The Judge from Hell

The Judge from Hell (지옥에서 온 판사)

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 1

ข้อมูลรุ่น

The Judge from Hell S01E01-02 KOREAN DSNP WEB-DL AAC2 0 H 264-XEBEC
ความคิดเห็นโดย tedi
Retail Hotstar Resync for DSNP

แท็ก

webdl
เผยแพร่เมื่อ: 2024-09-22
ดาวน์โหลด: 575
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

The Judge from Hell

KARAKTER, TEMPAT, ORGANISASI, DAN KEJADIAN DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF.

AKTOR ANAK DAN HEWAN DIREKAM DALAM SITUASI AMAN

Aku adalah iblis.

Aku datang dari Neraka.

Seperti yang kalian lihat, kini aku hidup dengan tubuh bernama Kang Bitna.

Aku tak memilih tubuh ini, tapi aku cukup puas saat melihat cermin.

Terutama saat lihat wajahku.

Lantas apa Kang Bitna sudah mati?

Belum lama ini.

SIAPA PUN YANG MASUK KE SINI, LUPAKAN SEGALA HARAPAN

Gehenna.

Sayangnya, Kang Bitna sudah mati.

Seharusnya dia masuk ke Neraka Palsu,

tapi telantar ke Neraka Pembunuh akibat sistem klasifikasi pendosa.

Siapa itu?

VALAK ASISTEN HAKIM, NERAKA PEMBUNUH

Bukankah pria ini terakhir?

JUSTITIA HAKIM

Wah... Ini aneh.

Pria ini memang yang terakhir.

Tandai saja dia dan kirim ke Gehenna.

Apa salahku?

Manusia tak bertobat dan tak diampuni yang melakukan dosa.

Para pembunuh akan ditandai di kening dan menerima hukuman berat.

Meski Kang Bitna yang sudah mati mungkin tak berpikir begitu.

Apa saat ini kalian sedang mengadiliku?

Aku juga seorang hakim.

Hakim?

Kenapa hakim datang ke sini?

Itu...

Aku tak tahu. Seseorang memegang pisau di taman dan...

Aku hanya berurusan dengan pembunuh.

Hanya pembunuh yang bisa masuk ke sini.

Aku tak pernah membunuh.

Justitia, bagaimana jika kita memeriksanya lebih dulu?

Dia tak ada dalam daftar.

Dia sudah ke sini, jadi, terserah aku.

Bawa dia kemari.

Dia selalu semaunya sendiri.

Katakanlah kau membunuh satu orang.

Dengan satu pembunuhan, berarti 20.000 tahun di Gehenna.

Tapi karena kau kasar padaku, kau dapat tambahan 50.000 tahun.

Aku tak pernah membunuh siapa pun. Ini tidak adil!

Valak, sedang apa kau? Cepat tandai dia.

Tidak bisa. Dia tak ada dalam daftar.

Jika menandainya, kita tak bisa mengembalikannya lagi.

Bagaimana jika Bael murka?

Berikan! Biar aku saja.

Aku bukan pembunuh. Bukan.

Seorang hakim harus mendengarkan tersangka tak bersalah juga.

Kenapa kau tak mendengarkanku?

Baiklah.

Ayo.

Pengadilan selesai.

Seorang pendosa yang harus dihukum di Neraka Palsu

hampir ditandai sebagai pembunuh dan dikirim ke Gehenna.

Apa kau mengakui kesalahanmu, Justitia?

Sama sekali tidak.

Itu bukan salahku.

Itu salah makhluk bodoh yang melewatkannya.

BAEL DIREKTUR NERAKA

Jika kau mendengarkannya,

dia akan ke tempat yang tepat.

Bael.

Hakim hanya menjatuhkan hukuman.

Aku tidak wajib mendengarkan omong kosongnya

yang mengaku tak bersalah.

Justitia, pergilah ke dunia manusia,

lalu hukum sepuluh pembunuh yang tak menyesal

dan tak bisa diampuni.

Ambil nyawa mereka dan kirim ke Neraka.

Waktumu setahun.

Sepuluh pembunuh?

- Valak. - Ya?

Kau juga ikutlah.

Ya? Aku? Kenapa?

Semua tugas itu

harus kau lakukan dengan tubuh manusia

yang hampir terkena bahaya akibat kesalahanmu.

Kau harus menjalani kehidupannya hingga misimu terpenuhi.

Jika tak berhasil memenuhinya,

maka kau akan mati.

Kau akan mati.

Tidak.

Tidak. Aku tidak mau!

PAIMON HAKIM DISTRIK 7, NERAKA PENGKHIANAT

Akan kuturuti jika kau memang ingin mati.

Aku akan pergi, Bael.

Kumohon. Jangan bunuh aku.

KANG BITNA

Aku datang kemari

karena penurunan jabatan.

Terakhir, aku ingin bertanya.

Kira-kira, apa semua yang kukatakan tadi benar?

Atau hanya kebohongan untuk mempermainkan kalian?

THE JUDGE FROM HELL

EPISODE 1

Ketika dirawat setelah penusukan,

minuman soda yang kau berikan untukku sangatlah enak.

Aku setuju mengikuti pelatihan residen karena itu.

Aku tahu. Terima kasih banyak.

- Jadi, lanjutkan saja perawatanmu. - Baiklah.

Aku bukan iblis. Apa kau puas?

Tidak harus di rumah sakit ini.

Lanjutkan perawatanmu di mana pun.

EVALUASI PSIKOLOGI PTSD, GANGGUAN DELUSIONAL

Terima kasih atas bantuanmu.

Hiduplah dengan baik.

Atau kau akan masuk Neraka.

PENGADILAN

Hadirin harap berdiri.

Hadirin dipersilakan duduk kembali.

Aku sibuk. Cepatlah.

Terdakwa, sebutkan nama dan asalmu.

Tim Investigasi Kejahatan Kekerasan 2,

Letnan Han Daon.

Terakhir kau diadili untuk kasus penyerangan, 'kan?

Ya, itu benar.

Kali ini tanpa pengacara lagi?

Apa alasannya?

Saya yakin saya tidak salah.

Jadi, saya rasa saya tak butuh bantuan hukum.

Seorang terdakwa menunjuk pengacara bukan karena mereka melakukan kesalahan.

Kau yakin bisa menang dalam pengadilan hari ini?

Tidak, tetapi...

Saya percaya jika keadilan memang ada, maka hukum akan melindungi saya.

Benarkah?

Bisakah kau jelaskan kondisi penangkapannya?

Saat itu,

saya menangkap tersangka yang kabur setelah menyerang warga.

Berhenti!

Hei! Kubilang berhenti!

Kau tak bisa kabur lagi.

Jatuhkan saja. Ya?

Enyahlah selagi aku bicara baik-baik.

Apa kau tahu siapa ibuku?

Aku tak tahu, tapi aku iri ibumu masih hidup.

Sampai di sini saja main-mainnya.

Bahuku! Tulangku bisa patah!

Kau berhak untuk tetap diam

dan menunjuk pengacara.

Jadi, hubungi ibumu.

Lalu bagaimana dia?

Kami menjalani sidang, tapi dia hanya mendapat denda kecil.

Setelah itu, dia menuntutmu?

Ya. Dia menuduh saya melukai tangannya

saat menendang pisau yang dia bawa.

Itu fakta, bukan pendapat.

Silakan lihat diagnosis yang disampaikan.

Maksudmu, prognosis pemulihan dua minggu yang diserahkan bagai permen?

Kenapa hasil pemeriksaan medis lengkap tak disertakan?

Aku ingin tahu separah apa lukanya.

Tangan kanan korban luka parah hingga tak bisa makan dengan benar.

Seharusnya dia mati kelaparan saja. Kenapa menuntut?

Yang Mulia, Anda sudah keterlaluan.

Kaulah yang keterlaluan.

Polisi tidak mungkin diam saja.

Korban mengancam dengan pisau. Lalu dia harus bagaimana?

Meminta pisaunya baik-baik?

Atau haruskah dia tertusuk dan gugur sebagai pahlawan?

Penangkapan dapat dilakukan dengan mudah tanpa kekuatan berlebihan.

Jika itu termasuk kekuatan berlebihan, maka ini dakwaan yang berlebihan.

Kenapa kau membawa kasus kecil ke pengadilan?

Padahal aku sibuk. Menyebalkan.

Yang Mulia, ini pengadilan. Tolong tunjukkan sikap yang pantas.

Memangnya ini gereja atau apa? Sikap yang pantas?

Ibunya Presiden Direktur PTL Group.

Lalu ayah mertua jaksa ini satu sekolah dengan ibu korban.

JAKSA PENUNTUT

Jadi, apakah aku yang bersikap tidak pantas di pengadilan?

Atau sebenarnya kau, Pak Jaksa?

Aku hampir terlambat.

Terdakwa, cepat berikan pernyataan akhirmu.

Setiap malam sebelum tidur, saya menyesali hari itu.

Jika tahu akan diadili, seharusnya saya bertindak secara berbeda.

Seharusnya saya tendang tangannya sambil mengincar pisau.

Lalu saat memborgolnya,

seharusnya saya putar lengannya lebih keras. Itulah penyesalan saya.

Kau tak menyesali perbuatanmu?

Tak ada yang perlu saya sesali karena saya tidak salah.

Aku akan memutuskan.

Semuanya, inilah sang Dewi Keadilan.

Bu Guru, kenapa matanya ditutup?

Matanya ditutup karena...

Mau tanya pada hakim?

- Ya! - Ya!

Permisi, Bu Hakim. Boleh kami menyita waktumu sebentar?

- Aku bukan hakim. - Bohong!

Kau memakai jubah hakim!

Pembohong! Hakim itu pembohong!

Benar. Aku bukan hakim.

Lalu siapa kau?

Detektif Kim, aku sudah dibebaskan.

- Tak bersalah. - Jangan takut.

Sebenarnya,

aku adalah iblis. Iblis yang mengerikan!

- Akan kujelaskan saat kembali. - Aku benar-benar iblis.

Jangan bohong. Tidak ada iblis secantik itu.

- Apa? - Benar!

The Judge from Hell subtitles in other languages

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left