İlk 200 satır.
Sumonggo Wilujeng Mirsani
Kau tahu berapa lama kita berteman?
Lama sekali.
Tak percaya kau masih menyimpannya.
Tentu saja. Kenapa tidak?
Aku punya kenangan seperti orang lain.
Aku rindu saat itu, kawan.
Hidup sederhana.
Hey, lihatlah. Kita bisa menjadi ninja.
Ya. Ya, itu yang kita lakukan, sobat.
Itu yang kita lakukan.
Oh, hey. Ini.
Maaf. Untuk hal yang paling dekat aku punya scotch.
Hebat. Ini sempurna. Kau yang terbaik. Terima kasih.
Kau tahu, sesuatu tentang kau dan aku, Marv...
Kita punya banyak sejarah.
Kita kembali ke masa lalu, dan itu berarti sesuatu.
Maaf. Tak apa-apa aku di sini?
Maksudku, sekarang sudah larut, dan kau sedang tidur.
Tentu. Tak apa-apa.
Aku tahu kau harus bangun beberapa jam lagi.
Tidak, aku masih pengangguran.
Ya?
Ya.
Maaf, Marvin.
Eh. Itulah hidup, kan?
Senang melihatmu, kawan. Sudah lama.
Aku, aku ada pertemuan pukul 09:30.
Sekitar tujuh jam lagi.
Tuhan.
Ouchie.
Kau yakin bir saja tak apa-apa?
Aku minta maaf karena tak punya scotch.
Apa? Tidak, ini bagus.
Kau tahu apa yang kusuka darimu saat kau dewasa, Marvin?
Kau orang yang selalu bisa kuandalkan
untuk mengatasi segalanya, apa pun itu.
Jika kupanggil dan kukira, kau pasti ikut.
Bersalah.
Aku suka tentang dirimu, kawan.
Aku suka bisa mengandalkanmu ikut terlibat.
Kuyakin itu sebabnya kita masih berteman sampai sekarang.
Orang-orang datang dan keluar dari kehidupanmu, kau tahu,
tapi yang Membaur,
merekalah teman yang dapat kau andalkan.
Ya, tentu saja.
Maksudku, apa gunanya teman, kan?
Ya.
Ya.
Kau, ...
Kau mau mengatakan seberapa baik seorang teman
dengan apapun atau tidak, mereka mau membantumu memindahkan mayat.
Ya, terdengar seperti aku.
Maukah kau?
Aku butuh bantuanmu.
Aku butuh bantuanmu memindahkan mayat.
Namanya Abby.
Aku sudah melihatnya enam kali atau lebih.
Menemuinya, maksudmu seperti itu, seperti di sebuah motel atau...
Maksudku, aku pernah bersamanya.
Dengar, aku tak perlu mengejakannya untukmu, kan? Maksudku, kita sudah dewasa. Kita tahu apa yang terjadi.
Benar, kan?
Tentu, kawan. Ya.
Aku tak bangga akan itu.
Ini tiba-tiba saja terjadi.
Dia bergairah. Dia menginginkanku.
Tampaknya cukup berbahaya.
Dan Abby ini,
dia... di sana sekarang, kan?
Ya.
Bagaimana dengan Claire? Dia tak tahu kemana kau pergi?
Dia pikir aku kerja lembur.
Benarkah? Selarut ini?
Kami memiliki klien Internasional.
Kadang kami ada konferensi telepon lama di jam yang aneh.
Itu terjadi./ Benarkah?
Sejauh yang dia tahu.
Cukup licin.
Jadi, kita masuk kesana bersama?
Ini terjadi begitu cepat.
Ini seharusnya menyenangkan.
Tak ada yang serius. Kukatakan padanya.
Aku katakan padanya dari awal.
Aku benar-benar jujur dengannya.
Aku, ... aku berpakaian,
dan ... dia mulai bicara
tentang dia ingin lebih dari ini.
Dan dia membuatnya menjadi semacam Roman
di pikirannya atau sesuatu. Aku. ..
Tentu saja, kukatakan padanya "lupakan saja".
Dia mulai gila.
Dia bangun dari tempat tidur.
Dan mulai memukulku dengan tinjunya.
Dan menendangku dan...
Hanya mendorongnya...
Untuk menjauhkannya dariku.
Hanya... aku hanya... aku hanya mendorongnya.
Dan hanya itu.
Sebelum kita melakukan apapun...
Kau yakin?
Apa kau sungguh-sungguh yakin
kau tak mau panggil polisi saja?
Apa?
Ya. Ya. Sialan. Marvin, aku yakin!
Ini akan meghancurkanku!
Coba pikirkan hal ini sebentar.
Maksudku, faktanya adalah aku mengacaukannya
dan Claire menceraikanku.
Dia akan pergi.
Dia bahkan tak mau berpikir tentang itu.
Tujuh tahun menikah, hilang dalam sekejap.
Dan kemudian, maksudku...
Dan sepertinya ini.
Kau tahu, akan ada penyelidikan,
dugaan kecurangan, bahkan mungkin sampai ke pengadilan.
Dan jika aku tak ada masalah jika dituduh.
Pernikahan, karir, keamanan finansial, semua lenyap!
Marv, gadis itu gila.
Dia melakukannya untuk dirinya sendiri, mengerti?
Aku tak katakan aku benar-benar tak bersalah dalam hal ini,
tapi aku merasa bersalah mencoba sedikit bersenang-senang,
dan kemudian aku harus membuang kehidupanku karena ini?
Karena dia?!
Marvin.
Katakan kau akan membantuku, kumohon.
Tolong katakan kau akan membantuku.
Bantu aku, Marvin.
Tentu saja. Aku akan bantu.
Tentu saja.
Terima kasih.
Jadi, apa masalahnya? Dia menikah?
Dia punya teman sekamar?
Tidak, dia tinggal sendirian.
Jadi, apa yang kalian lakukan di motel?
Dia hanya tetangga.
Dia tahu aku sudah menikah.
Aku jujur dengannya.
Kau tahu, kami buat sebuah Sistem.
Dia jalan di ujung jalan itu.
Aku menjemputnya disana.
Dia menyewa motel.
Kami menginap di motel yang berbeda-beda.
Seperti itu.
Jadi, kamarnya...
Atas namanya, bukan namamu, kan?
Ya. Dia menyewa dengan kartu kreditnya,
dan kubayar kembali secara tunai.
Bagaimana kalian berdua bertemu?
Dengar, aku hanya berpikir
jika ada sesuatu yang menghubungkannya denganmu.
Hanya itu./ Benar. Ya.
Dia menunggu di meja makan restoran ini,
aku kadang keluar jika aku bekerja lembur.
Kami sudah terlihat di sana bersama,
tapi tak ada yang akan menganggap itu memberatkanku.
Baik.
Baik.
Kupikir aku punya ide bagus apa yang kita harus lakukan.
Tapi kita membutuhkan beberapa hal.
Kita kembali ke rumahku.
Baik. Bingo.
Kita pasti akan butuh itu.
Baik. Apa yang bisa kulakukan?
Eh, apa yang bisa kau lakukan?
Uh... Kau...
Bisa pulang ke istrimu.
Dia pasti khawatir tentang dirimu.
Itu tak baik bagi siapa saja.
Ini gila. Ini masalahku.
Aku bisa mengurusnya.
Selain itu, itu bukan ide bagus
bagimu atau mobilmu terlihat di sana lagi.
Dengar, aku tak punya hubungan dengan gadis itu,
sehingga lebih aman bagi kita berdua jika aku melakukan ini sendirian.
Bisa aku minta kuncinya?
Kau yakin?
Kau yakin tak ingin aku melakukan sesuatu?
Ya, ya, ya.
Hanya... pulanglah ke istrimu.
Aku punya ide bagus yang akan kulakukan.
Apa yang akan kau lakukan?
Akan kubersihkan semuanya.
Kawan, aku hutang besar.
Ya. Memang.
Kau baru pulang?
Ya.
Kau bercanda?
Sayangku yang malang. Kau pasti sangat lelah.
Aku ganti baju dulu.
Tidak, jangan. Berbaringlah denganku.
Kau harus tidur barang sekejap.
Oh, Tuhan.
Claire, kenapa kau biarkan aku tidur?
Kau bercanda, kan? Kau harus tahu kenapa?
Tuangkan aku secangkir?
Sampai larut mereka menahanmu,
kau serius katakan
Kau harus kembali lagi pagi ini?
Itu konyol.
Ini kerja, Claire.
No comments yet. Be the first to leave one.