Dororo

Dororo (どろろ)

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ข้อมูลรุ่น

Dororo - 08
ความคิดเห็นโดย Inisial ZA
08. Kisah Saru

แท็ก

other
เผยแพร่เมื่อ: 2019-03-18
ดาวน์โหลด: 28
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

108 บรรทัดแรก

Hujan abu?

Oh, tidak! Ini Nokosaregumo!

Cepat siapkan seorang pengantin wanita!

Awan hitam ini tak punya nama yang sebenarnya.

Hanya melayang-layang di atas wilayah itu.

Karenanya, masyarakat kerap menyebutnya dengan "Nokosaregumo," awan yang terabaikan.

Episode 8

Kisah Saru

"Kisah Saru."

Bau sekali!

Baunya mirip telur busuk.

Abang, kau tak terganggu dengan baunya?

Lagian, kau itu bisa cium bau tidak?

Duh, aku selalu saja dibiarkan bicara sendiri.

Sekarang, kau sudah bisa bicara, 'kan?

Oke! Ayo latihan bicara.

Nah, coba katakan sesuatu padaku, Abang.

Wah, ada rombongan pengantin.

Tapi...

Entah kenapa aneh.

Hoi, tunggu dulu!

Minggir kau!

Tak akan, jangan tembakkan anak panah pada pengantin yang sedang berbahagia itu.

Apa maumu?

Pengantin yang sedang berbahagia? Kakakku itu dikirim untuk jadi pengantinnya monster.

Pengantinnya monster?

Karena itulah, aku berniat hentikan mereka!

Minggir! Mau ikut kupanah juga?

Ya, tunggu sebentar. Kalau mau, tolong ceritakan lebih jelas.

Kami ini tahu cara kalahkan monster.

Itu dia.

Awan yang di atas kampung itu? Itu monsternya?

Benar.

Kakakku yang bilang begitu padaku.

Masyarakat menyebutnya dengan Nokosaregumo.

Sedari dulu, awan itu sudah muncul dan melahap manusia.

Karena itu,

warga kampung itu persembahkan seorang pengantin wanita agar yang lain tak dilahap.

Dengan begitu, takkan ada lagi yang kehilangan nyawa.

Semenjak itu pun, mereka persembahkan seorang pengantin tiap kali awan itu muncul.

Kalau tidak, dia akan naik pitam dan lahap seluruh kampung.

Padahal dia itu monster, tapi inginkan pengantin wanita?

Banyak pula.

Kakakku bilang, bisa saja mereka semua akan dilahap.

Aku tak pernah mengerti jalan pikiran monster.

Lalu, kali ini kakakmu yang terpilih?

Aku harus menyelamatkannya. Aku tak mau dia dilahap monster.

Kalau begitu, kami bisa membantumu.

Abang sudah tebas berbagai monster selama ini.

Dia bisa mengalahkannya untukmu.

Benarkah?

Tapi ada upahnya.

Tak gratis.

Enak, lo.

Bukan benda seperti ini. Yang lebih berharga seperti uang.

Ini kan emas!

Kudapatkan di sungai. Benda seperti itu ada banyak.

Ambil saja sesukamu.

Benarkah? Baiklah, kita sepakat.

Aku Dororo.

Aku Saru.

Saru? Itu namamu? Aneh.

Dororo itu juga aneh.

Tak aneh! Nama yang bagus, kok!

Nama yang bagus! Bagus, kok!

Mananya yang bagus?

Kakak!

Kau? Sudah kubilang jangan kemari.

Aku datang demi selamatkanmu.

Aku tak bisa ikut denganmu.

Kenapa?

Jangan-jangan, ini demi warga kampung?

Lupakan saja mereka semua!

Mereka manfaatkan Kakak demi selamatkan diri sendiri!

Bukan begitu.

Aku sendirilah yang memilih kemari.

Aku tak ingin ada monster yang melahap orang lain.

Termasuk dirimu.

Aku tak mau Kakak mati.

Sudahlah, pergilah.

Ya, tenang saja.

Nona, kami akan kalahkan monster itu untukmu.

Seluruh masalahmu akan selesai.

Kau? Bagaimana kau bisa mengalahkannya?

Kalau dia melahap manusia, pasti punya mulut dan perut.

Kami akan menebasnya.

Lihat. Abang pun sudah siap.

Bukan, dia sudah datang.

Ada apa? Ada apa ini?

Ayo kabur dari sini.

Bodoh! Dia akan dengar kalian!

Abang, sebelah sana!

Abang, ada apa?

Penglihatan Hyakkimaru penuh akan dinding nyala api iblis.

Awan hitam itu merupakan bagian dari setan jahanam.

Hyakkimaru dikelilingi oleh dinding api.

Baru kali ini dia tak mampu lihat apa pun.

Kakak!

Lipan.

Ganas sekali.

Abang, dia kemari!

Kita selamat.

Di sinikah rumahmu?

Benar, aku hidup sebatang kara.

Sebatang kara?

Dia bukanlah kakak kandungku.

Aku selalu hidup sebatang kara.

Ayah dan ibuku tiada saat aku masih sangat kecil.

More Indonesian subtitles for Dororo

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left