Heartbroken Chocolatier

Heartbroken Chocolatier (失恋ショコラティエ)

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ข้อมูลรุ่น

Shitsuren Chocolatier E08 (848x480 x264)
ความคิดเห็นโดย nameles
IDFL.Subscrews™

แท็ก

x264
480
TS
เผยแพร่เมื่อ: 2014-03-05
ดาวน์โหลด: 36
ผู้พิการทางการได้ยิน: Yes

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

Ini bodoh, tapi.

Aku selalu mencintai Saeko-san.

Aku ingin Saeko-san menjadi senang,

itulah mengapa aku jadi pembuat coklat. Mulai sekarang, apapun yg terjadi...

aku akan tetap menjadi pembuat coklat.

Itulah bukti bahwa aku mencintai Saeko-san,

tidak perduli siapa yg aku cintai setelah ini,

kenangan itu akan selalu ada.

Jadi, aku rasa aku harus mulai melanjutkan hidupku...

Aku akhirnya menyadari ini.

Eh? Mengapa nangis?

Inikah jawaban darinya?

Tidak mungkin. Aku tidak boleh memikirkan ini demi kenyamanan diriku.

Eh? Tapi...

Ah, terimakasih.

Tapi maaf, aku sudah menikah.

Ini pasti lebih baik jika kita bertemu bukan disaat ini.

Bagiku, Souta-kun itu pangeran coklat yg luar biasa.

Aku tidak menginginkan apapun darimu selalin coklat, jangan salah sangka, bego.

Bego.

Beg...

Aku mengira akan seperti itu.

Tunggu, apakah memang seperti itu?

Ini terlalu mengejutkan, jadi aku menghapusnya dari ingatanku?

Itu benar, itukan ingatan yg aku buat sendiri.

Itu hanyalah khayalanku.

Tidak, salah. Itulah yg sebenarnya terjadi.

Mengapa dia menangis? Aku tidak mengerti.

Ah, aku mengerti.

Saeko-san tidak mau melepaskan seorang pria, walaupun dia tidak tertarik pada pria itu.

Dia memberikan harapan agar hubungan kami tidak hancur.

Tidak, tidak begitu, akulah yg menciumnya.

Saeko-san tidak melakukan apapun.

Berhati-hatilah melihat kenyataan ini.

Saeko-san menangis dan langsung kabur.

Dia sepertinya tidak akan pernah mau ketemu denganku lagi.

Aku telah dibencinya.

Tapi. Tidak, tapi...

Mungkinkah itu? Tidak, tidak mungkin.

Ah, tapi. Tapi, tapi. Ah, ini buruk.

Kepalaku pusing, aku rasanya mau muntah.

Benar. Mari cari tahu sesuatu.

Hipotesis 1: Penolakan yg normal Menangis = Menjadi sentimentil karena tidak dapat bertemu dengan teman itu lagi.

Hipotesis 2: Penolakan yg standar Menangis = Menangis adalah sesuatu yg dilakukan Saeko-san ketika dia tidak bisa mengatakan sesuatu. Dia pasti berfikir "Dia mencintaiku selama 12 tahun." "Mengerikan."

Hypothesis 3: Penolakan yg jarang Menangis = Aku tidak begitu yakin tapi jika dia menyukaiku, dia pasti akan mengatakan sesuatu. Saeko-san itu sudah menikah tidak mungkin menyukaiku.

Hipotesis 8: umm.

Dapatkah aku mendapatkan jawaban dengan memikirkan ini?

Biasanya, aku ditolak, aku tidak memikirnya setelah itu, kan?

Itu tidak masalah, kan?

Ah, Aku tidak tau lagi.

Ini semua hal yg aku suka.

Apa yg harus aku buat selanjutnya agar Saeko-san bahagia,

hanya itulah yg aku pikirkan.

Souta-kun, terimakasih untuk coklatnya.

Entah mengapa kelihatannya tidak akan rusak, jadi aku belum bisa memakannya.

Aku bahagia dengan perasaan Souta-kun.

Aku rasa segalanya akan berbeda jika kau menembakku sebelum aku menikah.

Tapi jika itu yg terjadi,

coklat ini mungkin tidak akan pernah ada.

Ketika aku memikirkan itu, itu rasanya tidak mungkin sama sekali.

Maaf. Terimakasih...

Hm, tapi itu berarti cara Souta-kun menyatakannya jelek.

Eh?

Jika kau ingin mendapatkan respon, kau harus...

menanyakan pertanyaan yg jelas, kan? Seperti, "maukah kau kencan denganku"

apa kau menanyakannya?

Aku tidak melakukannya!

Tapi aku tidak bisa menanyakan hal seperti itu. Aku sudah menyadari jawabannya pasti ditolak.

Tapi jika kau menginginkan jawaban,

itu harus terlihat kau menginginkannya.

Saeko-san juga sudah menikah.

Dia mungkin bingung mengapa kau bela-belain keluar hanya untuk mengatakan itu.

Maafkan aku. Jika memang seperti itu.

Apa yg Souta-kun pikirkan ketika melihat Saeko-san menangis?

Tidakkah kau ingin memeluknya?

Ah, tidak.

Aku tidak memeluknya.

Aku tidak memeluknya, tapi...

Sebenarnya...

Kau tidak perlu terlalu cemas dengan hal ini.

Aku rasa dia akan memberikan jawaban pada saat *White Day.

Ya.

Jika... Jika kau tidak mendapatkan jawaban apapun.

Ah, kalau memang begitu, tidak masalah jika aku berfikir bahwa aku ditolak, kan?

Itulah yg aku pikirkan jika itu aku.

Makanannya jadi dingin, ayo makan.

Yang pake alpukat ini enak sekali.

Ini cicipi lah.

Ya, enak.

Aku pulang.

Hey. / Hm?

Ini lezat.

Choco la vie benar-benar membuat kotak yg elegan.

Jangan memakannya!

Ada apa? Aku hanya memakannya sedikit.

Ini tidak dijual.

Souta-kun membuatnya khusus untukku.

Mengapa Koyurugi-kun membuat sesuatu yg khusus untukmu.

Dan ini sangat mewah.

Dia bilang terimakasih karena telah menjadi pelanggan tetap.

Kau menyembunyikan sesuatu?

Waktu itu kau menulis "kencan" di jadwal di hapemu.

Itu bersamanya, kan? / Apa yg bilang?

Jangan sembarang buka Hape orang!

Karena aku yg membayar tagihan telepon, itu hak ku untuk melakukan apapun yg kumau, kan?

Bukankah sudah jelas aku pergi keluar dengan teman wanita?

Jika itu memang kencan, aku tidak akan sebodoh itu untuk menulisnya!

Karena aku hidup dengan seseorang seperti mu...

yg tidak masalah untuk melihat isi telepon orang lain.

Aku rasa aku tidak punya pilihan selain bertanya sendiri dengan, Koyurugi-kun.

Kau pergi ke choco la vie? / Masalahkah buatmu?

Jika dulu kakakku tau bahwa suamiku orang yg tak tau malu

tentu saja itu tidak baik untukku.

Para pria itu memang tidak mengerti, ya. Antena mereka itu sepertinya tumpul.

Jika kau benar-benar ingin pergi, mengapa kau tidak pergi saja?

Ah, benar. Saat pesta dirumah Amano-san.

Huh? / Orang yg kau ajak kencan.

Kau berdekatan dengan salah satu staff di rumah Amano-san, kan?

Hentikan. Kau itu cepat sekali cemburu,

itu tidak disukai mantan istrimu juga, kan?

Maafkan aku kemarin. Aku yg salah.

Sudahlah.

Memang lucu bertengkar hanya karena coklat.

Kau tidak boleh membentakku hanya karena hal seperti itu.

Kau benar. Aku ini bodoh.

Tidak ada orang yg datang.

Jika kau menyamakan seperti sebelum Valentine, jelaslah berbeda.

Inilah hal yg biasa sampai tahun depan.

Ya. Aku tau, tapi...

Jika aku tidak kerja, aku jadi memikirkan hal tidak penting, dan jadi cemas.

Aku berharap tiap hari sama seperti saat sebelum valentine.

Ini hampir White Day, sebentar lagi juga akan sibuk lagi.

Jika kau tidak istirahat sedikit, kau bisa mati.

Itu benar, tapi...

Dua hari sebelum White Day.

Aku berharap sudah sampai harinya. pisau guillotine.

Souta-kun, kau terlihat lelah.

Entah mengapa, aku tidak ingin makan. / Itu tidak bagus untuk tubuhmu.

Berhentilah menunggu White Day,

mengapa kau tidak menelpon Saeko-san dan bertanya padanya?

Ah, itu tidak mungkin, kan? Aku juga pasti tidak mampu melakukannya.

Maaf.

Ah, benar. Pada tanggal 30.

Aku akan pergi ke pertunjukkan Noel Marian.

Erena menyukai Noel Marian, kan?

Ya. Kau datang yah.

Aku akan memberimu tiketnya. Ah, jika...

berjalan lancar dengan Saeko-san, kalian harus datang berdua.

Itu tidak mungkin. / Eh?

Hubungan dengan Saeko-san\ telah berakhir.

Tapi karena aku ingin menyelesaikan sesuatu, aku memutuskan untuk menunggu sampai tanggal 14.

Aku sudah memutuskan apa yg akan terjadi.

Aku akan menyelesaikannya.

Jika aku melakukan itu, maukah Erena memikirkannya baik-baik?

Tentang aku.

Erena. Apa kau ada acara tanggal 14?

Eh? Ya, jika malamnya.

Kalau begitu, ayo bersama besoknya.

Aku benar-benar bodoh, maafkan aku.

Tidak apa-apa.

Aku sudah tau kau itu bodoh.

Masih tidak ada respone dari Saeko-san walaupun pada tanggal 14.

Aku harus menunggu sampai tanggal 15

tapi itu akan berlalu jika berbicara hal-hal bodoh dengan Erena,

ketika kami menyadarinya, kami tertawa dan berpelukan.

Dengan itu, kehidupan baruku dimulai.

Saat yg selalu aku tunggu-tunggu,

kami berkata "disana ada sesuatu seperti itu",

"Sangat bodoh, itulah masa muda", dan tertawa akan itu.

Mungkin...

Bersama dengan Erena.

Diterjemahkan Oleh : Nameles Pontianak 5 Maret 2014

IKLANNNNNNNNNNNNNNN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

akamiso dan the kitty mempersembahkanmu Shitsuren Chocolatier Episode 8

White Day? / Ya.

Dia memutuskan untuk menunggu sampai menyelesaikan sesuatu.

Hmm, begitu. Jadi begitu, kan?

Walapun Kurashina-san menolakmu, kau secara mengejutkan baik-baik saja...

karena ada teman tidur?

Ya. Jadi, jika dia ditolak,

kali ini, aku ingin memberinya dukungan.

Itu kedengarannya terlalu optimis. / Eh?

Kau ingin dia ditolak,

dan menjadikannya milikmu, kan?

Janganlah selalu ragu, katakanlah padanya...

untuk jadi milikmu dari sekarang. / Aku tidak bisa mengatakan hal seperti itu.

Mengapa tidak?

Kami hanya teman tidur.

Aku tidur duluan. / Ya, selamat malam.

Aku pergi dulu.

Da-dah.

White Day... telah berakhir!

Hari penuh dengan kehancuran berlalu lebih cepat dari yg kukira!

Ini White Day pertama dalam hidupku yg paling menyenangkan.

Setelah ini, aku akan pergi ke

crêperie di Omotesandou dengan Matsuri-chan.

Maukah Souta-kun ikut dengan pacarnya? / Pacar?

Maksudku Erena. Dia pacarmu, kan?

Masih belum. Tapi setelah ini.

Kau mengatakannya terlalu cepat.

Heartbroken Chocolatier subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Heartbroken Chocolatier

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left