200 บรรทัดแรก
Minggir.
"Episode 1"
Awas.
Minggir.
Berhenti.
Astaga.
Astaga. Anda baik-baik saja?
Astaga.
Pak Kim!
Mari jangan bertemu lagi.
Astaga.
Astaga./- Anda baik-baik saja?
Anda baik-baik saja?
Maafkan aku.
Bahuku sakit.
Tangan yang ini saja.
Pikirmu kamu mau ke mana? Kamu harus membayarku.
Aku berutang kepadamu?
Hentikan omong kosongmu dan bayar aku.
Jika tidak, aku akan mengikutimu sampai kantormu.
Bagaimana caramu akan mengambil uangku?
Bagaimana?
Lihat.
Aku akan menempuh jalur hukum.
"Petisi untuk melunasi"
"Pembuat petisi, Baek June"
Dia seperti lintah.
Kamu drakula pengisap darah pekerja paruh waktu.
Jangan pernah menemuiku lagi setelah ini.
Ini tetap saja uangku.
Jangan meremehkan pekerja paruh waktumu,
dan mencoba menggelapkan uang mereka.
Hiduplah dengan jujur, Pak Kim.
Ini.
Apa ini?/- Kembalianmu.
Aku orang yang perhitungan.
Aku terlambat.
Namaku Baek June.
Aku wanita alfa sempurna untuk Korea abad 21.
Tidak, aku hanya seorang pekerja paruh waktu.
Aku pesan dua cangkir latte.
Latte panas?
Terima kasih?
Pekerjaan paruh waktu tetaplah pekerjaan.
Gajimu bisa setara dengan pekerjaan biasa,
jika kamu bekerja paruh waktu di tiga tempat bagus.
Orang-orang bilang
kamu harus mencari pekerjaan tetap selagi masih muda.
Tahukah mereka bahwa orang-orang
menghabiskan ribuan dolar setiap tahun untuk mendapatkan
persyaratan pekerjaan?
Ini./- Baiklah.
Baiklah.
Terima kasih./- Minumlah.
Setengah saja.
Minumlah.
Baik.
Minum lagi. Itu seperti minuman energi.
Aku tidak boleh mabuk, masih ada pekerjaan setelah ini.
Berapa pekerjaan paruh waktu yang kamu lakukan setiap hari?
Kamu sarjana. Kenapa hidup seperti itu?
Menurutku sia-sia menghabiskan uang dan waktu untuk mencari pekerjaan.
Benar. Kini sudah banyak yang bergelar sarjana.
Mereka akan dipecat begitu berusia 40 tahun
tidak peduli seberapa keras usaha mereka.
Aku dipecat saat berusia 39 tahun.
Negara pertama adalah Swiss.
Ini Pak Kim dari Elektronik M.
Aku pemain besar dari Yeouido.
Pak Lee dahulu bekerja di Pengamanan L.
Bu Ahn dihormati di Gangnam
sebelum bisnis suaminya bangkrut.
Kapan-kapan kita harus bermain golf.
Pekerjaan tetap di Korea
sudah lama menjadi khayalan.
Aku mengenal seseorang yang mengalami restrukturisasi.
Dia membuka restoran ayam dan toko kelontong,
lalu mati karena pendarahan otak.
Karena itu aku memilih jalan yang cepat dan bertahan lama.
"Manajemen manusia, Berjalan di jalan yang benar"
"Byun Gang Soo, Pimpinan Grup Gangsoo"
Anda datang rupanya.
Lama tidak bertemu./- Halo.
Pimpinan Byun.
Selamat.
Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk kami.
Selamat.
Ya, terima kasih.
Bagaimana kabar Anda, Nyonya?
Baik. Bagaimana denganmu?
Terima kasih, kabarku juga baik.
Kamu cantik malam ini.
Terima kasih.
Anda mau sampanye?
Silakan.
Sekali lagi, selamat.
Terima kasih./- Terima kasih.
Lewat sini.
Anda mau minum?
Aku sedang bekerja,.
"Manajemen manusia," katanya.
Pimpinanmu sangat ketat.
Seharusnya dia mengizinkan karyawan menikmati acara seperti ini.
Sejak kapan kamu dipekerjakan oleh hotel?
Ini pekerjaan paruh waktu.
Kapan kamu akan berhenti bekerja paruh waktu?
Apa salahnya bekerja paruh waktu?
Kamu, pekerja purnawaktu Gangsoo,
harus berdiri seharian dan bahkan tidak bisa minum.
Aku bisa makan apa pun yang kumau.
Kaviarnya enak sekali hari ini.
Rasa tanggung jawab yang membedakan seorang profesional.
Di mana putra Pimpinan yang kamu jaga?
Aku ingin melihat langsung anak orang kaya itu.
Jangan memikirkan hal itu dan bekerja saja.
Tentu saja.
Halo? Kamu di mana?
Kawan.
Kawan.
Kawan.
Je Hoon.
Kawan.
Kawan.
Semuanya baik-baik saja?
Chae Ri tidak datang.
Tadinya kami akan bertemu di Bali.
Tapi dia mengabaikan pesanku, dan bahkan tidak menghubungiku.
Kawan, di mana kamu?
Apa hanya kamu penumpang pesawat ini?
Permisi, Pak.
Jika sudah selesai, tolong matikan ponsel Anda.
Aku masih merindukan Chae Ri, Je Hoon.
Kini aku harus bagaimana?
Chae Ri.
Kamu mabuk? Di mana kamu?
Chae Ri.
Permisi.
Permisi.
Ini maskapai Hankook Airways, penerbangan dari Bali ke Incheon.
Penumpang lain mengeluhkan panggilan telepon ini.
Boleh jika kututup?
Terima kasih.
Tolong duduk.
Aku sudah duduk.
Tidak di sana, tapi di kursi.
Chae Ri.
Boleh aku minta minuman lagi?
Tolonglah, kumohon kepadamu.
Aku tidak bisa memberikannya karena peraturan perusahaan.
Semuanya! Pelayanan maskapai ini
sangat buruk.
Di mana pintu keluarnya?/- Tunggu.
Di mana pintu keluarnya?/- Anda tidak boleh berdiri.
Duduklah sekarang juga.
Lepaskan aku.
Astaga.
Kenapa kamu.../- Astaga.
Aku akan melumpuhkan Anda.
Chae Ri...
Kamu sangat lucu.
Terima kasih sudah datang.
Putra sulungmu selalu tampak tampan.
Terima kasih.
Di mana adiknya?
Dia sedang dalam perjalanan.
Dia tidak bisa datang karena sedang flu berat.
Kenapa? Dia berulah lagi?
Hentikan.
Permisi, Ayah.
Kamu tahu aku aerofobia.
Sangat menakutkan saat pesawat berguncang.
Saat aku berdiri dan ingin menjelaskan semuanya,
pesawatnya berguncang sangat keras.
Dalam situasi yang tidak terduga,
kamu pasti ingin berpegangan, bukan?
Itu sebabnya kamu memegang dada pramugarinya?
Ya.
Aku takut pesawatnya bisa jatuh kapan saja.
Kamu tidak bisa memahamiku?
Itu bukan pelecehan seksual.
Filosofi manajemenku
selalu berdasarkan
pada manusia.
Manajemen berbasis manusia
adalah kebaikan dan nilai terpenting
di revolusi industri keempat
abad 21.
Itu jalan dan tujuan
Grup Gangsoo.
Aku, Byun Gang Soo,
akan berusaha melanjutkan tujuan pimpinan sebelumnya
dan membuat Grup Gangsoo
sukses dengan bangga di pasar global
sebagai perusahaan yang memimpin
pengembangan ekonomi Korea.
Hei.
Ayo.
Tunggu.
Baiklah.
Rambutmu.
No comments yet. Be the first to leave one.