatan seperti itu, kau takkan bisa bergerak ke mana pun!
Kekuatanmu pun sudah terkuras sebesar 69%.
Aku tak butuh kekuatan. Lagi pula, aku punya teknologi yang mumpuni.
Orang yang di sanalah yang hanya andalkan kekuatan belaka.
Dia bisa tumbang kapan saja.
Elsword, aku pasti akan kembalikan kakakku seperti semula!
Kenapa kau tak menyerah saja?
Kita sudah janji, 'kan?
Kalau aku menang, kita akan bertarung lawan Scar bersama-sama.
Masih bicarakan hal itu?
Memangnya kau bisa kalahkan Scar?
Bukan hanya aku sendiri, semuanya akan membantu!
Tidak. Kau takkan bisa kalahkan Scar!
Lihat teman-temanmu!
Mereka akan segera tumbang.
Kenapa kau malah susahkan mereka semua?
Tidak! Kami akan menang!
Kami takkan tinggalkanmu, Ignia!
Keras kepala sekali!
Apa kau tak ingat kejadian yang menimpa kakakmu?
Kau takkan menang!
Kakakku baik-baik saja. Dia pasti kembali.
Aku tak ingin ada seorang pun yang dikorbankan.
Aku akan hentikanmu dengan cara apa pun!
Elsword, kau baik-baik saja?
Aisha!
Maaf datang terlambat.
Tidak. Kalian datang tepat waktu.
Lama banget, sih!
Kurasa kalian bisa sampai lebih cepat.
Ya. Maaf, ya.
Aku akan bertarung bersamamu.
Chung!
Aku dapat rasakan kepedihanmu, Ara.
Tapi, Ara... Ah, maksudku kita tak lagi sendiri.
Kita akan melaluinya bersama-sama!
Ya!
Ignia, apa kau yang sebabkan kekacauan di Lanox?
Tega sekali dirimu!
Aisha, serahkan saja Ignia padaku.
Apa katamu?
Kenapa kau berpikir seperti itu?
Dia sudah khianatimu, tahu!
Aku yakin bisa membujuknya. Percayalah padaku, Aisha.
Sekali ini saja.
Mulai lagi, deh.
Baiklah. Aku percaya padamu.
Tapi kalau kau ragu, aku takkan tinggal diam, lo!
Ya. Terima kasih. Bantulah yang lain.
Ignia!
Kita bertarung untuk tujuan yang sama.
Ayo kita buktikan siapa yang benar!
Akan kutunjukkan bahwa kau salah.
Semuanya akan berakhir di sini!
Kok bisa?
Ignia, kau tak sendiri!
Kenapa...
Bertarunglah bersama-sama
dengan kami!
No comments yet. Be the first to leave one.