200 บรรทัดแรก
Ayo.
Mama, tak apa.
Tak apa kalau kataku tak apa, paham?
Lihat, kau mengotori sepatunya.
Ayo, buka sepatunya. Biar kubersihkan lagi.
Itu hanya debu. Lihatlah.
- Lihat? - Cepatlah.
Kau akan terlambat.
Memangnya siapa yang butuh sekolah?
Kau butuh.
Kau bukan pecundang seperti yang lainnya.
Kau berbeda!
Aku tak mau berbeda.
Aku hanya ingin normal seperti yang lainnya.
Seperti dirimu.
Baiklah, ayo sana pergi.
Betulkan sweatermu. Semoga harimu menyenangkan.
Kau juga.
Translated by sinamoles
Apa kau akan meminta izin pada mamamu?
Oh, ya, benar.
Ya, itu akan baik-baik saja.
Mintalah baik-baik.
Kau tak pernah kemana-mana.
Astaga, mamamu mengurungmu.
Dia hanya tak suka sendirian.
Begitulah dia.
Bagaimana menurutmu soal kuis Bu Mina?
- Aku tak menyukainya. - Dia dari Alabama.
Sayang, kau cukup manis untuk kuletakkan pada sereal jagungku.
Mm!
Aku bersumpah mengabdi pada Bendera...
Negera Amerika Serikat,
dan pada Republik dimana dia berdiri,
satu negara dibawah Tuhan, tak terbagi,
dengan kebebasan dan keadilan untuk semua.
Hari ini, kita akan membahas enam faktor utama...
yang menyebabkan Revolusi Industri...
Sistem kereta api, tenaga uap, penggalian batubara,
peleburan besi...
Boleh aku duduk disini?
Kau boleh duduk dimanapun.
- Aku baru disini, jadi... - Astaga.
Mary Lou, jangan duduk disitu.
Itu meja orang-orang Negro. Duduklah dengan kami.
Aku tak pernah melihat sesorang bermata sehijau itu sebelumnya.
Kau dapat apa?
Perkedel.
Hey, berhati-hatilan disini, Putri Salju.
Kau akan terbakar.
Kau membuat mataku terbakar, bung.
Pernahkan dia berjalan di pantai sebelumnya?
Kaos kaki bagus!
Wanita dalam kandang akan menakjubkan, sayang.
- Itu akan hebat. - Aku tahu itu.
Hey! Bung!
Apa yang kau lakukan?
Gerry! Gerry!
Hey!
Kemarilah! Kau sedang apa?
Kemari!
Hey!
-Siapa pria itu? - Tangkap dia.
Bajingan!
Brengsek! Kau brengsek!
Kembalilah...
Kau akan menghancurkanku! Kau akan menghancurkanku!
Kau menghancurkan dirimu sendiri, manis.
Ayo!
Kenapa? Jangan! Kumohon! Kumohon, jangan!
Siapa kau? Kumohon.
Aku bukan siapa-siapa, tapi kau...
- Kembalilah! - Kau ingin menjadi terkenal.
Apa itu sepatu Mary Janes terbaru?
Oh, ya, Mamaku membelinya.
Aku harus memakai sesuatu untuk membuatku tersenyum hari ini,
dengan kuis yang Bu Comiskey berikan.
Bukankah dia si tua brengsek?
Ya.
Kau tersenyum pada siapa?
Kau menghabiskan waktu bersama Lewis?
Apa karena itu?
Oh, jadi dia sekarang kekasihmu?
Ya, kami menghabiskan waktu bersama...
Dasar jalang, dia bukan kekasihmu. Kau bahkan bukan...
Si perempuan jalang berkulit terang ini pikir begitu, tapi kau bukan.
Akan kulihat apakah kulit itu melepuh.
Akan kulihat apakah darahnya hitam.
Oh, sialan kau, Sharon, dasar hitam.
Bicaralah dengan Lewsi dimana dia menghabiskan waktu.
Aku ingin lihat apa darahmu hitam.
Ayolah, Sharon. Dia tak bersalah.
Sudahlah.
Jangan merengek.
Kau akan mengadu pada Mamamu?
Pat, kau tahu seperti apa dia.
Dia selalu tergila-gila pada pria.
Lihat.
Ya, aku melihatnya. Itu dia.
Ya, sudah kubilang. Dia tak pernah lama.
Hanya menatapku beberapa menit.
Gila. Kenapa dia menatapmu?
Entahlah. Aku tak melakukan apapun.
Sial, kau melakukan sesuatu.
Aku harus pergi.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Ya, mereka tadi disana,
tepat di tempat yang kau katakan.
Bagus sekali, nak. Maksudku, kau cerdas sekali,
kau sudah meninggalkan pantai, bukan?
Dia akan sampai di Iowa dalam 24 jam.
Jay?
- Jay, kau masih disana? - Ya.
Kenapa tak kau bawa fotonya kemari?
Kau tahu, jika hasilnya bagus, maka kau akan mendaptkan uang
dan kita lihat bagaimana akhirnya.
Maksudku, jika terjual 100, kau akan melihatnya, aku berjanji.
Aku, ah...
Aku tak mendapatkannya.
Apa? Apa katamu?
Maaf, Jay, kedengarannya kau tak mendapatkan fotonya.
Uh, ya, aku mengatakan begitu... Aku tak mendapatkannya.
Aku tak berhasil memfotonya.
Kameranya terbanting.
Dasar brengsek tolol!
Dasar bodoh.
Cari kamera baru, dan kembalilah kesana, tolol.
Dasar brengsek bodoh! Apa saja yang kau lakukan?
Sal. Sal! Diam! Diam.
Diamlah. Diam.
Aku mendapatkan fotonya. Aku hanya bercanda.
Aku akan membawanya kesana. Aku akan datang.
Aku hanya bercanda.
Pat! Psst.
Maaf sudah mengotori lantaimu.
- Tak apa. - Kenapa kau jalan begitu cepat?
Aku tadi bisa pergi bersamamu.
Aku tak mau terlambat.
Kau akan membuat kita berdua dipecat.
- Suster Sarah mengawasi. - Oh, dasar Suster Sarah.
Kau akan pulang jam 7? Akan kuantar kau pulang.
Ya. Jangan sampai Mamaku lihat.
Mamamu beda ceritanya.
Sampai jumpa jam 7.
Sepupuku mendapatkan pekerjaan bagus untukku
di bengkel di Centinela.
Pekerjaan penuh waktu.
Kau akan keluar sekolah?
Mungkin.
Sepupuku membayarku 37 dolar seminggu.
Aku bisa punya tempat sendiri.
Aku bisa tinggal denganmu. Menjadi istrimu.
Gila. Kau masih terlalu muda.
Aku bisa saja berbohong.
Bodoh. Pendeta atau hakim
pasti akan minta akte kelahiranmu atau semacamnya.
Kalau begitu aku akan mengubahnya.
Kau tahu, aku ingin bersamamu dan menikah denganmu,
...menjadi istrimu.
Ayolah. Kau bermimpi.
Kaulah yang kumimpikan.
Apa yang kita dapat?
Hey, apa kau baik-baik saja?
Apakah pria berkulit hitam ini mengganggumu?
Tidak, Pak.
Aku juga berkulit hitam, Pak.
Kau berkulit hitam?
Ya, Pak.
Aku berasal dari ras campuran.
Ibuku, dia Negro,
dan aku tinggal bersamanya di East Sparks.
Uh-huh.
Hey!
Dia berkulit hitam.
Pergi dari sini.
Kubilang pergi.
Pergi!
Baiklah, ayo kita pergi.
Pulanglah.
Jangan di luar bersama pria, main-main.
Kau harus ke sekolah besok. Pulanglah!
Yah...
seperti ucapan Ben Hecht, nak, dan dia penulis hebat...
Tak ada profesi di luar sana, bahkan tidak tentara sekalipun,
yang tak egois seperti dalam jurnalisme.
Apa itu benar?
Ya, itu benar.
Dan Duffy mengatakan, "Secara sosial, seorang jurnalis
cocok antara pelacur dan bartender,
tapi secara spiritual, dia berdiri disamping Galileo.
Dia tahu bumi ini bulat."
Ya, dan itu bergerak.
- Pelacur juga tahu itu. - Tapi... Tapi...
Tapi, aturan terpenting dalam jurnalisme adalah ini, nak...
Jangan pernah hangover sendirian.
Apa kabarmu, Tn. Singletary?
Kau harus memberiku sesuatu, Pete. Aku tak bisa...
Oh, ayolah, Jay.
Kau tahu bagaimana cara kerja Times . Aku mematuhi mereka.
Berikan saja aku sesuatu, jika tidak,
No comments yet. Be the first to leave one.