200 บรรทัดแรก
Hai, Semua.
Maaf, aku terlambat.
Rapat rahasia ini tentang apa?
Aku baru sembuh seminggu lagi.
Ini bukan rapat rahasia, Jake.
- Ini intervensi. - Rambutmu harus dicukur.
Apa? Kenapa?
Kami mengkhawatirkanmu dan kau terlihat bodoh.
Ayolah!
Menurutku rambutku keren.
Tidak, buruk.
- Ayolah, Amy. Kausuka, bukan? - Tidak, aku seperti mencium Vanilla Ice.
Kau pernah menyukainya.
Harus dipangkas!
Baiklah, aku melakukannya sebagai lelucon, tapi keterusan. Lucu, bukan?
Aku akan pergi!
- Tangkap dia! - Tidak!
Bagus, Terry!
Baik, tunggu, hentikan!
Aku akan jujur.
Aku pergi terlalu jauh ke Florida.
Aku sempat lupa kapan mulai mewarnai rambutku dan kapan akan memotongnya.
Sebelum kita memangkasnya,
- ada yang mau mengucapkan kata terakhir? - Tidak.
- Tidak. - Itu satu kata, Rosa. Aku siap!
Maaf, Semuanya, aku terlambat, tapi percayalah, itu sepadan!
Aku dan Jake kompak soal rambut!
Apa?
Tidak!
Tidak!
Aku sudah melihatnya, tidak bagus!
Bersiaplah karena Jake sudah kembali!
Jangan mengerumuniku, satu per satu saja!
Baiklah, tak ada respons!
Siapa yang atur penyambutan seperti ini. Diaz?
- Enyahlah! - Baik.
Sudah kubilang kerja malam membuat kami tak semangat.
Ya, karena kau tak bisa tidur, melihat kekasihmu,
merasakan matahari atau melakukan hobi.
Aku suka kerja malam. Tahu siapa lagi yang begadang?
Pembunuh? Perampok bersenjata?
Orang Australia. Demografi baru yang harus kutaklukkan!
Pengikutku terbanyak ketiga setelah Iggy Azalea dan Walabi di Perth Zoo.
Bagus!
Bukan hanya bagus, Jake, tapi luar biasa!
Kerja malam membosankan. Kasusku adalah mabuk, pelanggaran, dan kejahatan siber.
Kejahatan siber? Menarik!
Pria mabuk memeerkosa laptopnya.
Kita pernah mengalaminya, maksudku
tak peduli waktunya, aku senang berada di sini.
Polres 99!
Polres 99!
Polres 99! Aku akan terus melakukannya sampai kalian ikut bersorak.
Sersan Jeffords, ke sini.
Ada apa dengan kalian?
Aku khawatir masalah moral kerja malam semakin buruk.
Menurutmu begitu?
Maaf, aku lelah.
- Istriku bilang saat lelah, aku lancang. - Lancang?
Kaupunya masalah pendengaran? Maaf.
Kau ingin aku minta semuanya menyelesaikan tugas?
Tidak, mereka begini karena ke Florida untuk menyelamatkanku dan Jake.
Ini tanggung jawabku, akan kuhibur mereka dengan beberapa lelucon.
Misalnya yang ini.
Aku tak suka senyum.
Aku adalah...
orang judes.
Kau terlalu lelah untuk humor.
Jika dia tak mau, campur obatnya ke makanan.
Maaf, nanti saja urus anjingmu yang sakit itu.
Ini soal putraku, Nikolaj.
Dia alergi. DIa harus memakai penyemprot hidung.
Penyemprot hidung? Jorok sekali!
Aku kembali jadi polisi, keinginanku selama enam bulan ini.
- Menyakitkan. - Aku baru kembali
setelah selesaikan kasus, seperti dulu. Aku tak bisa melakukannya tanpa rekanku.
Kau tak bisa menyelesaikan kasus di sif malam.
Lohank? Astaga, kau terlihat...
- Tampan? - Tak terlalu menyedihkan.
Sejak sif siang aku lebih bahagia, anakku kembalikan kartu debitku.
Lohank bahagia dan percaya diri? Astaga, kita ada di Dunia Terbalik.
Benar.
Akan kusampaikan ucapan mereka saat memotong testisku.
Selamat datang di kehidupan baru.
Tak akan kubiarkan sif malam menang! Aku dan Boyle akan menyelesaikan ini.
- Bukan begitu, Charles? - Tentu saja!
Kami menyebut diri kami "Pria Malam".
- Seperti gigolo. - Pria Tengah Malam.
- Lebih buruk. - Kuda Jantan Malam.
Kita pilih "Pria Malam" saja!
Aku tak suka ini
sif malam merenggut keindahan tugas.
Setidaknya kita bisa bersama.
Ya, izin pergi 40 menit.
Apa? Mau ke mana? Ini harus selesai pagi.
Ya, aku ada urusan penting.
Apa?
Aku ingin cari...
Pena.
Kenapa kau memakai jaket?
Beli di toko.
Toko terdekat jaraknya tujuh blok, dan baru buka pukul 09.00.
Itu pengalaman pahitku.
- Kaupikir kaubisa bohong padaku? - Tidak.
Saat ini kau sedang berbohong padaku!
Ya.
Tunggu, apa kau berbohong?
Mungkin, sampai jumpa.
Kasus pertama, pencurian, tepat seperti yang kuinginkan!
Sebenarnya dokter menyuruhku beristirahat sepekan lagi.
Aku berkata, "Terserah!".
Lihat, menerobos garis polisi.
Aku merindukan ini.
- Charles! - Terus, Jake!
- Aku bisa. - Ya.
Apa yang kita dapat?
Jendela belakang pecah, dua cetakan sepatu,
alarm berbunyi pukul 23.43, keamanan tiba pukul 23.46.
Pelaku kabur.
Baik, aku terpikir cara klasik kita.
Seperti masa lalu.
Aku ingin...
Bermain peran!
Ya, aku jadi Jacques Guillaume dan kau Henri Renault.
Pencuri yang berlibur di Perancis.
Ya! Henri masuk sekolah internasional dan tak bicara dengan aksen.
Bagus, bisa menghayati karakter!
Baik, aku pecahkan kacanya, berjalan ke kotak perhiasan.
Sementara, kauberdiri mengawasi di pintu depan...
Sambil merokok.
Lihat itu, abu rokok!
Baik, jadi aku merokok.
Sedang apa kau?
Jacques melinting rokok,
kebiasaan yang ditirunya dari PSK Marseille, tapi bukan itu saja.
- Kenapa peranmu mengidap PMS? - Karena menikmati hidup!
Baik, aku mulai dari kasus pertama, pecahkan, curi jam tangan.
Ke meja kedua, pecahkan, ambil gelang, lalu dengar suara, dan...
Aku berteriak, "Les gendarmes! Ils sont ici."
Aku tahu artinya, tapi ulangi dalam bahasa Inggris!
- Polisi! - Kita harus kabur!
Kita pergi, kaubuang rokokmu!
Ikuti tongkatku, bagus!
Itu dia puntung rokoknya!
Henri tak punya aksen.
Punya jika dia senang.
Ada berita bagus!
Kami mendapatkan petunjuk kasus pertama di sif malam pertama!
Kami buktikan bahwa tak ada yang berubah!
Pintu ini terbuka ke dalam, diubah sebulan lalu.
Ya, pintunya berubah, tapi hanya itu!
Kita dapat kasus dan sedikit bukti kunci. Harus diselesaikan segera.
Kita selesaikan sebelum pagi.
Setelah sif selesai, aku pulang.
Kita kerjakan sampai tuntas, bukan?
Aku ingin di rumah sebelum Nikolaj bangun untuk membuatkan sarapan.
Ya, kita akan pulang saat matahari terbit.
Seperti vampir Twilight yang seksi.
Aku Robert Pattinson, akan jadi kelelawar.
- Aku belum nonton. - Sama.
- Tak sebagus novelnya. - Ya.
Nyalakan musiknya!
Pria Malam butuh lagu!
Sesuatu yang gelap, kasar, dan...
Sudah siap.
Aku suka ini. Kerja malam tak akan surutkan semangat kita!
Kenapa lambat? Di mana mereka?
Ini pukul 3 pagi. Mereka cukup kelelahan.
Bisa kubantu? Kalian tersesat?
Kau ingin kopi atau teh?
Kami terburu-buru. Periksa DNA ini.
Baik. Maaf, jarang ada yang datang di malam hari.
Terkadang kau jadi...
Bukan begitu?
- Tunggu sebentar. - Baik.
Astaga, bukan Tim A di jam seperti ini.
Kalian bahas A Team ? Aku suka film itu! Bisa kuunduh!
Kita nonton bersama. Pasti seru!
Kami senang nonton lima musim film itu denganmu
tapi bisa kauperiksa DNA-nya dulu?
Kau mengutamakan pekerjaan di atas pertemanan kita.
Kita baru kenal.
Baik, pesan diterima!
Selamat datang dari istirahat ketigamu.
- Terima kasih. - Aku menyindir!
- Kaupergi ke mana? - Rahasia.
- Ayolah. - Tidak.
- Ayo, katakan! - Tidak, rahasia!
Baiklah.
Aku ke toilet, perutku sakit.
- Baiklah, maaf. - Ya.
- Menjijikkan. - Pasti.
- Tak mau dengar! - Bau.
- Banyak. - Cukup!
Perhatian, semuanya berkumpul.
Aku mencari cara tingkatkan moral
dan menemukan artikel di jurnal ilmiah.
Jurnal Amerika Tak Ada Yang Peduli?
Menurut penelitian, tersenyum bisa memperbaiki suasana hati.
Kita harus mencobanya.
No comments yet. Be the first to leave one.