Mata Batin 2 (The 3rd Eye 2)

Mata Batin 2 (The 3rd Eye 2)

ดาวน์โหลดคำบรรยายMalay

ข้อมูลรุ่น

The 3rd Eye 2 2019 INDONESIAN 1080p WEBRip x264-RARBG
The 3rd Eye 2 2019 INDONESIAN 720p WEBRip x264-RARBG
ความคิดเห็นโดย KRBuild
for web rip only. Enjoy!

แท็ก

webrip
web
x264
BRip
1080
720p
720
เผยแพร่เมื่อ: 2019-06-14
ดาวน์โหลด: 8
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Malay

152 บรรทัดแรก

FILM NETFLIX ORIGINAL

Pernahkah kalian bertanya

kenapa kalian lahir ke dunia?

Untuk apa kalian ada?

Untuk siapa kalian hidup?

Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang Tuhan beri,

haruskah kita mensyukurinya?

Atau menyesalinya?

Untuk kami, mata batin yang Tuhan berikan awalnya terasa seperti kutukan.

Namun kini, kami bisa menerimanya sebagai anugerah untuk membantu orang.

Menjadi jembatan antara dua dunia dan membantu jiwa yang belum tenang.

Kami, aku dan adikku, yang memiliki mata batin terbuka,

ada untuk mereka.

Engkau pemegang jiwa ketika hidup.

Engkau pelepas jiwa ketika mati.

Engkau pemilik alam kami dan alam mereka.

Pertemukanlah aku dengannya.

Mirah. Aku mengundangmu ke dalam lingkaran ini.

Abel.

Kakak sedang apa?

Coba komunikasi dengan Mirah.

Untuk apa, Kak?

Untuk mencari tahu kenapa dia masih ada di dunia kita

dan kenapa terus mengikutimu dari sekolah sampai rumah.

Ini sudah satu tahun, Bel. Untuk apa?

Kak Alia berhasil?

Aku sudah coba berbagai macam cara, tetap tidak bisa.

Kata Bu Windu dia mau sesuatu dari kita.

Kau sudah dapat petunjuk?

Aku tidur dahulu, Kak.

Air adalah media yang tenang.

Fokuskan mata batin di dalam air untuk melihat masa depan.

1. SIAPKAN AIR.

2. BERENDAM 10-20 MENIT.

3. TENANGKAN PIKIRAN.

Tolong!

Abel!

Abel!

Abel, buka pintunya!

Abel!

Abel!

Abel, bangun. Buka matamu, Bel!

Bel, kau dengar aku? Abel!

Mirah.

Apa yang kau lakukan pada Abel?

Abel.

Abel.

Abel...

Yang kau alami itu disebut psikometri.

Kemampuan seseorang bisa membaca sejarah suatu objek dengan menyentuhnya.

Karena memang di setiap objek

ada rekaman kejadian tersimpan.

Berasal dari energi orang atau benda di sekitar objek itu.

Berarti kalung ini pasti berkaitan dengan rumah yang kulihat.

Ya, dan sebaiknya kau berhenti memikirkan ini.

Sudah berbulan-bulan kau cari tahu

tentang kalung dan rumah itu, tetapi tidak ada hasilnya.

Kau juga tidak bisa komunikasi dengan Mirah.

Bu Windu, aku yakin kalung itu,

rumah itu berkaitan dengan Mirah.

Itu bisa mengungkap kematian Abel,

kenapa dia dibunuh.

Alia.

Sudah bagus kau mau melanjutkan hidupmu lagi sekarang.

Bantulah anak-anak panti sambil mencari jati dirimu.

Tetaplah sesuai rencana dan mulailah kehidupan baru, Alia.

Ya, Bu.

Aku akan tetap sesuai rencana hidup.

Karena kini tempat yang cocok untukku adalah panti asuhan.

Tempat seseorang yang tanpa keluarga.

Namun, aku akan tetap cari tahu apa yang terjadi pada Abel.

Alia.

Dengan memiliki mata batin,

kau akan menyelami dunia lain tanpa batas.

Kau harus hati-hati.

Jangan melakukan kebodohan hanya karena dendam

dan amarahmu kepada Mirah.

Selamat siang.

Siang, Pak.

Aku Alia yang mau kerja sosial di sini. Aku sudah bicara dengan Bu Laksmi.

Ya. Bu Laksmi menunggu di belakang.

- Biar kuantar. - Ya.

Alia.

Ini Alia yang menelepon kemarin.

Ya. Selamat datang di panti asuhan kami.

Aku Ibu Laksmi dan ini Pak Fadli suamiku.

Aku mau kembali ke bengkel.

- Ya. - Baik.

Ayo.

- Ya. - Baik.

Rumah ini peninggalan orang tuaku.

Terlalu besar untukku, makanya kami jadikan panti asuhan.

Pendapatan kami murni dari donasi dan gaji Pak Fadli.

Orang tua kami adalah salah satu penyumbang terbesar.

Maaf, aku baru tahu tentang panti asuhan ini

dari berkas orang tuaku.

Tidak apa-apa.

Kami justru bersyukur kau sama mulianya dengan orang tuamu.

Apalagi relawan kami yang terakhir baru saja berhenti kemarin.

Di sini ada 16 anak, semuanya perempuan,

dan semuanya tidur di atas.

Aku dan suami menempati sayap kiri rumah ini. Paham?

- Ya. - Ayo.

Di sini ada beberapa ruangan. Mari kutunjukkan lantai bawah.

Ini ruang TV dan ruang santai.

Bu, TV-nya tidak bisa menyala.

Ya, kipas anginnya juga.

Aduh. Besok Pak Fadli perbaiki.

Rayya, sini.

Sini.

Rayya.

Aduh...

- Dingin, Bu. - Sungguh?

Badanmu hangat.

Jangan main dahulu, istirahat di atas.

Kau bermain seperti anak laki-laki. Ayo istirahat.

Bilang, "Permisi, Kak."

Baiklah.

Memang agak dingin di sini.

Aku akan beri tahu Pak Fadli nanti. Ayo.

Kak Nadia memang aneh, Bu.

Nadia?

Kak Nadia sembunyi di lemari semalam. Katanya ada suara seram.

Suara seram apa?

Aku tidak tahu. Aku tidak dengar apa-apa.

Apa mungkin suara itu berasal dari sesuatu yang tidak bisa kita lihat?

Seperti apa?

Sayang, hal-hal seperti itu tidak ada. Paham?

Tidak ada. Tidak perlu takut.

Ayo kerjakan PR.

Nadia baru dua minggu di sini.

Sikapnya memang agak aneh.

Selalu menyendiri, selalu ketakutan.

Ketakutan?

Mungkin dia masih mengatasi traumanya.

Orang tua dan kakaknya meninggal karena tanah longsor.

Dinas sosial membawanya ke sini.

- Hei, hati-hati kalau bermain. - Maaf, Bu.

- Jangan sampai pecah! - Maaf.

Apa isi buku itu? Dia tidak izinkan anak-anak lain lihat.

Bukan apa-apa. Hanya gambar biasa.

Baiklah. Kau yang kembalikan ke Nadia.

Sekalian coba dekatkan diri ke anak-anak yang lain, setuju?

Memang seperti ini. Tidak apa-apa. Ayo.

Kami di sini satu keluarga, dan kau akan menjadi bagian dari kami.

Kapan kau bisa mulai?

Hari ini?

Bagus.

Setelah kau rapikan barang-barangmu, bantu aku siapkan makan malam.

Lalu tolong siapkan kamar Nadia.

Selama ini dia tidur bersama Rayya dan Malika.

Kasihan dia sudah besar, 'kan?

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left