SPY x FAMILY Part 2

SPY x FAMILY Part 2

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ข้อมูลรุ่น

SPY×FAMILY S01E16 NetflixID
ความคิดเห็นโดย FangYX
NetflixSubtitle

แท็ก

other
เผยแพร่เมื่อ: 2022-10-22
ดาวน์โหลด: 21
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

171 บรรทัดแรก

Belakangan, Yor sering pulang terlambat.

Kami bukan tipe yang ikut campur urusan masing-masing.

Jadi, aku belum bertanya padanya tentang itu.

Aku ingin tahu kita makan apa malam ini

Ayah, kapan kita akan makan malam?

Saat Yor sudah pulang.

Bond. Prediksi kita makan apa malam ini.

Aku pulang.

Wajahnya murung dan cemberut, lalu ada

banyak luka di tangannya.

Selamat datang, Ibu.

Ibu senang bisa kembali, Anya.

Selamat datang kembali.

Bagaimana kalau kita makan?

Aku tidak terlalu lapar. Jadi, silakan makan malam tanpa aku.

Baiklah.

Yor, apa kau…

Ibu akan menangis? Kenapa?

Kalau aku gagal kali ini…

aku bisa kehilangan mereka berdua.

KARYA ORISINIL TATSUYA ENDO SERIAL DI SHŌNEN JUMP PLUS DARI SHUEISHA

Kerja bagus, Semuanya.

Kerja bagus.

Kerja bagus.

Hei, Camilla,

mau pergi minum?

Oh… Yah…

Aku lain kali saja.

Hei, bukankah kau bilang ada kencan malam ini?

Dia membatalkan pada menit terakhir.

Terima kasih!

Apa kita akan melakukannya lagi hari ini?

Tapi yang lebih penting…

apa itu tomat? Tomatnya lumat! Apa yang kau lakukan, Yor?

Hei, Yor. Kau bekerja keras, seperti biasa.

Terima kasih sudah menerimaku.

Ini semua salahmu! Seandainya kau tidak mengatakan itu…

16 - DAPUR YOR

TIGA HARI YANG LALU

Ha? Kau ingin belajar memasak?

Ya. Kemarin lusa, aku membuat sarapan, tapi karena itu,

suamiku ada di kamar mandi sepanjang hari!

Itu parah.

Kalau ini berlanjut, pernikahan kami akan terancam.

Yang juga berarti pekerjaanku akan terancam.

Bisakah seseorang membantuku belajar memasak?

Ha?

Yah…

Asisten rumah tangga memasak untuk kami di rumah kami.

Pergilah ke kelas memasak.

Aku tahu cara membuka kaleng!

Hei, apa yang kalian bicarakan?

Oh, aku mengerti! Dia sungguh pintar memasak!

Hei!

Aku mohon padamu, Camilla!

Aku tidak mau.

Kenapa aku harus melakukannya?

Oh, ayolah. Ajari saja dia.

Baiklah, mari kita bertemu di rumahnya.

Hei, kau!

Oleh sebab itu, aku ingin belajar darimu lagi hari ini!

Ini yang terburuk.

Jangan bilang begitu.

Kau akan bertanggung jawab mencicipi masakannya lagi! Itu tanggung jawabmu!

Oh, ya. Soal itu, aku menelepon satu orang lagi untuk peran itu.

Hore! Hei, Kakak!

Yuri!

Aku dengar aku bisa makan salah satu masakan rumahmu!

Ya ampun.

Ini adik Yor?

Dia terlihat beda dari fotonya.

Terima kasih sudah menerimaku, Camilla! Terima kasih sudah mengurus kakakku.

Tentu.

Apa ada semacam pesta hari ini?

Apa? Pelajaran memasak?

Jangan bilang Loid. Ini rahasia.

Aku ingin lebih pintar secara diam-diam.

Dia memasak untuk Lotty? Perasaanku campur aduk sekarang.

Aku berniat membuat minestrone hari ini.

Sudah kubilang, kau membeli begitu banyak bahan yang tidak perlu.

Kau mau pakai ini untuk apa?

Maaf. Kupikir bisa membuatnya lezat dengan menambahkan banyak bahan.

Ayo kita mulai dengan mengupas kentang.

Baiklah!

Bagaimana bisa ini terjadi dengan pengupas kentang?

Ini genangan darah!

Senjata ini begitu sulit ditangani.

Pengupas kentang bukan senjata.

Kakak, aku membawa perban.

Aku mahir dengan pisau.

Seperti kubilang, kau memotongnya terlalu kecil!

Potong normal saja!

Kau luar biasa, Kak!

Hei! Kenapa kau potong talenannya? Itu kesayanganku!

Maaf! Aku akan menggantinya!

Kau luar biasa, Kak!

Serius, apa yang salah denganmu?

Bagaimana kau bisa menikah? Pergi!

Ada apa dengan wanita ini? Dia kasar pada Kakak. Perlukah aku mengeksekusi dia?

Yor, kau tidak bisa ditolong. Kau sebaiknya menyerah saja.

Kau sebaiknya menceraikan pria tampan itu.

Tidak.

Dia mengangkat argumen yang bagus! Benar.

Putus dengan dia!

Kumohon, Camilla!

Kalau Loid menceraikan aku, aku akan…

Aku akan…

Kembali khawatir akan tertangkap!

Bergegaslah dan mulai memasak bahan-bahan yang sudah kau rajang.

Aku akan jelaskan bumbunya setelah itu.

Cepat buat itu, lalu pergi dari sini.

Dia sesungguhnya cukup ramah. Meskipun sedikit sinis.

Kupikir Camilla orang yang baik.

Hei!

Omong-omong, hidangan pertamaku sudah selesai.

Ayo, Yuri! Ini saatnya kau bersinar! Cicipi hidangan itu untuk kakakmu!

Sungguh? Boleh?

Selamat makan.

Lezat sekali, Kak!

Rasanya seperti nostalgia!

Ya ampun!

Tunggu, apa dia muntah? Ini enak atau tidak?

Bagaimana masakannya bisa jadi seperti ini?

Apa kau mengikuti petunjukku?

Maaf! Maafkan aku!

Hei, Kak. Boleh aku tambah?

Minestrone terlalu sulit untukmu.

Mari kita membuat sesuatu yang lebih mudah seperti bakso.

Baik!

Lezat! Enak sekali sampai aku berkeringat dingin!

Saat menikmati rasa ini,

kenangan masa lalu kembali padaku!

Tunggu, aku melihat seseorang.

- Apa itu Ibu? - Hentikan, Yuri!

Tunggu sebentar!

Oh, aku tahu. Yor dan adiknya tumbuh tanpa orang tua.

Kau hanya punya seseorang seperti ini yang memakan makananmu,

dan itu sebabnya saraf pengecapmu mati.

Seseorang seperti ini?

Kupikir semua akan baik-baik saja asalkan itu bergizi.

Yuri, aku senang sekali kau tumbuh sehat dan kuat.

Hai, apa kau tidak ingat makanan lezat

yang dibuat orang tuamu? Hanya sebagai rujukan.

Yuri, apa kau ingat sesuatu?

Masakan Ibu?

Aku samar-samar ingat dia memberi kita sesuatu yang terlihat seperti semur.

Hangat sekali. Aku sungguh menyukainya.

Oh, ya. Ada telur goreng di atasnya.

Baiklah, ayo kita coba membuat itu.

Cobalah mengingat seperti apa rasanya.

Kurasa dasarnya adalah semur ala selatan sederhana.

- Wow! - Begitu mendidih, matikan apinya.

Kupikir kau sebaiknya menambahkan bubuk paprika.

Baik!

Jangan sampai gosong.

Tambahkan garam dan merica dalam jumlah yang tepat.

Aku mengerti.

Kau tahu, Yor? Sesuatu tentang dirimu sedikit berubah.

Kau dulu terlihat seperti robot dengan ekspresi bosan di wajahmu.

Benarkah itu?

- Mungkin saja itu karena aku menikah. - Ha?

Kenapa kau menyombong?

Kau mungkin hanya mengubah riasanmu atau apalah.

Maaf! Maafkan aku!

Tenanglah. Camilla, kau juga wanita yang cantik.

Percaya dirilah.

Apa…

Omong-omong, aku mencium bau sedap untuk pertama kalinya!

Apa kau berhasil membuat hidangan ini?

Lumayan.

Lezat!

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left