186 บรรทัดแรก
Kau sudah bangun?
Aku bermimpi buruk.
Ini gara-gara buku-bukumu itu.
Sampai jumpa lagi.
Sampai jumpa.
Segera terbit! Cerita misteri terbaru dari Jo Kuroda.
Minta api.
Aku bilang minta api.
Korek apiku hilang.
Kau pikir dia ini penulis yang bagus?
Harus memakai kostum sialan ini untuk mengiklankannya.
"Mr. Trickster"? Penuh omong kosong jika kau bertanya padaku.
Kau bekerja di dekat sini?
Sebenarnya iya.
Kau harus mengenakan setelan yang cocok untuk pekerjaanmu.
Pegawai Negeri? Rumah bagus, istri yang manis, anak-anak di sekolah yang bermutu, aku yakin.
Yah, kami belum memiliki anak.
Terlihat jelas di wajahmu kalau kau pekerja kantoran.
Tentu saja, aku dulu pernah memiliki pekerjaan yang layak sebelumnya.
Juga seorang istri dan anak, sebelum semuanya menjadi berantakan.
Sekarang putriku menjadi pelacur... di usia 19 tahun! Membuatmu tertawa, eh?
Setidaknya setelan berbulu ini telah menjauhkanku dari jalanan (ED: gelandangan).
Walaupun sama sekali tidak ada bedanya.
Mungkin "Darkland" ada di sekitar kita.
Bagaimana menurutmu, pekerja kantoran?
Kau akan merusak matamu kalau bekerja di dalam gelap.
Apa itu? Sebuah permainan?
Bangunan klien-ku yang baru.
Terlihat seperti labirin.
Itu memang konsepnya... labirin dan teka-teki.
Apa proyeknya?
Sebuah klub.
Klub seperti apa?
Klub yang sedikit cabul.
Kedengarannya mencurigakan.
Klub ini seharusnya menjadi "perangsang" bagi para pasangan.
Aku mendapatkan undangan setelah klubnya sudah selesai dibangun.
Aku bertanya-tanya apakah aku harus pergi...
Jangan bicara ngawur...
Berikan padaku... kuncinya...
Aku tidak bisa...
Buka...
Buka apa?
Kontraknya gagal...
Kau bangun?
Ini juga, tolong.
Aku pulang.
... empat mayat telah ditemukan dari rumah yang terbakar habis itu.
Mayat-mayat itu diyakini sebagai Tuan Nakajima, sang pemilik rumah,...
... istrinya, Mariko, dan orang tua dari Tuan Nakajime.
Polisi sedang menyelidiki kaitan antara kebakaran ini...
... dengan 2 kasus kebakaran lain yang terjadi baru-baru ini di Distrik Setagaya, Tokyo.
Dan sekian berita untuk malam ini.
Selanjutnya kami akan mewawancarai penulis Jo Kuroda.
Hari ini aku mengunjungi sebuah hotel di pegunungan Tohoku...
... yang dimiliki oleh Penerbitan Iwaki. Hotel ini sering digunakan oleh para penulis.
Juga hari ini telah hadir di sini penulis misteri terkenal, Jo Kuroda.
Ceritakan sedikit tentang buku baru anda, tapi jangan diceritakan terlalu banyak!
Yah, buku ini tidak jauh menyimpang dari tema buku-bukuku yang lain.
Jadi kami bisa mengharapkan penampakan dari "Mr. Trickster"?
Kalian pastinya bisa.
Dan akankah misteri dari "Darkland" menjadi lebih jelas?
Aku berpikir itu tergantung pada pembaca.
Bagaimana ceritanya bermula kali ini?
Seperti biasa, ceritanya dimulai dengan hilangnya seorang wanita...
Chisato!
Chisato! Buka pintunya! Chisato... Chisato!
Halo, Arsitektur Kimura.
Halo, apakah Chisato Arisu ada di sana?
Bolehkah saya bertanya siapa yang bicara?
Aku suaminya.
Oh begitu... silahkan tunggu sebentar.
Maaf. Chisato tidak datang bekerja hari ini.
Terima kasih.
Di sebuah kereta di malam hari... rumah sakit yang hening.
Taman yang terbengkalai... persimpangan kereta api.
Tempat biasa atau taman, tempat yang tidak lazim.
Ambigu, ruangan yang terlupakan.
Sempurna untuk tujuan penulisan.
Aku tidak tahu harus memulai dari mana...
Setiap orang memiliki cerita mereka sendiri.
Pada suatu ketika...
Tidak, bukan pada suatu ketika...
Seharusnya...
Dua tahun yang lalu...
Selamat malam.
Aku Arisu... aku sudah memesan minggu lalu.
Bagus sekali, Tuan.
"Necropolis" oleh Jo Kuroda
Aneh, bukan.
Ketika aku membaca buku-bukunya, aku merasa tertarik ke dalam dunianya.
Apakah kau menyukai buku-buku karangan Jo Kuroda?
Ya...
Aku menyukai ceritanya yang sedikit berbelit-belit.
Aku bisa membacanya berulang-ulang.
Apakah kau ini "otaku" misteri?
Aku tidak yakin apakah aku ini seorang "otaku" atau bukan.
Yah, mungkin bukan seorang "otaku"...
Tapi sedikit berbelit-belit... membingungkan, mungkin?
Ya?
Seorang wanita menghilang... ceritanya sudah dimulai.
Terdapat lebih dari satu teka-teki...
Salah satunya adalah "Kemanakah dia?"
Teka-teki yang lain adalah "Mengapa dia menghilang?"
Kau harus menelusuri kembali langkah-langkahmu untuk menemukan milikmu yang telah hilang.
Apa yang kau kejar?
Rasanya seperti seorang pemburu yang mengikuti buruannya.
Hutannya begitu gelap dan hening...
Cepat atau lambat pemburu itu mulai menyadari...
Bahwa dia bukan lagi seorang pemburu... dia sudah menjadi buruan...
Orang tuaku meninggal ketika aku masih kecil.
Pamanku yang membesarkanku...
Dia meninggalkan beberapa tanah warisannya untukku tapi aku tidak menginginkannya.
Aku tidak ingin tinggal di sini.
Dengan teliti...
Hah?
Orang-orang dalam bidang pekerjaanmu pasti sangat teliti.
Aku bertanya-tanya...
Teliti... itulah sebabnya kau menyukai misteri.
Kau ingin menjadi seorang penulis.
Benarkah?
Mengapa kau menyerah?
Aku tidak punya imajinasi.
Aku tidak percaya itu.
Menurutmu "Darkland" itu tempat seperti apa?
Terkadang aku melihat tempat seperti itu di dalam mimpiku.
Di dalam mimpi...?
Mimpi yang mengerikan... ketika aku berada di sana, aku mati.
Dan semua orang dari dunia ini berada di "Darkland".
Tidak seorangpun yang tersisa di dunia ini... tidak ada seorangpun.
Aku harap aku bisa tidur.
Aku mungkin bermimpi buruk... Aku tidak bisa melupakan buku itu.
Jika aku berteriak, apakah kau akan datang padaku?
h
ht
htt
http
http:
http:/
Aku belum menjerit.
Tiga hari yang lalu, anda bilang?
Ya, dan dia belum menghubungi orang tua juga kakaknya.
Aku juga bertanya ke beberapa teman-temannya, tapi...
Bagaimana dengan tempat kerjanya?
Tentu... dia bekerja di kantor arsitek.
Tapi dia juga tidak pergi ke sana.
Apakah ini pernah terjadi sebelumnya?
Ini pertama kalinya aku tidak bisa menghubunginya.
Sembilan puluh persen dari kasus-kasus ini karena masalah rumah tangga...
Penelpon tidak dikenal.
Halo
Halo.
Kau masih ingat aku?
Ya...
Besok...
Bisakah kita bertemu di hotel itu?
Mendadak sekali.
Aku tidak bisa.
Apakah kau ingin pergi ke suatu tempat besok?
Seharusnya akan baik-baik saja.
Aku harus pergi lagi ke Tohoku untuk urusan bisnis.
Aku kira kau sudah menyelesaikannya.
Ada masalah yang muncul... Aku harus pergi.
Tidak bisakah menunggu sampai hari Senin?
Mereka terus mengubah jadwalnya.
Aku harus mengikuti surat perintah.
Perusahaanmu begitu aneh.
Dan kau hanyalah bagian kecil dari perusahaan itu.
Aku bermimpi tentang dirimu.
Kita telanjang...
... di hutan...
Ini baru permulaan, bukan?
Pertemuan pertama hanyalah permulaan.
Yang kedua kalinya, ceritanya mulai terungkap.
Kau menyukai misteri, bukan?
Detektif Swasta Mori
Detektif Swasta Mori
Jadi, apa yang bisa kubantu, Tuan Arisu?
Aku menemukan kartumu di rumahku.
Benarkah? Bisakah aku melihatnya?
Benar.
Mengapa istriku datang kemari?
Aku takut aku tidak bisa menjawab pertanyaan itu.
Detektif swasta harus menghormati privasi klien mereka.
Aku bisa pergi ke polisi dan mengatakan aku menemukan kartumu di dalam tasnya.
Tidak perlu untuk melakukan itu.
No comments yet. Be the first to leave one.