Belgravia: The Next Chapter

Belgravia: The Next Chapter

Indonesian Altyazısını İndir

Sezon 1

Sürüm bilgisi

Belgravia The Next Chapter S01 WEB-DL CATCHPLAY
Şunun yorumuyla tedi
Murni Retail Catchplay | 8 eps Belum sinkron versi apapun

Etiketler

webdl
Yayınlandı: 2025-12-28
İndirmeler: 61
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 200 satır.

Tidak, tidak!

Oh, ayolah!

Kita tidak bisa berhenti sekarang.

Terima kasih, Tuan.

Sungguh murah hati, Tuan.

Ayo. Satu permainan lagi, mohon.

Ayo!

Kau tidak boleh berhenti sekarang, itu tidak adil!

Itu tidak adil!

Sampai jumpa lain waktu, Tuan.

Ya, ya. Sungguh lucu. Sungguh lucu.

Bajingan! Pengecut sialan!

Lelucon busuk!

Anda orang Inggris?

Betul.

Boleh saya tebak. Pelaut?

Angkatan Laut Kerajaan. Petugas perbekalan.

Perbekalan? Oh.

Dan Anda sendiri, Tuan? Anda tinggal di sini

atau hanya singgah sebentar?

Wah, itu pertanyaan yang rumit.

Saya kira saya akan menjawab keduanya.

Hmm.

Saya rasa Anda tidak bermain Vingt-un?

Er, dua puluh satu?

Tidak, Tuan. Saya bukan seorang penjudi.

Minum?

- Saya tidak akan menolak. - Bagus.

- Mohon dua gelas lagi. - Baik, Tuan.

Apakah Anda sedang mencoba membuat hitungan itu masuk akal?

Berusaha.

Faktanya, tidak masuk akal.

Tidak bagi saya.

Sebagian besar gaji saya katanya berasal

dari keuntungan yang saya dapat saat membeli perbekalan.

Saya tertipu.

Hmm.

Sesuatulah yang saya kira tawaran bagus.

Jadi saya telah bekerja untuk hampir tidak ada

selama enam bulan terakhir.

Membuat orang bertanya-tanya apa gunanya semua ini.

Ya.

Ya, saya mengerti akan jadi begitu.

Terima kasih.

Maaf, Tuan, Anda menangkap saya dalam suasana hati filosofis.

John Bellasis.

Josiah Enright.

Dan apakah ada Nyonya Josiah Enright

yang menunggu Anda di Dover?

Tidak.

Saya sedang berhubungan dengan seorang gadis di sini.

- Gadis Inggris. - Oh?

Saya sempat memikirkan untuk meminangnya,

tapi apa yang bisa saya tawarkan padanya?

Kalau saya punya hidup yang menetap di darat, mungkin saya punya peluang.

- Hmm. - Dan Anda sendiri, Tuan?

- Menikah? - Oh, tidak, tidak, tidak.

- Tidak, saya ini Casanova sejati. - Ah.

- Saya punya seorang putra. - Ya?

Ya, belum pernah melihatnya. Usianya lima tahun.

Saya mendengar bahwa ia telah lahir.

Ia tinggal bersama ibunya di Inggris.

Dan bersama pria yang, saya kira, berpura-pura menjadi ayahnya.

Seorang pengecut menyedihkan.

Saya bisa merasakannya di sini!

Anda tidak bisa menemui anak itu? Bertemu dengannya?

Tidak. Tidak mungkin. Tanpa membahayakan dirinya

atau merusak masa depannya.

Itu tidak akan saya lakukan.

Ya.

Hmm...

Oh, lihat kita ini,

membuka hati, ibarat dua orang terpidana mati.

Saya menyukai Anda, Josiah Enright.

Mengapa saya merasa bisa mempercayai Anda?

Karena Anda memang bisa.

Hmm.

Enright?

Saya perlu berbicara dengan Anda, Tuan James.

Saya sungguh perlu berbicara dengan Anda.

John Bellasis?

Anda mengatakan...

Anda mengatakan...

John Bellasis adalah ayah Frederick?

- Ya. - Bellasis adalah pria yang...

Pria yang berusaha membunuh sepupu kita.

Saya tidak tahu itu saat saya bertemu dengannya.

Meski saya pernah mendengar kisah itu,

jauh setelahnya, saat saya bekerja di Glanville.

Tapi Anda percaya

ketika ia mengatakan bahwa ia ayah Frederick?

Saya percaya, Tuan.

Dan ia meminta Anda untuk...

Untuk mengawasi saudara saya?

Ia mengatakan bahwa ia tidak bisa kembali ke Inggris.

Belakangan, saya mengerti alasannya.

Ia membayar saya untuk mengundurkan diri dari Angkatan Laut,

memungkinkan saya menikah.

Membayar sedikit uang tahunan.

Saya harus mendapatkan pekerjaan di Rumah Glanville

dan mengirim laporan padanya

dari waktu ke waktu tentang anak itu...

Perkembangannya,

bagaimana ia diperlakukan.

Dan itulah yang saya lakukan.

Mulai sebagai pelayan,

naik pangkat perlahan.

Tidak pernah ada niat buruk, Tuan.

Saya mengawasinya, menyayanginya.

Itu bisa saya pastikan.

Dan saya mengirim laporan ke kantor pos di luar Paris,

dan saya tidak pernah menerima jawaban...

Sampai hari ini.

Anda tahu mengapa saya datang?

Anda tahu Yang Mulia telah memecat saya?

Saya yakin ia tidak akan mau menemui saya, jadi...

ia tidakkan menemui saya.

Saya sudah mencoba.

Saya telah berkali-kali menulis kepadanya

sejak saya mendengar kesulitannya kini...

Kalau begitu kita harus membuat ia mau menemui kita, Tuan.

Kita hendak pergi kepada kakaku dan memberitahunya...

bahwa penjahat itu ayahnya?

Tapi surat itu, Tuan!

Waktu kita sangat sedikit!

Er...

Pendeta.

- Tuan Enright. - Tuan Fletcher.

Er... Tuan Fletcher, saya... saya harus bertemu Yang Mulia.

Sayangnya beliau tidak menerima tamu.

Ini sangat mendesak.

Tolong katakan padanya,

ini soal hidup dan mati.

Yang Mulia, Pendeta Trenchard datang.

Ia meminta bertemu Anda. Mengatakan ini mendesak.

Tidak.

Hanya sebentar?

Ia tampak...

Ia berkata ini mendesak.

Tidak.

Maafkan saya.

Semangatnya sangat jatuh.

Susah payah saya buat ia berpakaian,

sejak hari Nyonya meninggalkan rumah.

Kalau begitu saya harus menuliskannya,

apa yang harus saya sampaikan.

Apakah Anda punya pena dan kertas untuk saya gunakan?

Jadi Nyonya belum kembali?

Belum. Ia pun tidak tahu di mana ia berada.

Tidak seorang pun tahu di mana ia berada.

Frederick...

Apa yang kau inginkan?

Aku... Sayaharus berbicara denganmu, sendiri.

Jika kau tidak ingin melihat wajahku lagi, biarlah begitu,

tapi kumohon...

Kumohon, dengarkanlah sekarang apa yang harus kukatakan.

Aku perlu kau membaca ini.

Ada sebuah kisah,

tapi biarlah surat ini menjadi permulaannya.

Ini sangat banyak untuk...

Tapi kau berhak melihatnya.

Kau berhak membuat pilihan.

Aku tidak mengerti.

Ialah ayahmu.

Dan apa pun yang telah ia lakukan, apa pun dirinya,

semua bermuara pada ini,

perhatiannya padamu,

tertulis jelas di halaman itu.

Ia sekarat.

Ia sangat ingin bertemu denganmu.

Freddie, kita telah hidup dengan kebohongan begitu lama,

dan lihatlah apa akibatnya bagi kita.

Ini satu-satunya kesempatanmu...

Kesempatanmu satu-satunya untuk mendengar kebenaran.

Untuk membiarkan cahaya kebenaran menerangi semua kegelapan ini.

Tuan.

- Setengah jam. - Setengah jam.

Tuan Trenchard. Tuan John Bellasis.

Tentu saja kau tampan.

Tentu saja.

Lebih tampan daripadaku, dan itu sudah mengatakan banyak.

Aku akan meninggalkan kalian.

Apakah kau ingin saya pergi?

Tidak.

Ah. Siapa ini?

Saudaraku. Pendeta James Trenchard.

James...

James, kau mengubah segalanya, pria.

Yang seharusnya tidak ada.

Aku sedang memikirkan ibumu.

Aku tidak terlalu baik padanya.

Tapi, ia pun tidak terlalu baik.

Aku bertanya-tanya

apakah ia memakai aku hanya sebagai pejantan.

Trenchard gagal memberinya keturunan.

Ia menginginkan anaknya.

Aku bertanya-tanya apakah ia bahkan benar-benar ayahmu.

Tidak apa-apa.

Di mana kau bertemu ibu kami?

Belgravia lama yang baik.

Belgravia: The Next Chapter subtitles in other languages

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left