Coda

Coda

Indonesian Altyazısını İndir

Sürüm bilgisi

Coda 2019 720p BluRay x264-BRMP
Şunun yorumuyla Bandar1
No Resync. Juga pas untuk: Coda.2020.1080p.WEB-DL.H264.AC3-EVO

Etiketler

BluRay
x264
720p
720
Yayınlandı: 2020-02-01
İndirmeler: 45
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 200 satır.

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Nietzsche secara terang-terangan berkata bahwa tanpa musik,

Hidup akan menjadi sebuah kesalahan.

Filsuf Jerman cenderung berlebihan.

Tapi dia ada benarnya.

Aku tahu tanpa musik, hidupku pribadi...

...takkan menjadi lengkap di beberapa hal mendasar.

Contohnya jika aku tak memiliki teman, atau tak memiliki kenangan.

Aku bahkan sempat mencoba menjadi pianis,

Hingga aku sadar betapa rapuhnya permainan piano sebenarnya.

Khususnya dihadapan 2,000 orang.

Hal tersulit yaitu membiarkan jari-jarimu,

Hanya untuk bermain dan tidak berpikir,

Jangan pernah membuka pintu itu,

Jika tidak, kau takkan bisa membuat musik untuk waktu yang lama.

Kau akan hancur seumur hidupmu.

Sial.

Aku tak apa.

Boleh aku minta...

Keamanan ke pintu masuk depan.

Henry?

Henry.

Aku hanya merokok.

Kau tidak merokok.

Kau mengalami serangan panik?

Kau sadar betapa cerobohnya itu untuk tampil dihadapan audiens?

Itu sebabnya mereka datang.

Seperti para pelompat tebing yang aku lihat di TV kapan hari.

Orang menikmati acaranya, tapi sebenarnya...

Itu ancaman bahaya yang menjadikannya istimewa.

Boleh aku minta?

Kau dengar itu?

Beberapa pianis serebral,

Yang lainnya sentimental.

Henry Cole adalah pianis eksistensial.

Dia bermain dengan segenap hidupnya.

Tentu saja menjadi eksistensial tentang semuanya...

...bisa menjadi rumit.

Henry. Henry, tenang, ini hanya beberapa jurnalis.

Apa yang membuatmu memutuskan kembali bermain?

Bermain piano adalah hidupku.

Kau puas dengan penampilanmu?

Bagaimana rasanya kembali melakukan resital setelah beberapa tahun?

Seperti perjalanan ke bulan.

Kenapa kau tak berikan musik penutup tambahan?

Maaf.

Aku suka...

Maaf./ Aku menyukai jeda yang bersih...

Seperti laut...

...yang secara tiba-tiba berakhir di ujung kakimu,

Ambang dari gelombang yang sekarat.

Dan aku tak bisa pikirkan karya lain untuk dimainkan.

Kebutuhan untuk berbagi,

Bukankah itu yang menggerakkan kebanyakan musisi?

Menurutku yang menggerakkan kebanyakan musisi...

...tak begitu berbeda dari yang menggerakkan kebanyakan orang.

Yaitu?

Orang ingin dihargai.

Tepat sekali./ Mengapa "Fantasie"?

Apa itu dimaksudkan sebagai tangisan keputusasaan...

...setelah berpisah dari Clara?

Saat Schumann ditanya makna dari karya tersebut,

Kau tahu yang dia katakan? Tidak ada.

Dia hanya duduk di piano dan memainkannya lagi.

Meski begitu, beberapa ilmuwan mengklaim kita berutang pada "Fantasie",

Begitu juga dengan mahakarya lain terhadap Treponema Pallidum.

Apa dia seorang komposer?

Dia adalah bakteri sifilis.

Apa itu benar kau tak menyentuh piano selama tiga tahun...

Terima kasih banyak. Itu saja untuk hari ini.

Terima kasih banyak sudah datang malam ini.

Ada yang bilang kau tak pernah meninggalkan kamarmu.

Apa yang terjadi, Tn. Cole?/ Tolong satu pertanyaan lagi.

Kenapa seseorang peduli...

Jika aku meninggalkan kamarku atau tidak?

Mereka tak peduli. Itu hanya bocah yang berusaha mendapatkan gosip.

Bagaimana denganmu, Paul?

Kau tahu apa yang terpenting bagiku?

Yaitu jika kau di sini, di tempatmu semestinya.

Malam ini penting, Henry,

Dan kau tunjukkan kekuatan yang sangat besar.

Kau menakjubkan.

Ya!

Hai.

Maaf tentang sebelumnya.

Aku tak bermaksud mencerca.

Aku Helen Morrison.

Aku menulis untuk New Yorker.

Musik tak pernah tentang keputusasaan.

Tapi perayaan.

Sebuah kemenangan.

Dan dihargai saja tidak cukup.

Kebanyakan orang ingin mengatasi sesuatu.

Apa kau merayakan kemenangan malam ini?

Kau mencerca lagi.

Maaf.

Aku hanya memainkan nada-nada.

Kau berhasil membuatku takjub.

Terima kasih.

Maaf...

Kau tidak mengingatku, tapi...

Kau mengubah hidupku 15 tahun lalu.

Benarkah?

Kau mengadakan MasterClass di Julliard.

Dan aku dieliminasi,

Putaran pertama dari kompetisi anak di bawah umur.

Aku kekurangan bakat dasar dari tidak gemetaran.

Sangat tidak adil.

Kau bilang, "Yang terpenting adalah pengalaman, bukan penampilan."

"Bakat terbesar yang sebenarnya membedakan orang adalah..."

"...kemampuan untuk merasa."

Aku mengatakan itu?

Itu benar.

Kau tahu, juga ada...

Lupakanlah.

Ceritanya panjang.

Katakan padaku.

Sungguh?

Aku habiskan sebulan...

Di Upper Engadine Valley, di Pegunungan Alpin, Swiss,

Tepat setelah kekacauan kompetisiku.

Ada danau di sana bernama Silvaplana.

Dimana aku akan berjalan panjang setiap harinya di tepi sungai.

Berpikir tentang apa yang kau katakan.

Dan di sisi jalur itu, ada batu bulat besar ini.

Tidak ada yang istimewa, hanya batu besar tua.

Tapi setiap hari aku akan berjalan melaluinya,

Dan itu di sana, tetap sama,

Hanya duduk diam di sana seolah itu terjadi selama 1,000 tahun.

Dan ada sesuatu yang menenangkan tentang batu itu,

Seperti sebuah pengingat akan dunia di luar diriku sendiri.

Aku ingin membuat sebuah artikel tentangmu.

Sesuatu yang komprehensif.

Itu terdengar kurang menyenangkan.

Aku hargai itu,

Tapi banyak yang berkata...

...agar membiarkan sesuatu menjauh dari permukaan.

Ini kebanyakan tentang musik.

Karirmu.

Bisa aku meminta untuk sesi wawancara?

Saat kau ada waktu.

Tak begitu mencerca, aku janji.

Itu bukan ide bagus.

Dan maafkan aku,

Aku masih ada urusan lain. Terima kasih.

Selamat malam.

Selamat malam.

Tampaknya, batu ini adalah tempat Nietzsche mendapat pandangannya...

...terhadap pengulangan kekal dari semuanya.

Gagasan bahwa setiap kejadian dan setiap kehidupan...

...akan terulang dengan sendirinya dalam waktu tak terbatas.

Tapi jika aku tak ingat pernah mengalami ini sebelumnya,

Perbedaan apa yang dihasilkan?

Kecuali yang dia maksudkan sesuatu yang lain,

Seperti takdir.

Atau hanya jika hidup merupakan sebuah tantangan.

Jika ada lagi yang kau butuhkan, tolong jangan ragu-ragu.

Namaku Felix.

Terima kasih.

Di berkas itu ada peta dari seluruh jalur pendakian wilayah ini.

Aku sangat menyarankan pengalamannya.

Akan aku ingat itu.

Ini baru datang untukmu, Pak.

Terima kasih.

Menawan.

"Seperti anak yang berlari melintasi pekarangan,

Biar aku menyerah terhadap bakat yang tak mampu dikuasai".

Terima kasih untuk malam yang menawan. Helen Morrison.

Bagaimana kabarmu pagi ini?

Kau terlihat seperti kucing yang terkena krim.

Kau sudah membaca koran?/ Belum.

"Perjalanan ke bulan."

"Kembalinya grand master piano Inggris yang mempesona."

Aku menerima telepon sepanjang pagi.

Semua orang menginginkan wawancara, termasuk BBC.

Dan mereka akan menayangkan satu jam khusus...

...sebelum konser London.

Itu ada di seluruh media sosial.

Dan seluruh dunia akan mampu melihat resitalmu,

Secara langsung di Internet, Henry.

Kau sangat menjangkau penonton yang lebih muda.

Aku suka itu. Itu membuatku bahagia.

Apa ada tawaran dari The New Yorker?

Sejauh ini tidak ada.

Itu bunga yang indah.

Kau tahu jika beberapa bunga tercantik...

...menirukan aroma kotoran,

Agar bisa menarik serangga kotoran?

Kenapa tidak menarik serangga lainnya?

Aku harus pergi. Aku harus bertemu orang di DDI Classics.

Sampai jumpa sore ini sekitar pukul 14:00.

Dan jangan lupa, kau harus mencoba Steinway baru itu malam ini.

Aku tahu, aku tahu./ Ya.

Paul?/ Ya, Henry.

Tak ada jurnalis malam ini, 'kan?

Benar. Tak ada jurnalis. Hanya manajer dan teknisi.

Ini. Bacalah sendiri.

Ya, halo. Ya, Paul.

Maaf mengganggumu, Tn. Cole.

Boleh aku minta tanda tanganmu?

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left