200 บรรทัดแรก
MY ROYAL NEMESIS
Ini dia.
Berusaha lebih keras lagi.
Nanti aku menang lagi.
Pelan-pelan, Yang Mulia.
Kami tidak ingin panahnya
merusak peoni yang cantik.
- Apakah itu cantik? - Ya.
Aku benar, membersihkan petak dan menanam peoni.
Bunga itu,
kelopak harus besar agar indah dipandang.
Peoni berhias embun mutiara…
Dipetik wanita cantik saat lewat.
Tersenyum, bertanya kepada kekasihnya,
"Lebih cantik bunga atau aku?"
Tuan muda itu menjawab lembut.
"Bunga lebih cantik."
Menurutku juga, peoni lebih indah daripada Yang Mulia.
Aku tak pernah menang melawanmu.
Tidak ada bunga di dunia yang secantik dirimu.
Yang Mulia.
Saatnya makan siang.
Apa yang membawa Yang Mulia ke Anjungan?
Aku punya
hadiah untukmu.
Yang Mulia, apakah itu?
Kesehatanmu tampak menurun akhir-akhir ini.
Aku meminta Pengobatan Kerajaan untuk meracik ramuan pemulih.
Ramuan pemulih…
Selir Kerajaan Hui dari Klan Kang akan menerima racun.
Selir Kerajaan Hui, apa maksudnya?
Yang Mulia, mohon singkirkan ramuannya.
Aku tidak tahan,
bahkan baunya saja.
Hei, Nona Shin Seo-ri.
Nona Shin Seo-ri, bangun.
Pasti dia syok berat.
Kupanggil ambulans.
Jangan. Ini bukan kecelakaan kecil.
Media bisa tahu.
- Panggil dr. Kim. - Baik.
Tunggu.
Nona Shin, kau bangun?
EPISODE 2 PANDUAN UNTUK MENGOPTIMALKAN NASIB
Dia tinggal di kamar yang tinggi,
setidaknya, dia pasti pejabat tinggi.
Latar dan pengaruhnya kuat,
bahkan wajahnya tampan.
Dia punya segalanya.
Bagaimana kau tahu
maneken akan jatuh dari atas?
Aku bisa tahu.
Instingku di situ sangat tajam.
Sial.
Tangkap pembunuh itu!
Tunggu apa lagi?
Tangkap dia segera!
Segera bawa dia ke tahanan!
Aku diberkahi indra keenam tajam.
Itu menyelamatkanku dari banyak percobaan
peracunan dan pembunuhan.
Berkat aku, hidup berhargamu terselamatkan.
Jangan bilang.
Kau terlibat?
Maksudmu aku terlibat dengan bandit rendahan
yang menyewa pembunuh?
Aku tak licik diam-diam.
Aku menyerang terang-terangan.
Jadi, kau tak terlibat, hanya kebetulan pingsan
di depan mobilku dan menyelamatkanku?
Aku paham maksudnya.
Pak Son akan memberimu kompensasi. Pergilah sekarang.
Tunggu dulu.
Kau pikir aku pengemis yang meminta remahan?
Kau tak sepeka kelihatannya.
Aku punya yang sangat kau butuhkan.
Maka, aku memberimu kesempatan membuat kesepakatan denganku.
Kau ingin membuat kesepakatan?
Bahkan dengan semua bawahan itu, hidupmu masih terancam.
Apa gunanya kekuasaan dan kekayaan dunia?
Di hidup yang fana,
bahkan takhta tertinggi hanyalah sia-sia.
Aku harus menjaga
api lemah yang kau sebut hidup itu.
Biarkan aku di sisimu.
Lepaskan aku!
Kalian tak tahu siapa aku?
SELAMAT DATANG DI BIOJEI
Lepaskan!
Sial.
Kenapa kau buruk menilai orang?
Wajah tampanmu itu membuatmu sombong.
Kau pantas disambar petir dari langit.
Itu agak kasar.
Kau mengutuk orang yang baru saja diserang?
Aku tahu Pak Cha
kadang tak masuk akal, bertahanlah.
Ya. Dia gegabah bodoh dari kepala sampai kaki.
Bekerja untuknya pasti menyiksa.
Ayo, Nona Shin. Kuantar pulang.
Di tandu berjalan ini?
Dengar aku!
Silakan.
Pak Cha, ini rekaman CCTV saat kejadian.
Kenapa ini terjadi?
Kupikir itu sudah diurus.
Pak,
soal pendemo tadi…
Bisa nanti?
Aku harus menelepon.
Baik, Pak.
Pak Son.
Urus pria di lobi tadi.
Mengurus bagaimana?
Katamu soal tunggakan upah.
Selesaikan saja.
Adakah pelaku di baliknya?
Kira-kira apa motifnya?
Aku menduga karena uang.
Mereka menyerangku meski upah sudah dibayar.
Ada yang membayar lebih besar.
Dia menutup pintu, seolah-olah aku pembunuh.
Tipuan apa kali ini?
Dia mengawasiku? Begitukah?
Tidak sama sekali.
Pak Cha mengkhawatirkanmu.
Dia ingin memastikan kau pulang dengan selamat.
Dia mengkhawatirkanku?
Di profilmu, kau tinggal di dekat sini.
Kau hampir kecelakaan tadi.
Juga ikut audisi.
Harimu berat, jadi dia khawatir.
Di dunia terpencil ini,
ada juga yang mengkhawatirkanku.
Sayangnya, dia penyebab deritaku.
Nona Shin, kau tak apa-apa?
Kau tampak pucat.
Sebenarnya,
aku ingin bilang dari tadi.
Bisa pelan sedikit?
Tandu ini cepat sekali.
Aku pusing sekali.
Kita hanya berjalan 20 km/jam sekarang.
Seumur hidupku,
aku tak pernah naik tandu secepat ini.
Ayah.
Ini sup makanan laut?
Sup ayam herbal makanan laut.
Dibuat dengan abalone hasil tangkapan alam seratus persen.
Aku terbang ke Pulau Jeju pagi buta
demi mendapatkan ini.
- Aku bahkan tak tidur. - Kau lucu.
Apa kau lupa.
Ayah terkena norovirus karena tiram mentah
di ulang tahunnya tahun lalu?
Perutnya lemah.
Akar yang besar.
Abalone sangat biasa.
Ayah, makanlah satu sebelum hidangan.
Ini ginseng liar asli dari pengumpul
di Gunung Jiri.
Ada rasa pahit yang enak.
Ini sangat bagus.
Aku kalah dari kalian.
Jika menyiapkan hadiah untuk Paman lagi,
bisa ajak aku?
Tentu, Mun-do.
Kurang sopan datang tanpa hadiah
ke ulang tahun pamanmu, bukan?
Jangan bahas soal sopan dengan Mun-do.
Sepuluh anak tak sebanding dengan satu keponakan baik.
Mulai lagi.
Kisah hati sialan itu.
17 TAHUN LALU
Baiklah, siapa yang ingin memberiku hati?
Kalau bukan karena asmaku,
aku ingin memberi Ayah hati sebanyak yang Ayah mau.
Andai aku tak menyusui anakku,
dengan senang hati kupotongkan untuk Ayah.
Kuberikan milikku, Paman.
Saat anak-anakku yang sehat mengabaikanku,
keponakanku memberiku hidup kedua.
Kalian tak bisa berterima kasih kepada penyelamat ayah kalian.
Paman, hentikan.
Se-gye dulu terlalu kecil,
dan yang lain punya alasan valid.
Yang kupunya hanya kesehatan.
Ya, aku hidup karenamu, Mun-do.
Sayang sekali.
Andai Se-gye setengah saja sepertimu.
ASRAMA DAEBAK
Tampaknya kejutan masih menungguku.
Pak Cha memintamu diperiksa dokter.
Efek kecelakaan mobil berbahaya.
Pastikan kau periksa.
Setelah menolakku dengan kasar…
Dia sungguh pria yang penuh kontradiksi.
Miskin sekali hidup wanita ini.
Ini disebut rumah?
Aku telah tiba!
No comments yet. Be the first to leave one.