200 บรรทัดแรก
Ayo! Cepat jalan!
AMERIKA TENGAH TAHUN 1980
Tabrak mereka!
Ayo, Jamie!
Cepat bangun!
Pesawat ini hanya dikhususkan untuk anggota pemerintahan interim.
Siapa dari kalian yang harus kubunuh agar anak buahku mendapatkan tempat?
Masuk!
Tarik!
Lurus ke depan.
Semuanya, pandangan lurus ke depan!
Hentikan!
Pria ini sudah mati. Keluarkan dia!
Dia masih hidup, dasar muncikari!
Semua yang ikut denganku harus pulang.
Ayo.
Hei, terbangkan benda ini!
Tidak ada surat.
Apa ini? Lagi-lagi Watergate?
Berhenti membual soal Watergate! Lihat dirimu.
Ada apa denganku? Aku cukup baik untukmu saat kau menikahiku.
Aku tidak tahan melihatmu.
Pantas saja. Aku tak punya uang.
Aku bekerja 14 jam sehari dan kau tak punya uang?
Anjing mereka terlalu gemuk.
Kami juga mendengar ada wanita di Los Angeles
yang akan menulis lagu untuk anjing Anda.
Kirimkan foto hewan peliharaan Anda bersama biografinya dan 75 dolar,
lalu dia akan mengirimkan kaset dan potret musikal anjing Anda.
Kau punya uang?
Kenapa?
Kau bisa saja menjadi pengemis saat dewasa nanti.
Ya.
Endean?
Tidak, aku tidak mengenalnya.
Bagaimana kau bisa naik ke sini?
Ya.
Demi kepentingan bisnis, perusahaan yang kuwakili
sedang berpikir untuk berinvestasi sekian ratus juta dolar
dalam suatu pengembangan sumber daya di Zangaro.
Di mana?
Afrika Barat.
Kau membaca koran, Pak Shannon?
Sang Presiden, Olu Kimba, sering muncul di halaman depan.
Ya. Lanjutkan.
Sebelum uang diinvestasikan ke Zangaro,
kita harus tahu lebih banyak tentang stabilitas rezim Kimba.
Apa kudeta tak terelakkan?
Ataukah mungkin untuk terjadi?
Kami harus tahu.
Kau seharusnya bisa mendapatkan informasi itu melalui kedutaan.
Kau pikir siapa yang punya hubungan diplomatik dengan maniak seperti Kimba?
Entahlah.
Pak Shannon, dunia kekurangan komoditas.
Suatu hari, kita akan berperang memperebutkan beras.
Bayaran pekerjaan ini sepuluh ribu dolar.
Lima belas.
Berikan setengahnya besok, dan sisanya saat aku kembali.
Ini hanya pengintaian.
Menurutku, masuk dengan penyamaran yang mencolok terlalu berisiko.
Aku butuh alasan untuk berada di sana dengan kamera.
Masuklah sebagai turis.
Jangan khawatir.
Apa yang akan dilakukan turis di Zangaro?
- Entahlah. - Benar.
Namun, pengintaian tidak ada artinya jika kau tak kembali.
Aku selalu kembali.
Mohon tegakkan kursi dan kencangkan sabuk pengaman Anda. Terima kasih.
Brown?
Keith Brown. Ya.
Ada urusan apa di Zangaro?
Aku bekerja untuk majalah alam.
Aku memotret burung dan sebagainya.
Foto burung?
Ya.
Mari ke sana.
Perhatian.
Ini pengumuman penting.
Diperingatkan kepada Pengunjung Zangaro
bahwa ada jam malam di kota Clarence
antara pukul 18:00 dan 06:00.
Apa Anda punya masalah minum, Pak Brown?
Kupikir mungkin ada masalah dengan airnya.
Ada.
Keluarkan isi kantongmu.
Spanyol. Prancis.
Ini Perintah Militer nomor 602.
Hidup Presiden Kimba.
Pajak bandara.
Untuk apa itu, Kawan?
Pajak impor.
Selamat datang di Zangaro.
Mau kuantar ke kota, Nak?
Ya. Terima kasih.
Ini perjalanan pertamamu ke Zangaro?
Ya.
Selamat datang di Clarence.
- Terima kasih lagi. - Sampai jumpa. Tuhan memberkati.
Halo. Namaku Brown, Keith Brown. Aku sudah memesan kamar lewat telegraf.
Brown?
Brown?
Tak ada pesan yang masuk, Pak Brown.
Aku mengirimnya minggu lalu.
Sepertinya sistem telegrafnya bermasalah.
Berapa lama kau ingin singgah di sini?
Empat atau lima hari.
Adakah kamar sepi yang bisa kutempati?
Orang asing dilarang masuk ke lantai dua.
Kamar apa saja dengan pancuran di dalam kamar mandinya.
Tolong paspormu.
Kau butuh pasporku?
Itu akan dikembalikan kepadamu saat kau pergi.
Kau akan dapat kamar 12.
Pak Brown, jipmu di luar.
Bagus.
Hei, Bwana.
Hei, Bwana.
Di hutanku, kau hanya akan menjadi orang berengsek seperti yang lainnya.
Terus sorot anak itu.
Terus ambil gambarnya.
Dengar, kami mendapat izin.
Awas ada jip!
Tenanglah. Semuanya baik-baik saja.
Lewat sini. Ken, terus sorot anak itu.
Selamat malam, Pak Brown. Kau dapat banyak foto?
Dengar, pria yang kau tugaskan tadi pagi tidak becus kerjanya.
Aku tidak memberinya tugas.
Baiklah.
Mana mungkin kami bisa membuat film tentang negaramu
dari lobi hotel? Mana bisa? Astaga.
Terima kasih banyak.
Bajingan payah!
Astaga. Anak itu, ya?
Zangaro
Berengsek!
Sudahlah, biarkan saja.
Kita akan pergi dari sini akhir pekan ini.
Bagaimana kalau kita minum bir? Alan, kau mau bir?
Sialan!
Ada masalah, Pak North?
Tidak, hanya perbedaan mendasar tentang nilai nyawa manusia, Pak Dexter.
Tak ada yang perlu kau khawatirkan.
Mungkin ini pertanyaan bodoh, tetapi adakah pesan untukku?
Nirkabelnya masih mati.
Apa pesannya akan segera masuk?
Pak North, perkenalkan ini Pak Keith Brown, orang Amerika.
Seharusnya kita tidak punya banyak kendala bahasa.
Haruskah kita mencobanya?
- Mau bir? - Tentu.
Bagaimana dengan orang Rusia?
Ada beberapa insinyur pertambangan beberapa bulan lalu
melakukan semacam survei di sini.
Rusia pasti punya sesuatu sehingga mengutus mereka berdua ke sini.
Mereka belum bisa mendapatkan izin pemerintah.
Para bedebah malang itu sudah gila.
Pasang senyum pestamu.
Selamat malam.
Presiden Kimba.
Presiden.
Pak Keith Brown, naturalis Amerika.
Apa kabar?
Presiden Kimba bercerita tentang ketertarikanmu dengan satwa liar kami.
Terutama burung pribumi kami.
Minumlah.
Tentu.
Baik sekali.
Ini untukmu.
Karena tanggung jawabnya yang banyak,
Presiden Kimba tak punya waktu
untuk meneliti nama ilmiah beberapa spesies langka kami.
Sibuk sekali, ya.
Minumlah.
Tidak, satu untuk ayahku.
Baik sekali.
Presiden akan sangat senang
jika kau bisa memberinya nama ilmiah
untuk burung titihan jambul.
Ya?
Mungkin lain kali.
Hanya untukmu.
Podiseps cristatus.
Benar, bukan?
Kalau burung petrel badai?
Hydrobates.
Ada lagi.
Pelagicus.
Benar, bukan?
Bagaimana dengan Bubbling Cisticola...
Esmeralda Troglodytes,
dan satu lagi yang jadi favoritku juga favoritmu tentunya.
Nectarina Famosa.
Bersulang untuk mereka. Tuhan memberkati mereka.
Minumlah.
Mabuk di depan umum adalah kejahatan di Zangaro.
Siapa pria itu?
Woody Woodpecker?
Selamat malam, Nona Dexter.
Pak Brown?
Aku Gabrielle Dexter.
Ayahku menyarankan aku mengajakmu berkeliling Clarence besok.
No comments yet. Be the first to leave one.