İlk 200 satır.
POKER FACE Eps 7
MASA DEPAN OLAHRAGA
Selamat datang
di Arena Balap Peach Tree,
Balapan hari ini sangat menentukan juara Model Terakhir tahun ini.
Akankah pendatang baru dan pemimpin poin..
Davis McDowell?
Atau veteran Keith Owens, di musim terakhirnya,
Hanya lima poin di posisi kedua?
McDowell memberikan Owens
lebih dari yang bisa dia tangani.
Tak ada lagi kasih sayang
antara kedua pembalap tersebut.
Banyak yang diharapkan dari Owens.
Ayah dan kakeknya legenda balap.
Dia harus rasakan beban warisan itu
di pundaknya sekarang.
Pembalap, nyalakan mesinmu.
Halus dan mantap, kawan,
Seperti yang kita bicarakan.
Jangan khawatirkan si brengsek itu.
Lakukan saja balapanmu.
Para hadirin,
Tanah sudah penuh di belakang pemimpinnya.
Mereka menuju garis start.
Bendera hijau dikibarkan.
Dan mereka pergi!
Owens melihat celah dan memimpin.
McDowell membayanginya.
Baik Keith, tunjukkan anak itu siapa bosnya.
Owens langsung memimpin.
Itu putaran tercepatmu.
Pertahankan itu
Bendera putih sudah dikibarkan.
Ini putaran terakhir.
Owens memimpin, tapi McDowell mengejar.
McDowell bergerak dan beralih ke luar
saat menuju tikungan tiga.
Mereka memasuki paruh terakhir.
Siapapun bisa menang.
Oh tidak, mereka saling sentuh!
McDowell tertabrak dari belakang.
Owens terputar, mencoba lanjutkan.
Dan dia tidak bisa.
Karir Owens berakhir.
Dan Davis McDowell melewati bendera kotak-kotak.
- Ya! - Luar biasa!
Aku bisa bayangkan Owens sangat dibenci karena manuver itu.
Untuk saat ini,
McDowell tampaknya amankan kemenangannya
dan memperpanjang keunggulannya di kejuaraan.
McDowell pemarah dan idiot.
Cara bocah ini balapan,
Merusak olahraga.
Jadi, Apa kau senang pensiun?
Aku tidak pensiun.
Tunggu, tidak?
Rumor tentang pensiunmu--
Semuanya hanya spekulasi.
Aku tidak pensiun.
Owen takkan berhenti. Ketahuilah.
-Kau tahu ini? -Tidak.
- Ada pertanyaan lain? - Hai!
Kaulah yang merusak olahraga, kawan.
Kau bisa menyingkir?
Bagaimana rasanya jadi orang ketiga di keluarga?
Ayahmu berharap dia tak memberimu nama belakang.
Aku harusnya tak memanggilnya idiot.
Anak itu lebih buruk dari orang idiot.
Ada sisi gelap padanya. Membuatku merinding.
Itu membuatku terlihat seperti pecundang.
Kau dipukul,
dan sekarang kau mengompres wajahmu.
Kau benar-benar pecundang.
Katy, jangan begitu.
Semuanya hanya spekulasi. Aku takkan pensiun.
Owen takkan berhenti. Kalian tahu itu.
BALAPAN OWENS
Hai. Hai!
Tak ada yang boleh masuk sampai kita perbaiki masalah ini
Kita sudah sepakat.
Kau akan pensiun di akhir musim,
dan kemudian giliranku.
Hal-hal berubah.
Omong kosong. Kau sudah janji.
Jika aku menangkan balapan terakhir ini,
Aku masih bisa mengambil kejuaraan.
Aku paham kau sangat ingin ke--
Ayah, aku menunggu untuk ini
sejak aku dilahirkan.
Ayah tahu, Davis benar.
Ayah perlu belajar untuk menyingkir.
Hai!
JUARA STOCK MOBIL
Kau bisa saja peringatkan kami
Aku tahu.
Kau sudah janji padanya.
Dan aku merasa tak enak.
Tapi seorang Owens, tak bisa pensiun sebagai pecundang.
Bagaimana itu akan membantu Katy?
Jangan bertingkah seperti kepada Katy.
Aku kehilangan momenku, Donna.
Pertengahan musim.
Aku tak bisa berhenti berpikir.
Aku mendengar, "Pembalap, nyalakan mesinmu,"
dan aku berpikir ada seseorang di luar sana
yang lebih baik dariku.
Aku kalah dalam balapan itu
bahkan sebelum mereka kibarkan bendera hijau.
Hei teman-teman, Davis di sini.
Balapan sudah berakhir,
Tapi aku ingin lakukan pitstop terakhir.
-Sayang... -Di halaman depan Keith Owens.
...tolong bawakan senapanku.
Hei tak perlu, Bu. Aku pergi.
McDOWELL DAN ANAK
LAYANAN 24 JAM
Aku ingin membanting bajingan itu.
Keith, persetan dengan momenmu.
Keluarlah dan kalahkan bajingan itu.
IKAN UNTUK HIDUPAN
- Halo. - Hai.
Kau bisa mengirim truk derek ke tikungan di Deep Springs Road ?
Mobilmu mogok?
Ya. Tak mau menyala.
Baiklah. Halus dan stabil.
Berlatihlah. Tak perlu mengambil risiko.
Mengerti.
Keith!
- Dia baik-baik saja? - Tidak, tidak.
Ya ampun.
Hei Randy, anak yang mirip Linda Blair
di mobil nomor tujuh.
Sial, itu biasa. Aku pernah lebih parah sekali.
Wow. Itu yang kunantikan.
Hai Jean,
Kau harus memakai ini di leher.
Ini kedua kalinya aku menemukannya minggu ini.
...sementara mereka sedang menuju ke trek.
Kau tidak mau menontonnya di layar lebar?
Aku tahu. Aku sangat gugup.
Itu anakku. Aku tak bisa nonton.
Itu anakmu yang balapan?
-Sial tak mungkin! -Ya, sial.
McDowell melewati finis dahulu
dan menangkan Peach Tree Speedway!
-Oh! Dia berhasil! -Hai!
Baik. Sekarang aku bisa menonton.
Kemenangan yang luar biasa bagi pemuda itu...
Jean!
Davis menang lagi, Jean.
-Mereka akan mewawancarainya? -Ya kurasa.
Owen takkan pensiun. Kalian tahu itu.
Mereka wawancarai Owens dahulu.
Kenapa mewawancarai pecundang terlebih dahulu?
Ya, agak kacau.
Kuyakin Davis tidak terlalu senang.
Ayahmu harap dia tak memberi nama belakangnya.
Ayolah!
Ya, sama sekali tak senang.
Sial. Pukulannya parah.
Ya ampun. Itu anakmu, ya?
Manny Pacquiao yang asli.
DAVIS MCDOWELL MENANG DI PEACH TREE
- Hei, jangan lari! - Aku tak lari!
Aku bisa minta tanda tanganmu?
Tentu, bung.
-Kalian mau buah persik? -Terima kasih.
Beri makan dirimu.
Aku menonton tiap balapan musim ini, Tn. McDowell.
Sekarang. Panggil saja aku Davis.
Kau kalahkan Owens dan meninju wajahnya.
Persetan pria itu. Itu keren sekali.
Jangan bahas itu. Ketenanganku hilang.
Sebenarnya, Owens bukanlah orang jahat.
Siapa yang mau lihat jimat keberuntunganku?
Aku, aku.
Inil yang dibutuhkan untuk menang.
Tiap balapan, aku membawa kakekku Big Ed di dalam mobil.
Dia mengajariku yang diperlukan untuk jadi orang dan pembalap yang baik.
Siapa yang mau duduk di kursi pengemudi?
- Aku, aku, - Ayo.
Aku pertama. Aku menderita kanker.
Bohong.
-Kau bilang apa? -Kau tak menderita kanker.
-Dasar pembohong. -Usaha yang bagus, bajingan.
Hai. Tidak perlu lakukan itu.
Kau tahu, jika anak itu menderita kanker,
Itu akan menjadi sangat canggung.
Aku punya bakat ini.
Aku seperti, anjing yang bisa mencium...
Kanker?
Eh, tentu.
Semacam itu tapi dengan kebohongan.
Aku mendengarnya, Aku mengetahuinya.
Mungkin salah.
Akurasiku menakjubkan.
Kau akan lihat.
Sini, biarkan aku...
Oh tidak. Kau tak harus...
No comments yet. Be the first to leave one.