İlk 187 satır.
layaknya langit malam yang gelap
layaknya langit malam yang gelap
like a scarlet night
like a scarlet night
di dalam kegelapan itu
di dalam kegelapan itu
fell in the dark
fell in the dark
kau bisa sembunyikan rasa takutmu
kau bisa sembunyikan rasa takutmu
you can hide your fear
you can hide your fear
dan kau juga masih bisa berbohong
dan kau juga masih bisa berbohong
can lie my dear
can lie my dear
teruskan saja dan raihlah mimpimu
teruskan saja dan raihlah mimpimu
kono mama yume wo mite
kono mama yume wo mite
bentangkan sayapmu, kepakkanlah
bentangkan sayapmu, kepakkanlah
chidarake no tsubasa hirogete
chidarake no tsubasa hirogete
seperti apa kebenarannya
seperti apa kebenarannya
what's the truth?
what's the truth?
yang ingin kupercayai
yang ingin kupercayai
what to believe?
what to believe?
bak malaikat yang jatuh
bak malaikat yang jatuh
like a fallen angel
like a fallen angel
diterbangkan oleh angin waktu
diterbangkan oleh angin waktu
toki no kaze ni
toki no kaze ni
seraya terjatuh
seraya terjatuh
nagasarete oshite yuku
nagasarete oshite yuku
ke langit yang penuh bintang
ke langit yang penuh bintang
into the starry night
into the starry night
nan indah seperti dewi
nan indah seperti dewi
kagami no you ni
kagami no you ni
dan kau kan kupeluk selama-lamanya
dan kau kan kupeluk selama-lamanya
dakisihimete eien wo
dakisihimete eien wo
hingga terbang sampai nirwana
hingga terbang sampai nirwana
fly to heaven
fly to heaven
Kisah Masa Lalu
Aku terlahir di peternakan kecil di utara Tembok Rose.
Tanah yang dimiliki oleh keluarga bangsawan Reiss.
Sejauh yang bisa kuingat, aku sering bantu peternakan itu.
Tapi, ibuku selalu baca buku dan aku tak pernah melihatnya lakukan pekerjaan rumah.
Dia wanita yang cantik.
Saat malam, ada seseorang yang menjemputnya
dan dia pergi ke kota dengan pakaian yang mewah.
Bagiku, itulah kehidupan yang kutahu.
Setelah belajar baca dan tulis, aku baca buku untuk ikuti ibuku.
Hanya untuk sadari betapa kesepiannya aku ini.
Di semua buku itu, orang tua selalu peduli pada anak-anak mereka.
Mereka mengobrol, berpelukan, bertengkar, atau kisah yang lainnya.
Aku tak pernah rasakan hal-hal itu.
Suatu hari, karena penasaran, aku coba memeluk ibuku.
Aku hanya ingin lihat ekspresi apa yang akan dia keluarkan.
Ibu!
Dia malah melemparku, tapi itulah pertama kalinya ibu lakukan sesuatu padaku.
Karena itu, aku sangat senang.
Andai aku punya keberanian untuk membunuh gadis ini...
Itulah kata-kata pertama yang pernah dikatakan ibu padaku.
Setelah itu, dia tinggalkan rumah dan hidup di tempat lain.
Lalu, lima tahun yang lalu, suatu malam setelah beberapa hari sejak Tembok Maria bobol...
Untuk pertama kalinya, aku bertemu dengan ayahku.
Salam kenal, Historia.
Namaku Rod Reiss, aku ayahmu.
Laki-laki itu, dia tuan yang kuasai tanah yang kami tinggali ini.
Ibu yang sudah lama tak kulihat selama beberapa tahun terlihat ketakutan.
Historia, mulai sekarang kau akan tinggal dengan Ayah.
Ini bisa jadi masalah, Tn. Reiss.
Mari kita hindari kemungkinan terburuk.
Bukankah bobolnya Tembok Maria buatmu sedikit takut?
Ibu!
Tidak! Aku bukan ibu dari gadis itu!
Dia tak ada urusannya denganku!
Oh? Apa itu benar, Tn. Reiss?
Apa benar kau tak punya urusan dengan wanita atau gadis ini?
Mau bagaimana lagi?
Mereka berdua tak ada urusannya denganku.
Sudah kuduga memang begitu.
Apa? Apa yang kau...
Kau tak pernah ada.
Kau juga tak pernah bekerja di ibu kota.
Tak ada yang kenal kau siapa.
Itu tak benar. Tuan, tolong beri tahu mereka itu tak benar!
Ibu...
Andai saja...
Andai saja aku tak pernah melahirkanmu!
Itulah kata-kata terakhir ibuku.
Tunggu.
Saat aku hampir dibunuh, ayahku memberikan usul.
Bahwa aku akan tinggal jauh dan hidup tenang
agar mereka mau biarkanku hidup.
Namamu adalah Krista Lenz.
Maafkan Ayah atas semuanya.
Agar bisa melindungimu, Ayah tak punya pilihan.
Ayah.
Selama ini Ayah selalu memikirkanmu.
Ayah selalu bermimpi bahwa suatu hari bisa memelukmu seperti ini.
Kau spesial, ada darah kerajaan yang mengalir di tubuhmu.
Di tubuhku?
Benar, Historia.
Keluarga Reiss kita ini adalah keluarga kerajaan yang sebenarnya.
Dan karena kau spesial, kaulah satu-satunya orang yang bisa selamatkan semua umat manusia.
Ayo kita pergi, Historia.
Ke tempat di mana semuanya bermula.
Sannes!
Apa kau baik-baik saja?
Hoi, jangan-jangan...
Kau tak beri tahu mereka apa pun, 'kan?
Kesetiaan kita pada raja lebih dari sekadar...
Sannes!
Aku sudah muak dengar suaramu!
Kau sudah berkhianat sejak awal!
Aku sudah percaya padamu!
Sannes! Dia tak katakan apa-apa.
Faktanya, kami malah tak pernah menginterogasi dia.
Kami mengancam Ralph dengan pisau dan paksa dia baca naskah yang kutulis ini.
Hanya itu.
Kalau begitu...
Aku...
Aku sudah khianati raja?
Dasar iblis!
Aku tak ingin menyangkalnya, tapi aku yakin Nick juga berpikiran sama pada kalian.
Karena itu aku pernah mengatakannya, 'kan?
Bahwa aku mulai kasihan pada kalian.
Betapa menyedihkannya kalian ini! Laki-laki dewasa yang mengeluh dan menangis!
Kalian pantas mendapatkannya, dasar bodoh!
Kalian akan habiskan hidup kalian di sel kecil ini selamanya!
Sampai nanti.
Setelah ini...
Peran kami ini, ada perintah di dalamnya.
Setelah peran itu selesai, langkah selanjutnya akan segera dimulai.
Dunia takkan pernah lagi jadi sama seperti sebelumnya.
Berjuanglah, Hange.
Ketua Regu?
Maaf, aku sudah mengacau.
Tadi ada kecoak.
Begitu ya, satu tendanganmu saja sudah begitu, ya.
Sudah waktunya kau cerita.
Oh ya, benar.
Eren akan dimakan?
Ya.
Eren ingat percakapan ini...
Apa kau benci padaku karena itu?
Aku tak yakin.
Aku tak tahu.
Kau mungkin juga tak ingin memakan manusia.
Spekulasi dari kata-kata itu, Ymir dulunya adalah Raksasa yang berjalan-jalan di luar tembok.
Teman Bertolt, Reiner, dan Annie adalah manusia yang dia makan.
Saat Raksasa memakan manusia, mereka tak kembali jadi manusia.
Tapi bagaimana kalau Raksasa memakan salah satu teman Reiner?
Mereka manusia yang bisa berubah jadi Raksasa.
Artinya, kalau Raksasa makan manusia yang punya kekuatan itu, mereka bisa kembali jadi manusia.
Mereka bisa dapat kekuatan itu dari manusia yang mereka makan.
Di saat pertarungan waktu itu, Reiner lemparkan Raksasa ke Eren yang sedang kabur.
Eren punya kekuatan untuk kendalikan Raksasa dengan teriakannya.
Dia ingin ambil kekuatan itu lewat para Raksasa.
Kesimpulannya, Eren hanyalah wadah yang bisa digantikan.
Intinya, kalau pemerintah punya Raksasa, mereka akan memakan Eren.
Tenanglah.
Meski kau mengamuk sekalipun, mereka takkan kembalikan Eren.
Kita akan menuju ke tanah milik Rod Reiss.
Bersiap-siaplah.
Baik!
Aku akan kabari Erwin tentang keluarga Reiss ini.
Aku yakin dia juga tunggu kabar dari kita.
No comments yet. Be the first to leave one.