160 บรรทัดแรก
ZainuddinAri
mempersembahkan
Lima
Daun
m 0 0 l 0 0 l 1 -2 b 2 1 8 -6 11 -9 b 8 -10 1 -12 -1 -15 b 4 -14 7 -14 11 -12 b 6 -18 9 -24 7 -31 b 10 -25 14 -19 13 -14 b 16 -21 22 -25 29 -29 b 27 -21 21 -16 18 -13 b 23 -14 29 -13 33 -12 b 26 -9 22 -7 15 -9 b 20 -2 18 -1 20 3 b 18 0 13 -2 13 -9 b 12 -11 5 0 0 0
Bagiku peta itu terlalu lebar 'tuk diawasi
Miwatasenai chizu ga aru
Dan itu membuatku bingung
Tohou ni kureru hodo hiroku
Ku menyerah untuk memahaminya
Shiru koto akiramesou ni naru
Kita itu sangat pemalu
Bokura wa totemu SHY de
Dan sangat mudah tersakiti
Kantan ni kizutsuki yasui
Karena itulah kita bangun benteng tinggi untuk mengatasinya
Dakara takai oshiro tatete mioroshiteru no
Berdiri menyambut dengan tepuk tangan meriah
STANDING OVATION kyoumei shita APPLAUSE
Semua tahu jika seseorang harus memulainya
Minna shitteru dareka ga hajimenai to
Kita melangkah dari bahu ke bahu
Bokura wa kata narabete
Tanda cinta
SIGN OF LOVE
Cinta itu tak pernah sia-sia
Aisuru koto ni muda wa nai yo
Kuingin memenuhi hasrat yang kauinginkan
Motometeru mono ataetai
Tunjukkan jiwamu
SHOW ME YOUR SOUL
Dari lubuk hati, ku takkan melupakanmu
Kokoro no soba ni wasurenai ai ga
Demi cinta
LOVE ON
Tanda cinta
SIGN OF LOVE
Tunjukkan jiwamu
SHOW ME YOUR SOUL
Kita culik dia.
Apa?
Lalu, akan kita sebarkan berita kalau dia diculik.
Saat semua orang mendengar perkara itu, dia takkan bisa menikahi keluarga mana pun.
Ini akan menodai nama baik keluarga itu.
Menarik juga.
Dasar pencuri.
Kau mudah mengerti.
Aku juga akan bantu.
Aku juga akan bantu-bantu.
Kau tak boleh.
Tapi apa kau punya rencana?
Apa hanya kita bertiga?
Ada satu orang lagi yang bisa digunakan.
Pencuri yang lain, ya?
Jadi, kau tak lagi bekerja sendiri?
Tanganku terluka, jadi aku agak khawatir.
Dulu aku juga perampok.
Aku berhenti untuk membesarkan putriku.
Manisnya pria-pria nakal ini bergabung.
Sepertinya putra kedua itu sering jalan-jalan di malam hari.
Sepertinya kau sudah selesai menyelidiki.
Mungkin kita harus bujuk dia dengan Otake.
Manfaatkan sifat mesumnya.
Lalu?
Kalau ini semua berhasil, kita kurung dia di sini.
Di sini?
Di bawah tanah. Ada ruang di bawah sana, 'kan?
Ternyata kau menyadarinya.
Terasa saat berjalan di atasnya.
Aku tak tahu bisa seperti itu.
Tenang, semua akan baik-baik saja.
Akan Baik-Baik Saja
Ayah tak bisa berpaling dari lantai itu, 'kan?
Awasi terus orang di bawah tanah itu.
Matsu sedang menjaga rumah itu.
Sepertinya dia mengabaikanku.
Dari dulu dia memang serigala penyendiri. Jadi seperti itu.
Dia tak suka berkelompok.
Kalau begitu, kenapa dia bergabung?
Entahlah.
Ichi.
Aku tak ingin uang.
Apa maksudmu?
Aku ingin menghajar dan membuangnya
di depan rumah calon mertuanya.
Pertukaran uangnya akan segera terjadi.
Tentu, kita ambil uangnya.
Kita harus membeli obat tidur, lalu menyediakan uang tutup mulut.
Lalu, kita akan ambil untuk kita sendiri,
dan membuang dia di depan rumah itu dengan sisa uang tersebut di lehernya.
Baik, begitu saja.
Tu-Tuan!
Aku puas sekarang.
Terima kasih, semuanya.
Senang rasanya.
Apa kau mau melakukannya lagi?
Tapi, kali ini demi uang.
Apa tak berbahaya?
Kita takkan mungkin tertangkap.
Aku akan menemani kalau butuh bantuan.
Sudah kuputuskan untuk bekerja demi Ichi.
Aku juga ingin ikut karena uangnya.
Kalau begitu, kita butuh nama kalau kita mau meneruskan kegiatan ini.
Aku tak bisa.
Kura-kura lumpur!
Ayah mau membawanya untuk dia.
Maksud Ayah Masa?
Ya.
Tokonya Ayah tutup hari ini.
Kudengar para pembantu bangsawan di Edo sering dipengaruhi oleh penyakit itu.
Tapi sepertinya mereka sembuh saat kembali ke kampung halamannya.
Penyakit Edo, ya?
Sepertinya aku tak yakin dia punya kemampuan untuk jadi pengawal atau tidak.
Lantas, apa dia sudah kembali ke kampung halamannya?
Tidak, dia bilang takkan semudah itu.
Makanya, dia tinggal di daerah pinggiran Edo.
Hmm, sepertinya lebih baik daripada di sini.
Ini, bubur.
Terima kasih.
Aku sungguh minta maaf karena menyusahkanmu.
Tak perlu dipikirkan. Yang penting sembuhkan diri dulu.
Semoga nafsu makanmu kembali.
Apa kau sudah resmi bergabung dengan Lima Daun?
Kau mau uang, tapi kau tak mau uang dari pekerjaan kotor itu?
Kurasa kau akan terus melawan kebimbangan ini,
tapi tetap membantu mereka pada akhirnya.
Kalau menurutmu waktunya untuk mengakhiri kebimbangan itu sudah tiba, pergilah.
Itu yang terbaik.
Hoi, Masa. Kau masih hidup?
Kalau begini, dia akan mati karena kelelahan.
Kubawakan kura-kura lumpur untukmu.
Maaf, kau jauh-jauh ke sini tapi kami sudah tutup.
Tak masalah asalkan aku bisa minum.
Terima kasih, Matsu.
Sepertinya Ume juga orang yang baik.
Sepertinya dia menyukai Masa.
Dan agak terlalu melindungimu.
Ya, waktu aku masih kecil, aku tak begitu sehat.
Mungkin itu sebabnya.
Ada apa?
Aku baru ingat kalau aku ada pekerjaan.
Apa Matsu pergi karena tak mau mendengar cerita soal ayah.
Aku ingin sekali mereka akrab.
Tapi ayah selalu berkomentar yang tak penting soal dia.
Ume tak membenci orang tanpa alasan.
Mungkin itulah caranya menanggapi perilaku Matsu.
Otake, Anda luar biasa.
Aku yakin dia akan heboh
kalau kau cerita mau menikah.
Aku ambil acarnya dulu, ya.
Kenyatannya, Lima Daun dibentuk karena dia terlalu melindungi putrinya.
Ini, makanlah.
Ti-Tidak bisa.
Aku sudah bawakan ini untukmu.
Aku sudah kenyang.
Bengkak di kakimu belum hilang?
Pasti bukan karena makanan yang kaumakan, bukan?
Entah.
Aku yakin kau hanya makan nasi.
Ini sayur. Sayur.
No comments yet. Be the first to leave one.