İlk 200 satır.
=Surgeons= =Brought to you by GoldenEto=
Alih Bahasa =GoldenEto=
Maka, aku dan Xiu Min Qi menemui pengawas farmasi, Cao Guan Yi dan membujuknya untuk memalsukan ...
... kartu pengeluaran obat Zhang Shu Mei, menjadi penisilin.
Ketemu !
Bakar !
Cao Guang Yi sangat menentangnya, tapi akhirnya tetap Ia lakukan.
Beberapa detik sebelum membakar kartu keluar itu ... Aku ragu-ragu ...
Lalu kenapa kau menyimpannya ?
Apakah kau sudah mengantisipasi hari seperti ini akan datang dan ingin menyerahkan ini padaku ?
Aku harap aku bisa menjawab demikian.
Tapi, yang kupikirkan saat itu adalah, seandainya Xiu Min Qi dan aku suatu hari berselisih ...
... mungkin kartu keluar ini dapat dipakai untuk melawannya.
Aku sungguh tidak sangka kalau itu alasannya.
Jadi haruskah aku berterimakasih atas keegoisanmu ?
Kartu keluar ini tidak berguna sebelum aku jadi Dirut rumah sakit.
Akhirnya, aku menyimpannya dibalik bingkai "Asipirasi Awal".
Itu mengingatkan aku kalau dulu, aku pernah berbuat hal yang hina.
Terima kasih atas koreksi dirimu.
Namun, aku lebih tertarik untuk tahu apa rencanamu sesudahnya.
Apa rencanamu untuk mengungkap kebenaran dan membersihkan nama ibuku ?
Aku tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku pergi ke rumah Xiu Min Qi kemarin.
Apa katanya ?
Sesuai perkiraanku, Ia menolak mengakuinya.
Kau tidak cerita padanya mengenai kartu keluar ini ?
Aku tidak bilang.
Karena aku tahu itu tidak ada gunanya.
Kenapa ?
Tidak ada yang bisa membuktikan surat keluar ini asli, karena kartu yang palsu sudah diambil sebagai bukti dan di segel di dalam arsip.
Bagaimana dengan pengawas farmasi itu ?
Dimana dia ?
Cao Guang Yi dipaksa untuk memalsukan kartu keluar obat.
Insiden ini kerap mengusik nuraninya.
Ia mengundurkan diri di tahun 1994.
Ia pindah dengan keluarganya ke Kanada.
Ia tidak menghubungi kami lagi sejak itu.
Aku tahu Ia merasa bersalah atas skandal ini.
Jika kau bisa menemukannya ...
... mungkin itu dapat jadi penerang untuk kasus ini.
Namun, kami sudah lama hilang komunikasi.
Tidak ada yang tahu apakah Ia masih hidup atau sudah meninggal.
Lalu, apa tujuanmu memberikan aku ini ?
Hanya demi nurani yang membebanimu ?
Apa gunanya ini ?
Ada 2 hal yang paling kusesali sejak awal karierku.
Aku mencuri pencapaianmu dalam operasi transplantasi paru-paru.
Aku sudah meluruskan hal itu.
Hanya tersisa masalah ini.
Xiao Bin.
Sekarang aku dengan rendah hati, memohon maaf padamu dan ibumu.
Aku hanya bisa ... melakukan itu.
Jika ibuku mendengar perkataanmu hari ini ...
... aku tidak tahu bagaimana reaksinya.
Tapi aku bisa bilang ini.
Aku tidak bisa menerimanya.
Karena insiden ini, ibuku harus membayarnya dengan nyawa.
Apa yang bisa kau korbankan ?
Apakah ini dapat diselesaikan dengan permintaan maaf sepenuh hati ?
Orang yang dibalik semua ini masih belum mengaku dan mengucapkan apapun untuk membenarkannya.
Kau masih tetap ahli medis yang terhormat dalam kedokteran.
Kau akan tetap melanjutkan hidupmu dengan reputasi hebat, sementara ibuku ...
... akan selalu jadi perawat yang bertanggung jawab atas kematian pasien.
Keluarga Lu Zhong He masih tetap yakin kalau ibuku lalai dalam pengobatan keluarganya.
Kau pikir pengakuan lemah ini bisa dianggap penebusan dosa ?
Apa ini bisa membalikkan penderitaan yang di derita kedua keluarga ?
Aku tahu ... berapa kalipun aku bertobat, aku tidak akan dapat maafmu.
Namun, sesudahnya aku melakukan semua yang kubisa berkaitan dengan alergi lidokain.
Yang kau lakukan memang sudah jadi tugas dokter.
Kematian pasien harus menjadi pembelajaran untuk perkembangan medis.
... begitu juga demi menghindari tragedi lebih banyak di masa depan.
Tapi kalian malah menutupinya dengan cara yang kotor.
Aku beritahu padamu.
Apapun hasilnya, sesulit apapun itu, aku akan melakukan ini sampai akhir.
"Xie Xun mendadak menghapus senyumnya dan termenung."
"Semalam, kau mempertaruhkan nyawa dengan 3 langkah besar."
"Yang pertama adalah Pecahan Giok Sekte Gunung Kunlun"
"Yang kedua adalah Kongtong Sekte Manusia dan Hantu di jalan yang sama"
"Yang ketiga apa ?"
"Pria tua ini bodoh dan tidak berpengalaman."
"Aku tidak tahu apa itu."
"Zhao Min terkejut dalam diam."
"Tidak heran dulu."
"nama Raja Singa Emas terkenal di seluruh dunia."
"dan dunia persilatan jungkir balik."
"Matanya tidak dapat melihat"
"tapi Ia dapat menebak 2 gerakan pamungkas yang kugunakan"
"Reputasinya sungguh layak diperolehnya"
Pa ...
Kau suka Jin Yong.
Mamaku suka Qiong Yao.
Aku sudah baca semua itu dengan keras.
Apa harus kubaca lagi ?
Aku tidak boleh pilih yang ingin kubaca ?
Baiklah, lanjutkan.
Menurutku ...
Ada masalah di antara kau dan Zhuang Shu.
Tidak ada masalah. Kenapa ?
Kalian berdua belum pernah datang berdua.
Aku tanya padanya.
Dia bilang kalian cuma tidak berpapasan.
Aku tidak percaya itu.
Chen Xi.
Ada masalah diantara kalian ?
Sepertinya begitu. Percaya saja itu, Pa.
Apa mungkin ...
... karena dia tidak bisa menyelamatkan mamamu ?
Kudengar rumah sakit sudah mulai menginvestigasinya.
Apa ada hubungannya dengan mamamu ?
Kau sudah tahu ?
Ya, ada hubungannya.
Rumah sakit bisa menginvestigasi, tapi jangan biarkan ini mempengaruhi hubungan kalian.
Pa, kami sama-sama dokter.
Kami akan menghadapi situasi mama dengan rasional.
Tidak ada hubungannya dengan hubungan kami.
Baguslah, baguslah ...
Lagipula tidak tersisa hubungan apa-apa lagi.
Apa kalian ... putus ?
Kenapa ?
Pasti karenamu.
Kau putus seolah-olah tidak ada masalah.
Kapan ini terjadi ?
Sudah lama.
Tiap hari aku masih memintanya melakukan ini dan itu.
Apa ini ?
Dia dokter. Tugasnya menjaga pasien.
Mulai sekarang bersikaplah lebih hati-hati.
Aku tidak akan berkata apa-apa mengenai kehidupan percintaanmu.
Tapi Zhuang Shu adalah dokter baik.
Kariernya tidak boleh terluka karena insiden mamamu.
Bagaimana kalau aku bicara pada Dirut Rumah Sakit ?
Buat apa kau menemuinya ?
Aku yang bicara saja tidak ada gunanya.
Lalu bagaimana ?
Dirut Fu bagaimana ?
Temui Dirut Fu dan minta bantuannya.
Baiklah. Ayo makan malam awal hari ini.
- Aku akan temui Dirut Fu sesudahnya. - Ya, baguslah.
Setelah menemui Dirut Fu, pergilah menemui Zhuang Shu.
Bicara baik-baik dengannya.
Tidak mau.
Temui dia.
Tidak !
"Kau bangsa Han; aku juga bangsa Han"
"Kau bangsa Mongol; Aku juga bangsa Mongol"
"Pikiranmu selalu terpaku"
"pada bidang militer, perbedaan antara Hua dan Yi"
"pada naik dan turunnya bangsa, pada kekuasaan dan kemenangan"
"Saudara Wuji, yang menarik pemikiranmu hanyanya dirimu"
Ah permisi, apa Dr. Fu di ruangannya ?
Ya.
Dia pergi kemana ?
Dia di kamarnya seharian.
Dr. Fu?
Dr. Fu?
- Ambil kuncinya. - Baik
Dr. Fu? Buka pintunya.
Dr. Fu, aku Lu Chen Xi.
Dr. Fu, buka pintunya.
Dr. Fu, kau di dalam ?
Dr. Fu, kau tak apa ?
Buka pintunya, Dr. Fu !
Dr. Fu? Dr. Fu?
- Dr. Fu! - Dr. Fu!
Dr. Fu!
- Dr. Fu! - Dr. Fu!
Ambil brankar. Bawa dia ke ruang resus.
Bawa brankar kemari !
Terjadi sesuatu pada Dr. Fu ! Ambilkan brankar !
Brankarnya disini !
Brankar sudah disini. Angkar Dr. Fu.
Potasium klorida.
Dr. Fu menyuntik diri sendiri dengan dosis mematikan potasium klorida.
- Bagaimana ini ? Bawa dia ke ruang resus ? - Tidak ada waktu.
Siapkan glukosa tingkat tinggi, solusi kalsium klorida glukosa, insulin dan elektrolit.
- Siapkan juga, sodium bikarbonat. - Baik !
Kalian berdua bantu aku mengangkatnya ke tempat tidur.
- Baik. - Hati-hati kepalanya.
- Baiklah, terima kasih. - Sama-sama. Sampai jumpa.
Ada tomat dan telur di kulkas.
Chen Xi.
Dr. Fu, akhirnya kau bangun.
Sudah merasa lebih baik ?
Kapan kau tiba ?
Kenapa melakukan itu ?
Bukankah lebih baik ?
Dokter bertugas berkata dosis obatmu sudah diturunkan dan gejala depresimu sudah berkurang.
Hari ini apa yang terjadi ?
Kenapa melakukan ini lagi ?
Karierku ...
Reputasiku ..
Kesehatanku ...
Semuanya sudah hancur.
Aku tidak punya keluarga.
Tidak ada yang menahanku.
Hidup seperti ini ...
... bagaikan siksaan.
Lebih baik membebaskan diriku.
Tidak ada yang menyalahkanmu atas transplantasi paru-paru.
Xu Fang Yin berkata padaku, Ia berterimakasih pada Renhe ...
No comments yet. Be the first to leave one.