İlk 163 satır.
Kerajaan Semanggi.
Di negeri yang utamakan sihir ini
ada seorang anak yang tak bisa gunakan sihir.
Namanya adalah Asta.
Demi jadi Kaisar Sihir, separah apa pun luka yang diderita, dia tak pernah menyerah!
Tapi di Kerajaan Semanggi juga ada orang- orang yang hanya punya sedikit energi sihir,
dan bahkan tak mampu gunakan sihir sama sekali.
Orang-orang malang yang hanya sedikit itu, hidup di balik bayang-bayang.
Mereka berjuang untuk hidup.
Pangeran, kubawakan teh untuk Anda.
Tapi itu sudah dingin.
Secré, sejak kapan kau di situ?
Anda pikir berapa lama?
Maaf, aku tak menyadarinya.
Tak usah dipikirkan, biasanya juga seperti itu.
Lihat ini.
"Alat sihir yang dapat menyimpan dan membagi mana."
Alat sihir seperti apa itu?
Alat sihir yang dapat meningkatkan energi sihir!
Pada dasarnya, seperti batu ajaib milik Elf.
Ah.
Di negeri ini,
meski tak seberapa, tapi ada orang yang tak diberkati energi sihir.
Tapi kalau alat ini selesai, aku mungkin bisa selesaikan masalah mereka.
Benar, dengan alat ini seharusnya bisa hilangkan diskriminasi yang ada.
Tapi ada beberapa masalah yang harus kuselesaikan dulu.
Ah, kepalaku sakit.
Pangeran selalu pikirkan masa depan kerajaan ini melebihi siapa pun.
Tapi...
Bekas luka bakar yang dia berikan memudar seiring waktu.
Tapi luka penghinaan yang ada di dalam hatiku,
takkan pernah hilang.
Setelah semua yang terjadi, api balas dendam yang ada di dalam hatiku ini,
tak hilang juga.
Aku...
...akan ke Kerajaan Sekop apa pun yang terjadi.
Sehingga kami bisa dapatkan kekuatan iblis.
Orang itu menginginkan kekuatan iblis
dan menyebabkan seluruh kejadian ini.
Karena dia dilahirkan dengan energi sihir yang sedikit dan dapatkan diskriminasi.
Negeri ini, dalam 500 tahun terakhir mungkin tak banyak berubah.
Halaman 149 Dua Hal yang Perlu Ditemukan
Kalian pasti sudah mengerti kenapa dipanggil ke sini.
Aku ingin tanyakan beberapa hal tentang kejadian Devil Believer.
Tanyalah apa pun.
Benar, 'kan, Nak?
Ya?
Kalau begitu, aku akan menanyakan sesuatu.
Bisakah kau mengatakan pembicaraan kalian waktu itu
dengan Dazu Tayak pemimpin Devil Believer.
Perbedaan energi sihir, mereka yang diberkati oleh energi sihir dengan yang tidak.
Yang menyebabkan mereka melakukan itu, tak salah lagi karena masalah itu.
Diskriminasi adalah sesuatu yang harus kita singkirkan bagaimanapun caranya.
Apa ada masalah dengan Nero?
Oh, tidak.
Permisi.
Tn. Julius, baru saja
kita mendapatkan pesan Ratu Loropechika dari Kerajaan Hati.
Loropechika
Lo?
Jadi, dia Ratu Kerajaan Hati.
Kalian...
Kami kebetulan sedang dipanggil Kaisar Sihir.
Begitu, ya.
Salam kenal.
Kau pasti Komandan pasukan Banteng Hitam, Yami Sukehiro.
Ya, salam kenal.
Dia benar-benar tahu tentangku.
Anda mungkin tahu kenapa aku hubungi Anda saat ini.
Seperti yang kusebutkan sebelumnya.
Kami sedang persiapkan pelatihan kalian bersama dengan Penjaga Roh kerajaan kami.
Persiapannya sudah selesai.
Kau baik-baik saja, Loropechika?
Apa yang terjadi?
Apa terjadi sesuatu dengan ratu?
Terjadi sesuatu?
Apa kutukan Megicula tiba-tiba aktif?
Tak mungkin!
Finral!
Eh, tapi...
Kami akan urus semua dokumen.
Kuserahkan pada kalian.
Baik!
Asta, maaf, apa kau keberatan kalau dia tetap di sini?
Eh?
Aku tak keberatan.
Asta!
Aku tak bisa membukanya terlalu lama karena jaraknya yang jauh.
Cepatlah!
Kalau begitu, aku berangkat!
Mungkin akan lebih baik untuk berbicara denganmu kalau tak dalam wujud itu.
Apa kau bisa ikut bersamaku ke perpustakaan bawah tanah?
Ada sesuatu yang ingin kutunjukkan padamu.
Marx, dokumen Kerajaan Hati kuserahkan padamu.
Eh, baik.
Baiklah, ayo ke sana.
Eh, kenapa di luar?
Kemungkinan, ratu menggunakan medan kekuatan yang terbuat dari mana,
jadi, kita tak bisa langsung masuk ke dalam istana.
Penjaga Roh Gaja
Kalian...
Aku tak tahu tujuan kalian,
tapi jelas melanggar aturan karena memasuki kerajaan kami.
Kecuali kalian bisa menjelaskannya.
Tunggu dulu!
Seharusnya Kaisar Sihir kami menghubungi kalian.
Ya, apa?
Orang-orang Kerajaan Semanggi,
diizinkan masuk ke kerajaan?
Aku mengerti.
Maaf atas ketidaksopananku.
Akan kuantar ke tempat sang ratu.
Selamat datang, kalian semua.
Sepertinya dia berpakaian cukup santai dari sebelumnya, ya.
Meski mengganti pakaiannya, kecantikannya takkan bisa disembunyikan!
Dia benar-benar seperti dewi yang turun ke bumi!
Finral, kau janji akan berubah, 'kan?
Omong-omong, kenapa kalian ke sini?
Ah, benar juga!
Sepertinya bukan karena kutukannya, ya.
Ada apa dengan kutukanku?
Aduh, duh, dasar Loropechika.
Jadi, itu Roh Air.
Karena makanan yang Anda makan hari ini,
perut Anda jadi sakit?
Aku sudah bilang padanya jangan makan daging alot dan bayam merah bersamaan.
Tapi itu yang membuatnya imut, sih.
Kalau begitu, aku permisi.
Terima kasih banyak.
Kalau begitu aku mau pulang, ada yang ingin kulakukan.
Pulang? Bagaimana caranya?
Sudah jelas, 'kan?
Aku bisa mati.
Tapi syukurlah kalau bukan karena kutukannya.
Soal sesuatu yang ingin kusampaikan tadi,
persiapan untuk latihan kalian sudah selesai.
Selanjutnya...
Eh?
Ada apa?
Kacamataku hilang!
Kacamata?
Baru sadar?
Penglihatannya...
...buruk?
Jangan begitu, Loropechika.
Tadi itu kacamatamu yang terakhir, lo.
Lagi-lagi aku menginjaknya, menendangnya, menjatuhkannya,
Aduh.
mendudukinya, intinya aku sering merusak kacamataku.
Padahal itu dibuat khusus.
Kalau begitu, akan kubantu mencarikannya!
Ah, jangan khawatir, aku sudah tahu tempatnya, kok.
Eh?
Ini...
Dia mengumpukan informasi dari segala tempat?
Ini hanya satu bagian saja, tapi seharusnya begini sudah cukup.
Biasanya dia mengawasi seluruh kerajaan, sih.
Mengawasi seluruh kerajaan?
Oh, itu dia!
Sudah kuduga itu ulah Mugi!
Mugi?
Berarti makhluk itu...
Hidup?
No comments yet. Be the first to leave one.