Spartacus

Spartacus

Indonesian Altyazısını İndir

Sezon 1

Sürüm bilgisi

Spartacus Blood and Sand S01E01 The Red Serpent REPACK DVDRiP XviD-QCF
Şunun yorumuyla filmseri
enjoy, and please visit my site filmseri.com

Etiketler

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
XviD
Yayınlandı: 2015-08-11
İndirmeler: 428
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 200 satır.

SPARTACUS "DARAH DAN TANAH"

"SANG ULAR MERAH"

Ayo!

Kau tau apa tentang ini?

Serang saja!

Diam kalian!

Biarkan orang Romawi ini mengutarakan apa niatnya!

Thracia (jajahan Romawi) dan Republik (Romawi) memang berbeda.

Kita memang tak selalu menjadi saudara.

Tapi kita singkirkan itu sejenak

Bersatu untuk satu tujuan.

Kau telah merampas tanah kami.

Dan kini kau memohon bantuan kami.

Kau ingin meminta bantuan?

Tidak, aku hanya ingin memberitahu.

Mithridates dan pasukan Yunani-nya menyerang dari timur....

Menerobos dari Laut Hitam.

Sangat jauh dari tanah kami.

Benar, Tapi Getae (Suku di Dataran rendah Roma) mengambil keuntungan atas hal itu.

Gerombolan barbar itu berbondong bondong ke utara.

Sekitar setengah minggu dari dusun kalian.

Berapa banyak?./ Ribuan.

Bergabunglah dengan bangsa Roma!

Jadilah pasukan tambahan.

Dan bergabunglah dengan kami!

Sampai kapan?./ Sampai kapan?

Kemenangan.

Dan bagaimana mengukurnya?

Kaum Getae pernah mengobrak-abrik dusun kami di masa lalu.

Memperkosa para wanita kami. Membunuhi anak-anak kami.

Setiap perlawanan kami hanya mengakibatkan mereka datang kembali.

Dia bicara terlalu banyak.

Tapi itu semua benar.

Jika kita bergabung dengan bangsa Roma,

Maka tujuannya adalah jelas.

Menghabisi kaum Getae.

Semuanya.

Semua akan mati.

Dewan telah mengambil keputusan?

Kami akan berperang.

Aku telah meminta dewa untuk memberkahi pedangmu.

Ketika kaum Getae telah pergi dari tanah kita, maka tak ada alasan lagi untuk menghunuskannya.

Lalu yang akan dikerjakan suamiku tanpa pedang ini ditangannya?

Bercocok tanam. Menggembala kambing.

Membuat anak.

Kau tak akan berperang lagi?

Selamanya. Selalu ada disampingmu.

Kapan kau berangkat?

Saat fajar menyingsing.

Mari ke tempat tidur.

Jika hanya tersisa malam ini buat kita...

Aku harus memiliki semuanya.

Kuatlah istriku.

Aku berharap bangun dengan istriku disampingku.

Dia bangun cepat untuk berdoa.

Suaminya akan tetap disampingnya.

Aku kira kita sudah sepakat.

Benar./ Benarkah?

Sang dewa mendatangiku tadi malam.

Dalam tidurku.

Apa yang dia tunjukkan padamu?

Suamiku berlutut,

Membungkuk dihadapan ular merah yang sangat besar.

Kehidupan keluar melalui nadi-nadinya.

Apa makna yang tangkap dari itu?

Sebuah peringatan.

Kalau kau berangkat berperang, kau ditakdrikan dalam ketidakberuntungan.

Kaum Getae memuja serigala gunung .

Mereka tak percaya pada ular.

Itu hanya sebuah mimpi.

Bagaimana jika bukan?

Aku bersumpah, Sura.

Darah dan kehormatan.

Adalah bagian dari manusia.

Takkan ada yang mampu menghalangiku kembali padamu.

Tidak kaum Getau. Tidak bangsa Roma.

Bahkan dewa sekalipun.

Malam ini terasa sangat dingin.

Apa yang akan kulakukan tanpamu di tempat tidur?

Singsingkan gaunmu.

Membuatku selalu dekat dengan pahamu.

Pikiran kita akan menghangatkan kita berdua.

Bunuh mereka semua.

Untukmu.

Serang!

Pertahankan posisi!

Akan kugagahi wanita kalian!

Semuanya!

Di mana pasukan Roma?

Jangan beri ampun.

Tentara Roma! Maju!

Mau kemana kalian!?

Sedikit terlambat.

Mereka baru tiba.

Kotoranku lebih enak dari ini!

Hanya itu yang mereka beri, Drenis.

Usus dan tulang belulang!

Sementara Glaber dan pasukannya mendapat daging.

Kita selalu yang terakhir makan dan hanya mendapat sisa-sisa.

Tapi selalu yang pertama saat menghadapi kaum barbar itu!

Mungkin bagus saat Glaber membuka tenda hangatnya.

Para pasukan Thracia keparatnya telah lari ke hutan.

Ada yang ingin kau tambahkan, bung?

Satu kata.

Apa itu?

Kata yang telah kuucapkan kepada tentara Roma.

Dengan jiwa dan ragaku bersamanya.

Kita bersama-sama berhasil mengusir kaum Getae.

Kita bisa pertahankan tanah kita sendiri!

Kita telah berjanji.

Di tanah asalku hal sekecil apapun memiliki makna.

Tanahmu.

Karena itu kau kemari? Mempertahankan tanahmu?

Atau hanya ingin memperindah kalimat itu dengan balutan cerita peperangan.

Apa dugaanku benar?

Sumpah dan kehormatan, sialan!

Semua hanya demi sepasang buah dada dan lubang yang sempit.

Legatus (Jenderal Romawi) datang.

Legatus membutuhkan relawan.

Pengintai di garis depan.

Kau. Buat laporan taktik saat fajar.

Atau pergi tanpa bekal.

"Mohon" saja sudah cukup.

Kita selesaikan "perbincangan" ini nanti.

Bagaimana kalau kita tewas?

Sepatuku akan menemukanmu di akhirat.

Ilithyia.

Bagaimana jika aku seorang pembunuh bayaran?

Aku akan menjadi janda.

Berapa lama masa berkabungku sebelum aku bisa menikah lagi?

Kau kelewatan.

Wanita dilarang berada di dalam tenda.

Aku masuk diam-diam.

Benarkah?

Anak buahmu membantuku melewati para penjaga.

Setelah aku mengancamnya akan berlari tanpa busana di perkemahan.

Dan berteriak bahwa dia telah menjamah istri seorang Legatus.

Ayahmu tahu kau ada di Thracia?

Dia terlalu sibuk berkolusi dengan rekan-rekannya di senat.

Dia berfikir aku masih ada di vila di Capua.

Terlalu gersang.

Lama tak pernah diguyur oleh hujan.

Kau harusnya menyuratiku dulu.

Kau pasti akan melarangku kemari.

Aku sedang ditengah peperangan.

Kubawakan kau hadiah.

Sesuatu yang akan mengingatkanmu pada Roma.

Anggur Sestii!

Biar kutuangkan di cangkirmu sambil kau ceritakan sedikit tentang perangmu.

Sedikit seperti dongeng.

Mithridates dan tentara Yunani-nya menyerang tentara kita di timur melalui Laut Hitam.

Aku di sini. Untuk melindungi perbatasan utara...

Dari para kaum perompak barbar.

Mengalahkan dia akan membuat namamu dipuja-puja oleh rakyat Romawi.

Cotta memimpin penyerangan itu.

Dia mencuri kejayaanmu.

Dia seorang konsulat. Mencuri adalah kelebihannya.

Ayah akan sangat kecewa.

Dia menempatkanmu di sini agar kau dapat bersinar.

Tapi kau hanya di sini. Kehilangan cahayanya.

Aku sudah berusaha.

Tentu saja. Aku hanya...

Berharap kau bisa segera pulang.

Ayah telah merencanakan pertunjukan gladiator seharian penuh!

Ini semua demi Capua.

Aku hampir lupa pemilu sebentar lagi.

Tak ada salahnya jika berkampanye duluan.

Seandainya semua berjalan lancar kau akan segera menempati posisi di sampingnya

Seandainya.

Terlalu serius! Tak baik untuk "cairan".

Ayo, kau belum mencicipi hadiahnya.

Mereka membangun kemah peristirahatan.

Gerombolan penakut yang lari terbirit-birit menyelamatkan kemaluannya.

Di belakang mereka adalah pegunungan sisi utara.

Mereka berniat ke barat.

Barat?

Mereka akan menghabisi desa di celah pegunungan.

Desa kita.

Dasar keparat.

Mereka beristirahat untuk persiapan melewati celah pegunungan.

Mereka membutuhkan sedikitnya 4 hari untuk mencapai pedesaan itu.

Makanan, persediaan, para wanita. Semua tak terlindungi.

Manusia memang rentan untuk meracau saat berada dipegunungan pada malam hari.

Mungkin aku harus mengirim orang Romawi untuk menilai situasinya dengan wajar.

Kau kirim dewa sekalipun, laporannya akan tetap sama.

Bubar.

Jika kita bergerak pada tengah hari, kita akan mudah...

Bubar.!

Kaum barbar menuju ke barat.

Aku sudah tahu.

Belum terlalu jauh dari Mithridates dan tentara Yunani.

Dan kejayaan yang menjadi hakmu.

Kembalilah ke Capua.

Dan ayahku?

Akan seperti apa penilaiannya terhadap pria yang telah ia serahi putrinya padanya?

Sebuah patung raksasa, menjulang melampaui musuh-musuh Romawi.

Angkuh, sombong! Dasar anak manja Romawi!

Dia menuduh kita pembohong!./ Kenapa kau berfikir seperti itu?

Kau dengar ucapannya.

"Meracau di pegunungan pada malam hari!" Dia anggap kita anak kecil!

More Indonesian subtitles for Spartacus

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left