200 บรรทัดแรก
Apa kau bilang?
Bagaimana kau tahu soal itu?
Karena aku pernah...
- Aku akan sukses dalam ujian. - Aku juga.
Apa?
Aku mengalami kejadian yang belum pernah terjadi.
Mari kita putar ulang sedikit kisahnya.
Sudah musim semi!
Namaku Amatsuyu Kisaragi.
Tanpa "bulan", namaku menjadi "Joro".
"Joro" adalah julukanku.
Aku tidak istimewa, selain punya julukan aneh.
Hanya anak SMA biasa.
Selamat pagi!
Selamat pagi, Himawari.
Aku menatap...
Apa?
Kau Joro lagi hari ini!
Gadis ini Aoi Hinata.
Tentang julukannya.
Dengan menyusun ulang namanya, "Aoi Hinata", kau dapat "Himawari".
Dia teman masa kecilku yang ceria.
Kalau begitu, ayo ke sekolah bersama lagi!
- Selamat pagi. - Pagi.
Selamat pagi, semuanya!
Selamat pagi.
Pagi, Himawari dan Joro.
Selamat pagi.
Hei, kalian berdua.
Sun-chan, selamat pagi.
Selamat pagi, Sun-chan.
Hei, selamat pagi.
Ini Sun-chan.
Namanya "Taiyo" yang berarti matahari.
Dia andalan tim bisbol.
Kepribadian kami berlawanan, tapi kami sangat akrab.
Kami sudah berteman baik sejak SMP.
Seperti biasa, kalian sangat akrab.
Benar, bukan?
Lebih seperti ikatan mematikan.
Jangan bilang begitu.
Aku juga ada dalam ikatan itu.
Jangan ubah apa pun lagi.
Baiklah.
Ada apa, Himawari?
Joro, kau bodoh!
Astaga!
Ada apa dengannya?
Kurasa kau tak bisa mempertahankan segalanya tak berubah.
Apa maksudmu?
Siapa tahu?
Coba pikirkan sendiri, Bodoh.
Baik, ayo latihan!
Sun-chan, kau sangat termotivasi.
Kita akan memenangkan turnamen regional
dan berhasil ke Koshien tahun ini.
- Semoga beruntung di OSIS. - Ya, terima kasih.
- Bagaimana bisa? - Kenapa dia di sini?
Hai, Joro.
Ketua OSIS Cosmos? Tapi kenapa...
Ini Ketua OSIS Cosmos.
Hapus "ladang" dari namanya, kau dapat "Cosmos".
Dia siswi kelas tiga dan juga Ketua OSIS.
Kurasa sesekali aku harus memilih sekretaris yang bisa diandalkan.
Terima kasih banyak.
Kau beruntung, Joro! Ketua OSIS yang mengagumkan menemuimu.
Aku iri padamu.
Tunggu, Sun-chan!
Terima kasih.
Kenapa kau kemari, Cosmos?
Aku datang untuk menemui orang yang ingin kutemui.
Himawari.
Ada apa?
Bukan apa-apa!
Kurasa itu keuntungan tambahan.
Apa maksudnya?
Pikirkan sendiri.
Aku akan berlatih, sampai jumpa.
Baiklah.
Tampaknya
dia tidak menyukaiku.
Permisi.
Aku akan mengantarkan selebaran ini ke ruang guru.
Jadi...
Sampai jumpa hari Senin.
Joro.
Bisa bicara sebentar?
Ada apa?
Begini...
Besok hari Sabtu. Maukah kau pergi denganku?
Mungkin seharusnya aku tidak bertanya.
Tidak, tidak apa-apa!
Kalau begitu, besok pukul 10.00,
kita bertemu di menara jam di stasiun?
Ya! Tidak masalah!
Bagus!
Joro setuju dengan rencana besok.
Sampai besok.
Ya. Sampai besok!
Kurasa ini kencan.
Kencan dengan Ketua OSIS Cosmos...
Dari Himawari?
Astaga.
- Pergilah denganku hari Sabtu! - Maaf, tidak bisa.
Kalau begitu, hari Minggu!
Kita harus bertemu hari Minggu. Mengerti?
Kurasa aku tidak bisa menolak.
Sekalian saja aku menyiapkan pelajaranku.
Hai. Kau datang lebih awal.
Selamat pagi...
Apa aku terlihat aneh?
Tidak, kau baik-baik saja!
Aku lega. Kalau begitu, ayo.
Aku menantikannya.
Ya. Aku juga menantikannya.
Terima kasih atas makan siangnya.
Kau membuatnya khusus untukku.
Terima kasih sudah membantu OSIS.
Tidak apa-apa.
Dengar, Joro.
Ya?
Sebenarnya, alasanku mengundangmu hari ini
adalah karena aku ingin memberitahumu sesuatu.
Memberi tahu sesuatu?
Benar!
Begini...
Mau duduk denganku sekarang?
Ya. Baiklah.
Sebenarnya, aku...
Aku menyukai seseorang.
Begitu rupanya!
Saat memikirkan orang itu, dadaku terasa sakit.
Tapi bisa bertemu orang itu setiap hari sungguh membuatku bahagia.
Aku...
Aku menyukai sahabatmu Taiyo Oga!
Apa?
Itu dimulai saat
pertandingan kejuaraan bisbol regional tahun lalu.
Pertandingan kejuaraan regional tahun lalu?
Saat tim kita kalah,
dia pasti paling frustrasi sebagai pemain andalan tim.
Tapi Oga menyemangati rekan-rekannya.
Sampai sekarang, tatapan itu
terukir dalam pikiranku.
Namun, bukan itu yang sebenarnya.
Setelah pertandingan, merasa agak aneh,
aku ke ruang pemain dari pintu masuk timur.
Oga membenturkan kepalanya ke dinding sambil menangis.
Saat itu, aku jatuh cinta padanya.
Sayangnya, bisa dibilang aku tidak punya hubungan pribadi dengannya.
Tidak ada kemajuan di antara kami...
Aku tahu ini menyedihkan...
Tapi kuharap kau mau menjodohkan kami.
Apa itu mustahil?
Tidak. Serahkan kepadaku.
Terima kasih!
Kalau begitu...
Sampai jumpa hari Senin.
Astaga.
Film itu menyenangkan.
Ya, benar.
Joro, ada apa?
Kau murung sejak pagi.
Aku baik-baik saja.
Benar juga!
Jika begitu... Kekuatan Himawari.
Mengisi daya!
Apa yang kau lakukan?
Jangan, Himawari. Semua melihat kita.
Kau penuh energi sekarang, Joro.
Ada apa, Joro?
Bukan apa-apa. Lupakan saja.
Terima kasih, Himawari. Kau menghiburku.
Benarkah? Itu bagus!
Bagaimana?
Astaga. Kau sungguh kekanak-kanakan.
Tapi...
Aku sangat senang hari ini.
Terima kasih, Himawari.
Sama-sama.
Dengar, Joro.
Sebenarnya...
Aku ingin memberitahumu sesuatu.
Memberi tahu sesuatu?
Benar!
Begini...
Mau duduk denganku sekarang?
Ya. Baiklah.
Sebenarnya, aku...
Aku menyukai seseorang.
Benarkah?
Saat memikirkan orang itu, dadaku terasa sakit.
Tapi bisa bertemu orang itu setiap hari sungguh membuatku bahagia.
Mustahil. Tidak mungkin...
Aku...
Aku menyukai sahabatmu Sun-chan!
Astaga, deja vu.
Dimulai dari pertandingan kejuaraan bisbol regional tahun lalu.
Kau juga?
Saat itu, sebagai andalan tim,
No comments yet. Be the first to leave one.