200 บรรทัดแรก
Aku ingin bahagia
Aku ingin bahagia
Aku terus pikirkan soal itu sejak masa
kecilku
Aku ingin bahagia
Semua orang juga sama
Tapi
Aku harus apa agar aku
bahagia?
Aku ingin bahagia
m 0 0 l 300 0 300 300 0 300
m 0 0 l 300 0 300 300 0 300
m 0 0 l 300 0 300 300 0 300
Periksalah poin-poin kebahagiaanmu!!
Bantuan dalam mengumpulkan poin kebahagiaan
Tingkatkan poin kebahagiaan milikmu!
Orang ini!!
Aku ingin bahagia -
ZainuddinAri
mempersembahkan
Denpa
Teki
na
Kanojo
~Permainan Kebahagiaan~
~Permainan Kebahagiaan~
Dasar pengganggu!
Aku tak melakukannya!
Apa? Kau melakukannya! Kau pegang pantatku!
Apa kau lihat-lihat!
Jangan berdalih, dasar penjahat!
Ada apa ini?
Orang ini menyentuh pantatku.
Aku yakin dia pasti selalu begitu.
Tolong tangkap dia.
Ya. Orang seperti dia harusnya mati saja.
Baiklah.
Serahkan saja padaku.
Akan kupanggilkan polisi sekarang.
Kau tertangkap basah!
Pembelaanmu percuma saja sekarang!
Dasar sampah!
Tunggu dulu! Dia tak mengganggu siapa-siapa!
Siapa kau? Enyah sana!
Ini bukan urusanmu!
Ini...
Urusanku! Aku pacarnya!
He-Hei, Hikaru.
Memangnya kenapa?
Tak mungkin dia mengganggu orang lain!
Karena aku yang memuaskan semua keinginannya!
Ayo, pergi.
Kau pasti bohong.
Bukankah aneh kalau kau kebetulan lewat di sini?
Jangan bohong!
Aku selamat. Terima kasih, Hikaru.
Kalau kau tak ada, pasti aku sudah ditangkap atau berkelahi.
Setelah itu, pasti aku akan berurusan dengan polisi.
Tamat sudah!
Hidupku tamat sudah!
Ciuman pertamaku direnggut oleh setan pirang!
Bunuh aku sekarang!
He-Hei!
Kenapa kaulakukan hal cabul seperti itu?
Dasar setan pirang cabul!
Kau ini serendah apa?
Kau ambil keuntungan dari pelayan yang lemah! Kau peluk dan cium aku!
Kau hanya lakukan apa yang kaumau!
Tapi kau sendiri yang cium...
Aku?
Tidak, maaf, aku yang salah.
Benar, semua salahmu! Semua ini salahmu!
Lupakan saja yang terjadi.
Lupakan yang terjadi hari ini!
Jangan bilang siapa-siapa!
Ini rahasia kita berdua, paham?
Lupakan dan rahasiakan.
Apa?
Ya.
Ada apa, Tn. Juu?
Tidak.
Apa Hikaru lagi yang buat?
Ya.
Kabarnya baik?
Ya.
Apa ada sesuatu yang Anda pikirkan tentang dia?
Tidak. Oh, ya.
Dia sangat menyayangimu, 'kan?
Itu sebabnya...
Hikaru itu adik yang baik.
Dia mencintaiku, dan aku juga.
Kalau bisa, aku mau membuatkannya bekal nanti.
Tapi setiap aku masuk dapur, ibu dan Hikaru selalu menghentikanku.
Cinta?
Hei, Ame, menurutmu cinta itu apa?
Sebuah kata yang iramanya begitu dalam.
Maaf.
Kelas 2-13, Juu Juuzawa.
Kelas 2-13, Juu Juuzawa.
Diharapkan segera datang ke ruang OSIS.
Aku hanya memanggil Juuzawa.
Yang tak termasuk harus pergi.
Salah kalau bilang aku tak termasuk.
Aku terhubung dengan Tn. Juu oleh ikatan kuat dari kehidupan sebelumnya.
Ini adalah ikatan kuat yang bahkan tak bisa dihancurkan, Nn. Ayase.
Abaikan saja dia. Teruskan.
Hah?
Aku Ichiko Ayase.
Aku satu kelas dengan Ochibana, dan aku wakil ketua OSIS.
Apa kau tahu kenapa kau dipanggil?
Tak tahu.
Wah, wah. Padahal seluruh sekolah membicarakanmu,
tapi kau belum dengar beritanya, Ochibana?
Juuzawa didakwa atas pelecehan di kereta kemarin.
Pelecehan?
Terlebih, untuk menutupinya, dia melakukan tindakan tak senonoh di depan umum dengan pacarnya.
Pacar?
Aku tak melakukan itu! Aku tak bersalah.
Kau bisa bilang begitu, tapi apa kau punya bukti?
Kalau itu...
Tn. Juu takkan melecehkan siapa pun.
Kenapa kau yakin begitu?
Karena dia adalah Juu Juuzawa. Apa alasan itu tak cukup?
Kau ini memang hebat, Juuzawa.
Gadis yang waktu itu 'kan pacar aslimu, lalu Ochibana ini selingkuhanmu?
Hei, kau.
Kau playboy sekali.
Aku jadi ingat, kau juga dekat sekali dengan Miya Satsuki.
Mungkin kau mengeluarkan feromon yang memikat gadis seperti itu.
Aku pergi.
Siapa yang mengizinkanmu pergi?
Lepaskan aku!
Beraninya kau.
Tak kusangka kau akan bersikap kasar pada pengurus OSIS.
Itu karena...
Itu karena kau memprovokasinya, Ayase.
Kak Shiraishi.
Ketua OSIS.
Benar. Aku Kaori Shiraishi.
Maaf kau harus alami itu.
Ayase.
Juuzawa di sini karena tak ada bukti, 'kan?
OSIS itu harusnya tak termakan gosip.
Aku sudah bilang tadi pagi, 'kan?
Ya.
Aku mengerti kenapa kau marah, Juuzawa. Tapi kekerasan itu dilarang.
Bisa kau minta maaf pada Ayase?
Aku minta maaf.
Bagus! Semuanya beres sekarang!
Ya, 'kan?
Tn. Juu, maafkan aku.
Aku ada di situ, tapi aku tak bisa melindungi Anda.
Tak perlu dipikirkan.
Aku yang kaget.
Tapi, bagus ketua OSIS itu menyelamatkanku.
Maksud Anda kak Shiraishi?
Kudengar dia tak hanya terkenal, tapi para guru dan murid juga sangat mengandalkannya.
Hmm... Jadi orang seperti itu memang ada?
Tapi aku paham sekarang.
Itu sebabnya semua orang di kelas menatapku dengan aneh hari ini.
Ada apa?
Anu, Tn. Juu.
Boleh kutanya sesuatu?
Apa?
Siapa pacar yang Ayase bicarakan tadi?
Tidak, itu...
Maaf, aku sudah menanyakan itu.
Siapa pun yang Anda pilih jadi pacar bukan urusanku.
Maaf. Ayo, Tn. Juu.
Ya.
Ini Juuzawa.
Halo? Ini Juuzawa.
Salah sambung?
Halo?
Tn. Juu, apa kita harus urus gosip itu?
Gosip itu nanti akan hilang sendiri, jadi kenapa dipikirkan?
Oh, aku ada firasat buruk tentang ini.
Apa Anda tahu insiden-insiden aneh
yang terjadi di sekolah-sekolah belakangan ini?
Insiden aneh?
Singkatnya, perbuatan jahil.
Contohnya, paku payung yang dimasukkan di dalam sepatu.
Semua isi kotak pensil patah.
Bodoh
Semua buku tulis dirusak.
Bodoh
Matilah
Seragam olahraga disembunyikan.
Kalau dilaporkan, insiden itu terlalu ringan untuk diproses oleh polisi.
Tapi, para korbannya pasti akan sangat terganggu.
Ini adalah surat kemalangan.
Mungkin.
Mungkin kejadian Anda dicurigai atas pelecehan itu juga karena perbuatan ini.
Kau berpikir terlalu berlebihan.
Mungkin aku memang berlebihan.
Atau mungkin kitalah yang meremehkan.
Dengan izin Anda, aku mau melakukan penyelidikan.
Lalu setelah itu?
Aku akan hancurkan penyebabnya.
Hentikan. Meski yang kaucurigai itu benar, biarkan saja.
No comments yet. Be the first to leave one.