200 บรรทัดแรก
Apa ini?
Itu sungguh jahat. Bagaimana bisa dia melakukan ini?
Bagaimana bisa dia pergi begitu saja tanpa mengucapkan apa-apa?
Choi Hee Jin.
Apa ini? Sebuah surat?
Apa isinya?
Bukan itu.
Pusat... sesuatu.
Selatan... sesuatu sesuatu.
Tiga... sesuatu sesuatu...
Oh benar-benar! Apa dia mencoba mengetes kecerdasanku?
Kalau kau mau menulis surat, kau harus pikirkan orang lain dan menulis dalam Hangeul.
Dia pun tidak tahu huruf orang-orang, orang sombong itu!
Apa ini?
Apa ini dianggap naik dengan baik?
Untuk naik seperti itu dalam satu atau dua jam adalah belajar dengan cepat.
Orang muda memang berbeda.
Akhirnya kau bangun.
Hati-hati!
Kau tidak-apa-apa?
Ya.
Dari mana kau mendapatkan sepeda?
Aku meminjamnya dari pemilik.
Karena kau tidak bangun-bangun,
aku bosan, jadi aku memutuskan untuk belajar naik ini.
Aku suka tidur sampai siang.
Kupikir kau pergi ssetelah meninggalkanku sebuah surat.
Surat?
Kalau kau tidak pergi, mengapa kau menuliskanku surat?
Itu bukan surat, itu alamatmu.
Aku takut aku melupakannya, jadi aku menuliskannya.
Distrik Pusat 32, Namchang-dong, Villa Woo Rim, No. 302.
Kau bahkan tidak bisa membaca alamatmu sendiri?
Kau lebih bodoh dari yang aku ki--
Kau pun tidak tahu bagaimana naik sepeda jadi berhenti pamer.
Aku mengatakan yang sebenarnya. Tidak ada pria seumur itu di sini yang tidak tahu cara naik sepeda.
Apa kau lapar?
Aku menunggu kau bangun begitu lama, aku hampir pingsan karena kelaparan.
Seharusnya kau membangunkanku.
Apa yang mau kau makan? Aku akan pergi membelinya.
Kau mau pergi ke mana?
Tunggu aku, aku hanya akan pergi dan mandi.
Aku bisa pergi sendiri.
Tidakkah aku perlu pergi denganmu karena kau tidak punya uang?
Uang?
Aku punya begitu banyak uang, aku tidak tahu di mana meletakannya.
Omo, kau menjualnya lagi?
Sulit untuk menjualnya pertama kali, tapi mudah kedua kalinya.
Pusaka ini benar-benar berasal dari jaman Lee Seong Gye.
Itu benar. Pusaka ini diterima oleh leluhurku dari Raja Taejo sendiri.
Tapi bagaimana kau bisa menjaga pedang dari jaman Joseon begitu baik?
Itu terlindungi dengan baik.
Berapa nilainya?
Tidak peduli seberapa bagus kondisinya, ini harga tertinggi yang bisa kutawarkan.
Apa kau mempermainkanku sekarang?
Aku berpura-pura untuk pergi dan dia menawarkanku lebih.
Jika aku menjualnya ketiga kali, kupikir aku akan bisa mendapatkan lebih banyak lagi.
Kupikir mungkin aku harus membelikanmu mobil lagi, tapi karena kau sudah punya satu.
Lupakanlah.
Aku tidak mau mobil yang akan tiba-tiba menghilang suatu hari. Aku akan merasa gelisah sampai aku tidak akan bisa menaikinya.
Aku hanya akan mengingat hatimu.
Bagaimanapun, aku tidak yakin apa yang bagus, jadi mengapa kau tidak blang padaku.
Lalu... Susu... Jus...
Tidak... tunggu aku sebentar.
Ayo lihat sebaik apa dirimu.
Pergi ke swalayan dan beli apa yang ada di daftar.
Kau tidak akan mengerti apa isinya, jadi kau tidak perlu melihatnya.
Ini disebut bahasa Inggris.
Itu lebih trendi dari Hanja.
Jangan mencoba terlalu keras untuk memahaminya.
Berikan ini kepada petugas dan mereka akan mncarikan semuanya untukmu.
Maka aku pergi.
Aku begitu khawatir.
Kau pun tidak tahu alfabetnya.
Hati-hati naik sepedanya!
Jangan jatuh!
Pasti orang asing yang menulis ini.
Bukan orang asing. Hanya seseorang dengan terlalu banyak harga diri yang tidak berguna.
Jus jeruk dan...
Apa ini? Apakah kari?
Sepertinya salah ejaan.
Seharusnya K-A-R-I, tapi tertulis di sini K-A-R-E.
Itu cukup mirip. Berikan aku yang paling mahal.
Tiga menit.
Kau punya 3 menit lagi, Choi Hee Jin.
Hanya ada tiga menit tersisa sebelum kita berpisah selamanya.
Telepon aku sekarang Choi Hee Jin kalau kau tidak mau menyesalinya selamanya.
Sekarang! Sekarang!
Setidaknya kau pintar.
Di mana kau?
Sungguh! Kali ini kau benar-benar mati! Gadis busuk!
Aku minta maaf tidak menelepon lebih cepat.
Apa Dong Min oppa baik-baik saja?
Apa dia baik-baik saja?
Kau pergi ke mana tanpa berganti pakaian?
Kau bertanya apa dia baik-baik saja?
Apa kau sungguh bertanya? Dasar gadis tidak punya otak!
Maafkan aku.
Tapi aku benar-benar tidak bisa berbohong.
Lebih buruk untuk berbohong.
Kubilang aku minta maaf.
Aku sangat menyesal tapi...
Dia pikir selama ini aku tahu kau berselingkuh darinya dan mencoba menutupinya.
Dia siap untuk memakanku hidup-hidup.
Bagaimana ini salahku? Katakan padaku.
Di mana kau?
Pajoo?
Jangan bilang padaku kau menghabiskan malam dengan penggemar fanatik?
Dia bukan penggemar fanatik.
Benar-benar, apa yang kau pikirkan?
Bukankah kau bilang kau akan berada di pihakku jika orang itu benar-benar ada?
Apa?
Kau juga lihat kalau dia memang ada.
Jadi, walaupun seluruh dunia mengutukku, kau harus mendukungku.
Benar kan begitu?
Jangan beri aku sekumpulan omong kosong gila...
Jaga diri ya. Selamat tinggal.
Halo? Hal--
Apa kau sedang menulis novel?
Kapan aku bilang aku akan berada di pihaknya? Kapan?
Kau mungkin benar-benar punya hubungan.
Kalau kau ada hubungan dengan Kim Boong Doo yang sungguh ada, aku akan mencoba sebaiknya untuk memahamimu.
Jika itu pria yang memang nyata, mengapa aku melakukan ini padamu?
Jika itu seseorang yang kau sukai, aku pasti akan berada di sisimu.
Aku benar-benar mengatakannya.
Mengapa aku mengatakan sesuatu yangseperti itu? Mulut besarku.
Aku tidak yakin kalau aku membeli barang yang benar.
Biar aku lihat.
Ayo lihat.
Susu. Jus buah. Kari.
Jadi kau mau aku membeli kari?
Ya. Itu benar. Kari.
Oh... Jadi itu kari.
Sejak aku tidak tahu Inggris, aku khawatir kalau aku membeli barang yang salah.
Kau gugup karena kau tidak mengerti Inggris, bukan?
Memang benar kari. Kau melakukan dengan baik.
Ini.
Duduklah. Aku akan membuatkanmu sesuatu untuk dimakan.
Kau mungkin pingsan karena rasanya begitu enak.
Ini sesuatu yang sangat sulit dan hanya dibuat sekali dalam setahun, biasanya saat ulang tahun.
Aku membuatnya khusus untukmu hari ini.
Hanya karena waktu masaknya pendek, bukan berarti ini bukan masakan yang sulit.
Sebenarnya, ini masakan yang membutuhkan kemampuan dan bahan berkualitas tertinggi.
=Menu Hari Ini: Nasi Kari=-
Ayo. Mula-mula, buka bungkusnya.
=Langkah 1: Buka bungkusnya.=-
Kau harus pastikan untuk merobek tepat di garis ini.
Lihat ini. Ini bukaannya.
Kau ingin memotongnya di sini dengan gunting.
Kalau kau lewat sedikit saja dari garis, kau akan merusak makanannya.
Tuang dengan baik dan merata di atas nasi.
=Langkah 2: Tuang kari di atas nasi.=-
Seperti ini. Dengan cantik. Dengan merata.
Tutupi dengan bungkus plastik.
=Langkah 3: Tutup dengan bungkus plastik=-
Tutup dengan bungkus plastik.
Ini kemampuan yang tidak dimiliki ibu rumah tangga kuno.
Baik. Langkah terakhir.
Taruh semuanya dalam microwave dan panaskan selama 3 menit.
=Langkah Terakhir: Panaskan dalam Microwave selama 3 menit=-
=Langkah Terakhir: Panaskan dalam Microwave selama 3 menit=-
Tidak bisa 2 menit 50 detik atak 3 menit 10 detik.
Tepat 3 menit.
Waktu terbaik adalah 3 menit.
Oh, ini sempurna!
Seperti ini saja. Menu utama, nasi kari, selesai.
Ah, aku sangat lelah.
Tidak perlu terlalu berterima kasih. Makan saja dengan baik.
Hanya karena aku tidak tahu dunia ini, kau terlalu banyak mencoba menipuku.
Apa? Apa kau bilang? "Penipu"?
Aku sudah disini beberapa bulan. Tapi wanita ini masih berani membodohiku.
Baiklah.
Tapi apa yang kau lakukan bangun saat fajar?
Lakukan apa?
Kau berpakaian lengkap dan berdiri di pintu.
Benar? Apa yang kau lakukan?
Apakah kau bermimpi?
Itu bukan mimpi.
Kau pergi ke mana pagi-pagi sekali?
Aku akan bersyukur memakan sesuatu seenak ini, tapi aku tidak tahu apa yang kau bicarakan.
Ding Min. Jangan pergi.
Kau tidak punya banyak waktu. Lima menit sampai kau masuk.
Apakah kau datang setelah pamer sebagai pasangan sesuka hatimu?
Kau begitu tegang saat acara penghargaan.
Hei. Belikan aku minum saat kita selesai.
Belikan kau apa? Aku tidak bisa berkata-kata.
Kau meninggalkan pacarmu dan memintaku membelikanmu minum?
Skandal apa yang kau buat sekarang? Kau membuatnya sulit untuk orang lain.
Aku tidak bisa langsung pulang. Mengerti?
Dong Min, jadwal kemarin tidak terlambat bukan?
Selesai begitu larut, maaf.
Tidak apa-apa.
Tapi sutradara, aku punya ide yang bagus.
Racuni Ratu In Hyeon sampai mati. bagaimana menurutmu?
Kupikir ini akan menjadi sangat hebat!
Bukan ideku, sutradara. Tolong jangan salah paham.
Ya. Itu ideku. Bagaimana menurutmu?
Mengapa membunuh Ratu In Hyeon?
Karena aku muak dan lelah padanya.
Muak dan lelah, ingin membunuh mantan istrimu... itu psiko, bukan raja.
No comments yet. Be the first to leave one.