120 บรรทัดแรก
Benar.
Aku menyuruhnya membunuh penjaga kubah.
Aku tak menyangka.
Jika aku bisa mendapatkan putraku kembali,
aku akan menceritakan semuanya.
Kuceritakan fakta yang tidak kau ketahui.
Semua ini perintah dari Panglima Yoshinobu.
Cepat atau lambat, dia memang harus dibunuh.
Meskipun begitu, kenapa putranya juga...
Aku ingat pernah menyuruhmu menyingkirkan rasa simpati.
Ekspresimu itu
sangat menawan.
Aku sudah pernah bilang, aku tidak tertarik padamu.
Namun, aku tertarik padamu.
Cukup lakukan saja tugasmu.
Jika mendekat lagi, aku akan membunuhmu.
Nasib penjaga kubah sangat disayangkan.
Di mana tubuh Nona Kyoko?
Kami telah mengambilnya.
Seperti biasa, tubuhnya pasti telah dikubur oleh pengurus mayat.
Seseorang baru saja menghilang tanpa jejak.
Namun, situasi kota tetap seperti biasanya?
Bukan hanya tidak ada perang skala besar,
namun, juga tak ada penjarahan ataupun kerusuhan.
Berkat Panglima Yoshinobu, semuanya terlihat damai, 'kan?
Namun, mereka tidak tahu apa-apa.
Sama seperti kita, mungkin ada fakta yang disembunyikan dari kita.
Fakta?
Fakta tidaklah penting.
Cara pandangmu yang penting.
Percayalah pada apa yang matamu lihat.
Janome adalah musuh bebuyutanku.
Jika kau mau mengalahkan musuhmu,
sebaiknya berhenti bermain-main dengan 'adik'-mu.
Hal ini tidak ada hubungannya denganmu.
Terkadang, perasaan bisa menjadi kejam.
Perasaan membuat seseorang menderita.
Karena itulah, semestinya kau membunuhnya waktu itu.
Aku sudah menghubungi sebuah kuil saat menyelinap masuk.
Aku akan bicara dengan mereka.
Kau bisa mempercayakan adikmu pada mereka.
Kenapa kau melakukan ini?
Momen perpisahan pasti akan tiba.
Jika Janome tahu tentang keberadaanmu,
adikmu juga akan dalam bahaya.
Meskipun Asahi dibunuh, aku tidak akan terlalu...
Kita sama saja.
Kita sama-sama budak dari perasaan kita sendiri.
Makanya aku paham.
"Aku melihat dunia sebagai dunia biasa, Gratiano."
"Sebuah panggung tempat setiap orang memiliki sebuah peran."
"Peranku adalah peran yang sedih."
"The Merchant of Venice" oleh William Shakespeare.
Adegan satu babak satu, 'kan?
Kau harus memainkan peranmu.
Lalu, aku akan memainkan peranku.
Buang perasaanmu.
Inilah musuhmu.
Dulu, Janome adalah
peneliti unggul yang ditemukan oleh Panglima Yoshinobu.
Para lansia dan anak-anak dijadikan subjek eksperimen yang kejam.
Bahkan Janome sendiri juga menjadi subjek berkali-kali.
Lihat, inilah yang dia dapatkan setelah melakukan eksperimen.
Ketika Janome mempelajari terapi sel dan gen
saat meneliti tentang keabadian,
dia mengetahui tentang klanmu dan mulai mengamuk.
Semuanya tidak sesuai keinginannya.
Jadi, dia memusnahkan klanmu dan memutus garis keturunanmu.
Jangan menangis. Jika kau ingin balas dendam,
singkirkanlah semua perasaan yang tidak penting.
Buang perasaanmu.
Kenapa dulu aku menolongnya?
Aku tidak tahu.
Asahi.
Kemudian, anjing Nyonya Yamazaki di Jalan No. 3 sangat lucu.
Ia selalu memamerkan perutnya.
Setiap kali aku mengelusnya...
Asahi.
Tolong pergi dari rumah ini.
Semua lukamu sudah sembuh, 'kan?
Kenapa kau tiba-tiba bicara begini?
Sejak awal, kita tidak semestinya tinggal bersama.
Aku musuhmu.
Karena itulah, aku...
Aku juga selalu memikirkan cara untuk menjatuhkanmu.
Mungkin saja aku juga telah meracuni asinan yang baru kau makan!
Apa kau takut?
Kau takut aku akan membunuhmu, makanya kau mengusirku?
Jika kau ingin membunuhku, lakukanlah dengan serius,
agar aku juga tidak perlu menahan diri.
Kak Yuki.
Namaku bukan Yuki.
Kau tidak tahu apa pun tentangku.
Aku juga tidak tahu apa pun tentangmu.
Pergilah ke sana, semuanya sudah diatur.
Di dalamnya ada tiket kapal, peta menuju dermaga dan uang.
Gunakanlah uang ini saat kau memerlukannya.
Namun,...
Kau bisa membunuhku.
Namun, kau harus menunggu hingga aku menyelesaikan tugasku dulu.
Aku tidak akan membiarkanmu membunuhku sebelum itu.
Jadi, kau juga harus bertahan hidup.
Kau tidak boleh mati sebelum membunuhku.
Jika kau masih di sini saat aku kembali,
aku akan membunuhmu tanpa ragu.
Asahi?
Jadi, di mana bajingannya?
Kaulah bajingannya.
Setelah menyelidiki informasi palsu dari Hanakaze
tentang pembunuhan Yoshinobu,
semua petunjuk mengarah padamu.
Kau pasti bercanda.
Apa yang kau lakukan?
Kaulah pengkhianat yang telah disuap.
Ini buktinya.
Apa-apaan ini?
Kau menerima imbalan yang besar dari Janome,
membuat organisasi kebingungan karena informasi palsu,
serta membocorkan informasi rahasia.
Tidak, itu tak benar! Aku tidak tahu apa pun tentang uang ini!
No comments yet. Be the first to leave one.