188 บรรทัดแรก
Alih Bahasa Oleh : Ry@Di, Samarinda, 16 Pebruari 2015.
Kim? Kemarilah, Kim.
- Kemarilah! - Tolong!
Cepatlah.
Sun Quan.
Aku akan meninggalkanmu
Aku akan membawa anak kita pergi.
Aku ingin keluar dari semua ini.
- Aku yakin kau pasti bercanda. - Tidak. Aku mau berhenti.
Max... Aku sudah capek. Klab.
Rokok, minuman keras..
Transaksi di dalam "gelap".
Aku ingin bersama keluargaku. Aku mencintai istriku.
- Tak boleh masuk malam ini. - Aku mau masuk ke klab ini.
- Singkirkan tanganmu! - Apa uangku tidak cukup bagus?
- Dasar omong kosong! - Kau pikir siapa dirimu?
Pergilah! Dasar keparat!
- Aku mau masuk ke klab. - Tidak bisa.
Aku sudah lelah.
Ben! Ben! cukup. Ayo pergi!
Aku benar-benar ingin mengakhiri ini.
BANDAR LOS ANGELES
Cepat, cepat, cepat!
Hati-hati!
Jalan!
Tiarap di lantai.
Tetap tiarap!
Cepat, siapa berikutnya.
Ayo.
Hati-hati kepalamu.
Sekarang waktunya untuk tidur, Nicholas.
Selamat malam.
Apa kabar? Bagaimana kelakuan anakku?
- Dia sangat manis. - Bagus. Terima kasih.
Kau sudah 10 hari tidak melihatku. Tidak mau mencium ayah?
- Aku mencintaimu, yah. - Aku mencintaimu juga.
Terima kasih atas bantuanmu.
- Silahkan. - Terima kasih. Helo, Nicholas.
- Ayo kita main, ayah. - Ayolah.
Tapi aku tidak hebat.
- Aku akan mengalahkanmu, ayah. - Iyalah.
- Itu aku bukan? - Bukan, itu aku.
- Ajari aku berkelahi, ayah. - Kau sudah bisa tuh. Kau hebat.
- Maksudku berkelahi sungguhan. - Ayo naik ke loteng.
Waktunya tidur. Ayo. Ayah capek.
Ada makanan dan minuman untuk kalian...
Silahkan di ambil.
Setelah itu pihak imigrasi akan mendata kalian.
Ku ulangi :
Kami dari Departemen Imigrasi Amerika...
Kami menyediakan makanan, air dan pakaian...
Bagaimana dengan mayat-mayat itu?
Kirim ke kamar mayat, dan hubungi Kedutaan China.
Ayo. Kami akan mengurusnya. Dia akan baik-baik saja.
Aku sangat lelah.
- Bagaimana keadaannya? - Dia akan baik-baik saja.
Aku tahu ini melanggar peraturan. Tapi aku ingin mengajaknya pulang. Cuma untuk malam ini.
Aku berusia 52 tahun minggu lalu, aku sudah tua.
Aku punya masalah dengan hati dan ginjal. Tapi aku tak melihat kalau dia ada masalah.
Dia sudah sangat menderita. Kita tak bisa begitu saja menaruhnya di penampungan.
- Mengapa? - Dia baru berusia 14 tahun, bayangkan yang sudah dia lewati.
Dia bisa berbahasa Inggris? Aku yakin tidak. Apa bedanya dia dengan pengungsi yang lain?
- Berbaik-hatilah sedikit, Hoggins. - Sudah ku bilang hatiku bermasalah.
Tolonglah.
Baiklah... Pastikan dia datang besok ke Departemen Imigrasi. Dia harus di data, oke?
Dan aku tak ingin di pecat gara-gara ini.
Terima kasih, bisa aku bicara sebentar dengannya?
Kau baik-baik saja?
Namaku Cynthia.
Kau bisa bahasa Inggris?
Siapa namamu?
Aku akan membawamu pulang ke rumah. Apa kau tidak masalah?
Baiklah.
- Ben? - Aku di sini.
Halo sayang, apa kabarmu?
Ini Kim, dan ini suamiku, Ben.
- Duduklah. - Aku kangen padamu.
Aku akan menyiapkan kamar mandi untukmu, Kim.
Kau suka coklat?
Sudah merasa baikkan?
Dari mana kau berasal, Kim?
Kau tak ingin bicara denganku? Baiklah.
Selamat malam, sayang.
- Ada apa, Kim? - Tolong jangan matikan lampunya.
Aku bersamamu dalam mimpimu.
- Kau bisa bahasa mandarin? - Ayah angkatku orang Chinese.
Oke, tidurlah.
- Kau membawa "pekerjaanmu" pulang ke rumah. - Iya.
Aku membutuhkan ini.
Bagaimana keadaan di Dallas?
- Baik. Aku membantu seorang teman. - Jadi, begitulah suamiku.
Seorang pria yang misterius.
- Kau tahu, aku tak suka membicarakan pekerjaanku. - Aku tahu.
Aku sudah 20 tahun bekerja di bisnis klab malam.
Ini dunia yang berbeda dengan duniamu.
Dan aku tidak merasa bangga dengan apa yang telah kulakukan dalam hidupku.
Aku hanya ingin melindungi keluargaku.
Aku bekerja di Departemen Imigrasi. Aku melihat hal-hal yang "mengerikan" tiap hari.
Aku tidak bodoh. Aku tahu dengan siapa aku menikah.
Seorang pengusaha klab malam dari Marseille.
Aku sudah memikirkannya ribuan kali.
Pada satu titik aku berhenti dan mencoba untuk mengerti.
Kau tahu mengapa? Karena aku mengenal dirimu lebih baik dari pada dirimu sendiri.
Kau pria yang sangat baik, kau merubah hidupmu demi kebaikan kita semua.
Kau harus tahu, ini sangat berarti bagiku.
- Jangan pernah tinggalkan aku. - Aku tak akan pernah (meninggalkanmu).
Aku mencintaimu.
Selamat datang di L.A, Tuan Quan.
Di mana anakku? Kami masih mencarinya.
Apa dia baik-baik saja.
Kami masih belum tahu, pak.
Aku akan menemukan Kim dengan caraku sendiri.
Nyonya Archer, kau tidak boleh menampung imigran gelap di rumahmu.
Melanggar prosedur keimigrasian.
- Yang kau lakukan itu melanggar hukum. - Iya, tapi saat ku lihat dia...
Dan permintaan aplikasi-mu untuk perlindungan politik...
tidak ada hubungannya dengan masalah penganiayaan agama.
Atas alasan itu, dia tak diijinkan untuk tinggal di Amerika.
Hoggins, kau harusnya tahu kalau ini salah.
- Dia dalam bahaya. - Mengapa?
- Ibunya telah di bunuh. - Itu adalah urusan polisi Hong Kong.
Hubungi pihak yang berwenang di sana. Aku akan mempersiapkan dokumen deportasinya.
Tuan hakim... Beri aku waktu 1 minggu untuk membuktikan bahwa aku benar.
Pemerintah mungkin tak setuju jika dia berada di bawah pengawasanku.
Aku butuh waktu seminggu. Kita membahayakan jiwanya Jika kita memulangkannya ke Hong Kong sekarang.
Aku cuma minta waktu 1 minggu.
Satu minggu.
Kalian berada di bawah wewenang Departemen Imigrasi Amerika Serikat.
Kalian diperbolehkan menelepon satu kali saja. Kalian akan disediakan pengacara...
untuk mempersiapkan deportasi kalian kembali ke China.
Di mana kau?
Akhirnya kita bertemu. Kau suka Malibu?
- Beritahu aku jika kau butuh sesuatu. - Silahkan duduk.
Kita kehilangan dua orang "kurir". Heroinnya pecah di dalam perut nereka.
Itu terjadi jika mereka kurang banyak minum.
- Lain kali tolong lebih perhatikan orang-orangmu, oke? - Itu adalah masalahmu.
Masalah kita. Aku tidak senang jika harus membayar sesuatu yang tidak kudapatkan.
Kau sudah menemukan anakku?
Kembali ke masalah bisnis. 2 Juta U.S Dollar.
Pengiriman berikutnya - 20 Juta U.S Dollar.
Dan stok yang berikutnya tiba hari Rabu ini, bukan?
Oh iya, aku sudah menemukan anak gadismu.
Dia menumpang di salah satu perahumu. Ironis, bukan?
Apa kau menyentuhnya? / Apa? Apa kau menyentuhnya?
Kau pikir apa aku ini?
Kau biarkan dia bersama orang kulit putih.
Dia itu seorang pekerja sosial. Lebih baik begitu dari pada dia tinggal di penampungan.
Apa kau bermasalah dengan orang kulit putih?
Senang berbisnis denganmu Tuan Quan!
- Pergi cari dia. - Baik .
Waktu aku sampai di sini, aku harus bekerja keras 10 tahun lamanya untuk menebus kebebasanku.
Dan tak ada yang berubah.
Masih saja datang ribuan pengungsi yang rela untuk bekerja seperti budak.
Tommy, bisakah kau berhenti bicara tentang politik? Tidak kau lihat kalau dia sedang sedih?
Tidak apa-apa, bu.
Kami berjanji untuk tidak bicara soal itu lagi.
Anak yang malang, dia kecapekan.
Beristirahatlah di kamarmu.
Nicholas, bisa kau antar dia ke kamarnya?
Ayo, Kim.
Ayo! Cepat!
- Apa yang kalian lihat? . - Buka pintunya .
Ayah!
Cepat! Kemari.
Di mana gadis itu?
Pergi! Kalian berdua jaga di sini. .
Nicholas? Nicholas!
Tersangka pembunuh.
- Ada yang kau kenal? - Tidak.
- Bagaimana dengan senjataku? - Itu menjadi barang bukti.
- Aku harus pergi. - Mau pergi kemana?
Mencari anakku.
Kami akan menemukan Nicholas. Kami akan mencarinya ke seluruh kota, oke?
Telepon dari boss.
Dasar babi tak berguna! Kau biarkan anakku lolos?
Cari orang yang menembaki kalian itu dan temukan anakku.
Pergilah ke Chinatown. Temukan Andy Wang.
Aku tahu itu dia, aku melihatnya di luar restoran.
Kau yakin tidak ingin ku temani?
Kau boleh pergi.
Aku harus menemukan Nicholas.
Betapa sepinya di sini. Aku merindukanmu, sayang.
Aku merindukanmu. Aku merindukanmu.
- Di mana anakku? Di mana anakku? - Ku bunuh kau, ku bunuh kau!
Lari. Lari.
Ben, anak-anak ada di rumahku. Mereka selamat.
- Nicholas baik-baik saja. - Oke, Max. Aku kesana. Terima kasih.
- Hati-hati! - Oke .
No comments yet. Be the first to leave one.