The Elusive Samurai

The Elusive Samurai (逃げ上手の若君)

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 1

ข้อมูลรุ่น

[Erai-raws] Nige Jouzu no Wakagimi - 11
The Elusive Samurai S01E11 JAPANESE WEBRip NF
ความคิดเห็นโดย tedi
Retail NF Resync for WEBRip

แท็ก

webdl
เผยแพร่เมื่อ: 2024-09-22
ดาวน์โหลด: 35
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

195 บรรทัดแรก

Semuanya terlihat panen dengan senang.

Panen ganda yang sedang tren akhir-akhir ini.

Karena gandum hasil panen kedua dijanjikan tidak akan dikenakan pajak.

Gandum... Gandum...

Oi, cintamu kepada gandum berat sekali.

Berburu gandum di bulan April.

Apakah penduduk Shinano sedang tersenyum sekarang?

Perburuan panen kedua!

Se-Sebentar, bukankah gandum tidak dipajaki?

Diam!

Dasar anjing penjilat keluarga Hojo!

Penjahat itu tidak punya hak kepemilikan, bahkan terhadap seekor cacing sekalipun.

Anggaplah begitu!

Kalian, cepat angkut!

Musim semi datang, pajak berat terus bertambah hangat di kantongku.

Duniaku hari ini pun damai.

Maaf, Pak Gubernur.

Hmm?

Kesepakatan utamanya hanya mengambil pajak dari hasil panen utama padi.

Itu pasti keputusan dari para pemberontak, Keshogunan Kamakura.

Aku adalah gubernur yang dipilih langsung oleh Kaisar.

Dengan kata lain, Shinano berada di bawah perintahku.

Ini duniaku!

Baik...

Omong-omong, Tuan Sadamune.

Ya?

Aku sudah menyuruhmu menggambar alis dengan indah.

Kau juga pernah pengalaman tinggal di Kyo.

Jangan sampai kau teracuni oleh pedesaan ini dan melupakan keindahan budaya.

Nah, sudah cantik. Disetujui langsung gubernur.

Ayo senyum yang manis.

Mohon ampun!

Jangan ambil gandum itu.

Masih ada anjing yang menggonggong, ya.

Ayo bunuh dua atau tiga orang sebagai contoh.

Baik!

Kaisar pasti memaafkan kita mau berapa pun anjing Hojo yang kita bunuh.

Jika perlu, aku akan memanggil pasukan besar dari Kyo.

Gubernur tak bermoral Kiyohara!

Aku sudah tidak tahan!

Kawanakajima?

Ya, pengikut Suwa dan penduduk di sana, Hoshina Yasaburo,

telah mengangkat senjata karena tidak tahan dengan penindasan dari pejabat.

Ada pengikut Suwa juga di wilayahnya Gubernur?

Benar.

Untuk menghidupi klan dan pengikut, kita terpaksa patuh pada musuh.

Melihat dari perbandingan kekuatan,

Hoshina tak mungkin menang dalam pemberontakan ini.

Suwa tak bisa mengirim bala bantuan.

Jika mengirim pasukan besar ke wilayah musuh, nanti akan menjadi perang habis-habisan.

Jadi kami ingin minta tolong ke Tuan Tokiyuki dan Regu Tumujaka.

Tolong pergi ke Kawanakajima dan bujuk Hoshina beserta pengikutnya menghentikan perlawanan,

kemudian membiarkan mereka kabur dengan selamat.

Anda berani sekali mengirim Tuan Muda ke misi berbahaya.

Padahal Anda terlihat sangat khawatir saat kami memeriksa wilayah tetangga.

Ah, Tuan Yorishige waktu itu-

Aku bisa melihat Tuan Tokiyuki kembali dengan selamat, Kojirou.

Yang tak bisa kulihat adalah banyak atau sedikitnya pengikut Suwa yang mati.

Meskipun terpisah jauh, pengikut Suwa adalah kawan yang berharga.

Apalagi Hoshina adalah pria yang setia dan terampil.

Aku tak ingin dia mati di pertarungan kecil.

Dan Tuan Tokiyuki...

Ini waktunya kemampuan kabur Anda naik ke tingkat selanjutnya.

Jika begini terus, Anda cuma kabur sendiri.

Untuk jenderal yang memimpin pasukan, itu tidak cukup.

Bantu kabur prajurit sebanyak mungkin dan jadilah jenderal jago kabur.

Dua hari lagi sampai ke lokasi, ya.

Cewek-cewek itu tidak datang? Dasar mengecewakan.

Menurut penglihatan masa depan Tuan Yorishige, misi ini berbahaya bagi mereka berdua.

Wajar saja karena diperkirakan terjadi kericuhan, sih.

Masa depan Tuan Muda tidak mati.

Mungkin itu skenario di mana aku harus mendampingi dan melindunginya.

Tapi saat aku menjaganya, pasukan kawan bakal terbunuh.

Mungkin saja jumlah kematian ditentukan olehku sendiri.

Fubuki.

Saat aku butuh strategi rumit, aku mengandalkanmu.

Baik, Tuan Muda.

Kalau mau membantu kabur orang banyak, kemampuan Genba pasti berguna.

Hah?

Tolong ingat-ingat alat dan kemampuannya.

Eh? Aku harus kasih tahu?

Kojirou boleh bergerak bebas.

Eh?

Kau juga diekspektasikan menjadi jenderal.

Kau pasti bosan kalau cuma melindungiku, 'kan?

Ya.

Hei, Bos. Kalimat itu bakal keren kalau dikatakan orang yang bertarung.

Jangan anggap aku tak bisa bertarung!

Aku juga punya jurus rahasia ajaran Fubuki-

Pedang pengecut!

Nah, pengecut-

Siapa yang kau bilang pengecut?!

Tuan Muda yang pengecut.

Kalau masih kau teruskan...

Hoshina sudah siap perang, ya.

Formasi melindungi wilayah belakang dengan menjadikan sungai sebagai tameng, ya.

Jumlahnya lebih banyak. Mereka tak punya kesempatan menang.

Oke, ayo pergi bicara dengan Tuan Hoshina di markas.

Utusan Kuil Suwa?

Iya. Kami datang untuk menyampaikan permohonan ke Tuan Hoshina.

Ah, selamat datang, Utusan Kecil.

Oke, biar kuantar.

Bos kita punya kesan yang bagus, ya.

Tuan kita punya akhlak yang baik, jadi dia bisa melunakkan semangat juang orang.

Dia cocok untuk negosiasi semacam ini.

Aku jadi malu, Fubuki.

Puji aku setelah ada hasilnya.

Bala bantuan dari Kuil Suwa?

Kami tidak bawa bala bantuan, tapi kami ingin bicara.

Tidak ada bala bantuan, ya? Oke.

Iya. Jadi tolong tarik mundur pasukan sekarang juga-

Ayo mati sesuai rencana, Semuanya!

- Ya! - Eh?!

Walau tidak ada harapan menang,

kita harus menunjukkan tekad kita sekalipun harus mati!

Ya!

Kita samurai! Wilayah adalah nyawa samurai!

Ya!

Mati itu wajar untuk memperjuangkan nyawa!

- Ayo mati! - Ya!

- Ayo mati terhormat! - Ya!

Aku harus menghentikan ini?

Sebentar, kenapa penjaga gerbang tadi berwajah tenang?

Ayo mati! Ayo keluarkan organ dalam dan mati dengan senyuman!

Mukanya doang!

Jangan kabur, Tuan Muda.

Tolong tanggung jawab dan bujuk mereka.

Mereka sudah siap mati begitu,

mana bisa aku menyuruhnya kabur!

Enaknya mati bagaimana, ya?

Aku akan menerima seratus anak panah sebelum mati berdiri.

Kalau begitu, aku akan kehilangan kedua tangan, lalu menggigit musuh sampai mati.

Tuh! Mati sudah seperti hiburan di pesta!

Penghinaan yang diterima dari pejabat provinsi pasti sangat melukai harga diri mereka.

Kalau sudah begitu, samurai akan memilih mati dengan senang hati.

Aku akan menyerang musuh pantat musuh dengan kepala saja,

aku lahap semua organ dalam, keluar dari dada, dan mati sambil tersenyum.

Bukan karena harga diri lagi, dia memang orang gila.

Bisa bicara sebentar?

Apa kalian benar-benar utusan dari Kuil Suwa?

Kalau ada surat, tolong berikan padaku.

Siapa kau?

Shinomiya.

Aku tetangga Hoshina Yasaburo.

Aku datang membantu kali ini.

Ya, ini memang asli.

Tuan Myojin benar-benar ingin menghentikan perang ini, ya?

Ada yang bisa diajak bicara!

Tuan Shinomiya, kalau mau membawa kabur Tuan Hoshina, kita bisa ke mana?

Hmm? Ah...

Jika melepaskan sisi selatan dan kabur ke utara,

kita bisa membangun garis pertahanan yang kuat.

Tapi...

Aku akan membunuh 100 orang sebelum mati!

- Ya! - Tuan memang hebat!

Aku menyarankan itu ke Yasaburo, tapi dia tidak mau mendengarkan.

Tentu saja alasannya karena ingin melindungi wilayah,

tapi sejak dulu dia tak bisa dihentikan kalau sudah naik darah.

Saat berkepala dingin, dia orang baik yang cakap bekerja.

Bisa tolong bantu agar dia tidak mati?

Jika butuh bantuan, akan kusiapkan.

Oh, Utusan!

Tolong saksikan dan sampaikan ke Tuan Myojin!

Hoshina Yasaburo mati terhormat memperjuangkan martabat pengikut Suwa!

Eh...

Teman-teman, bagaimana ini?

Kita harus membiarkan mereka bertarung.

Benar. Setidaknya harus ada pertumpahan darah.

Perbedaan kekuatan tempurnya akan buat mereka terbantai dalam sehari,

tapi kita akan buat mereka bertahan sampai matahari terbenam.

Tuan Muda bujuk Hoshina dan kawan-kawan yang sudah kelelahan dalam satu malam,

lalu kita bantu mereka kabur ke utara.

Kabur itu menang.

Takkan ada yang senang dengan syarat kemenangan ini selain kau.

Oke, ayo bergegas bersiap.

Wah, para anjing menggonggong.

Dengan satu perintahku, mayat para pemberontak akan menumpuk.

Hiburan penuh dosa yang tidak bisa dinikmati di istana kekaisaran.

Cih! Bangsawan harusnya melihat saja dari belakang tanpa main perintah segala!

Mengawal Gubernur itu kehormatan besar, Tuan Ichikawa!

Sayangnya mataku bengkak dan tak bisa pergi.

Kau cuma menutup mata!

Tuan Sadamune pasti kabur karena merepotkan!

Ayo!

Ayo pesta darah para pemberontak duniaku!

Pergilah, Yonemaru!

Ayo!

Tembak!

Pertama sesuai standar, perang panah, ya.

Setelah kekuatan tempur kita berkurang, kita serang mereka besar-besaran!

Siapa takut! Kita korbankan sebanyak mungkin!

Tidak menyerang balik sama sekali.

Mereka semua pengecut, ya?

Apa? Asap?

Pasukannya tak terlihat.

More Indonesian subtitles for The Elusive Samurai

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left