İlk 191 satır.
Tak ada tanda-tanda musuh.
Waktu kedatangan di pelabuhan Republik diperkirakan sesuai jadwal.
Setelah sekian lama, akhirnya kita ikut andil juga.
Atasan juga sudah tak sabar.
Sepertinya mereka tak bisa nikmati anggur dan galette di kafe, ya.
Tentara Sekutu Raya Letkol. Sir Isaac Dustin Drake
Tak heran kau membencinya, karena kirim kita ke medan perang yang mereka sulut, ya.
Ya, kekaisaran bukanlah apa-apa tanpa rasionalisme.
Saat sadar akan kalah, mereka pasti mau tandatangani surat perdamaian.
Apa tak masalah?
Meskipun kau kerahkan intelijen, tapi...
Kolonel lebih paham ancaman kekaisaran lebih dari siapapun.
Sangat cocok diadu domba.
Selain itu, meski selamat, dia tak pernah hubungi keluarganya.
Kalau tak dihentikan, dia pasti akan meluncur sendirian ke wilayah musuh.
takkan bertahan
I will not hold off
takkan bertahan
I will not hold off
takkan bertahan
I will not hold off
takkan bertahan
I will not hold off
di atas parit, takkan bisa kabur
zango no ue nigeba ha nai
itu yang kita inginkan
I know that's what we want
peperangan itu yang kita inginkan
I know it's a war we want
angkat senapanmu, tertawa dan menggila
All rise your guns warae kurue
itu yang kita inginkan
I know that's what we want
peperangan itu yang kita inginkan
I know it's a war we want
bangkitlah, bangkitlah
Coming up, coming up
oh, mata nan penuh haus darah
ah, satsui no me
mangsa segar, aku terangsang, sangat terangsang
iki na emono takaburu takaburu
tak cukup, masih tak cukup, nyawa itu
Not enough, not enough mada sono inochi
masih saja berkuasa, kita tak boleh sembunyi
yuuetsu da, We must not hide
Kita JINGO terhormat
We honor the JINGOS
memuaskan diri dengan hasrat hewan
kemono jimita yokubou musaboru
kita berada di JUNGLE
We are in the JUNGLE
mari tajamkan taring kita
saa kiba wo toge
dan lihat siapa yang membunuh paling banyak
shi no kazu wo kisoou
kita JINGO terhormat
We honor the JINGOS
itu yang kita inginkan
I know that's what we want
peperangan itu yang kita inginkan
I know it's a war we want
kita berada di JUNGLE
We are in the JUNGLE
itu yang kita inginkan
I know that's what we want
peperangan itu yang kita inginkan
I know it's a war we want
Skuat 1 tiba di daratan.
Tak ada tanda-tanda penyihir musuh.
Seluruh skuat, masuk.
Seluruh skuat.
Skuat 2 tiba di daratan.
Kami baru saja hubungi skuat 3.
Tak ada tanda-tanda penyihir musuh.
Di sini skuat 3. Tak ada tanda-tanda penyihir musuh.
Bagaimana status perangkat akselerasi?
Pintu pembukanya tampak berhasil mengenai target.
Markas Tentara Republik, Titik A
Markas Tentara Republik, Titik B
Kemungkinan, tim defensif saling menuju ke setiap TKP.
Markas Tentara Republik, Titik C
Bagus.
Mulai operasi senyap dan sabotase dengan gunakan sihir kamuflase.
Lepaskan peralatan, dan respons secepat mungkin.
Skuat 2 menuju ke titik B.
Skuat 3 ke titik C.
Kami akan ke titik A.
Melihat kedatangan bala bantuan musuh, kita hanya punya waktu sepuluh menit.
Setelah menyerang, mundur secepat mungkin.
Siap!
Semua skuat, bergerak!
Episode 10 Jalan Kemenangan
25 Mei, Tahun Unifikasi 1925
Majelis Tentara Kekaisaran
Mengenai pergerakan prajurit kita,
kini mereka sudah berpindah dari sayap kanan Rhein ke medan yang ditunjuk.
Kami sudah selesai lakukan reorganisasi dari medan tempur.
Kenapa kita harus mundur?
Bukankah sudah terlalu jauh?
Oh, soal itu saya sudah mendengarnya dari mahkamah kekaisaran.
Atas nama militer, saya minta maaf sudah khawatirkan kaisar.
Tapi, masalah ini sudah jadi rahasia militer, jadi saya tak bisa beri tahu rincian jelasnya.
Kalau begitu, saya akan bicara atas nama negara.
Silakan.
Seperti yang diketahui, sebagian besar dana perang ini berasal dari penjualan obligasi.
Kalau ini terus berlanjut, apalagi dengan perpanjang perang,
ini dapat sebabkan masalah ekonomi yang cukup besar.
Mengenai pernyataan tersebut,
kami sangat hargai besarnya upaya dan pengorbanan hadirin sekalian.
Tapi di saat yang sama, kami yakin situasi ini saat penting untuk hancurkan Republik.
Apa ada korban lainnya?
Letnan.
Aman.
Tak ada tanda-tanda ilusi optik.
Bagus.
Memulai pembersihan bangunan.
Hanya tinggal masalah waktu hingga kawasan industri dataran rendah lenyap.
Bagaimana Anda tanggapi kawasan industri barat yang akan masuk dalam jangkauan artileri musuh ini?
Kalau terus begini, produksi industri negara akan hancur.
Kalau tak segera dapat solusi, sepertinya kita harus bahas langkah politik selanjutnya.
Memangnya apa yang akan tentara lakukan mengenai hal itu?
Enak juga, ya.
Kelihatannya ini fasilitas yang ditinggalkan.
Berapa waktu yang tersisa?
Sekitar 120 detik.
Tak ada pilihan lain.
Salah atau tidaknya sasaran, tetap kita hancurkan.
Siapkan mantra peledak!
Siap!
Bisa-bisa industri utama kami lenyap!
Kenapa harus mundur di saat kawasan industri barat akan diledakkan?
Ini jelas-jelas tindakan bodoh!
Sudah saatnya, ya.
Bagaimana caranya kau bertanggung jawab?
Berikan kami alasan yang masuk akal!
Apa dari kalian tak ada yang mau minta maaf?
01 kepada seluruh unit.
Target A tak berada di markas musuh.
Seluruh skuat, laporkan situasinya.
Seluruh skuat, laporkan situasi!
Apa yang kalian lakukan?
Laporkan situasi!
Di sini 02.
Target B sudah tumbang.
Kami berhasil hancurkan komunikasi markas musuh.
Ma-Maaf sudah ganggu rapat penting ini!
Kau, apa kodenya?
Ada kabar, "Negeri kami adalah penguasa dunia!"
Saya ulangi, "Negeri kami adalah penguasa dunia!"
Bagus, kode diterima!
Di sini 03.
Target C juga hancur,
bersama dengan cadangan peluru.
Bagus.
Seluruh skuat, mundur secepat mungkin, menuju ke kapal selam sekutu!
Baru saja pasukan elite kami hancurkan markas musuh di medan Rhein,
dan berhasil lumpuhkan jaringan komando musuh.
Menghancurkan markas musuh?
Dengan ini, Operasi Kejutkan dan Takutkan sudah sukses.
Sekarang saya akan laporkan operasi ketiga.
Silakan tunggu laporan berikutnya.
Medan Rhein, Dataran Rendah, Sayap Kanan, Bekas Tentara Kekaisaran
Semua pasukan sudah tiba di garis depan.
Di sini tim pengintai.
Tak ada musuh terlihat.
Tak ada pergerakan pasukan musuh.
Dimengerti.
Meminta perintah atasan.
Bagaimana situasi saat ini?
Siap! Tak ada masalah.
Pasukan utama Republik sudah tiba di dataran rendah.
Mereka sedang hadapi sayap kanan kita.
Bagaimana dengan operasi ketiga?
Saya diberi tahu sudah siap.
Setelah satu tahun, akhirnya kita dapat buka pintu.
Medan Rhein, Dataran Tinggi, Sayap Kanan, Tentara Republik
Ah, di sini kita tak ada kerjaan, ya.
Aku jadi iri dengan sayap kiri.
Oi, sebaiknya jangan.
Palingan tak ada yang menyerang ke sini.
Dasar.
Mau sampai kapan kita begini?
Medan Rhein, Dataran Tinggi, Garis Belakang, Sayap Kanan, Tentara Republik
Masuk.
Di sini Whiskey Dog.
Kendali Zona Udara Rhein, masuk.
Ada gangguan, ya?
Yang jelas, ayo kita bergegas.
Kalau begini, saking bosannya nanti pasukan sayap kanan malah minum alkohol industri.
Kehidupan seorang utusan tidaklah mudah, ya.
Akhirnya-
No comments yet. Be the first to leave one.