İlk 193 satır.
TANGGAL 26 MEI 1927 KALENDER BERSATU STASIUN PUSAT IBU KOTA KEKAISARAN BERUN
ANIMASI INI BERSIFAT FIKTIF
ISI DRAMA TIDAK IDENTIK DENGAN DUNIA NYATA
Apakah kita perlu saling mengantar?
Jarang bisa melihatmu menyedihkan seperti ini.
Mana boleh aku melewatkannya?
Kau mendapat ramalan buruk.
Apa boleh buat?
Bagaimanapun, aku yang melawan Kantor Panglima Tertinggi.
Takutnya perang akan berakhir gagal.
Bahkan kedamaian keluarga kekaisaran pun akan terancam.
Awalnya aku sudah siap mental dicopot dari jabatan Wakil Menteri Urusan Pertahanan.
Tak kusangka hanya dipindahtugaskan, sungguh mengecewakan.
Aku justru tidak dipindahtugaskan.
Padahal kita melawan atasan bersama-sama.
Benar-benar sangat tidak masuk akal.
Kita adalah tentara.
Hanya bisa menaati kehendak negara.
Pemahaman tentang perang,
dalam mediasi politik,
bahkan mencari di seluruh markas besar, juga tidak ada yang bisa menggantikanmu.
Bahkan tidak ada tempat untuk mengeluh.
Benar.
Memang berat berpisah denganmu seperti ini...
Sudah hampir waktunya.
Front timur kuserahkan padamu.
Kau dan aku, kita raih kemenangan bersama.
Ya.
Benar.
Semoga kau beruntung dalam pertempuran.
Kembalilah sebagai jenderal yang menang.
Siapkan arak yang bagus dan cerutu.
Aku akan minum sampai kau bangkrut.
Kita raih kemenangan bersama?
Kekaisaran akan goyah jika mengalami kegagalan sekali saja.
Namun, Federasi bisa bangkit kembali meski terus-menerus kalah.
Sungguh sangat tidak adil.
Meskipun perwira harus bertugas sendirian setelah menerima perintah,
tapi pengaruh di timur akan sangat terbatas.
Sebenarnya, dapatkan dikatakan bahwa tidak ada bidak yang bisa digunakan?
Tidak, masih ada satu.
FRONT TIMUR POS MAJU PASUKAN FRONT TIMUR KEKAISARAN
Kenapa?
Kenapa aku dipanggil ke Pasukan Front Timur?
Apakah berkaitan dengan perundingan damai?
Kalau begitu, kenapa tidak ada perintah gencatan senjata?
Padahal perwira pengamat dari Yirudoya pun bilang gencatan senjata hanya soal waktu.
Sudahlah, bagaimanapun,
perang ini tidak mungkin dilanjutkan lagi.
Siapa pun yang bisa membuat penilaian rasional, akan mengerti hal ini.
Atasan seharusnya tidak akan sebodoh ini.
Eh?
Lama tidak berjumpa,
Letnan Kolonel Degurechaff.
Anda
kenapa ada di sini?
aku ditugaskan ke perbatasan oleh Markas Besar Staf Umum.
Untuk sementara, perlu minta bimbinganmu.
Ditugaskan ke perbatasan?
Bos pihak kami ternyata jatuh?
Eh, ada apa?
Ma-maaf.
Aku agak pusing karena kurang tidur.
Gawat.
Kalau begini, rencana karierku...
Kalau begini, surat rekomendasi dari Bos juga tidak akan dilirik orang, 'kan?
Tidak, tunggu.
Kalau perundingan damai berhasil,
itu masih dalam batas yang bisa diterima.
- Omong-omong... - Sejujurnya, perundingan damai gagal.
Demi memperjuangkan syarat yang lebih baik, Kantor Panglima Tertinggi
menuntut hasil perang lebih lanjut.
Aku yang menentang dan jadi dibenci, telah dipindahkan ke sini.
A-apa kata Anda?
Tidak hanya perundingan damai gagal,
tapi Bos malah jadi korban.
Ini benar-benar parah.
Hei!
Hei!
Kau baik-baik saja?
Ma-maaf.
Aku agak pusing karena terkejut.
Tidak bisa begitu.
Ke depannya kau harus bekerja lebih keras dari sebelumnya.
Dalam situasi seperti ini,
dia masih mau memeras tenagaku?
Jadi, berdasarkan pertimbangan politik yang kusebutkan tadi,
aku akan bertanggung jawab atas operasi ofensif besar-besaran di timur.
Rencana Andromeda.
Tujuan utamanya untuk mendapatkan syarat perundingan yang lebih menguntungkan.
Salah satu bagiannya adalah mematahkan semangat musuh untuk melanjutkan perang.
Rencana spesifiknya yaitu menguasai daerah penghasil sumber daya Tentara Federal.
Dalam rencana ini,
Pasukan Timur akan dibagi jadi Korps A yang bertanggung jawab atas serangan utama,
dan Korps B yang bertugas mempertahankan garis depan.
Yang bertugas menyerang adalah A, yang bertahan adalah B.
Asal operasi ini berhasil,
pasukan kita dapat mempertahankan kemampuan untuk terus bertempur,
dan musuh akan melemah.
Maka kita bisa berharap mereka membuat konsesi dalam perundingan damai.
Demi ini, Zettour pergi ke Korps B untuk melakukan inspeksi dan bimbingan, benar?
Sebenarnya hanya dikirim ke perbatasan saja.
Kantor Panglima Tertinggi tidak mau mendengar kata-kata yang menyakitkan.
Aku sudah mengerti bagian rencananya.
Tapi, soal perundingan dengan Yirudoya...
Kudengar untuk sementara ditunda.
Karena atasan menyuruh kita menang, maka kita harus menang.
Dan harus menang.
Aku terus terang saja.
Apa pendapatmu mengenai Rencana Andromeda?
Kalau aku harus jujur,
hanya ada satu kalimat, berani tapi tidak cerdas.
Lanjutkan.
Garis pertahanan yang harus dijaga Korps B sudah terlalu luas,
kekuatan pasukan juga terlalu lemah.
Jika Korps A terus maju dalam situasi seperti ini,
sisi sayap garis pertahanan yang harus dijaga akan makin memanjang.
Kalau begitu,
Korps B akan seperti karet gelang yang ditarik sampai batas maksimal.
Saat itu, jangankan melakukan serangan dua arah,
takutnya bahkan dengan sedikit tusukan pun bisa menyebabkan keruntuhan.
Lebih jauh lagi,
nama rencana ini saja sudah membuatku tidak senang.
Nama rencana?
Nama ini artinya "kumpulan bintang di galaksi yang jauh".
Meski bisa merasakan keromantisannya,
tapi mungkin ini adalah tujuan yang terlalu jauh.
Kau benar.
Pemberi namanya adalah orang yang tampak kasar, tapi ternyata cukup teliti.
Ya.
Sanggahan yang kau ajukan sangat masuk akal.
Tapi sayangnya, rencana tidak akan berubah.
Kau ajukan saja proposal untuk rencana pertahanan Korps B.
Proposal?
Apa yang diperlukan untuk pertahanan yang baik?
Butuh kendali utama.
Tanpa kendali utama, pertahanan sangat mustahil.
Ini adalah kebenaran perang.
Masalahnya ada pada cara konkretnya.
Karena ini adalah pilihan dari pihak yang lebih lemah.
Kita ambil kesempatan dan balas dengan tepat.
Gunakan umpan untuk memancing musuh,
setelah musuh masuk perangkap, baru kita hancurkan sekaligus.
Semuanya sangat mudah diucapkan.
Ya.
Kita harus menyiapkan umpan yang cukup untuk membuat musuh terpancing.
Dan umpannya harus punya ketahanan sampai mereka menelan kail sepenuhnya.
Soal itu tidak perlu khawatir.
Aku masih punya satu andalan.
Meskipun tidak tahu siapa orangnya,
tapi kasihan sekali.
Selanjutnya, kita juga perlu pemburu yang dapat bunuh musuh begitu mereka terjebak.
Hm.
Jadi, cadangan strategis yang tersedia di Front Timur adalah Divisi Lapis Baja,
kekuatan utama Korps B?
Tapi divisi utama pun tidak bisa dimobilisasi dengan mudah.
Dengan begitu, yang bisa segera dimobilisasi,
mungkin hanya Kampfgruppe milikmu...
Ah, jangan khawatir.
Meskipun aku atasan yang keterlaluan, tidak sampai meminta hal itu padamu.
Terima kasih banyak atas perhatian Anda.
Tidak apa-apa, tidak perlu sungkan.
Bagaimanapun, aku masih perlu kau menjadi umpan.
Setelah jadi umpan, kau jadi pemburu juga, aku pun rasa permintaan ini keterlaluan.
Hah?
Er...
Maksudnya aku?
Jadi umpan?
Ini usulanmu.
Wajar saja kalau kau yang menjalankannya.
Menjadikan pasukan yang menyerang ibu kota para bocah itu sebagai umpan,
pasti banyak musuh yang akan terpancing.
Tapi, meskipun bisa menggunakan Divisi Lapis Baja inti,
kayaknya modalnya masih kurang.
Anda benar sekali.
Terus terang, aku sangat malu.
Usulanku ini sepertinya kemungkinan untuk direalisasikan yang sangat kecil.
Aku akan segera menyusun usulan lain.
Permisi.
Pakai saja kompi di bawahmu.
Apa?
Kau tidak dengar?
Aku mau meminjam kompi archmage-mu.
Seperti itu sudah cukup.
A-Anda ingin membagi kekuatan?
Benar.
I-izinkan aku bicara terus terang.
Pasukanku bukan kompi biasa.
Apalagi, dalam pertempuran defensif, pasukan archmage adalah kuncinya.
Ini sama saja memotong tangan dan kakiku...
Tidak apa-apa.
Hanya memotong satu jari saja.
A-apa mesti diambil dari kompiku?
No comments yet. Be the first to leave one.