152 บรรทัดแรก
(Episode 11: Kebenaran di Balik Kepengecutan)
Hukum 1/1.000.
Itu adalah rumus penentu kredit yang digunakan oleh menara.
Monster senilai satu kredit
dianggap setara dengan penyihir yang memiliki 1.000 kredit.
Monster senilai 270 kredit!
Jika diubah ke kredit penyihir, maka monster senilai 270 kredit
setara 270.000 kredit penyihir.
Evil Grand Duke!
Awas!
Yang benar saja! Kekuatannya dahsyat sekali!
Ayo mundur, Lihanna! Masih ada rute aman!
Ayo lari!
Pergilah duluan!
Dengarkan panggilanku!
Tumbuhlah!
Alfs Ringhul!
Wignall, cepatlah!
Ya!
Dia merusak sihir fantasiku?!
Kekuatannya terlalu gila! Monster macam apa itu?!
Aku pernah baca di perpustakaan.
Itu adalah Evil Grand Duke.
Monster evil tingkat tinggi yang menghuni strata 25.
Strata 25?! Kenapa monster itu ada di sini?
Kurasa itu ulah penyihir yang menggunakan portal tadi.
Apa kita berhasil lolos?
Tidak, kita sedang dicari.
Ada Evil Guard dan Evil Sentinel sebanyak itu?!
Mereka disuruh Grand Duke untuk mencari kita.
Perebakan Sentinel di strata 11 disebabkan oleh monster itu, ya?
Hei! Apa kita sudah terjebak di sini?!
Apa kita akan mati di strata yang dikuasai oleh para iblis ini?
Kami kelelahan, terluka, dan mulai panik.
Rantai keputusasaan mulai menghancurkan semangat kami.
Apa yang harus kami lakukan?!
Ayo kita bertarung!
Kita harus mengalahkan Grand Duke!
Jika ada raja sekelas baron atau lebih tinggi,
monster tipe evil akan menjajah beberapa strata dan membentuk wilayah.
Namun, jika si raja kalah, rantai komandonya akan putus.
Harapan kita akan terbuka.
Karena raja monster sudah muncul di strata 11 lewat portal,
kita bisa memutus komando musuh dan mempercepat proses evakuasi.
Apa aku benar?
Itu tidak masuk akal!
Apa kau sudah gila, Nol Besar?!
Apa menurutmu kita bisa mengalahkan monster brutal itu?!
Aku punya rencana. Namun, aku tak berhak memutuskan.
Karena aku hanya orang tanpa bakat sihir.
Tentu saja! Siapa yang mau mengikutimu-
Aku siap mengikutinya!
Kebijaksanaan dan pengorbanannya telah menyelamatkanku berkali-kali.
Kepercayaanku takkan berubah.
Aku juga! Will tahu banget soal dungeon!
Lebih baik melawan daripada lari dan tersudut.
Jangan anggap aku menuruti anak gagal itu!
Wignall, Colette, dan Sion.
Lihanna, aku bersedia bersentuhan dengannya.
Kuharap kamu percaya pada pria yang sudah diakui elf ini.
Sepertinya aku salah menilai sejak awal.
Seharusnya kamu tak menjadi perisai, tapi pemimpin kami.
Kamu satu-satunya orang yang masih memancarkan
sorot mata penuh harapan.
Lihanna.
Sejak Wignall yang kupercaya saja sampai menaruh harapan kepadamu,
aku akan mempercayakan semua keputusan kepadamu.
Serfort. Maaf, maksudku...
...Will!
Tolong arahkan kami!
Kami akan menurutimu!
Baiklah! Kita harus pulang hidup-hidup!
Apa kalian sudah gila?
Dia cuma si Nol Besar. Rencananya tak mungkin-
Kamu benar, Julius.
Rencanaku tak mungkin cukup untuk mengalahkannya.
Kamu adalah kuncinya.
Tolong bantu kami.
Apa katamu?
Aku akan mengajarimu trik rahasia sihir Elfie.
Apa?!
Terungku beku!
Hujan es pendobrak langit! Keaba-
Keabadian menjauh! Sekilas momen berlalu!
Harpa air mata! Melodi es biru!
Segalanya terhenti dalam aliran waktu!
Trik rahasia sihir Albis Vina?!
Ya.
Klona sihir Elfie, Ars Weiss, bisa melanjutkan rapalan mantra.
Melanjutkan?
Biasanya, sihir takkan aktif jika rapalan mantranya terganggu.
Namun,
klona Ars Weiss Elfie bisa menyambung rapalan.
Meski klonamu hancur dan rapalannya terhenti,
klona lain bisa melanjutkan rapalannya.
- Dengan begitu, - Pergilah, cinta! Enyahlah, kasih!
- kamu bisa mengaktifkan sihir superior - Pudarlah, segala macam ikatan!
- bermantra panjang. - Pudarlah, segala macam ikatan!
Persembahkan darah! Bersumpah pada raga kosong!
Ini tak semudah omonganmu, Nol Besar!
Apa mereka meremehkan tingkat kesulitan Ars Weiss?!
Mereka membuatku kerja keras begini!
Sialan!
Aku adalah penjaga!
Pelindung Makam Narcia!
Kita harus membantu Julius!
Serang dengan sembarang sihir supaya pergerakannya terganggu!
Colette! Sion!
Wignall!
- Ignis Rooks! - Frubas Julier!
Tidak terluka?!
Sialan!
Sayapnya sangat keras.
Sesuai kata-kata Will!
Jika informasinya benar, sayap Grand Duke sangat keras.
Serangan kami takkan cukup untuk melukainya.
Kami hanyalah umpan!
Kami harus mengalihkan perhatiannya
sampai Julius siap menyerang!
Oh Angin!
Muncullah, Peti Mati Baja Biru!
Jadilah taman indah di dataran beku!
Armenta Auliscas!
Sihir andalan Julius, tembakan es terpusat itu-
Bisa ditahan?!
Namun, lawan kita adalah monster senilai 270 kredit.
Mungkin dia bisa bertahan dari sihir andalan Julius.
Jadi, kita akhiri dengan seranganmu,
Lihanna!
Owen Sique:
Lisolde Dua!
Algiz!
Meski serangan Julius bisa ditahan, sayapnya akan melambat karena efek es.
Dengan manuver kilat,
Lihanna pasti bisa menerobos sambil menghindari serangan musuh!
Pelindung?! Apa ini remote circle?!
Sihir penghalang otomatis yang dipasang di sekitar monster?!
Apa penyihir tadi yang menyiapkannya?!
Lihanna!
Kiki!
Kenapa ada Grand Duke di sana?!
Berpikirnya nanti saja!
Bergegaslah, Workner!
Will!
Mellvent!
Will!
Lihanna!
Apa kalian baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Namun, Will melindungiku-
Will!
Will! Will!
No comments yet. Be the first to leave one.