200 บรรทัดแรก
Bumi.
Api.
Udara.
Air.
Hanya Avatar yang bisa menguasai keempat elemen
dan membawa keseimbangan pada dunia.
ZainuddinAri mempersembahkan
Seseorang telah menyerang pusat kebudayaan suku air selatan.
Semua bukti mengarah pada pihak suku air utara,
tapi Mako merasa ada sesuatu di balik kasus ini.
Sementara itu, Varrick telah meminta Bolin
untuk menjadi pahlawan baru bagi krisis ini.
Asami juga bekerja sama dengan Varrick,
dan seluruh mecha-tank miliknya menuju selatan untuk membantu memerangi Unalaq.
Sengatan
Sengatan
ROH
ROH \
Kita diserang!
Varrick tak akan senang melihat ini.
Di mana dia?
Ayah berkata dia akan menemui kita di tempat ini.
Dia akan segera datang.
Apa kau baru saja keluar dari dunia roh?
Jangan pikirkan itu. Di mana Avatar?
Dia sudah hampir kami tangkap
tapi roh kegelapan menyerangnya.
Roh itu di luar kendali.
Kalian tak berhasil menangkapnya?
Avatar sudah mati.
Akhirnya kita berhasil.
Sekarang kita harus menghentikan si kejam Unalaq!
Suku air selatan adalah milikku.
Selanjutnya, aku akan menguasai dunia
dengan mesin kiamat pengendali airku!
Jangan cemas, juji dan roh-tan.
Aku akan mengakhiri teror Unalaq.
Demi aku, Nuktuk, pahlawan dari selatan!
Nuktuk, kau bukan sekadar pahlawan dari selatan,
kau juga teman terbaik kami.
Nuktuk-ity!
Kalian berdua adalah rakun salju dan panda kutub terbaik yang pernah kutemui.
Oh.
Bolin, lihat di sana. Apa yang kaulihat?
Aku... Apa ini pertanyaan menjebak?
Aku beri tahu apa yang aku lihat, kelahiran bintang baru.
Kaulah bintangnya. Orang-orang menyukainya.
Bintang-bintang beri tahu mereka apa yang yang harus mereka pikir dan mereka buat.
Bolin, apa kau pernah mencoba memaksakan
Monyet-Marmut mengendarai sepeda?
Eh... Seingatku belum.
Tentu saja belum.
Kau tak bisa memaksa Monyet-Marmut melakukan apa-apa.
Mereka hanya mau melakukan apa-apa sendiri.
Benar.
Dengan rekaman ini,
kita akan mendapat dukungan dari masyarakat,
dan tak akan lama lagi, mereka akan membujuk presiden
untuk meminjamkan pasukannya demi perang.
Rencana busukku berhasil.
Aku sudah menangkap kekasih Nuktuk yang cantik.
Tak semudah itu, Unalaq!
Oh, aku akan menyelamatkan cinta sejatiku dan suku air selatan!
Dan sekarang, waktumu sudah habis.
Percuma kau berjuang, Nuktuk.
Jaring anti energiku akan mematikan pengendalianmu.
Tidak! Kumohon.
Kekuatanku... melemah.
Nuk-payah.
Apa ini akan menjadi akhir bagi Nuktuk?
Apa dia bisa lari dari jebakan Unalaq
dan menyelamatkan Ginger yang cantik?
Nantikan kelanjutannya minggu depan di Petualangan Nuktuk:
Pahlawan dari Selatan.
Wah. Kita mendapat adegan yang sangat mesra di sini.
Ya, 'kan?
Ya. Di layar.
Ada apa?
Apa kau marah karena aku meninggalkanmu tertangkap di tangan Unalaq?
Aku akan menyelamatkanmu di episode berikutnya.
Ginger, kita bisa melewati ini semua.
Varrick, salah satu kapalmu sudah tertangkap.
Sial, Zhu Li, sudah kubilang
aku tak suka mendengar kabar buruk tanpa mendengar kabar baik sebelumnya.
Oh, ya, kabar baiknya adalah
sepertinya rekaman pertama kita mendapat sambutan yang luar biasa.
Itu berita lama! Ayo pergi.
Apa itu benar?
Maaf. Seluruh barang milikmu sudah dicuri.
Tanpa penjualan ini, aku tak tahu sampai kapan
aku bisa mempertahankan perusahaan ini.
Apa yang harus kulakukan?
Jangan khawatir.
Aku akan mencari siapa yang bertanggung jawab atas ini semua.
Kepala Beifong sedang menginterogasi kapten kapal.
Aku tahu ini hari yang melelahkan,
tapi ceritakan padaku kejadiannya.
Kami diserang di 30 kilo dari pelabuhan.
Kami tak menyadari tanda-tanda mereka datang.
Ini sudah penyerangan ketiga dalam minggu ini.
Di lokasi yang sama.
Ya, dan itu sudah masuk dalam wilayah hukum kota Republik,
dan itu artinya, ini menjadi masalah untuk kita.
Semua stres ini akan berubah menjadi uban yang indah.
Pelakunya pasti suku air utara.
Mereka berusaha menghentikan seluruh bantuan untuk kutub selatan.
Aku sependapat. Apa ada hal lain yang kauingat tentang penyerangan itu?
Apa ada sesuatu yang tak beres?
Ada satu hal.
Bom itu meledak dengan cara yang belum pernah aku lihat sebelumnya.
Juga tak memakai sumbu.
Bom itu seperti dikendalikan dalam jarak jauh.
Seperti bom di pusat kebudayaan.
Tunggu, kau mau ke mana?
Aku ingin mencari bukti-bukti lain.
Asami, aku sudah mendengar kabarnya.
Aku tak percaya mereka juga mengambil kapal favoritku yang kelima di perusahaan kargo Varrick!
Aku menamainya dengan nama ibuku.
Istirahat dalam damai, di dasar laut.
Tanpa uang dari penjualan ini,
Future Industries akan bangkrut.
Kepala, menurutku ada hubungan antara serangan ini
dan serangan di pusat kebudayaan.
Apa yang kaulakukan?
Menyelesaikan kasus ini.
Apa orang yang menyerangmu
memakai alat satu ini di tangan mereka?
Menurutku ini adalah pengendali bom itu.
Waktu itu sangat gelap untuk melihat sekitar.
Mako!
Kepala, menurutku orang-orang yang menyerang bukanlah
berasal dari suku air utara.
Tentu saja mereka berasal dari suku air utara.
Mereka pengendali air.
Apa orang ini juga menyerangmu?
Tidak, aku tak mengenalinya.
Oh, memalukan.
Usaha yang bagus, pemula.
Mako, keluarlah. Sekarang.
Kerja bagus, semuanya.
Ada lagi kasus yang terbuka dan tertutup seperti di dalam kisah si dua kumis!
Tunggu, mungkin Mako memiliki ide.
Kepala, aku tahu ini sedikit rumit,
tapi aku punya ide untuk menangkap orang-orang ini.
Ya, mari kita dengar pendapat pemula ini.
Dia melakukan pekerjaannya lebih baik dari kalian.
Siapa yang lapar?
Cukup!
Aku tak mau mendengar ide yang payah dan pemula darimu.
Kau polisi, bukan detektif.
Sekarang pergilah ke jalanan dan lakukan pekerjaanmu!
Lu dan mereka bodoh.
Aku membenci mereka dan kumis-kumis mereka.
Lupakan mereka. Apa idemu?
Operasi sengatan.
Aku ingin memakai kapal umpan,
dan memancing mereka keluar,
serta menangkap siapa saja yang terlibat.
Ayo.
Tak semudah itu.
Agar rencana ini berhasil, kita membutuhkan banyak polisi,
dan Beifong sudah menolaknya.
Kita pasti berhasil, hanya dengan kita berdua.
Aku tak tahu.
Aku tak mau menusuk Beifong dari belakang.
Kalau dia tahu, aku mungkin akan dipecat dari kepolisian.
Mako, aku membutuhkan pertolonganmu.
Ibuku sudah tak ada. Ayah dipenjara.
Future Industries adalah satu-satunya yang tersisa di keluargaku.
Aku ingin membantumu,
tapi ini pekerjaan yang membutuhkan lebih dari dua orang.
Pertama, kita butuh kapal.
Ah!
Kalian butuh kapal? Aku punya kapal.
Aku ingin ikut dalam rencana apa pun yang kalian bahas.
Aku senang terlibat dalam rencana.
Sedikit yang kautahu, itu semakin baik.
Sempurna! Aku senang menjadi penasaran.
Baiklah, aku ikut. Ayo kita dapatkan orang-orang ini.
Kapal ini sudah terisi penuh dengan kargo-kargo tiruan.
Ayo kita mulai operasi sengatan ini.
Masih belum. Kita masih membutuhkan banyak orang.
Bagaimana dengan Korra?
Tak ada yang lebih baik dari Avatar.
Benar, eh... Korra.
Ya, sebenarnya, dia, sedang keluar kota.
Apa kalian berdua baik-baik saja?
Ya, ya. Lupakan tentang Korra.
Aku akan pergi mencari Bolin.
Hei, Mako, bagaimana menurutmu?
Aku sudah membuat sedikit perubahan dekorasi.
Sepertinya menjadi bintang itu akan membuatku punya banyak uang.
Apa itu patung marmermu?
Itu juga gantungan topi kita.
Kita tak punya topi.
Itu karena kita memang tak punya topi.
Tapi sekarang kita punya. Mako, kau sepertinya stres.
Menurutku kau membutuhkan sedikit berendam.
Aku tak punya waktu untuk berendam, oke?
Aku sedang berusaha menangkap siapa pun yang menyerang kapal,
No comments yet. Be the first to leave one.